Articles

Found 12 Documents
Search

INTERPRETASI LAPISAN SEDIMEN DASAR LAUT DI PERAIRAN UTARA JAWA (LEMBAR PETA 1310) MENGGUNAKAN SUB BOTTOM PROFILE Stephanie, Stephanie; Widada, Sugeng; Rahardiawan, Riza
Journal of Oceanography Vol 3, No 4 (2014)
Publisher : Journal of Oceanography

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (611.847 KB)

Abstract

Sedimen dasar laut dapat mendeskripsikan kondisi geologi yang terjadi di masa lampau hingga masa kini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi lapisan-lapisan sedimen dasar laut Perairan Utara Jawa (Lembar Peta 1310) berdasarkan profil penampang seismik Sub Bottom Profile. Pengambilan data lapangan dilakukan pada bulan September 2013 menggunakan kapal Geomarin I milik Pusat Penelitian dan Pengembangan Geologi Kelautan, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral,analisa sedimen dilkukan pada bulan November, 2013 di Laboratorium Geologi P3GL, Cirebon. Metode penelitian yang digunakan bersifat deskriptif denganmateri yang diteliti berupa data pemeruman dasar laut, sampel sedimen dasar dan data rekaman seismik Sub Bottom Profile. Hasil interpretasi menunjukansedimen dasar pada daerah penelitian dkelompokan dalam 4 lapisan pengendapan yang terdiri dari Unit 1 adalah lapisan terluar sedimen berumur resen dengan fraksi butir halus. Unit 2 merupakan bidang batas sekuen erosional truncation yang mengidentifikasikan terjadinya erosi.Unit 3 adalah lapisan sedimen yang sebagian telah terkikis karna berbatasan dengan bidang erosi dan basemen akustik.Unit 4 adalah lapisan akustik basemen yang telah mengalami deformasi.Berdasarkan hasil analisa sampel sedimen dasar pada daerah penelitian berupa lempung dan lanau pasiran.
Differences in the tooth whitening effect between strawberry juice and apple juice in-vitro Stephanie, Stephanie; Hayati, Ayu Trisna; Sukartini, Endang
Padjadjaran Journal of Dentistry Vol 24, No 1 (2012): March
Publisher : Faculty of Dentistry Universitas Padjadjaran, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (290.196 KB) | DOI: 10.24198/pjd.vol24no1.15385

Abstract

Bleaching is the tooth whitening by applying chemical materials oxidizing the organic tooth pigmentation and creating smaller and lighter molecules. Commonly used in the tooth bleaching is hydrogen peroxide. Strawberry and apple contain hydrogen peroxide and ellagic acid which will bond with an unsaturated bond of the tooth pigmentation. The purpose of this research was to finding out and measuring the tooth whitening level and effectivity between the strawberry and apple juice. The type of this research was a true experimental (in-vitro), using 30 samples of maxillary premolars with cutted radicular until the CEJ. Samples were divided into 3 groups (immersed in strawberry juice; apple juice; and mineral water); with three times daily immersion in one week. The tooth colour level was measured using a spectrophotometer. Data were analyzed using the one-way ANOVA and LSD test. The results showed significant differences among all groups. Normality test showed the variance between homogenous groups, with the p-value of 0.198 (p ≥ 0.05). The one-way ANOVA test results showed a significance value (0.000), indicated a significant degree of the tooth whitening level between all groups. The LSD test results showed that the tooth whitening level in group I (immersed in strawberry juice) was significantly different to group II (immersed in apple juice) and group III (immersed in mineral water), with a significance value of 0.01 and 0.00 ( p ≤ 0.05). The tooth whitening level in group II was significantly different from group III, with a significance value of 0.03 (p ≤ 0.05). There were differences in the tooth whitening level between immersion in strawberry juice, apple juice, and mineral water, with the most effective tooth whitening level found in the strawberry juice immersion.
Introduction of the Serine Green Fluorescent Protein (sGFP) Gene into Pyricularia grisea Race dc4 Isolated from Digitaria ciliaris using Agrobacterium tumefaciens-mediated Genetic Transformation Stephanie, Stephanie; Widyastuti, Utut; Wiyono, Suryo
BIOTROPIA - The Southeast Asian Journal of Tropical Biology Vol 22, No 1 (2015)
Publisher : SEAMEO BIOTROP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.11598/btb.2015.22.1.329

Abstract

Gene serin Green Fluorescent Protein (sGFP) has been used to monitor gene expression specific tagged proteins that has implication for fungal cell study. This research aimed to introduce sGFP gene into genome of P. grisea dc4 from D. ciliaris using A. tumefaciens. Plasmid sGFP was introduced into A. tumefaciens by triparental mating method (TPM). Genetic transformation was performed by co-cultivating spore P. grisea dc4 with A. tumefaciens LBA4404–pCAMB-sGFP. Pyricularia grisea dc4 transformant was selected by using selection medium that contains 300 µg/ml hygromycin. The integration of sGFP gene into genome was confirmed by PCR using  sGFP’s spesific primer pair, sGFP-Nos terminator primer pair and β-Tubulin primer pair as internal control. Expression of sGFP from P. grisea dc4 transformant were detected with blue light fluorescent microscope.
Sistem Otomasi Lampu pada Bangunan Publik dengan Metode Forward Chaining Stephanie, Stephanie; Sujaini, Herry
JEPIN (Jurnal Edukasi dan Penelitian Informatika) Vol 1, No 1 (2015): Edisi Perdana
Publisher : Program Studi Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (293.46 KB) | DOI: 10.26418/jp.v1i1.10008

Abstract

Konsumsi listrik Indonesia terus meningkat setiap tahunnya. Seiring dengan peningkatan konsumsi listrik, efisiensi dalam penggunaan listrik menjadi sangat krusial. Salah satu tolok ukur efisiensi listrik adalah intensitas energi. Untuk menurunkan intensitas energi diperlukan adanya konservasi energi melalui manajemen energi dan penggunaan teknologi hemat energi. Contoh di mana konservasi energi belum dilakukan pada bangunan publik adalah dengan membiarkan barang elektronik tetap menyala walau sedang tidak dipergunakan, contohnya lampu. Oleh karena itu, perlu dirancang suatu sistem untuk mematikan lampu secara otomatis di luar jam operasional dan tidak ada aktivitas pada bangunan publik. Sistem ini menggunakan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence) yang menggunakan metode Forward Chaining dengan sensor Passive Infrared Receiver untuk mendeteksi keberadaan manusia dengan dijembatani oleh Raspberry Pi untuk menghubungkan ke relay sebagai saklar untuk lampu. Sistem akan memutuskan kapan saat yang tepat untuk menyalakan dan memadamkan lampu, bergantung pada kehadiran manusia di setiap ruangan dan jam operasional dari bangunan. Dengan adanya sistem ini, diharapkan dapat menghasilkan penghematan energi yang cukup signifikan. Kata Kunci—forward chaining, otomasi lampu, pengendalian lampu, raspberry pi, sensor passive infrared reciever 
STUDI EXPLANATORI SATISFACTION DAN REPURCHASE INTENSIONS DENGAN MODERASI PENGALAMAN BELANJA ONLINE DI SURABAYA Stephanie, Stephanie
CALYPTRA Vol 6 No 2 (2017): Calyptra : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya
Publisher : Perpustakaan Universitas Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (144.393 KB)

Abstract

Indonesia merupakan Negara yang cukup berkembang, diikuti dengan perkembangan teknologi berupa internet. Semakin berkembangnya teknologi dalam bidang internet ini membuat para pelaku bisnis memanfaat peluang untuk memulai usaha online shop. Penelitian ini  bertujuan untuk  menguji pengaruh effort expectancy, performance expectancy, self efficacy, dan trust terhadap satisfaction dan pengaruh satisfaction terhadap intention to repurchase dalam pembelian online. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kausal dengan pendekatan kuantitatif. Penelitian ini menggunakan pendekatan purposive sampling, dimana sampel berupa responden yang terbagi menjadi dua kelompok konsumen pegalaman rendah (transaksi kurang dari 5) dan kosnumen pengalaman tinggi (transaksi lebih dari 5), berdasarkan pengalaman responden melakukan transaksi minimal  satu kali dalam enam bulan terakhir pada situs belanja online. Analisis dalam penelitian ini dengan menggunakan model SEM (Structural Equation Modeling) dan diolah menggunakan software SPSS versi 18.0 for Windows serta Amos 16 untuk pengujian Model Measurement dan Structural. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tidak ada efek moderasi dalam variabel Effort Expectancy, Performance Expectancy, Self Efficacy, Trust terhadap variabel Satisfaction dan Intention to Repurchase. Dijelaskan melalui hasil penelitian ini pengalaman konsumen tidak memperkuat hubungan antara variabel eksogen dan variabel endogen.
ANALISIS FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PERILAKU IBU HAMIL TENTANG AKTIVITAS SEKSUAL KEHAMILAN DI PUSKESMAS SAMBUTAN SAMARINDA stephanie, stephanie
Mahakam Midwifery Journal (MMJ) Vol 1 No 2 (2016): November 2016
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kalimantan Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (67.038 KB)

Abstract

ABSTRACT Sexual activity is one important partbecause sexual activity is a primary need for married couples. Sexual activity trigged many days of pregnancy although medically related questions during the pregnancy in a safe condition. To determine the factors associated with the behavior of pregnant women about sexual activity during pregnancy in Puskesmas Sambutan Samarinda Sambutan 2014. This study aimed to analyze the analytic because that will be examined. Meanwhile, according of this study using cross sectional approach where subjects were observed only once with the measurement of independent and dependent variables is done at the time of inspection. Research methods using multivariate linear regression. Result of the analysis of the relationship of linear multivariate regression statistical test showed variable calculation Work with P value = 10,868 < 0,05, which means that the independent variable is highly correlated with the dependent so that there is a correlation between behavioral work with pregnant women about sexual activity during pregnancy in Puskesmas Sambutan Samarinda Kalimantan Timur 2014. There is a relationship between tradition, work, attitude and support of health workers with sexual activity during pregnancy and there is no relationship between knowledge, availability of health care facilities.                                                                                                                                Keywords             : Behavior, Pregnancy, Sexual Activity
INTERPRETASI LAPISAN SEDIMEN DASAR LAUT DI PERAIRAN UTARA JAWA (LEMBAR PETA 1310) MENGGUNAKAN SUB BOTTOM PROFILE Stephanie, Stephanie; Widada, Sugeng; Rahardiawan, Riza
Journal of Oceanography Vol 3, No 4 (2014)
Publisher : Program Studi Oseanografi, Jurusan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (611.847 KB)

Abstract

Sedimen dasar laut dapat mendeskripsikan kondisi geologi yang terjadi di masa lampau hingga masa kini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi lapisan-lapisan sedimen dasar laut Perairan Utara Jawa (Lembar Peta 1310) berdasarkan profil penampang seismik Sub Bottom Profile. Pengambilan data lapangan dilakukan pada bulan September 2013 menggunakan kapal Geomarin I milik Pusat Penelitian dan Pengembangan Geologi Kelautan, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral,analisa sedimen dilkukan pada bulan November, 2013 di Laboratorium Geologi P3GL, Cirebon. Metode penelitian yang digunakan bersifat deskriptif denganmateri yang diteliti berupa data pemeruman dasar laut, sampel sedimen dasar dan data rekaman seismik Sub Bottom Profile. Hasil interpretasi menunjukansedimen dasar pada daerah penelitian dkelompokan dalam 4 lapisan pengendapan yang terdiri dari Unit 1 adalah lapisan terluar sedimen berumur resen dengan fraksi butir halus. Unit 2 merupakan bidang batas sekuen erosional truncation yang mengidentifikasikan terjadinya erosi.Unit 3 adalah lapisan sedimen yang sebagian telah terkikis karna berbatasan dengan bidang erosi dan basemen akustik.Unit 4 adalah lapisan akustik basemen yang telah mengalami deformasi.Berdasarkan hasil analisa sampel sedimen dasar pada daerah penelitian berupa lempung dan lanau pasiran.
Differences in the tooth whitening effect between strawberry juice and apple juice in-vitro Stephanie, Stephanie; Hayati, Ayu Trisna; Sukartini, Endang
Padjadjaran Journal of Dentistry Vol 24, No 1 (2012): March
Publisher : Faculty of Dentistry Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (290.196 KB) | DOI: 10.24198/pjd.vol24no1.15385

Abstract

Bleaching is the tooth whitening by applying chemical materials oxidizing the organic tooth pigmentation and creating smaller and lighter molecules. Commonly used in the tooth bleaching is hydrogen peroxide. Strawberry and apple contain hydrogen peroxide and ellagic acid which will bond with an unsaturated bond of the tooth pigmentation. The purpose of this research was to finding out and measuring the tooth whitening level and effectivity between the strawberry and apple juice. The type of this research was a true experimental (in-vitro), using 30 samples of maxillary premolars with cutted radicular until the CEJ. Samples were divided into 3 groups (immersed in strawberry juice; apple juice; and mineral water); with three times daily immersion in one week. The tooth colour level was measured using a spectrophotometer. Data were analyzed using the one-way ANOVA and LSD test. The results showed significant differences among all groups. Normality test showed the variance between homogenous groups, with the p-value of 0.198 (p ? 0.05). The one-way ANOVA test results showed a significance value (0.000), indicated a significant degree of the tooth whitening level between all groups. The LSD test results showed that the tooth whitening level in group I (immersed in strawberry juice) was significantly different to group II (immersed in apple juice) and group III (immersed in mineral water), with a significance value of 0.01 and 0.00 ( p ? 0.05). The tooth whitening level in group II was significantly different from group III, with a significance value of 0.03 (p ? 0.05). There were differences in the tooth whitening level between immersion in strawberry juice, apple juice, and mineral water, with the most effective tooth whitening level found in the strawberry juice immersion.
ANALISIS STATISTIKA PENGARUH CURAH HUJAN TERHADAP BANJIR DI JAKARTA MELALUI PEMODELAN MATEMATIKA Stephanie, Stephanie; Jimawan, Owen Nixon; Jayadi, Devina
Jurnal Meteorologi Klimatologi dan Geofisika Vol 5 No 2 (2018): Jurnal Meteorologi Klimatologi dan Geofisika
Publisher : Unit Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Sekolah Tinggi Meteorologi Klimatologi dan Geofisika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (444.807 KB) | DOI: 10.36754/jmkg.v5i2.55

Abstract

Kota pesisir di Asia, termasuk Jakarta, sedang berusaha melawan dampak dari perubahan iklim, seperti banjir, kenaikan muka air laut, badai, dan lain sebagainya yang mampu mempengaruhi kehidupan manusia dan infrastruktur. Bencana banjir merupakan bencana dengan frekuensi terbesar dari sekian banyak bencana yang dihasilkan oleh perubahan iklim tersebut. Timbulnya bencana hidrometeorologi ini tentunya disebabkan oleh curah hujan dan berbagai faktor pemicu lainnya. Curah hujan merupakan fenomena alam yang menjadi komponen utama siklus air. Perhatian terhadap perubahan iklim telah memperkuat kebutuhan akan informasi akurat mengenai variasi statistik dari karakteristik curah hujan. Uji statistik mengonfirmasi bahwa suatu model yang diusulkan dapat digunakan untuk memprediksi jumlah curah hujan di suatu wilayah. Makalah ini mengindentifikasi perubahan dari model curah hujan dahulu dan saat ini melalui kronologi curah hujan untuk mengestimasi jumlah curah hujan pada tahun-tahun berikutnya dengan menggunakan model stokastik di Jakarta, Indonesia. Data diperoleh dari sejumlah stasiun pengamat cuaca di area studi untuk rentang periode 10 tahun sejak tahun 2007 hingga 2017. Analisis juga dilakukan untuk menjelaskan penggunaan pemodelan rantai Markov orde pertama untuk pengukuran curah hujan. Keterbatasan model rantai Markov berbasis Gamma yang menunjukkan masih adanya ketidakpastian orde yang optimal untuk sejumlah model diatasi dengan mencoba pengembangan model deret waktu (time series) untuk meningkatkan pemodelan yang dilakukan sebelumnya. Data curah hujan yang telah dimodelkan akan dibandingkan dengan analisis meteorologi untuk menghubungkannya dengan bencana banjir. Analisis dan pemodelan ini dapat dimodifikasi dan diaplikasikan untuk memprediksi curah hujan di wilayah lain dengan topografi dan iklim yang serupa setelah dilakukan sejumlah uji statistik.
Estetika Pada Interior Restoran Ramen Nozomi dan Tomoto di Surabaya Stephanie, Stephanie; wardani, laksmi kusuma
Intra Vol 2, No 2 (2014): Desain Interior 2013/2014
Publisher : Intra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Nowadays, as societies are swarmed by modernism; restaurants become a lifestyle and common habit in daily life. Japanese restaurants are chosen to be the samples of this research as Japan stands in its traditional cultures. In this research, some requirements are set-up to choose the samples used, those are: restaurants must be independent and aren?t franchised, have good reputations, have their own systems, and writer?s personal interests over the objects. Ramen Nozomi and Tomoto are chosen as research samples, as those restaurants matched-up the requirements stated above. Research is done to understand how aesthetic values and the effects toward the interior ambience of each objects. E.B.Feldman?s aesthetic theories are used as the main approach of this research, that both visual form and aesthetic structure are associated with aesthetic. Qualitative descriptive research method is used to decipher the datas collected in details; in which the datas come from documentation, location observations, and interviews. The result showed the practice of aesthetic values; in which matched-up with E.B.Feldman?s theories on the varieties of elements and principals of design. Thus, different ambiences are formed over each areas; which affects users? aesthetic experiences.