Articles
80
Documents
BIRDWATCHING RACE DI TAHURA NGURAH RAI BALI SEBAGAI SARANA PENDIDIKAN LINGKUNGAN UNTUK PELAJAR DAN MAHASISWA

Jurnal Udayana Mengabdi Vol 9, No 1 (2010): Volume 9 No.1 – April 2010
Publisher : Jurnal Udayana Mengabdi

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACT Birdwatching race was conducted on 17-19 October 2008 at Srangan Island, Lagoon BTDC Nusa Dua and Mangrove Information Centre (MIC) Tahura Ngurah Rai Bali. This activity was aimed to increase the awareness of youngsters to environment, especially bird in their habitat. This activity was also aimed to promote one kind of ecotourism namely birdwatching in Tahura Ngurah Rai Bali. One hundred students and youngsters from Java, Lombok and Bali Island participated in this activity. The activity included discourse and birdwatching race, environmental education, and discussion on environmental issues related to development ecotourism of Tahura Ngurah Rai Bali.

SOSIALISASI KEPEMIMPINAN VISIONER DI DESA LUBUK OGONG KECAMATAN BANDAR SEI KIJANG, KABUPATEN PELALAWAN

Dinamisia : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1 No 1 (2017): Dinamisia : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (6432.394 KB)

Abstract

Kepemimpinan adalah kemampuan yang dimiliki seseorang dalam memimpin suatu organisasi. Visioner adalah orang yang memiliki pandangan jauh kedepan untuk mencapai tujuan yang ingin diinginkan. Pemimipin visioner adalah pemimpin yang mempunyai suatu pandangan visi misi yang jelas dalam organisasi, pemimpin visioner sangat lah cerdas dalam megamati suatu kejadian di masa depan dan dapat menggambarkan visi misinya dengan jelas. Dia dapat membangkitkan semangat para anggotanya dengan menggunakan motivasinya serta imajinanasinya, untuk membuat suatu organisasi lebih hidup, menggerakan semua komponen yang ada dalam organisasi, agar organisasi dapat berkembang. Oleh karena itu setiap pihak membutuhkan adanya seorang pemimpin yang visioner termasuk salah satunya di Desa Lubuk Ogong Kecamatan Bandar Sei Kijang Kabupaten Pelalawan. Hal ini dikarenakan Kepala Desa yang ada sudah beberapa kali dilakukan pergantian. Permasalahan tersebut diantaranya berhubungan dengan pertanggung jawaban kepemimpinan secara umum dan keuangan secara khusus yang belum diterima. Metode pelaksanaan pengabdian  masyarakat  dilakukan  dengan cara  penyuluhan dan diskusi. Metode ceramah  dilakukan dengan cara memberikan penjelasan materi. Kegiatan pengabdian masyarakat tentang kepemimpinan visioner telah dilaksanakan sesuai dengan perencanaan awal. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat desa, di Desa Lubuk Ogong Kecamatan Bandar Seikijang Kabupaten Pelalawan yang dilaksanakan oleh Fakultas Ilmu Administrasi Lancang Kuning, dalam pelaksanaan  hasilnya dapat terlaksana dengan baik, yaitu sesuai dengan tujuan dan mamfaat dari pengabdian pada masyarakat.

ANALISIS PROSES IMPLEMENTASI PERENCANAAN SUMBER DAYA PERUSAHAAN (PSP) SAP R/3 MODUL FINANCE SUB MODUL ACCOUNT RECEIVABLE PADA PT. TELEKOMUNIKASI INDONESIA, TBK

Jurnal Ilmiah Informatika Komputer Vol 11, No 1 (2006)
Publisher : Universitas Gunadarma

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui proses implementasi sistem informasi berbasis Perencanaan Sumber daya Perusahaan (PSP) SAP R/3 untuk modul finance submodul account receivable dan account payable pada PT Telekomunikasi Indonesia, Tbk. Selama penelitian dilakukan untuk mengidentifikasi berbagai faktor yang terkait dengan proses persiapan, implementasi dan tingkat keberhasilan implementasi modul finance submodul account receivable SAP sebagai bagian dari implementasi sistem PSP SAP R/3 perusahaan tersebut. Proses implementasi menggunakan metode hentakan besar, dan telah sesuai dengan tahapan proses implementasi yang direncanakan dalam percepatan peta perjalanan SAP. Tingkat keberhasilan proses implementasi sistem dipengaruhi oleh beberapa faktor, yaitu dukungan manajemen atas, objek proyek yang jelas dan terukur, definisi konsep yang jelas, kedisiplinan dan dedikasi dari semua pihak yang terkait. Implementasi PSP mampu meningkatkan kinerja, antara lain terkait dengan efisiensi biaya operasi dan tenaga kerja, kemudahan, kecepatan dan keakuratan informasi yang bermuara pada meningkatnya produktifitas atau kinerja perusahaan baik secara langsung maupun tidak langsung.Kata kunci : PSP. SAP R/3, proses bisnis, Telkom

FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN TERJADINYA DERMATITIS KONTAK AKIBAT KERJA PADA KARYAWAN BINATU

MEDIA MEDIKA MUDA 2012:MMM VOLUME 1 NUMBER 1 YEAR 2012
Publisher : MEDIA MEDIKA MUDA

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Background: Contact dermatitis is an inflammatory reaction in the skin caused by contact with the skin material. Contact dermatitis can be found on the laundry staff who generally arise due to contact with the material causes when performing tasks such as washing, ironing and packing.Objectives: To know the factors associated with the occurrence of occupational contact dermatitis to laundry workers.Methods: This type of observational analytic study is a cross sectional design. Respondents were drawn by cluster sampling study and obtained 50 laundry workers in the district of East and West Ungaran. The data was taken from interview method using a questionnaire instrument that has tested the validity and reliability. The data obtained in the form of the data characteristics of the respondents, the factors associated with the occurrence of contact dermatitis and clinical data. The data is then analyzed with chi square test / Fisher test.Results: The study showed 50 respondents, 28 respondents had contact dermatitis (56%). The results of statistical analysis obtained the type of work (p = 0.009), frequency of exposure (p = 0.010), history of atopy (p = 0.035), and mechanical factors (p = 0.000), had a significant relationship to the occurrence of occupational contact dermatitis. Meanwhile, sex (p = 0.441), age (p = 0.833), tenure (p = 0.384), use of personal protective equipment / gloves (p = 0.251), no significant association with the occurrence of occupational contact dermatitis.Conclusion: This type of work, frequency of exposure, a history of atopy, presence of mechanical factors, have a meaningful relationship to the occurrence of occupational contact dermatitis in workers of the laundry. Meanwhile, sex, age,tenure, and the use of personal protective equipment / gloves, do not have a meaningful relationship with the occurrence of occupational contact dermatitis in workers of the laundry.Key words: occupational contact dermatitis, types of work, frequency of exposure, a history of atopy, mechanical factors, sex age, tenure, use of personal protective equipment

HUBUNGAN DERAJAT KEPARAHAN PSORIASIS VULGARIS TERHADAP KUALITAS HIDUP PENDERITA

MEDIA MEDIKA MUDA 2012:MMM VOLUME 1 NUMBER 1 YEAR 2012
Publisher : MEDIA MEDIKA MUDA

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Background: Psoriasis is a chronic inflammatory disease characterized by epidermal hyperproliferation and inflammation with scaly erythematous patches, with unknown causes. Psoriasis affects both sexes equally, and can occur at anyage. The prevalence of psoriasis is said to be 2% of the world population. There are only a few reports of the prevalence of psoriasis in Indonesia. In Adam Malik Hospital Medan the frequency around 1.05% (2010), while in Kariadi HospitalSemarang the prevalence was 1.4% (2007-2011) with the most common form were psoriasis vulgaris. Because of its chronicity and severity, psoriasis can have a major negative impact on the physical, emotional, and psychosocial which canaffect the quality of life.Aim: To assess the relation between psoriasis area severity index and the quality of life.Method: This study was a cross-sectional analytic. The subjects were patient with psoriasis vulgaris at the Outpatient Dermato-Venerology Clinic of dr. Kariadi general hospital from Mei to July 2012. The severity of disease were measuredwith the psoriasis area severity index, while the quality of life were measured with questionnaire of DQOL.Result: There were 13 patients consist of 5 males and 8 females. All of the patients have affected their quality of life. 69.2% of subjects were mild to moderate psoriasis and have low impacts, 7.7% of mild to moderate psoriasis havea high impacts, and 23.1% of subjects were severe psoriasis and have high impacts on their quality of life.Conclusions: The more severe the disease, the higher it affects the quality of life.Keyword: psoriasis vulgaris, severity index, quality of life

HUBUNGAN PERAWATAN KULIT WAJAH DENGAN TIMBULNYA AKNE VULGARIS Pada siswi SMA/MA/SMK yang menderita akne vulgaris

MEDIA MEDIKA MUDA 2012:MMM VOLUME 1 NUMBER 1 YEAR 2012
Publisher : MEDIA MEDIKA MUDA

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Background: Acne vulgaris is a chronic inflammatory disease of sebaceous follicles are almost 80-100% of adolescents. Highest incidence at age 14-17 years for women. The degree of acne is divided into mild, moderate and severe. Position of facial skin care in relation with acne can be the cause, prevention and treatment. Facial skin care consists of cleaning, thinning, moisturizer, powder and sun protector and analyzed relation facial skin care with acne vulgaris.Aim: Determine the relation of facial skin care (cleaning, thinning, moisturizer, powder and protective use (sunscreen) with Acne vulgaris.Methods: This study is an observational research with cross sectional design of the study population was SMA / MA / SMK city of Semarang. The selection of the sample with a random cluster sampling method obtained 64 respondents who fit the inclusion criteria of the four high school / vocational school with an age range 15-17 years. The data is primary data obtained from questionnaires. Test analysis used chi square and fisher.Results: Fisher test is obtained from a meaningful relationship with the occurrence frequency of cleaning face with acne vulgaris mild+moderate and severe (p = 1.000). There was no significant relationship between the use of facial cleansers with acne vulgaris mild+moderate and severe (p = 1.000). There was no significant relationship between facial thinning with acne vulgaris mild+moderate and severe (p = 1.000). There was no significant relationship between facial moisturizer with acne vulgaris mild+moderate and severe (p = 0.502). There is a significant relationship between the use of compact powder with acne vulgaris mild+moderate and severe (p = 0.043). There was no significant relationship between the sun protector with acne vulgaris mild+moderate and severe (p = 1.000).Conclusion: There was no relationship between the frequency of cleaning the face > 3 times, types of cleaning, thinning, moisturizer and sun protector with acne vulgaris. There is a significant association between the use of compact powder with the acne vulgaris mild+moderate and severe.Key Words: Acne vulgaris, facial skin care

PERANCANGAN PERANGKAT LUNAK COMPUTER BASE TRAINING PEMBELAJARAN BAHASA JAWA TINGKAT SD (SEKOLAH DASAR)

JURNAL DIAN Vol 11, No 1 (2011): Jurnal Dian
Publisher : JURNAL DIAN

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1422.237 KB)

Abstract

Javanese education computer can help students in understanding the concept and principle material, so the complicated symbol will be easier to learn. The learning process of Javanese either conversation, or Javanese characters will be fun and easy by using this software. The commercial software of Javanese learning is not based on artificial intelligence, called as Computer Based Training. The software of conventional learning consists of the random material which suit to the understanding of the user. This study is aimed at designing software of Computer based training for making learning Javanese easier. This software of Computer Based training candeliver the material of speaking and Javanese characters as a teacher or tutor as the resuft the delivering will be accordance with the students understanding competencies as users. This software will be implemented with the language program of Visual Basic 6.0 which can be operated with Windows operation systems.Keywords : Computer Based Training, Learning Software, artificiat inteltigence, Jayanesse characters.

Perubahan Struktur Kristal dan Index Kerja Bijih Emas Cimanggu, Jawa Barat akibat Pemanasan Gelombang Mikro

Journal of Mathematical and Fundamental Sciences Vol 30, No 3 (1998)
Publisher : ITB Journal Publisher, LPPM ITB

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (786.152 KB)

Abstract

Sari. Energi yang dibutuhkan pada proses kominusi dapat mencapai 50-70% dari keseluruhan energi yang digunakan pada pengolahan mineral. Karena itu, diperlukan usaha untuk menurunkan pemakaian energi kominusi dengan mengubah sifat fisik bijih agar murah hancur. Pemanasan gelombang mikro pada bijih sebelum kominusi merupakan salah satu alternatif yang dapat diterapkan. Pada penelitian ini telah diamati besarnya energi penggerusan bijih emas dari Cimanggu, Jawa Barat sebelum dan sesudah diperlakukan dengan pemanasan gelombang mikro. Hasil penelitian menunjukkan bahsa pemanasan gelombang mikro dapat mengubah struktur fisik mineral. Perubahan struktur fisik mineral pembentuk batuan menyebabkan batuan tersebut menjadi lebih getas, dan adanya "interal stress" mengakibatkan kecepatan pemanasan yang tinggi menyebabkan timbulnya retakan sehingga dapat memperpendek waktu gerus dan menurunkan energi penggerusan. Dengan pemanasan gelombang mikro selama 5, 15, 30, 60, 120 dan 300 detik sebelum pengggerusan, indeks kinerja penggerusan dapat turun sekitar 20 sampai 35%. The Influence of Microwave Heating on the Crystal Structure and Work Index of Cimanggu (West Java) Gold OreAbstract. The energy consumed in the comminution can reach up to 50- 70% of the whole energy consumed in the mineral processing. It is necessary to reduce the consumption of the comminution energy changing the physical characteristic of the ore. The microwave energy heating used on the ore before comminution is one of the applicable alternatives. In this research the grinding energy of the Cimanggu gold ore, West Java, has been observed before and after the microwave heating treatment. The result indicates that the microwave treatment can cause physical structural changes on certain minerals, and the rock become more brittle. It can shorten and reduce the grinding time and energy. By microwave energy induced for 5, 15, 30, 60, 120, and 300 seconds prior to grinding, the work index was reduced by about 20 to 35%.

TIPE AIR UNTUK PENENTUAN ALIRAN AIRTANAH VERTIKAL DI CEKUNGAN JAKARTA

JURNAL RISET GEOLOGI DAN PERTAMBANGAN Vol 19, No 2 (2009)
Publisher : Indonesian Institute of Sciences

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1065.082 KB)

Abstract

ABSTRAK Pengambilan airtanah yang berlebihan menunjukkan bahwa dari tahun-ketahun di beberapa tempat telah mengalami penurunan kualitasnya, dan mengalirnya airtanah dari akuifer tidak tertekan ke akuifer tertekan. Analisis mengenai fenomena tersebut dilakukan dengan cara membandingkan tipe air dari kedua akuifer tersebut. Untuk keperluan itu, telah dilakukan penelitian  airtanah di 20 lokasi yang tersebar di wilayah DKI Jakarta. Pengambilan conto airtanah terdiri dari 15 conto dari akuifer tidak tertekan, 12 conto pada akuifer tertekan atas, dan sembilan conto dari akuifer tertekan bawah. Hasil analisis kimia dengan metode spektrofometri serapan atom (AAS), volumetri, dan turbidimetri menunjukkan bahwa tipe airtanah pada akuifer 1, 2, dan 3, bertipe MgCl2, CaCl2, NaCl, , Na2SO4, NaHCO3, NaMix, dan Ca(HCO3)2. Tipe air NaCl mengindikasikan bahwa di  Tongkol, Ancol, Marunda, Slipi dan Cempaka Putih telah dipengaruhi oleh garam, tipe ini banyak didapatkan pada akuifer 1. Sedangkan tipe anion bikarbonat banyak terdapat pada akuifer 2 dan akuifer 3.  Masing-masing  akuifer umumnya memperlihatkan tipe airtanah yang berbeda, hasil ini memberikan indikasi bahwa di lokasi penelitian tidak terjadi aliran airtanah secara vertikal.

PENENTUAN LOKASI IMBUHAN AIRTANAH DENGAN PELACAK ISOTOP STABIL 18O DAN 2H DI CEKUNGAN AIRTANAH DATARAN RENDAH SEMARANG, JAWA TENGAH

JURNAL RISET GEOLOGI DAN PERTAMBANGAN Vol 21, No 2 (2011)
Publisher : Indonesian Institute of Sciences

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (633.392 KB)

Abstract

ABSTRAK Pengambilan airtanah di dataran rendah Semarang yang tidak terkendali menimbulkan dampak krisis airtanah yang ditandai dengan penurunan muka airtanah dari tahun ke tahun. Ketersediaan airtanah berkaitan erat dengan jumlah imbuhan (recharge) air ke dalam tanah dan jumlah yang diambil. Penentuan daerah imbuhan dilakukan dengan cara melakukan analisis isotop stabil 18O dan  2H dan membandingkannya dengan tipe air serta kondisi hidrologelogi. Untuk keperluan tersebut, telah dilakukan penelitian airtanah di 9 lokasi yang tersebar di wilayah Semarang, yang terdiri atas 7 conto airtanah tertekan dan 2 contoh airtanah tidak tertekan. Hasil yang didapat dari analisis tersebut adalah bahwa airtanah pada akifer yang berumur kuarter berasal dari air yang diresapkan ke dalam tanah di dalam cekungan tersebut, sementara air yang terdapat dalam akifer Formasi Damar berasal dari daerah di ketinggian di atas 400 m dpl yang terletak di selatan Semarang. Di samping itu sesar yang memisahkan sistem akuifer Formasi Damar dengan sistem akuifer kuarter berfungsi sebagai penghalang masuknya airtanah dari bagian selatan ke akuifer kuarter di dataran Semarang.

Co-Authors Abdul Chalik Nasution, Abdul Chalik Abdul Mutalib Adilah Afifah ADRIANA SEKAR CANTIKA Afrozi, A. Salim Agni Kurniasari Nurhayati Alfian, Muhamad Ayson Teguh Ali Asgar Aloma Karo Karo Andreas Widiyantoro Anggraini Kusumaningrum, Anggraini Ari Handayani Arifin, Juhar Arin Chandra Kusuma, Arin Chandra Arini, Rizky Ariyandi, N. Armansyah Armansyah Asep Yusuf Asri Widyasanti Azzami, Wildan Bagus Wiyono, Bagus Bambang Soegijono Dadan Suherman Darmawan Darmawan Deswita Deswita Dewa Putu Gde Winana, Dewa Putu Gde DEWI RAHMAWATI Dewi, Yulinda Silviana Dhiana Ernawati Diah Yulisetiarini, Diah Dono Indarto Dwi Nugrahenny, Dwi Dwi Widyani Rosnia Savitrie E., Nurul E. Elman Panjaitan Erizal Erizal Evi Yulianti Fajrian Nur Adnan Farah Hendara Ningrum Fatikhu Yatuni Asmara Fatkhurin, Fatkhurin Firman Wirakusumah, Firman G., Indra Gunawan Nusanto, Gunawan Gusti Ayu Wulandari, Gusti Ayu H, Ari Haruno Sajati Hendra Bakti Herdiansyah, Herdis Heri Jodi, Heri Hermanto Hermanto Hernimawati Hernimawati, Hernimawati Hero Wintolo, Hero Hertinvyana, Evvy Husaeni, Endang Ahmad I Dewa Putu Putra Sastrawan, I Dewa Putu Putra Ikhwandi, Mohamad Imam Suroso Indarto, Erik Wahyu Indra Gunawan Irhamni Irhamni Isnaeni Isnaeni Jadigia Ginting Jannah, Evi Nurul K., Aloma K. Kastam Syamsi Kisdjamiatun Kisdjamiatun L. P. ESWARYANTI KUSUMA YUNI M. Kurniati Mashadi Mashadi Meilien Himbawani Muhammad Saukat Mujamilah Mujamilah MY Teguh Sulistyono MY. Teguh Sulistyono Nurul Iman, Nurul Nurul Qomariah Nuryanto Nuryanto Parinduri, Luthfi Pramudito, Christoporus Galih Pramusanto Pramusanto, Pramusanto Pujiati Suyata Rachmat Fajar Lubis Rahardjo, Setyo Sri Retno Indar Widayati Ridwan Ridwan Rini Kartika Sari Robani, Muhammad Nazri Robert M. Delinom Rochmadi Rochmadi Rohmad Salam, Rohmad Rosiana Dwi Saputri, Rosiana Dwi Siti Wardiyati Slamet Slamet Slamet Sudaryanto Nurhendratno Sudarsono, Arief Sudirman Sudirman Suparwoto Suparwoto Surya Dailiati, Surya T. Sutojo Totok Herwanto Tri Darwinto Tri Hardiyanti Tri Nur Kristina Untung Sukamto, Untung Wahyu K. Sugandi, Wahyu Wahyudianingsih, Wahyudianingsih Waluyo Waluyo Wilda Naily Yoni Syukriani, Yoni Yosef Sarwanto YUNITA HARDINI Yusmartato, Yusmartato Yustinus Purwamargapratala