- Subehan
Fakultas Farmasi Universitas Hasanuddin

Published : 3 Documents
Articles

Found 3 Documents
Search

UJI TOKSISITAS AKUT EKSTRAK ETANOL LEMPUYANG WANGI (Zingiber aromaticum Val.) PADA MENCIT Rasyid, Murniyanti; Usmar, -; Subehan, -
MAJALAH FARMASI DAN FARMAKOLOGI Vol 16, No 1 (2012)
Publisher : Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang uji toksisitas akut ekstrak lempuyang wangi (Zingiber aromaticum Val.) pada mencit. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh gambaran tentang gejala-gejala toksik yang timbul pada mencit setelah pemberian ekstrak dan penentuan LD50 serta histopatologi. Mencit yang digunakan sebanyak 60 ekor, terdiri atas 30 ekor mencit jantan dan 30 mencit betina, dibagi dalam 6 kelompok di mana setiap kelompok terdiri atas 5 ekor mencit jantan dan 5 ekor mencit betina. 1 kelompok diberi Na CMC sebagai kontrol dan 5 kelompok diberi ekstrak etanol lempuyang wangi secara oral dengan dosis pemberian berturut-turut 0,5 mg/kg BB, 5 mg/kg BB, 50 mg/kg BB, 500 mg/kg BB dan 1000 mg/kg BB. Pengamatan efek toksik didasarkan atas perubahan tingkah laku mencit seperti peningkatan laju pernapasan, penurunan aktivitas gerak, kejang, urinasi, salivasi, diare dan kelumpuhan dengan waktu pengamatan berturut-turut 5, 10, 15, 30, 60, 120, 180 dan 240 menit. Untuk penentuan LD50  didasarkan pada jumlah mencit yang mati dalam setiap kelompok dalam waktu 24 jam sampai 14 hari. Analisis data menunjukkan bahwa efek toksik yang paling dominan adalah efek Stimulasi sistem saraf pusat dan relaksasi otot. Hasil perhitungan dengan metode Reed dan Muench diperoleh nilai LD50 ekstrak etanol lempuyang wangi adalah 866,96 mg/kg BB, sehingga tingkat ketoksikannya menurut Doull’s dan Casarette dapat dikategorikan toksik sedang. Pengujian histopatologi menunjukkan adanya kerusakan paling parah pada dosis 1000 mg/kg BB berupa nekrosis pada organ hati dan ginjal.
EFFECT OF AN ISOLATED ACTIVE COMPOUND (BVI03) OF Boehmeria virgata (FORST) GUILL LEAF ON ANTIPROLIFERATION IN HUMAN CANCER CERVIX HeLa CELLS THROUGH ACTIVATION OF CASPASE 3 AND p53 PROTEIN Manggau, Marianti A.; Lukman, -; Rusdi, Muhammad; Hatta, Mochammad; Rahman, Latifah; Subehan, -
MAJALAH FARMASI DAN FARMAKOLOGI Vol 16, No 3 (2012)
Publisher : Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

In this study, we found that BVI03 an alkaloid compound isolated from B. virgate induced antiproliferation against the human cervix carcinoma cell line HeLa. A MTT assay indicated that BVI03 had a strong tumor inhibition ratio (IC50 = 0.126 mg/L), which was superior to that of tamoxifen (IC50 = 2.88 mg/L). This study also investigated the mechanism of antiproliferation induced by BVI03. Enzymatic activity using a colorimetric assay kit was performed to determine work mechanism of BVI03.  Our data indicate that p53 and caspase-3 are involved in the process of BVI03-induced antiproliferative in HeLa cell compare with untreated HeLa cells.
KAJIAN BEBERAPA SENYAWA ANTIINFLAMASI : DOCKING TERHADAP SIKLOOKSIGENASE-2 SECARA IN SILICO Zukhrullah, Mukhtasyam; Aswad, Muhammad; Subehan, -
MAJALAH FARMASI DAN FARMAKOLOGI Vol 16, No 1 (2012)
Publisher : Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dewasa ini telah ditemukan banyak senyawa antiinflamasi dari bahan alam. Penelitian ini telah dilakukan untuk memprediksi mekanisme kerja senyawa-senyawa anti-inflamasi dari bahan alam pada tingkat molekuler sebagai inhibitor COX-2 dengan menggunakan metode Molecular Docking Simulation. Target yang dievaluasi adalah interaksi ikatan hydrogen antara protein and ligan. Simulasi docking ini menggunakan program PLANTS (Protein Ligand Ant System) dengan menggunakan 10 konformasi ligan. Hasil penelitian dari 22 senyawa bahan alam dapat mengikat COX-2 ditunjukkan dengan energi dan interaksi ikatan hidrogen (ΔG). Hasil menunjukkan bahwa ikatan hidrogen (ΔG) terbaik yaitu senyawa barbaloin (-17,8976 kkal/mol), Interaksi antara barbaloin dengan COX-2 ditandai dengan adanya 11 ikatan hidrogen yang terjadi dengan residu-residu yang ada didalam binding site dalam hal ini adalah 2 ikatan hidrogen pada Arg120 (gugus yang terikat adalah Hidroksil {OH} dan gugus karbonil {=O}, 3 ikatan hidrogen pada Tyr355 (gugus hidroksil), 2 ikatan hidrogen pada Met522 (gugus hidroksil), 1 ikatan hidrogen pada Val523 (gugus hidroksil), 1 ikatan hidrogen pada Ala527 (gugus hidroksil), dan 2 ikatan hidrogen pada Ser530 (gugus hidroksil) yang berarti bahwa barbaloin mampu mengikat daerah katalitik residu pada COX-2. Dari hasil ini dapat disimpulkan bahwa senyawa barbaloin memiliki potensi yang baik untuk menghambat COX-2.