Articles

Found 1 Documents
Search
Journal : JETri Jurnal Ilmiah Teknik Elektro

SISTEM HIBRIDA PEMBANGKIT LISTRIK ENERGI TERBARUKAN TERHUBUNG GRID DENGAN KERANGKA REFERENSI NATURAL Abdullah, Roihan; Subiyanto, Subiyanto
JETri Jurnal Ilmiah Teknik Elektro Jetri Volume 16, Nomor 1, Agustus 2018
Publisher : Universitas Trisakti

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (540.801 KB)

Abstract

Nowadays, interconnecting grid with renewable energy source (RES) is developed to increase power and reability of the system. However, the integration between RESs with grid must be synchronized so that the system can work. In this paper, natural reference frame was used to synchronize hybrid systems of RESs with grids. The DC voltage generated by Photovoltaic  (PV) and Wind Turbine will be converted into 3 phase voltages by the inverter. The Pulse Witdh Modulation (PWM) on the inverter that has been regulated by current control and Phase Locked Loop (PLL) makes RESs  interconnect with grid. Simulation is designed using Power Simulator software (PSIM) and tested with  various conditions. The simulation results show that the renewable energy source system connected to grid has synchronized and work well. Penerapan pembangkit listrik energi terbarukan dengan sistem terhubung grid saat ini lebih dikembangkan untuk meningkatkan daya dan keandalan sistem. Namun, dalam pengintegrasian antara pembangkit listrik dengan grid perlu disinkronkan agar sistem dapat bekerja. Pada makalah ini  digunakan metode kerangka referensi natural untuk sinkroniasi sistem hibrida pembangkit listrik energi terbarukan dengan grid. Tegangan DC yang dihasilkan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) dan Pembangkit Listrik Tenaga Bayu (PLTB) akan dikonversi menjadi tegangan 3 fasa oleh inverter. Pulse Witdh Modulation (PWM) pada inverter yang telah diatur oleh kontrol arus dan Phase Locked Loop (PLL) menjadikan pembangkit listrik dapat terintegrasi dengan grid. Perancangan simulasi dilakukan menggunakan software Power Simulator (PSIM) dan diuji dengan kondisi yang bervariasi. Hasil dari simulasi menunjukkan bahwa keseluruhan sistem pembangkit listrik energi terbarukan terhubung grid telah tersinkronisasi dan bekerja dengan baik.