Sawitri Subiyanto
Program Studi Teknik Geodesi Fakultas Teknik Universitas Diponegoro

Published : 86 Documents
Articles

PEMANTAUAN SEDIMENTASI TOTAL SUSPENDED SOLID (TSS) DI WADUK KEDUNGOMBO PERIODE 2014-2018 BERBASIS CITRA LANDSAT 8 Sukmono, Abdi; Rajagukguk, Trevi Austin; Subiyanto, Sawitri; Bashit, Nurhadi
Jurnal Geografi : Media Informasi Pengembangan dan Profesi Kegeografian Vol 15, No 2 (2018): July 2018
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sedimentation is a problem that often occurs in reservoirs in Indonesia. One reservoir that has the potential to be affected by sedimentation is the Kedungombo Reservoir. The water volume of the Kedungombo dam is estimated to shrink 40% of the planned water volume due to the sedimentation problem. The condition of the reservoir water needs to be monitored periodically to determine the development of sedimentation in the reservoir area. The large reservoir area of 6,000 ha requires considerable energy and cost if monitoring is done conventionally. Remote sensing technology with Landsat-8 satellite imagery can be used as an alternative technology that is more efficient in reservoir sedimentation monitoring. Reservoir sedimentation monitoring can be observed from the development of the value of total suspended solid (TSS).. The results of multitemporal TSS processing for the period 2014-2018 showed that the quality of the Kedongombo Reservoir TSS generally began to improve despite high sedimentation in some areas. The class of heavily polluted / sedimentated TSS decreased from 380, 97 Ha in 2014 to 353.61 Ha in 2014 and continued to improve to an area of 120.96 Ha in 2018. But at the estuary of Laban Sub-watershed and Ivory Sub-watershed TSS remained has a high concentration.
ANALISIS KESESUAIAN LAHAN PERTANIAN TERHADAP KOMODITAS PERTANIAN KABUPATEN CILACAP Pradana, Bayu; Sudarsono, Bambang; Subiyanto, Sawitri
2337-845X Volume 2, Nomor 2, Tahun 2013
Publisher : Jurnal Geodesi Undip

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (813.347 KB)

Abstract

Pertanian merupakan sektor utama perekonomian di Kabupaten Cilacap, khususnya di daerah kabupaten Cilacap bagian barat. Namun dalam praktiknya, kegiatan pertanian di daerah Cilacap bagian barat masih terdapat beberapa permasalahan yang memerlukan arahan pemanfaatan lahan yang tepat. Kecamatan Karangpucung, Kecamatan Cimanggu dan kecamatan Majenang dianggap mampu menggambarkan keadaan pertanian di kabupaten Cilacap karena dari ketiga kecamatan tersebut merupakan kecamatan yang mengutamakan pertanian dalam kegiatan ekonominya. Metode analisis yang digunakan adalah analisis deskriptif kuantitatif. Deskriptif yaitu menjelaskan dan mendeskripsikan data hasil pengukuran dan pengamatan yang telah diukur di lapangan maupun yang dianalisis di laboratorium. Metode kuantitatif dapat diartikan sebagai metode penelitian yang berlandaskan pada filsafat positivisme, digunakan untuk meneliti pada populasi atau sampel tertentu, teknik pengambilan sampel pada umumnya random, pengambilan data menggunakan instrumen penelitian, analisis data bersifat kuantitatif dengan tujuan untuk menguji hipotesis yang telah ditetapkan. Kuantitatif untuk menghitung produktivitas tanaman padi, ubi kayu, jagung, dan kacang tanah. Berdasarkan analisis fisik lahan, diketahui bahwa terdapat semua kelas kesesuaian yang ada pada pengklasifikasian kesesuaian lahan yaitu Sangat Sesuai (S1), Cukup Sesuai (S2), Sesuai Marginal (S3) dan Tidak Sesuai (N). Berdasarkan analisis ekonomi, semua komoditas terpilih layak untuk dikembangkan di wilyah studi, karena memiliki nilai ekonomi yang cukup baik. Berdasarkan analisis sosial, petani di wilayah studi masih sedikit yang memperhatikan faktor fisik lahan dengan banyaknya kegiatan pertanian di wilayah yang memiliki tingkat kesesuaian lahan pertanian Tidak Sesuai (N). Untuk itu perlu diadakan penyuluhan tentang hal ini kepada masyarakat di wilayah studi dalam kegiatan pertaniannya. Kata kunci : Analisis kesesuaian lahan pertanian, karakteristik fisik, ekonomi dan sosial.
ANALISIS DISTORSI PETA BIDANG TANAH PADA PEMBUATAN PETA PENDAFTARAN MENGGUNAKAN CITRA QUICKBIRD Ratnawati, Febrina Aji; Sudarsono, Bambang; Subiyanto, Sawitri
2337-845X Volume 2, Nomor 2, Tahun 2013
Publisher : Jurnal Geodesi Undip

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (494.385 KB)

Abstract

Pada bidang pemetaan distorsi dapat diartikan sebagai perubahan suatu hasil pengukuran terhadap bentuk aslinya. Ada 3 bentuk distorsi yaitu translasi atau pergeseran, rotasi dan dilatasi. Pelaksanaan pengukuran dan pemetaan sekarang ini selalu mengacu pada teknologi digital, sehingga standarisasi juga mengacu pada alat dan produk digital. Salah satu perkembangan teknologi yang sangat mendukung dalam bidang pengukuran dan pemetaan adalah teknologi GPS (Global Positioning system). Jenis GPS yang sering digunakan untuk pengukuran adalah jenis GPS geodetik karena memiliki ketelitian yang paling tinggi dari pada jenis GPS yang lain, tetapi karena mahalnya harga GPS geodetik sehingga pengukuran bidang tanah di BPN dilakukan dengan menggunakan GPS handheld. Koordinat yang didapat dari GPS handheld memiliki ketelitian yang relatif rendah sehingga ketika dilakukan plotting pada Peta Pendaftaran akan terjadi distorsi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui rata-rata nilai distorsi peta bidang tanah pada pembuatan peta pendaftaran menggunakan citra Quickbird dan untuk mengetahui rata-rata selisih perubahan luas bidang tanah pada peta bidang tanah dan pada peta pendaftaran. Pada penelitian ini besarnya distorsi dihitung dengan menggunakan transformasi Helmert sehingga didapat nilai parameter yang dibutuhkan. Berdasarkan parameter tersebut dapat dihitung rotasi dan faktor skalanya serta dapat diketahui besar nilai translasinya. Kata kunci : Distorsi, Peta Bidang Tanah, Peta Pendaftaran
PEMANFAATAN CITRA QUICKBIRD UNTUK IDENTIFIKASI PERUBAHAN PENGGUNAAN TANAH DI KABUPATEN SRAGEN Rianasari, Hayu; Subiyanto, Sawitri; Sasmito, Bandi
Jurnal Geodesi Undip Volume 2, Nomor 1, Tahun 2013
Publisher : Jurnal Geodesi Undip

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (475.614 KB)

Abstract

ABSTRAKKabupaten Sragen merupakan salah satu wilayah yang sedang berkembang, baik dalam bidang industri, jasa, permukiman, pendidikan, perdagangan, pariwisata maupun transportasi. Seiring dengan perkembangan wilayah tersebut maka terjadi alih fungsi lahan yang merupakan area yang tidak terbangun menjadi area terbangun sehingga akan meningkatkan kepadatan baik kepadatan penduduk maupun kepadatan permukiman. Dengan menggunakan teknik penginderaan jauh, dan dengan adanya citra penginderaan jauh yang multi waktu perubahan penggunaan tanah dapat dipantau dengan mudah dan cepat, sehingga dapat diketahui besar penggunaan tanah terhadap laju pertumbuhan penduduknya.Pada penelitian ini menggunakan citra Quickbird Kecamatan Sragen dan Kecamatan Karangmalang pada tahun 2004 dan tahun 2010. Sebelumnya terlebih dahulu dilakukan koreksi geometrik pada citra Quickbird tahun 2010. Langkah selanjutnya melakukan digitasi on screen dengan AutoCAD pada kedua citra untuk mengetahui penggunaan tanah menurut klasifikasi NSPM 2009 yang dikeluarkan oleh BPN. Kemudian peta diolah dengan software ArcGIS dan melakukan pengolahan dengan analysis tools antara lain dengan Extract dan Overlay sehingga didapatkan peta perubahan penggunaan tanah. Setelah itu, luas perubahan tersebut dihitung menggunakan Calculate Geometry. Pada tahap akhir dilakukan validasi lapangan untuk mengetahui kebenaran hasil interpretasi citra.Berdasarkan klasifikasi penggunaan tanah menurut NSPM 2009 BPN yang muncul di Kecamatan Sragen sebanyak 45 klasifikasi penggunaan tanah dan di Kecamatan Karangmlang sebanyak 25 klasifikasi penggunaan tanah. Perubahan penggunaan tanah yang terjadi pada rentang tahun 2004-2010 di Kecamatan Sragen sebesar 81.200,50 m2 dan di Kecamatan Karangmalang sebesar 138.543,24 m2.
APLIKASI FOTOGRAMETRI JARAK DEKAT UNTUK PEMODELAN 3D CANDI GEDONGSONGO Prastyo, Akhmad Didik; Subiyanto, Sawitri; Suprayogi, Andri
Jurnal Geodesi Undip Volume 1, Nomor 1, Tahun 2012
Publisher : Jurnal Geodesi Undip

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (268.466 KB)

Abstract

Close range photogrammetry is a one of photogrammetry applications. It can be used for the object measurement that is less than 100 meters. It also usualy used in 3D modeling of buildings, vehicles or bridges. In this final task, close range photogrammetry method was used for 3D modeling of 1st temple in Gedong Songo Temple using non-metric digital camera. Initially, the camera must through of calibration process to determine the camera internal parameters. The process of calibration and data processing in this final task are using PhotoModeler Scanner v.6 software. Phase of buildings modeling contain of marking and referencing, calculating and 3D modeling, transformation of 3D coordinate and visualization of 3D models. The final results in this research is 3D model of 1st Temple in Gedong Songo Temple. Testing of the results in 3D modelling processing was done by comparing the 3D model coordinates refernced to Electronic Total Station measurement and comparison with the distance of the measuring tape. The average value of the ratio of the coordinate error is 0.087 meters and the average distance error of comparison with the measuring tape is 0.099 meters.   Keyword: Close range photogrammetry, Building Modeling, Temple, Non-Metric Digital Camera, PhotoModeler Scanner V.6.
ANALISIS PERUBAHAN ZONA NILAI TANAH AKIBAT PERUBAHAN PENGGUNAAN LAHAN DI KOTA DENPASAR TAHUN 2007 DAN 2011 Simamora, Antonius Grizalde; Subiyanto, Sawitri
Jurnal Geodesi Undip Volume 1, Nomor 1, Tahun 2012
Publisher : Jurnal Geodesi Undip

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (72.228 KB)

Abstract

Kota Denpasar merupakan ibukota propinsi Bali yang terkenal dengan pariwisatanya. Hal ini menjadi faktor utama sehingga kota denpasar menjadi berkembang dengan pesat. Pengaruh dari perkembangan tersebut adalah pertumbuhan  jumlah penduduk yang sangat pesat dan juga diikuti dengan meningkatnya aktifitas masyarakat sehingga terjadi perubahan pengggunaan lahan. Dan akibat dari perubahan penggunaan lahan tersebut adalah perubahan nilai/harga tanah di kota Denpasar. sehingga diperlukan penelitian mengenai perubahan penggunaan lahan dan perhitungan luas perubahan lahan  di kota denpasar untuk melakukan analisis perubahan nilai tanah terhadap perubahan lahan tersebut. Penelitian ini memakai peta digital penggunaan lahan Kota Denpasar tahun 2007 dan 2011 dan peta zona nilai tanah tahun 2007 dan 2011. Sebelumnya terlebih dahulu dilakukan digitasi pada peta penggunaan Kota Denpasar tahun 2007 dan pembuatan peta zona nilai tanah untuk tahun 2011 dengan menggunakan blow citra tahun 2011 dan data transaksi hasil survey lapangan. Langkah selanjutnya peta diolah dengan software Arc.Gis yang kemudian dilakukan pengolahan dengan analysis tools antara lain dengan Extract dan Overlay sehingga didapatkan peta perubahan penggunaan lahan. Setelah itu, luas perubahan penggunaan lahan dihitung menggunakan Calculate Geometry yang ada di atribute. Pada tahap akhir dilakukan overlay peta perubahan penggunaan lahan dengan peta zona nilai tanah tahun 2007 dan 2011, maka akan ditemukan perubahan nilai tanah untuk tahun 2007 dan 2011. Dan berdasarkan hasil pengolahan luas kota denpasar adalah 126,027 km2 , total luas perubahan penggunaan lahan di kota Denpasar adalah 112321,227 Ha dan perubahan penggunaan lahan paling besar terjadi pada perubahan komplek perumahan menjadi Bangunan/Gedung dengan luas sebesar 34596,613 Ha (30,801% ) sedangkan perubahan penggunaan penggunaan sawah terkecil adalah perubahan bangunan/ gedung menjadi kawasan industri yaitu sebesar 8,084 Ha (0,007%) . Kenaikan nilai terendah sebesar Rp. 227.120,- yaitu perubahan Bangunan/Gedung Menjadi Komplek Perumahan di Kecamatan Denpasar Utara sedangkan kenaikan nilai tertinggi terjadi di Denpasar Barat yaitu perubahan Tanah Terbuka Menjadi Komplek Perumahan yaitu sebesar Rp. 1.861.778,-. Kata kunci : Perubahan lahan, nilai tanah.
TINJAUAN PEMOTRETAN UDARA FORMAT KECIL MENGGUNAKAN PESAWAT MODELSKYWALKER 1680 (STUDI KASUS :AREA SEKITAR KAMPUS UNDIP) Gularso, Herjuno; Subiyanto, Sawitri; Sabri, LM.
2337-845X Volume 2, Nomor 2, Tahun 2013
Publisher : Jurnal Geodesi Undip

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1354.972 KB)

Abstract

Sampai saat ini, teknologi fotogrametri terus mengalami perkembangan, baik dalam segi pengumpulan data maupun pemrosesannya.Hal ini ditandai dengan adanya teknik pengumpulan data dengan wahana tanpa awak sebagai media pembawa sensor fotogrametri. Keuntungan penggunaan teknologi tersebut adalah efektif dan efisien baik dari segi waktu dan biaya untuk pemetaan pada daerah yang tidak terlalu luas, serta dapat menghasilkan gambar yang lebih jelas, karena tinggi terbang wahana ± 300 meter diatas permukaan laut sehingga pada saat pemotretan tidak mengalami ganguan awan. Dalam perkembangannya perangkat lunak fotogrametri terus mengalami perkembangan, pada awalnya pemrosesan data fotogrametri dilakukan secara manual, saat ini proses dapat dilakukan secara otomatis, salah satunya adalah perangkat lunak Agisoft PhotoScan. Perangkat lunak ini dapat mengidentifikasi titik sekutu, mosaik, dan pembuatan DSM secara otomatis. Proses kaliberasi kamera dan orientasi luar kamera juga dilakukan secara otomatis. Penelitian ini dilaksanakan di daerah sekitar UNDIP ± 40 hektar. Sensor yang digunakan adalah kamera non metric digital (Nikon COOLPIX S3300). Proses pengolahan menggunakan perangkat lunak Agisoft PhotoScan. Proses yang dilakukan pada perangkat lunak yaitu: alignment merupakan proses identifikasi titik sekutu secara otomatis, kalibrasi kamera untuk menentukan orientasi dalam kamera,hitungan  bundle adjustment untuk menentukan orientasi luar kamera, pembuatan model geometri 3 dimensi, dan pemberian tekstur pada model. Setelah tahap pembentukan tekstur dilakukan pada seluruh foto, tahap selanjutnya adalah pemberian titik kontrol hasil pengukuran GPS geodeticHiper GA/GB secara radial. Kata Kunci : Wahana Udara Tanpa Awak, Foto Udara Format Kecil, Agisoft PhotoScan, Pesawat model
VISUALISASI HASIL IDENTIFIKASI DAERAH RAWAN KECELAKAAN BERBASIS SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS DENGAN TAMPILAN FLASH (STUDI KASUS KOTA SEMARANG) Ulya, Muhammad; Subiyanto, Sawitri; Suprayogi, Andri
2337-845X Volume 2, Nomor 2, Tahun 2013
Publisher : Jurnal Geodesi Undip

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (504.275 KB)

Abstract

Kecelakaan adalah suatu rentetan kejadian yang biasanya mengkibatkan kematian, luka atau kerusakan harta benda yang tidak disengaja dan terjadi di jalan atau tempat terbuka untuk umum dan digunakan untuk lalu lintas kendaraan. Kecelakaan lalulintas adalah suatu kejadian yang disebabkan oleh banyak faktor, yang  pada dasarnya disebabkan oleh gabungan dari faktor-faktor utama, yaitu : pemakai jalan (manusia), kendaraan, jalan, dan lingkungan. Kriteria Daerah Rawan Kecelakaan ini di ambil dari Dinas Perhubungan, dan Pekerjaan Umum , yaitu : berdasarkan jumlah korban manusia, jumlah pelaku kecelakaan, dan tingkat kecelakaan yang terjadi. Pemilihan Peta Flash karena jaman yang semakin modern, maka kebutuhan peta digital meningkat, pemilihan flash yang berbentuk virtual membuat tampilan menarik dan mudah dipakai penggunanya. Dari hasil perhitungan diketahui ada 4 jalan yang berstatus sangat rawan yaitu : Jalan Brigjen Sudiarto, Jalan Perintis Kemerdekaan, Jalan Kaligawe, dan Jalan Yos Sudarso. Sedangkan dari perbandingan dengan faktor penyebab,  ada 4 jalan rawan yang mempunyai potensi kecelakaan dari faktor penyebabnya yaitu : Jalan Brigjend Sudiarto, Dr Setiabudi, Perintis Kemerdekaan dan Siliwangi. Aplikasi peta daerah rawan kecelakaan Kota Semarang berbentuk Flash dapat di publish dalam format *.swf (perlu flash player plugin) untuk web browser dan  android. Sedangkan format *.exe (stand alone) hanya untuk windows Kata kunci : Kecelakaan, Lalulintas, Flash, Semarang
ANALISIS PERSEBARAN BIDANG TANAH BERDASARKAN PEMANFAATAN TANAH MENGGUNAKAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS (STUDI KASUS : KECAMATAN KEDUNGKANDANG, KOTA MALANG, PROVINSI JAWA TIMUR) Putro, Rico Waskito; Subiyanto, Sawitri; Awaluddin, Moehammad
Jurnal Geodesi Undip Volume 2, Nomor 3, Tahun 2013
Publisher : Jurnal Geodesi Undip

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1676.57 KB)

Abstract

Soil is the main source of well-being and lives of the people, therefore the use of land and optimum utilization of land. Embodiments of use and optimum utilization of land can be done through the preparation of spatial plans that integrate the principles of sustainable development. Harmonizing with the land use plan should be organized in spatial planning so that every area of soil can provide optimal and sustainable benefits and cultivated in an efficient and balanced while respecting the rights of the people, it will be quickly prepared and organized when available land use maps and large-scale land use. In Article 40 of the National Land Agency Regulation No.. 4 of 2006 regulating the duties and Potential of Sub Soil Thematic Section in the Land Office is preparing a survey, mapping, maintenance and development of thematic mapping, soil potential surveys, maintenance of technical equipment and coaching officials computerized land appraiser. Thematic Mapping Section provides Thematic Maps, on the other hand measurements and surveys section provides the Land Registry Map. The second map illustrates the results so far have not shared in the ranks of the Land Office for each component in the making and has a map coordinate system and different scales, so that the information given as a result the data is still partially owned by the Land Office can not provide the information and results maximum, and mapping costs become very large.This study was conducted to obtain accurate results and a thorough map of the distribution of land parcels complete with the land use and land use especially in sub Kedungkandang complete, Malang. Land use in the District Kedungkandang mostly used for agricultural production, better utilization of land for fields registered or not registered or less have the total percentage of 55.87%. As for the land that has not been used has the smallest percentage than others, namely the extent of utilization of 0.10%Keywords: Land Use, Land Affairs, Thematic Maps, GIS.
PEMETAAN TOTAL SUSPENDED SOLID (TSS) MENGGUNAKAN CITRA SATELIT MULTI TEMPORAL DI DANAU RAWA PENING PROVINSI JAWA TENGAH Nurandani, Pinastika; Subiyanto, Sawitri; Sasmito, Bandi
Jurnal Geodesi Undip Volume 2, Nomor 4, Tahun 2013
Publisher : Jurnal Geodesi Undip

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (321.497 KB)

Abstract

Rawa Pening is a natural lake located in Central Java that vital existence. Quality and quantity of water are mayor concern. One of water quality parameter is Total Suspended Solid (TSS). TSS are solid materials, including organic and anorganic, that are suspended in the water. High concentration of TSS can reduce the penetration of sunlight into water bodies, increase water turbidity, and can settle at any time, causing silting.Distribution of TSS cab be identified using satellite remote sensing imagery. Metode used is development of modelling algorithms using regression equation of the relationship between the insitu value and reflectance of Landsat-7 ETM+ image at 2013. This research aims to determine the suitable empirical algorithm to estimate the concentration of TSS and mapping the distribution of TSS in Rawa Pening at 2002, 2007, and 2013.The research result shows that ratio between blue band and green band of Landsat-7 ETM+ using logarithmic regression are the most suitable algorithm for estimating TSS concentration in Rawa Pening. The equation are TSS=368,7ln(x)+31,52. Water Quality in Rawa Pening has decrease at 2007 compared to 2002, and increase at 2013.Keywords: Total Suspended Solid (TSS), remote sensing, Landsat-7ETM+, empirical algorithm, insitu, reflectance
Co-Authors Abdi Sukmono, Abdi Aditya Dharmawan, Aditya Agatha Dimitri V. D. Kusumo Ahmad Syauqani, Ahmad Akhmad Didik Prastyo Anastasia Astuti Andhono Yekti Andre Hidayat Andri Suprayogi Anggraini, Dinda Anisa Annisa Usolikhah, Annisa Antonius Grizalde Simamora Ardhian Setiawan Saputra, Ardhian Setiawan ARDIANSYAH ARDIANSYAH Ari Setiani, Ari Arief Laila Nugraha Arif Witoko Ariwahid, Arsyad Nur Arumingtyas, Oktaviani Arwan Putra Wijaya Aulina, Mia Bagus Yuli Arianto Bambang Darmo Yuwono Bambang Sudarsono Bandi Sasmito Bashit, Nurhadi Bayu Pradana Benning Hafidah Kadina, Benning Hafidah Charisma Parasandi Alfarizi, Charisma Parasandi Cindy Puspita Sari Dedigun Bintang Fajeri, Dedigun Bintang Delima Canny Valentine Simarmata, Delima Canny Valentine Dian Ayu Saraswati, Dian Ayu Dwi Setyo Wicaksono, Dwi Setyo Dzakiya, Mavita Nabata Faiz Islam Fauzi Janu Amarrohman, Fauzi Janu Febrina Aji Ratnawati Galih Putro Pamungkas, Galih Putro Hana Sugiastu Firdaus, Hana Sugiastu Haniah Haniah Hayu Rianasari Heranda Ibnu Adhi, Heranda Ibnu Herjuno Gularso Hisni Theresia Br Sinuraya, Hisni Theresia Ihsan Pakaya Ismawati, Kanti Istighfary Abirama Cininta, Istighfary Abirama Jerson Otniel Purba Kemala Medika Putri, Kemala Medika Kukuh Ibnu Zaman L. M. Sabri Leur P. Maranatha Sitorus, Leur P. Maranatha LM. Sabri Mahmudi Mahmudi Mashita Rahati Meilina Fika Mayangsari, Meilina Fika Moehammad Awaluddin Mohammad Idris Mufid Damar Pidekso, Mufid Damar Mufti Yudiya M. Muhammad Ardhi Ahadi, Muhammad Ardhi Muhammad Fitrianto, Muhammad Muhammad Nida Hakim El Wafa, Muhammad Nida Hakim Muhammad Ulya Nadia Anggraeni Yuristasari, Nadia Anggraeni Nisrina Niwar Hisanah, Nisrina Niwar Novita Amelia Nugra Putra Pembayun, Nugra Putra Pinastika Nurandani Polin Mouna Togatorop, Polin Mouna Pratama Irfan Hidayat, Pratama Irfan Rajagukguk, Trevi Austin Ramlansius Tumanggor, Ramlansius Riana Kristiani Priskila Putri, Riana Kristiani Rico Waskito Putro Rifky Satrio Utomo, Rifky Satrio Rista Omega Septiofani, Rista Omega Rizki Budi Kusumawardani Rizky Silvandie Roseana, Benita Rudi Cahyono Putro Sari, Bunga Roliesta Sarmedis Anrico Situmorang, Sarmedis Anrico Saul Ambarita, Saul Siti Khoeriyah Sondang Artania Sidauruk, Sondang Artania Sutomo Kahar Suwirdah Pebriyanah, Suwirdah Syarifa Naula Husna, Syarifa Naula Tika Christy Novianty Viradhea Gita R. L. Wahyu Eko Saputro, Wahyu Eko Wahyu Satya Nugraha Wenang Triwibowo, Wenang Widyagdo, Bagas Arif Yose Rinaldy N Yudo Prasetyo