Articles

Found 9 Documents
Search

PENGEMBANGAN LKS INKUIRI TERINTEGRASI GENERIK SAINS PADA MATERI FLUIDA STATIS Nasir, Muhammad; Harjono, Ahmad; Sridana, Nyoman
JURNAL ILMU PENDIDIKAN (JIP) Vol 21, No 2 (2014): Juni 2014 - JURNAL ILMU PENDIDIKAN (JIP)
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengembangan LKS Inkuiri Terintegrasi Generik Sains (ITGS) pada materi pokok fluida statis. Metode penelitian ini adalah metode Research and Development (R & D). Pengembangan yang digunakan adalah Four D dari Thiagarajan, Semmel & Semmel. Tahapan Four D meliputi tahap define, design, develop, and disseminate. Desaian uji coba hasil pengembangan menggunkan one group pretest-posttes. Effektivitas LKS ITGS dianalisis menggunakan N gain dan uji t dua pihak. Kesimpulan penelitian ini meliputi 1) hasil validasi Tim Ahli menunjukkan LKS ITGS adalah sangat layak digunakan dalam proses pembelajaran, 2) LKS ITGS yang diajarkan menggunakan model pembelajaran inkuiri terbimbing efektif untuk meningkatkan hasil belajar kognitif siswa, 3) LKS ITGS mendapat respon positif dari siswa SMAN 1 Aikmel, dan 4) profile LKS ITGS adalah memuat percobaan korelasi yang dianalisis menggunakan aspek-aspek generik sains dan disusun berdasarkan teori pembelajaran konstruktivisme. Kata kunci: LKS inkuiri terintegrasi generik sains dan fluida statis Abstract: The aim of this Study was to develop the inquiry integrated by science generic (IIBSG) student’s work sheet in materials of static fluid. The method of this research was research and Development (R & D). Development used four D from Tigarajan, semmel & Semmel. Steps four D include define, design, develop, and disseminate. Eksperiment of development result used one group pretest-posttes design. Effectiveness of IIBSG student’s work sheet was analyzed by N gain and t test two tiled. The conclution of this study include 1) expers appraisal of IIBSG student’s work sheet was very proper used in learning process, 2) IIBSG student’s work sheet that learned by guided inquiry effective to increase student’s cognitif learning outcomes, 3) IIBSG student’s work sheet was positif responded by students in state 1 Aikmel, and 4) Profile of IIBSG student’s work sheet include correlation experiment that result analized by science generic aspect and it developed from constructivisme theory learning. Keywords: IIBSG student’s work sheet and static fluid
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF BERBASIS PEMBERDAYAAN BERPIKIR TERHADAP HASIL BELAJAR IPA DITINJAU DARI KEMAMPUAN AKADEMIK SISWA Utami, Septiana Dwi; Jamaluddin, Jamaluddin; Sridana, Nyoman
Bioscientist : Jurnal Ilmiah Biologi Vol 2, No 1
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi FPMIPA IKIP Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (92.095 KB)

Abstract

This study aims to find out: 1) the influence of application of cooperative learning model based on empowerment of thinking (PKBPB) to the learning outcomes of science; 2) the influence of academic ability on science learning outcomes; and 3) the influence of PKBPB model interaction with academic ability on science learning outcomes. This study uses a population sample consisting of 98 students from 4 classes. This research is a quasi-experimental research using factorial design 2 x 2. Data collection is done by test. Data were analyzed using covariance analysis with the help of SPSS 18 for windows program. The result of data analysis shows that: 1) there is influence of PKBPB model implementation toward science learning result (F = 6.065 and p <0.05); 2) there is influence of students' academic ability on science learning outcomes (F = 6.171 and p <0.05); and 3) there is no interaction between PKBPB and non PKBPB model with academic ability on science learning outcomes (F = 0.486 and p = 0.487).
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI TERBIMBING TERHADAP PENGUASAAN KONSEP SAINS DITINJAU DARI KEMAMPUAN AWAL SISWA -, Susilawati; -, Susilawati; Sridana, Nyoman
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 1, No 2 (2015): July
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v1i2.26

Abstract

This study aims to find out: (1) the differences in science concept mastery of students who take guided inquiry learning model with conventional learning, (2) the differences in science concept mastery of students that prior knowledge high and low prior knowledge. This method of research is an quasi-experimental with factorial 2x2 analysis design. The subject of this study was ten class of 8th grade student in SMP 10 Mataram 2014/2015. Two class was chosen as sample using cluster random sampling technique, one classes as experimental group and one classes of control group. The research instrument is science mastery concept made by teacher. Data were analyzed using ANCOVA to find the effect of learning model and prior knowledge to science concept mastery. Analyses were performed using SPSS version 20 for Windows. Based on the analysis can be concluded that: 1) There are differences in science concept mastery of students who take guided inquiry learning model compared to conventional learning. 2) There is no difference in concept science mastery of students who have high and low prior knowledge of students.
Pengaruh Model Pembelajaran Inkuiri Terbimbing terhadap Keterampilan Proses Sains Siswa Susilawati, Susilawati; Sridana, Nyoman
Biota Vol 8 No 1 (2015)
Publisher : UIN Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (194.705 KB) | DOI: 10.20414/jb.v8i1.56

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan keterampilan proses sains siswa yang mengikuti model pembelajaran inkuiri terbimbing dengan pembelajaran konvensional. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian eksperimen semu (Quasi experimental research). Penelitian dilaksanakan di SMPN 10 mataram tahun pelajaran 2014/2015. Sampel penelitian ini diambil dengan teknik cluster random sampling sejumlah 62 siswa terdiri dari satu kelas eksperimen dan satu kelas kontrol dengan perlakuan yang berbeda. Instrumen penelitian berupa lembar observasi keterampilan proses sains. Data hasil penelitian dianalisis dengan teknik anakova untuk menguji pengaruh model pembelajaran terhadap keterampilan proses sains. Analisis dilakukan dengan menggunakan program SPSS versi 20 for Windows. Berdasarkan hasil analisis diperoleh kesimpulan ada perbedaan keterampilan proses sains siswa yang mengikuti model pembelajaran inkuiri terbimbing dengan pembelajaran konvensional. &nbsp;
Sistem Penjaminan Mutu Internal Di Satuan Pendidikan Menengah (SMA) Sridana, Nyoman; Wilian, Sudirman; Setiadi, Dadi
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 1, No 1 (2018): Desember
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v1i1.212

Abstract

Abstrak: Tingkat pengetahuan warga sekolah terkait dengan Sisitem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) masih pada tingkat rendah yang masih perlu dikembangkan sebelum membentuk sistem penjaminan mutu internal satuan pendidikan. Selain itu pemahaman pendidik terkait standar pendidikan nasional yang sangat berhubungan dengan tugasnya masih pada tingkat cukup sehingga masih perlu peningkatan pemahaman agar bisa melaksananakan proses dan evaluasi sesuai dengan standar. Perlu pengembangan bagi tenaga pendidik dan kependidikan dalam hal pengetahuan dan keterampilan dalam implementasi penjaminan mutu internal melalui tim khusus dari eksternal satuan pendidikan sampai sekolah tersebut siap untuk bisa melaksanakan sistem penjaminan mutu internal. Untuk dapat melakukan penjaminan mutu pendidikan, satuan pendidikan perlu membentuk SPMI sesuai dengan stándar dan aturan yang berlaku Estándar Nasional Pendidikan (SNP) walaupun dilihat dari nilai akreditasi mencapai stándar tertinggi.  Dengan demikian diperlukan kajian terkait dengan sistem penjaminan mutu internal di sekolah-sekolah tersebut agar secara bertahap bisa memenuhi SNP atau bahkan melebihinya. Kata Kunci: Sistem Penjaminan Mutu internal (SPMI), Standar Nasional Pendidikan (SNP), Satuan Pendidikan Menengah
Perbedaan Prestasi Belajar Pada Pembelajaran Fisika dengan Menggunakan Laboratorium Real dan Virtual Ditinjau dari Sikap Ilmiah Siswa Murni, Sri; Susilawati, Susilawati; Sridana, Nyoman
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 1, No 1 (2018): Desember
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v1i1.218

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya (1) perbedaan prestasi belajar antara penggunaan laboratorium real dan laboratorium gabungan real virtual; (2) perbedaan prestasi belajar antara siswa yang memiliki sikap ilmiah tinggi dan siswa yang memiliki sikap ilmiah rendah; (3) pengaruh interaksi antara penggunaan laboratorium dengan sikap ilmiah terhadap prestasi belajar siswa. Prestasi belajar yang dimaksud adalah prestasi belajar kognitif. Penentuan sampel dengan teknik random sampling. Sampel penelitian diambil 4 kelas dari 5 kelas X SMAN 1 Labuapi berjumlah 102 siswa, yang terbagi menjadi dua kelompok eksperimen, kelompok pertama penggunaan laboratorium real dan kelompok kedua penggunaan laboratorium gabungan real virtual. Pengambilan data dilakukan dengan tehnik tes prestasi kognitif dan sikap ilmiah dengan angket.  Penelitian eksperimen ini menggunakan desain faktorial 2x2. Data dianalisis dengan menggunakan teknik analisis varians (ANAVA) dua jalan dengan bantuan program SPSS 16,0 for windows. Hasil analisis data pada taraf signifikan (probabilitas kurang 0,05) menunjukkan bahwa: (1) nilai probabilitias penggunaan laboratorium prestasi kognitif 0,005; (2) Sikap ilmiah nilai probabilitas prestasi kognitif 0,000, (3) pengaruh interaksi penggunaan laboratorium degan sikap ilmiah nilai probabilitas prestasi kognitif 0,565. Kesimpulan: (1) ada perbedaan prestasi belajar kognitif antara penggunaan laboratorium real dan laboratorium gabungan real virtual; (2) ada perbedaan prestasi belajar kognitif antara siswa yang memiliki sikap ilmiah tinggi dan siswa yang memiliki sikap ilmiah rendah; (3) tidak ada pengaruh interaksi antara penggunaan laboratorium dengan sikap ilmiah terhadap prestasi belajar siswa. Kata Kunci: Laboratorium real dan vitual, Sikap ilmiah, Prestasi belajar
Implementasi Penilaian Pendidikan Karakter Kurikulum 2013 di SDK St Antonius Cakranegara Soeprianto, Harry; Sridana, Nyoman; Wahidaturrahmi, Wahidaturrahmi
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 1, No 1 (2018): Desember
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v1i1.209

Abstract

Abstrak: Salah satu kesulitan guru dalam mengimplementasikan kurikulum 2013 adalah penilaian. Guru menyatakan mereka belum merancang, melaksanakan, mengelolah, melaporkan, dan memanfaatkan hasil penilaian dengan baik. Kesulitan utama yang dihadapi guru adalah merumuskan indikator, menyusun butir butir instrumen, dan melaksanakan penilaian sikap dengan menggunakan berbagai macam tehnik. Selain itu banyak guru yang kurang percaya diri dalam melaksanakan penilaian pendidikan karakter, karena belum sepenuhnya memahami bagaimana menyusun instrumen dan rubrik penilaian pendidikan karakter, kesulitan yang banyak dikeluhkan guru berkaitan dengan penilaian deskripsi capaian aspek sikap, selain itu guru maupun satuan pendidikan mengalami kesulitan dalam melakukan pengolahan nilai, pemanfaatan dan pelaporannya. Memperhatikan permasalahan ini perlu mengimplementasikan panduan penilaian  pendidikan karakter kurikulum 2013 di SDK ST Antonius Cakranegara agar dapat memudahkan guru dalam merencanakan, melaksanakan, dan melaporkan serta memanfaatkan hasil penilaian aspek sikap. Kata Kunci : Penilaian, Pendidikan Karakter
PENGARUH PEMBELAJARAN MENGGUNAKKAN LKS INKUIRI TERINTEGRASI GENERIK SAINS (ITGS) TERHADAP HASIL BELAJAR FISIKA DITINJAU DARI MOTIVASI BERPRESTASI SISWA DI SMAN 1 AIKMEL Nasir, Muhammad; Harjono, Ahmad; Sridana, Nyoman
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 1, No 1 (2015): January
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v1i1.8

Abstract

The aim of this study was to evaluate difference of influence between inquiry integrated by science generic (IIBSG) student’s work sheet and experiment verification (EV) student’s work sheet learning on students’s phisycs learning outcomes, difference of influence between high and low achievement motivation level on students’s phisycs learning outcomes, and interaction between student’s work sheet and achievement motivation on students’s phisycs learning outcomes. Method of this research was experimental method with a 2x2 faktorial design. Data analyzed with two-way ANOVA. The conclution of this study include there was difference of influence between IIBSG student’s work sheet and EV student’s work sheet  learning on students’s phisycs learning outcomes, there was difference influence between high and low achievement motivation level on students’s phisycs learning outcomes, and there was no interaction between student’s work sheet learning and achievement motivation on students’s phisycs learning outcomes.Keywords: IIBSG student’s work sheet, achievement motivation, and student’s phisycs learning outcomes
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI TERBIMBING BERBASIS LABORATORIUM DAN PENGARUHNYA TERHADAP HASIL BELAJAR FISIKA PESERTA DIDIK SMA NEGERI 8 MATARAM Ernita, Nevi; Harjono, Ahmad; Sridana, Nyoman
Lensa : Jurnal Kependidikan Fisika Vol 1, No 2: December 2013
Publisher : IKIP Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (372.498 KB)

Abstract

This study aims to determine: (1) The effect of guided inquiry learning model based on real laboratory and virtual laboratory on students' cognitive learning outcomes; (2) Effects of guided inquiry learning model based on real laboratory and virtual laboratory on students' psychomotor learning outcomes. The study sample consisted of the first experimental class of 34 students and the second class of 33 students. This research used randomized post-test control group design. Data were analyzed using independent sample t-test statistic technique with SPSS 19 for windows. The result of statistical analysis at 5% significant level shows: (1) the t-test value for the cognitive domain of -2.407 at sig.0.019; (2) the t-test value for the psychomotor domain is -5.595 on the sig. 0.00. However it can be concluded: (1) There is a significant difference in the cognitive learning outcomes of physics learners using guided inquiry based inquiry model based on real laboratory and virtual lab; (2) there is a significant difference in psychomotor learning result of physics learners using guided inquiry model based on real laboratory and virtual lab.