Sudibyakto Sudibyakto
Faculty of Geography, Universitas Gadjah Mada

Published : 20 Documents
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : MAJALAH ILMIAH GLOBE

RISIKO BANJIR PADA LAHAN SAWAH DI SEMARANG DAN SEKITARNYA Hartini, Sri; Hadi, M. Pramono; Sudibyakto, Sudibyakto; Poniman, Aris
MAJALAH ILMIAH GLOBE Vol 17, No 1 (2015)
Publisher : Badan Informasi Geospasial

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (832.572 KB)

Abstract

Lahan sawah di wilayah Semarang dan sekitarnya berada pada dataran rendah pesisir yang rawan banjir, baik yang disebabkan oleh curah hujan yang tinggi maupun rob. Analisis risiko banjir diperlukan karena banjir merupakan ancaman bagi lahan sawah. Banjir dapat menyebabkan berkurangnya produktivitas lahan sawah, bahkan lahan sawah akan rusak dan tidak dapat ditanami padi jika tergenang banjir secara permanen. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis risiko banjir genangan pada lahan sawah berdasarkan kondisi bahaya dan kerentanannya. Lingkup penelitian mencakup analisis bahaya, kerentanan, dan risiko banjir genangan pada lahan sawah. Data yang digunakan dalam penelitian ini terdiri dari peta Rupa Bumi Indonesia (RBI), peta Sistem Lahan, citra penginderaan jauh resolusi tinggi, data curah hujan, debit sungai, tinggi pasang air laut, data statistik Potensi Desa (PODES), data statistik pertanian dan laporan banjir. Analisis kerawanan banjir merupakan gabungan antara kerawanan banjir genangan yang disebabkan oleh hujan dan rob. Analisis kerentanan banjir menggunakan data statistik PODES 2008 dan laporan kejadian banjir. Hasil penelitian menunjukkan bahwa banjir genangan rob merupakan ancaman dan berisiko pada pengurangan lahan sawah di wilayah ini. Selama periode 1994 – 2009 lahan sawah telah berkurang seluas 8.508,50 ha. Sebagian lahan sawah yang tergenang rob secara permanen telah dialihfungsikan ke penggunaan lain.Kata kunci: banjir genangan, rob, sawah, risikoABSTRACTPaddy field in Semarang and its surrounding areas are situated in low-lying flood-prone coastal area, whether caused by heavy rainfall and high tide. Flood risk analysis is required because flooding in this area is considered as a threat to the paddy field. Floods can lead to reduction of the paddy fields‟ productivity, even damaging and cannot be planted with rice if flooded occurred permanently. This study aimed to analyze the risk of flood inundation in paddy fields based on hazard and vulnerability factors. The scope of the research includes analysis of hazards, vulnerabilities, and risks of flood inundation in the paddy fields. The data used in this study consisted of topographic and land systems maps, high-resolution satellite remote sensed imageries, rainfall data, river discharge, tides, and statistical data of Village Potential (PODES), statistical data of agriculture and flood reports data. The analysis of flood vulnerability is a combination of flood vulnerability caused by high rainfall and tides. The flood vulnerability analysis conducted by using PODES 2008 statistical data and flood incidencereports. The results showed that the tidal flood inundation is the main threat and provide risk on the reduction of the paddy fields in this area. During the period of 1994 – 2009, the paddy field has been reduced by 8,508.50 hectares. Some of the paddy fields that have been flooded permanently due to tides have been converted to other uses.Keywords: flood inundation, tidal flood, paddy field, risk
PERSEPSI PETANI TERHADAP BANJIR DI LAHAN SAWAH: STUDI KASUS DI KABUPATEN KENDAL DAN KABUPATEN DEMAK, PROVINSI JAWA TENGAH Hartini, Sri; Hadi, M Pramono; Sudibyakto, Sudibyakto; Poniman, Aris
MAJALAH ILMIAH GLOBE Vol 14, No 1 (2012)
Publisher : Badan Informasi Geospasial

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1008.465 KB)

Abstract

Ancaman banjir pada lahan sawah dapat menyebabkan berkurangnya luas panen dan produksi beras. Banjir genangan di wilayah pantura Jawa Tengah ini disebabkan oleh tingginya curah hujan dan/atau pasang air laut (rob). Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui persepsi petani terhadap banjir genangan pada lahan sawah. Persepsi masyarakat petani yang digali mencakup persepsi mengenai kejadian banjir pada lahan sawah baik yang disebabkan karena hujan atau rob, atau gabungan antara keduanya, dan dampaknya terhadap produksi padi. Persepsi petani merupakan dasar perilaku adaptasi yang dilakukan petani. Adaptasi mencakup segala usaha yang dilakukan sebagai upaya untuk mengurangi risiko, dari risiko pengurangan produksi padi hingga hilangnya seluruh lahan sawah karena tergenang secara permanen. Penelitian ini dilakukan dengan melakukan observasi lapangan dan wawancara, dengan sampel terpilih dan terbatas pada petani di wilayah yang terkena banjir. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa petani di wilayah penelitian telah melakukan adaptasi guna mengurangi risiko kerugian karena banjir sesuai dengan persepsi dan kapasitasnya yang diwujudkan dalam pembangunan infrastruktur penahan banjir dan/atau modifikasi bentuk pola tanam.Kata Kunci: Sawah, Banjir Genangan, Persepsi ABSTRACTFlood inundation over the paddy field threatens the rice production by degrading the harvest area and rice production. Flood inundation in the area of study occurs due to high rainfall and/or sea water tide. This research aims to study farmers’ perception towards the flood inundation over the paddy field. Farmers’ perception investigated includes perception towards the occurrences of flood inundation resulted from rainfall and/or sea water tide and the impact to the rice production. The farmers’ perception is the based of farmers adaptation behaviour. Meanwhile, the adaptation investigated includes any efforts that have been carried out to reduce the risks, from the reduction of rice production into the lost of paddy field due permanent inundation. This research carried out by doing field observation and interview, with sample selected purposively inclusively to farmers in the flooded area. The result shows that the farmers have been performed adaptation based on their perception and capacity by building flood control and modification of crop calendars.Keyword: Paddy Field, Flood Inundation, Perception