Wahyu Suadi
Fakultas Teknologi Informasi, Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya, 60111

Published : 5 Documents
Articles

Found 5 Documents
Search

Rancang Bangun Modul Penjurian Daring Moodle Menggunakan Pysandbox Muchammad, Kharisma; Sunaryono, Dwi; Suadi, Wahyu
Jurnal Teknik ITS Vol 2, No 2 (2013)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (676.854 KB)

Abstract

Dalam pengajaran ilmu komputer, pemrograman merupakan mata kuliah yang harus diterima oleh setiap mahasiswa. Dalam prakteknya, penilaian tugas pemrograman acap kali tidak dilakukan secara menyeluruh karena pemeriksaan secara menyeluruh memakan waktu yang lama jika dilakukan secara manual. Salah satu solusi untuk masalah tersebut adalah dengan menggunakan penjurian daring. Dalam pembuatan penjurian daring sendiri terdapat beberapa masalah, salah satunya adalah memastikan kode program tidak merusak komputer.  Makalah ini mengajukan suatu modul penjurian daring untuk Moodle menggunakan Pysandbox. Modul yang dihasilkan dapat memeriksa soal dengan kasus uji tunggal ataupun jamak, kasus uji dengan toleransi ataupun tidak dan pengamanan proses uji program hasil kompilasi dalam lingkungan kotak pasir (sandbox).
Analisis Penggunaan Algoritma Useless Packet Transmission Avoidance (UPTA) untuk Menghindari Transmisi Paket Tidak Berguna pada Multimedia di Jaringan dengan Tingkat Best-Effort Herdianto, Yazid; Suadi, Wahyu; Ciptaningtyas, Henning Titi
Jurnal Teknik ITS Vol 1, No 1 (2012): Jurnal Teknik ITS (ISSN 2301-9271)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (388.404 KB)

Abstract

Useless packet transmission (UPT) adalah transmisi paket multimedia yang terjadi ketika nilai packet loss rate dari koneksi multimedia tersebut melebihi batas toleransi (threshold) yang bisa diterima untuk menghasilkan kualitas media yang baik. UPT bersifat merugikan karena bandwidth yang digunakan oleh UPT tersebut menjadi terbuang sia-sia. Pada jaringan dengan layanan best-effort, ketika trafik pada router sangat padat, nilai packet loss rate bisa sangat besar hingga melebihi threshold. Sebagai akibatnya, UPT sangat rentan terjadi. Pada penelitian ini dilakukan analisis terhadap manfaat penggunaan algoritma useless packet transmission avoidance (UPTA) dalam mengatasi masalah UPT. Dengan menggunakan OPNET, dilakukan simulasi untuk mengevaluasi performa dari UPTA menggunakan parameter-parameter uji yaitu throughput, waktu upload, packet drop, dan packet loss. Analisis dilakukan pada jaringan yang mengimplementasikan WFQ (Weighted Fair Queueing) sebagai algoritma fair packet queueing. Hasil evaluasi dari beberapa parameter pada simulasi menunjukkan bahwa dengan mengimplementasikan algoritma UPTA pada router, UPT dapat dihilangkan sehingga meningkatkan throughput hingga 1,9% dan mengurangi waktu upload hingga 1,2%.
Perhitungan Kesiapan Jaringan IP dalam Mendukung Aplikasi Konferensi Video Berbasis Desktop Menggunakan OpNet Ihsan, Alfan Nur; Suadi, Wahyu; Ciptaningtyas, Henning Titi
Jurnal Teknik ITS Vol 1, No 1 (2012): Jurnal Teknik ITS (ISSN 2301-9271)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (284.973 KB)

Abstract

Artikel ini menunjukkan bagaimana OPNET dapat dimanfaatkan untuk menilai kesiapan jaringan IP yang ada untuk mendukung konferensi video berbasis desktop. Sampai saat ini, OPNET tidak memiliki fitur built-in untuk mendukung konferensi video. Tugas akhir ini memodelkan sebuah perusahaan dengan tiga lantai, dimana setiap lantai terdapat subnet. Tugas akhir ini mempertimbangkan dua jenis traffic video, yaitu ukuran paket video tetap dan sebenarnya. Dari hasil uji simulasi dapat diketahui jumlah sesi konferensi video yang dapat didukung oleh jaringan IP dengan mempertimbangkan batas bandwidth dan delay. Skenario kedua mempunyai traffic video yang terkirim dalam pps lebih besar 0,0514% dari skenario pertama. Sedangkan untuk traffic suara yang terkirim dalam pps pada skenario pertama lebih besar 1,7149% dari skenario kedua. Skenario kedua mempunyai traffic video yang terkirim dalam Bps lebih besar 4,9646% dari skenario pertama. Sedangkan untuk traffic suara yang terkirim dalam Bps pada skenario pertama lebih besar 0,2547% dari skenario kedua. Sesi konferensi video yang didukung jaringan dengan dibatasi bandwidth pada skenario kedua lebih besar 2,439% dari skenario pertama. Sedangkan sesi konferensi video yang didukung jaringan dengan dibatasi delay pada skenario kedua lebih besar 4,7619% dari skenario pertama.
PENJURIAN ONLINE BERBASIS WEB SERVICE Sunaryono, Dwi; Suadi, Wahyu; Widhiastra, I Made Krisna
Semantik Vol 2, No 1 (2012): Prosiding Semantik 2012
Publisher : Semantik

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (299.459 KB)

Abstract

Biasanya Aplikasi penjurian Online dipakai pada lomba-lomba pemrograman merupakan sebuah aplikasi yang terpaket menjadi satu kesatuan utuh mulai dari mesin penjurian, aplikasi antarmuka dan sistem penilaian untuk kompetisi. Kekurangan dari aplikasi model terpaket, apabila terjadi perubahan pada salah satu komponen dari aplikasi tersebut maka akan mempengaruhi komponen lainnya dengan kata lain harus melakukan penyesuaian ulang antar komponen tersebut. Permasalahan yang terjadi pada sistem penjurian online dalam satu paket, didekati dengan Web Service. Aplikasi yang berbasis web service merupakan mesin penjurian yang memisahkan mesin penjurian dan aplikasi antarmuka. Web Service berperan sebagai penghubung antara mesin penjurian dan aplikasi antarmuka. Dengan adanya penghubung ini, diharapkan dapat memperkecil keterkaitan antara mesin penjurian dengan komponen lainnya. Uji coba aplikasi, jenispengujian yang dilakukan antara lain uji performa uji performa kecepatan proses mesin penjurian, uji kebenaran dengan beberapa model kode sumber dan pembuatan beberapa tipe aplikasi client untuk pengujian fleksibilitas sistem dalam melayani beberapa tipe lomba pemrograman. Dari hasil uji coba dapat diambil waktu untuk memproses satu kode sumber submisi adalah 9 kode sumber per detik.Kata kunci : Web Service, Penjurian Online, Kompetisi Pemrograman
ANALISIS DAN PERANCANGAN ARSITEKTUR SISTEM OTENTIKASI TERINTEGRASI ANTARA PLATFORM LINUX, WINDOWS 2000, DAN NOVELL NETWARE: STUDI KASUS JURUSAN TEKNIK INFORMATIKA FTIF ITS Soelaiman, Rully; Pradnyana, I Wayan Widi; Suadi, Wahyu
JUTI: Jurnal Ilmiah Teknologi Informasi Vol 2, No 2 Juli 2003
Publisher : Teknik Informatika, ITS Surabaya

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jurusan Teknik Infomatika merupakan suatu organisasi yang menggunakan jaringan komputer yang diakses dari beberapa domain dan menggunakan sistem operasi terpisah. Masing-masing sistem tersebut menggunakan pengelolaan autentikasi yang terpisah, dengan kenyataan bahwa seharusnya dapat diakses oleh setiap anggota organisasi ini. Kebutuhan pengguna dan pengelola jaringan akan efisiensi pemakaian informasi autentikasi menjadi permasalahan yang akan dibahasa dana makalah ini. Pada makalah ini, dilakukan analisis kemungkinan dilakukannya otentikasi terintegrasi pada jaringan komputer Teknik Informatika yang menggunakan Windows 2000, Linux, dan Novell Netware. Analisis dilakukan dengan meninjau kemampuan integrasi direktori, metode otentikasi, dan kerjasama dengan sistem lain. Dari hasil pemetaan terhadap kebutuhan dan ketersediaan sumber daya teknologi pada jurusan, dipilih solusi otentikasi menggunakan Samba dan OpenLDAP untuk melayani permintaan otentikasi dari Windows 2000 dan Linux. Uji coba telah dilakukan untuk otentikasi client Windows 2000 dan Linux , mencakup login dari masing-masing sistem operasi, domain yang berbeda, menggunakan satu username dan password. Uji coba juga dilakukan terhadap proses pemeliharaan sistem oleh administrator sistem. Kata Kunci : identity management, system integration, centralized authentication, Samba, OpenLDAP.