Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Jurnal Manusia dan Lingkungan

PRODUKSI BIOMASA DAN AKUMULASI HARA PADA LAHAN HUTAN TANAMAN EUCALYPTUS PELLITA F.Muell UMUR EMPAT TAHUN, DI RIAU Supangat, Agung B.; Supriyo, Haryono; Poedjirahajoe, Erny; Sudira, Putu
Jurnal Manusia dan Lingkungan (Journal of People and Environment) Vol 19, No 2 (2012)
Publisher : Pusat Studi Lingkungan Hidup Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besarnya produksi biomasa dan akumulasi hara di lahan hutan tanaman Eucalyptus pellita umur 4 tahun, di Provinsi Riau. Pengukuran biomasa dan akumulasi hara dilakukan baik pada komponen biomasa hidup seperti pohon dan tumbuhan bawah dan biomasa mati yaitu serasah. Hasil penelitian memperlihatkan tanaman E. pellita umur 4 tahun memiliki rata-rata tinggi total dan diameter batang masing-masing 15,5 m dan 13,6 em. Total biomasa pohon E. pellita umur 4 tahun sebesar 284,4 tonliha, tumbuhan bawah 4,43 tonlha dan serasah 7,08 toniha, sedangkan produktivitas serasah sebesar 7,38 tonlhalth. Total akumulasi hara makro dalam biomasa pohon sebesar 206,6 kg/ha (N); 54,6 kg/ha (P); 295,4 kg/ha (K); 54,7 kg/ha (Ca); 22,1 kg/ha (Mg); dan 38,8 kg/ha (Na). Urutan tingkat kandungan hara (dalam %) dan akumulasi hara (dalam kg/ha) dalam biomasa mulai dari yang terbesar sampai yang terkecil adalah K>N>Ca>P>Na>Mg.
STATUS KESUBURAN TANAH DI BAWAH TEGAKAN EUCALYPTUS PELLITA F.Muell: STUDI KASUS DI HPHTI PT. ARARA ABADI, RIAU Supangat, Agung B.; Supriyo, Haryono; Sudira, Putu; Poedjirahajoe, Erny
Jurnal Manusia dan Lingkungan (Journal of People and Environment) Vol 20, No 1 (2013)
Publisher : Pusat Studi Lingkungan Hidup Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Informasi status kesuburan tanah di hutan tanaman sangat diperlukan sebagai dasar penyusunan rencana teknik manipulasi lingkungan pertumbuhan seperti pemupukan dan tindakan silvikultur lainnya.  Penelitian bertujuan untuk mengevaluasi status kesuburan tanah di bawah tegakan Eucalyptus pellita pada rotasi ketiga, melalui analisis sifat fisik, kimia dan biologi tanah.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa tanah Typic Kandiudults pada lokasi HTI E. pellita rotasi ketiga di Perawang memiliki tingkat kesuburan yang rendah baik secara fisik, kimia maupun biologi, dan lebih rendah dibandingkan pada tanah di hutan alam. Kenaikan umur tanaman E. pellita membentuk ekosistem hutan yang semakin mantap bagi perbaikan sifat fisik, kimia dan biologi secara umum, yang ditunjukkan perbaikan sebagian besar dari  parameter yang diamati.  Berdasarkan hasil identifikasi status kesuburan tanah di atas, dalam pengelolaan tanah di lahan HTI, diperlukan perlakuan upaya manipulasi lingkungan pertumbuhan seperti pemupukan dan weeding secara tepat melalui uji coba dan penelitian yang lebih teknis baik dalam skala laboratorium maupun lapangan.  Untuk itu, disarankan adanya penelitian lanjutan untuk mengetahui tingkat kerentanan tanah di lahan HTI E. pellita baik secara hidrologis maupun keharaan pada masing-masing umur tanaman, sehingga upaya pengelolaan lahan tanaman menjadi lebih baik.
PREDIKSI SUMBERDAYA AIR DI PULAU KECIL: STUDI KASUS DI PULAU ROTE NUSA TENGGARA TIMUR Nainiti, Nikodemus P.P.E.; Susanto, Sahid; Sudira, Putu
Jurnal Manusia dan Lingkungan (Journal of People and Environment) Vol 11, No 2 (2004)
Publisher : Pusat Studi Lingkungan Hidup Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Studi ini bertujuan untuk memprediksikan ketersediaan air di pulau Rote yang kering di Nusa Tenggara Timur. Penelitian ini menggunakan model hidrologi yang dikembangkan oleh Vanden Beken and Byloos. Data yang digunakan adalah data hidrologi bulanan selama 6 tahun. Dalam model ini dikaji 5 parameter yakni (1) jenis vegetasi, (2) kondisi tanah, (3) koefisien permukaan. (4) perkolasi, dan (5) aliran air. Penelitian ini menemukan bahwa ketersediaan air sangat tinggi pada musim hujan, yaitu dari Desember sampai Maret. sementara itu ketersediaan air sangat sedikit pada musim kering yakni pada bulan April sampai Oktober. 
Co-Authors Abdulloh Hamid Agung B. Supangat Agung Budi Supangat Ahmad Fathoni Arief, Sigit Supadmo Azwar Maas Bambang Hendro Sunarminto Benito Heru Purwanto Budiadi Budiadi Didik Indradewa Dja’far Shiddiq, Dja’far Dja’far Shiddiq Dwidjono Hadi Darwanto Dwijono Hadi Darwanto Dwiki Muda Yulanto, Dwiki Muda E.K., Jonathan Edy Purnomo Elly Kurniawati Erniati . Erniati Erniati Erny Poedjirahajoe Erwanto, Andes Haryono Supriyo I WAYAN WINDIA J.A., Bambang JAKA WIDADA Judy Kurniawan Kumalajati, Erlynda Lano, Marten Luter Lilik Sutiarso Linda Setiawati, Linda Lolo, Yatwawan Lukman Hidayat M Mawardi Macalino, Moses T. Mardawilis . Muhamad Arpan, Muhamad Muhjidin Mawardi MULYONO, NITISAPTO Murtiningrum Murtiningrum Nikodemus P.P.E. Nainiti, Nikodemus P.P.E. Nining Wahyuningrum Nitisapto, Mulyono Nopriyanti Nopriyanti, Nopriyanti Nurlaili, Meli NYOMAN SUTAWAN P., Bambang Hari Pardjono Pardjono Pramudya Dwi Aristya, Pramudya Dwi Purwadi, Tri Purwanto, Benito Hadi Rachmad Jayadi Ridwan . Ridwan Ridwan Riyawan Susanto, Riyawan Rustan Massinai Sabarnudi, Sambas Sahid Susanto Saiful Rochdyanto, Saiful Sambas Sabarnurdin Sapto Wibowo Sewoko, Andri SIGIT SUPADMO ARIF SIGIT SUPADMO ARIF Sigit Supadmo, Sigit Siti Mazizatuz Zahroh Siti Mechram Siti Nurul Aini, Siti Nurul Soenarto Soenarto Sri Suryanti Sudjarwadi, Sudjarwadi Suharyono Suharyono Sukirno Sukirno Sukresno . Sukresno Sukresno Sumiyati . SUMIYATI SUMIYATI Sunarwanto, Sunarwanto SUPRODJO PUSPOSUTARDJO Totok Gunawan Wardan Suyanto WAYAN WINDIA Winna Dharmayanti Wisnu Wardana, Wisnu Yowanita Dwi Irwanti