Ayun Sriatmi
Bagian AKK FKM Undip dan Program Magister IKM PPs Undip

Published : 68 Documents
Articles

Analisa Faktor-faktor yang Berhubungan Terhadap Pemanfaatan Pelayanan Balai Laboratorium Kesehatan Semarang 2003 Sriatmi, Ayun; Karyono, Karyono; Kunsianah, Kunsianah
JURNAL PROMOSI KESEHATAN INDONESIA Volume 1, No. 1, Januari 2006
Publisher : Magister Promosi Kesehatan Undip

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (71.575 KB)

Abstract

Background : Exploiting of service of health can be caused by need factor, factor of predisposing, situation of culture demography factor and enabling factor that are reachability, expense and price, time and distance, and also perception to quality of service. This research aim to know factors that having an effect on to exploiting of service of Laboratory Hall Health of Semarang.Method : The type of this research is Explanatory Research that is explaining relation between independent variable and dependent variable through examination of hypothesizing using cross sectional study method. Research population is patien visitor of Laboratory Hall Health counted 1.032 with 90 people of sample. Independent variable are age, work, level of education, and perception of dimention quality containing : directevidence, understanding, reability, wmphathy, and service. Dpeendent Variable is exploiting of service. Data analyse with Chi Square statistical test and logistics regression.Result : The result of research show there is no significant relation between age and exploiting of service. There is a relation between level of educatin and exploiting of service (p=0,009), work and exploiting of service (p=0,015), income and axploiting of service (p=0,012), perception and exploiting of service (p=0,002). Using Backward Conditional Method the result can be obtained that all independent variable is tested together using logistics regression method yielding three variables show the influence to exploiting of service : perception (p=0,002), level of education (p=0,016). The most dominant variable in giving influence to exploiting of service is perception. Third of the variable with goodperception category (1), education more than 9 years (1), and income more or equal to UMK (1), ence possibility exploit service obtained equal to 86,6%.Keywodrs: exploiting of service, laboratory hall health, perception.
ANALISIS IMPLEMENTASI PERENCANAAN DAN PENGANGGARAN KEGIATAN PERCEPATAN PENURUNAN AKI BERBASIS KINERJA DI DINAS KESEHATAN PROVINSI JAWA TENGAH TAHUN 2012 Shantania Putri, Redhita Rizky; Jati, Sutopo Patria; Sriatmi, Ayun
xxxx
Publisher : Jurnal Kesehatan Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (26.509 KB)

Abstract

Pelaksanaan reformasi perencanaan dan penganggaran yang berbasis kinerja merupakan bagian dari reformasi birokrasi untuk pelaksanaan good governance di dalam upaya pelayanan masyarakat yang lebih baik, dengan penggunaan anggaran publik yang lebih transparan, akuntabel, efektif dan efisien.Hasil penelaahan dokumen LAKIP Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah tahun 2012 serta dokumen pelaksanaan perubahan anggaran APBD, dapat dijelaskan pada kegiatan percepatan penurunan AKI dari target output 104 per 100.000 KH, namun realisasi capaiannya sebesar 116,34 per 100.000 KH dengan alokasi anggaran APBD. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui evaluasi pelaksanaan perencanaan dan penganggaran kegiatan percepatan penurunan AKI berbasis kinerja Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah tahun 2012.Penelitan ini menggunakan rancangan penelitian kualitatif dengan pendekatan retrospektif. Populasi penelitian adalah seluruh satker pada Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah dengan menggunakan pendekatan Purposive Sampling, diambil sampel dalam penelitian ini ada 10 orang, terdiri atas 6 orang informan utama dan 4 orang informan triangulasi. Analisis data menggunakan pendekatan deskriptif analitik kontekstual yang disajikan dalam pembahasan. Hasil penelitian menunjukkan perencanaan kinerja di Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah tahun 2012 belum efektif di dalam mencapai target dari penurunan AKI dinas (104/100.000 KH), berdasarkan hasil wawancara mendalam (indepth interview) dan telaah dokumen, diketahui penyusunan indikator kinerja dari percepatan penurunan AKI, masih ada ketidaksesuaian di target dengan yang ada di Renstra namun ada kesesuaian dengan RAD serta realisasi anggaran mencapai 96 %.Dari penelitian dapat disimpulkan, implementasi perencanaan dan penganggaran kegiatan percepatan penurunan AKI berbasis kinerja Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah tahun 2012, dilihat dari penggunaan indikator kinerja keluaran, belum efektif di dalam mencapai target dari penurunan AKI dinas. Di dalam pelaksanaannya, masih ditemukan adanya kendala pada sosialisasi informasi yang dilakukan, sumber daya yang dialokasikan, kurangnya komitmen dari pelaksana, pembagian tugas dan koordinasi yang belum efektif dan kurang komprehensifnya supervisi dan evaluasi yang dilakukan.    Reform planning and budgeting implementation being based on performance represent the part of bureaucracy reform for the implementation of good governance in better society service effort, with using of public budget which more transparent, accountable, efficient and effective. Result of observation the LAKIP document from Health Office Central of Java of year 2012 and also implementation change of APBD budget document, can be explained at activity of accelerate degradation Mother Mortality Rate (MMR) from output goals 104 per 100.000 live born, but realize its performance equal to 116,34 per 100.000 live born, with the APBD budget allocation. Target from this research to know the evaluation of planning and budgeting implementation activity of accelerate degradation Mother Mortality Rate based on performance in the Health Department Central of Java Province of year 2012. This research used qualitative project research with approach of retrospective. Research population is all of employee at Health Department Central of Java Province by using approach of Purposive Sampling, taken by sampling in this research there are 10 people, consist of 6 primary informant people and 4 triangulation informant people. Data analysis use contextual analytic descriptive approach presented in the explanation. Result of research show performance planning in Health Office Central of Java Province of year 2012 not yet effective reaching goals from degradation of MMR on department (104/100.000 live born), pursuant result of in-depth interview and document review, known compilation of performance indicator from accelerate of degradation MMR, there is still inappropriate in goals with strategic planning, but an appropriate with the District Action Plan (RAD) and budgeting realization to reach 96 %.From research can be concluded, planning and budgeting implementation activity of accelerate degradation Mother Mortality Rate based on performance in the Health Office Central of Java Province of year 2012, seen from usage of output performance indicator, not yet effective in reaching goals from degradation MMR on department. In its implementation, still found the obstacle at information socialization have done, allocation of resources, lack of commitment from implementer, division of task and coordination which not yet effective, and less comprehensive it supervise and evaluation have done
Evaluasi Program Inisiasi Menyusu Dini Oleh Bidan Di Rumah Sakit Panti Wilasa Citarum Semarang H. Siregar, Hamida; Sriatmi, Ayun; Kartika Wulan, Lucia Ratna
Jurnal Kesehatan Masyarakat (e-Journal) Vol 2, No 2 (2014): Jurnal Kesehatan Masyarakat (e-Journal)
Publisher : Jurnal Kesehatan Masyarakat (e-Journal)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (340.153 KB)

Abstract

Sesuai target Millenium Development Goals (MDG’s) (AKI) di Indonesia sampai 2015 adalah 102 per 100.000. Dalam rangka mengatasi masalah AKI dan AKB, Departemen Kesehatan mengeluarkan kebijakan yang mengacu kepada intervensi strategis dalam upaya safe motherhood yang salah satunya yaituInisiasi menyusu dini. Rumah Sakit Panti Wilasa Citarum Semarang merupakan Rumah Sakit Sayang Ibu dan Bayi yang melakukan program IMD. Data tahun 2010 terdapat 43,1% persalinan normal dengan IMD dan tahun 2011 sebanyak 34.6%. Berdasarkan studi pendahuluan yang dilakukan pada 3 ibu bidan diketahui bahwa 2 dari 3 pelaksana IMD belum melaksanakan IMD sesuai dengan pedoman pelaksanaan IMD dan Rumah Sakit Panti Wilasa Citarum Semarang belum melaksanakan evaluasi selama 5 tahun terakhir.  Tujuan penelitian untuk mengukur pelaksanaan program IMD oleh bidan di Rumah Sakit Panti Wilasa Citarum Semarang. Penelitian dilaksanakan di ruang bersalin dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan 8 informan utama dan 11 informan triangulasi. Pengumpulan data dilakukan dengan indepth interview serta teori system Azrul Azwar digunakan sebagai kerangka konsep dengan analisis data secara induktif. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa bidan sudah cukup berkulitas dan berkompeten dalam pelaksanaan IMD, sarana dan prasarana sudah cukup baik namun tidak tersedia Klinik Laktasidan KP-ASI sebagai sarana pendukung program, IMD, perencanaan anggaran IMD sudah cukup yaitu diperoleh dari rumah sakit dan dikelola oleh TIM RSSIB, protap IMD sudah tersedia di rumah sakit dan disahkan oleh Direktur sebagai petunjuk kerja IMD, perencanaan kegiatan IMD sudah cukup baik yaitu perencanaan tenaga IMD, dana dan sarana dan prasarana. Pelaksanaan kegiatan IMD belum cukup baik, bidan tidak melaksanakan IMD sesuai dengan protap IMD, dan pengawasan dilakukan oleh TIM RSSIB yaitu melakukan monitoring pelaksanaan program IMD di ruang VK. Dapat disimpulkan bidan belum mematuhi protap IMD sehingga perlunya diberikan motivasi kepada bidan pelaksana IMD agar bidan melaksanakan IMD sesuai dengan protap IMD dan evaluasi keseluruhan program IMD oleh Rumah Sakit Panti Wilasa Citarum Semarang
Analisis Perbedaan Tingkat Kepuasan Pasien Umum dan Pasien Jamkesmas Terhadap Pelayanan Dokter Pada Unit Rawat Inap Di Puskesmas Mlonggo Kabupaten Jepara Nafisatul Izzah, Nila; Sriatmi, Ayun; Asmita Wigati, Putri
Jurnal Kesehatan Masyarakat (e-Journal) Vol 2, No 2 (2014): Jurnal Kesehatan Masyarakat (e-Journal)
Publisher : Jurnal Kesehatan Masyarakat (e-Journal)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (413.377 KB)

Abstract

Puskesmas Mlonggo merupakan salah satu Puskesmas perawatan.Puskesmas perlu untuk memperhatikan mutu pelayanan yang ada sehingga baik pasien umum dan pasien Jamkesmas dapat merasakan tingkat kepuasan yang sama dalam pemanfaatan pelayanan kesehatan di Puskesmas.Analisis data dilakukan untuk mengetahui perbedaan kepuasan pada 10 indikator yang terdapat dalam IKM yaitu prosedur pelayanan, persyaratan pelayanan, kecepatan pelayanan, keadilan mendapatkan pelayanan, kejelasan dokter, tanggung jawab dokter, kemampuan dokter, kesopanan dan keramahan dokter, kepastian jadwal pelayanan, serta keamanan pelayanan antara pasien umum dan pasien Jamkesmas dengan menggunakan uji mann whitney. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan kepuasan pasien antara pasien umum dengan pasien Jamkesmas pada indikator keadilan mendapatkan pelayanan, kejelasan dokter, kemampuan dokter, kejelasan jadwal pelayanan serta keamanan pelayanan
Analisis Hubungan Persepsi Mutu Pelayanan Antenatal Terhadap Kepuasan Ibu Hamil Di Puskesmas Bangetayu Kota Semarang Tahun 2014 Sari Kusumastuti, Mumpuni; Sriatmi, Ayun; Patria Jati, Sutopo
Jurnal Kesehatan Masyarakat (e-Journal) Vol 2, No 4 (2014): Jurnal Kesehatan Masyarakat (e-Journal)
Publisher : Jurnal Kesehatan Masyarakat (e-Journal)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (304.808 KB)

Abstract

>One of efforts for reducing maternal mortality rate (AKI) was done by improving the service quality.  The service quality  of  ANC  constitutes  demands of  society, thus within its capacity in health centers, midwives are demanded to be able to provide the better service quality of ANC in order to provide maternal satisfaction. From several health centers in Semarang City, the maternal mortality rate is high in  Bangetayu  health  centers.  The  high  mortality  rate  was  due  lack  of  optimal service  quality,  thus  affecting  the  level  of  maternal  satisfaction.  This  research aimed  to  analyze  the  relationship  of  antenatal  service  quality  –  which  includes perception of reliability, responsiveness, assurance, empathy and physical proofs with thesatisfaction of pregnant women in Bangetayu Semarang health center. Population  is  pregnant  women  who  perform  checks  in  Bangetayu  Semarang health by 2.330, with a sample of 96 respondents. Data analysis was performed using univariate and bivariate analysis chi-square test. The test results showed that the perception of reliability has a relationship with the satisfaction of pregnant women (p-value = 0.000). Perception of responsiveness has a relationship with maternal satisfaction (p-value = 0.000). Perceptions of warrant has a relationship with the satisfaction of pregnant women (p-value = 0.000). Perception of empathy has  a  relationship  with  the  satisfaction  of  pregnant  women  (p-value  =  0.000). Perceptions  of  the  physical  proof  has  a  significant  relationship  with  the satisfaction of pregnant women (p-value = 0.000). By the proven results of this research, it is necessary to improve the quality of antenatal service speed, so that pregnant  women  need  not  to  wait  too  long,  as  well  as  midwives  empathy  in providing explanation of the benefits of the drug to the pregnant women
Analisis Faktor Yang Berhubungan Dengan Pemanfaatan Jaminan Persalinan Di Wilayah Kerja Puskesmas Tanjung Puri Kabupaten Sintang Tahun 2013 Rudiansyah, -; Suryawati, Chriswardani; Sriatmi, Ayun
Jurnal Kesehatan Masyarakat (e-Journal) Vol 2, No 3 (2014): Jurnal Kesehatan Masyarakat (e-Journal)
Publisher : Jurnal Kesehatan Masyarakat (e-Journal)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (330.556 KB)

Abstract

Jampersal is afinancial guarantees delivery services hat include prenatal care, delivery assistance, postpartum care including family planning services, postpartum and newborn careby health workersat health facilities. Jampersal maternity coverage in PHC Tanjung Puri in 2011 accounted for 36% and 24% coverage in 2012. The purpose of this study to determine Knowing the factors related to the utilization Jampersalin Puskesmas PuriTanjung Sintang.  This research uses quantitative research withex planatory approach recearch, population in this studyis the total number of women giving birth with 498 people then the samples were taken by 90 respondent sandusing purposive sampling method. Data analysis using Chi Square with assignificance level of 5% or 0,05. Results of this study indicate that as many as four factors related and 2 unrelated factors. Obtained from statistical test p-value = needs (0,037), affordability (0,172), availability (0,871), socialization (0,0029), knowledge (0,005), attitude (0.007), age (0,422), education (1,000), job (1,000), income (0,902). This study suggests that factors related to the utilization of Jampersal are needed, socialization, knowledge and attitudes, while factors that are not related to the utilization of Jampersal is affordability and availability. Puskesmas Puri Tanjung suggestions to improve the performance of health services, especially service delivery and Sintang DHO advised to make out reach programs to the community through counseling and seminars or by distribution of leaflets about the labor insurance program
Analisis Hubungan Karakteristik Pasien Dengan Kepuasan Pelayanan Rawat Jalan Semarang Eye Center (SEC) Rumah Sakit Islam Sultan Agung Semarang Nur Hidayati, Aulia; Suryawati, Chriswardani; Sriatmi, Ayun
Jurnal Kesehatan Masyarakat (e-Journal) Vol 2, No 1 (2014): Jurnal Kesehatan Masyarakat (e-Journal)
Publisher : Jurnal Kesehatan Masyarakat (e-Journal)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (347.738 KB)

Abstract

SEC adalah layanan unggulan dari RSISA yang memberikan pelayanan pada kesehatan mata yang menjadi pusat rujukan pengobatan mata bagi masyarakat Jawa Tengah. Dalam tiga tahun terakhir jumlah kunjungan rawat jalan mengalami peningkatan meskipun terdapat kecenderungan menurun. Kepuasan pasien menjadi salah satu indikator yang digunakan sebagai pencitraan awal rumah sakit apakah rumah sakit tersebut memberikan pelayanan yang baik bagi pelanggannya. Pihak rumah sakit perlu memahami karakteristik pasien untuk pengambilan keputusan terkait pelayanan rumah sakit sehingga pasien dapat merasa puas. Namun dalam pelaksanaan masih ada kecenderungan kurang puas pada pasien yaitu terhadap fasilitas pelayanan, waktu menunggu, pelayanan dokter, tarif, dan pelayanan administrasi pendaftaran pasien ASKES serta pelayanan administrasi pembayaran. Tujuan penelitian dilakukan untuk mengetahui hubungan antara karakteristik pasien dengan kepuasan pasien pada pelayanan poli mata SEC RSISA. Penelitian dilaksanakan di SEC RSISA menggunakan penelitian kuantitatif dengan survei kepuasan Cross Sectional dengan jumlah responden 100 orang pasien. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakteristik responden termasuk dalam kelompok umur dewasa (68%), jenis kelamin wanita (58%), asal suku jawa (86%), pendidikan lanjut (61%), bekerja (54%), pendapatan tinggi (75%), diagnosa penyakit kasus dengan operasi (72%), dan tipe pembiayaan umum (55%). Selain itu sesuai dimensi kepuasan Linder-Pelz bahwa pasien merasa puas pada dimensi accessibility (43%), availibility of resources (35%), countinuity of care (29%), efficacy (54%), finances (47%), hummaneness (37%), information of gathering (44%), information of giving (30%), pleassantness of surrounding (35%), dan quality (10%). Hasil uji ChiSquare, uji korelasi Pearson Product Moment dan uji korelasi Rank Spearman menunjukkan tidak ada hubungan antara karakteristik dengan kepuasan pasien.
Analisis Pendayagunaan Tenaga Sarjana Kesehatan Masyarakat Di Rumah Sakit Umum Pusat Dokter Kariadi Kota Semarang Tahun 2013 Rosiana, Mya; Patria Jati, Sutopo; Sriatmi, Ayun
Jurnal Kesehatan Masyarakat (e-Journal) Vol 2, No 5 (2014): Jurnal Kesehatan Masyarakat (e-Journal)
Publisher : Jurnal Kesehatan Masyarakat (e-Journal)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (295.452 KB)

Abstract

Pendayagunaan tenaga kesehatan adalah upaya pemerataan dan pemanfaatan serta pengembangan tenaga kesehatan.Pendayagunaan tenaga kesehatan, utamanya dalam rangka pemerataan tenaga kesehatan dilaksanakan sesuai dengan rencana kebutuhan tenaga kesehatan.RSUP Dokter Kariadi adalah rumah sakit pusat yang memiliki banyak tenaga kerja, salah satunya SKM.Kariadi harus mendayagunakan tenaganya untuk mendapatkan hasil kinerja yang optimal. Namun,  terdapat kesenjangan antara uraian tugas dengan kompetensi SKM, sehingga perlu adanya pendayagunaan tenaga SKM. Tujuan pendayagunaan SKM adalah mengoptimalkan kinerja SKM agar uraian tugasdengan kompetensinya sesuai. Tujuan penelitian adalah menganalisis pendayagunaan tenaga SKM di RSUP Dokter Kariadi Kota Semarang yaitu variabelpenataan struktur organisasi, analisis jabatan, uraian tugas, persyaratan jabatan, standar kompetensi dan pendayagunaan tenaga SKM. Penelitian ini merupakan penelitian observasional. Jenis Penelitian yang dilakukan merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Populasi yang diteliti adalah 4 informan utama terdiri dari Kepala Sumber Daya Manusia dan 3 tenaga SKM serta 1 informan triangulasi Direktur SDM dan Pendidikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam penempatan SKM masihdi dasari pada kebutuhan belum disesuaikan dengan kompetensinya sehingga terjadi ketidaksesuaian uraian tugas dengan kemampuannya.Saran yang direkomendasikan yaitu: Pendayagunaan tenaga SKM harus menyesuaikan antara analisis jabatan, yang meliputi syaratjabatan, uraian tugas, kemudian harus menyesuaikan dengan kompetensi sehingga tidak terjadi kesenjangan
Implementation ff Midwive-Traditional Birth Attendants Partnership by Midwives in Buton District, Southeast Sulawesi, (A Case Study on Wakaokili Primary Healthcare Center) Hermawati, Hermawati; Kuntjoro, Tjahjono; Sriatmi, Ayun
Jurnal Manajemen Kesehatan Indonesia Vol 1, No 1 (2013): April 2013
Publisher : S2 IKM FKM UNDIP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jmki1110310

Abstract

The limited knowledge on the importance of health workers deliveries, together with someother factors such as economies, social and culture, made traditional birth attendants becamea choice of delivery services. This condition resulted in the increase of Maternal MortalityRate in Buton District. The coverage of health workers deliveries in Wakaokili was still low. Itwas marked by the low rate of traditional birth attendance-midwives’ partnership anddeliveries referral to the midwives, as well as high rates of traditional birth attendancedeliveries. This study was a descriptive qualitative study. Data were collected by in depthinterviews on 4 village midwives and 9 traditional birth attendants as the main informants.Data were analyzed by content analysis method. Results showed that the goals and programsuccess indicators were not understood well. Dissemination was only an introduction and thereport was not discussed. There was no coaching or internship program. The attitude tendedto be ambivalent and the resources were not supportive. It is proven that economic, social andpolitical environment influence the program results.
Analisis Pemanfaatan Bantuan Operasional Kesehatan dalam Upaya Peningkatan Kesehatan Ibu dan Anak di Puskesmas Wilayah Kerja Dinas Kesehatan Kabupaten Kudus Aridewi, Andini; Kartasurya, Martha Irene; Sriatmi, Ayun
Jurnal Manajemen Kesehatan Indonesia Vol 1, No 1 (2013): April 2013
Publisher : S2 IKM FKM UNDIP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jmki1110314

Abstract

Health Operational Aid (BOK) had been utilized for the implementation of promotive andpreventive services. This included maternal and child health improvement in the primaryhealthcare centers of Kudus district health office work area. However, maternal and childmortality in Kudus district tended to increase. The study objective was to explain theutilization of Health Operational Aid in the maternal and child health improvement efforts inthe primary healthcare centers of Kudus health office. This was a qualitative study. This studycompared utilization of BOK in high absorbing primary healthcare centers that succeeded in32minimizing maternal and infant mortality cases and in low absorbing primary healthcarecenters that did not succeed in minimizing maternal and infant mortality cases. Data werecollected through in-depth interview to main informants namely the head of primaryhealthcare centers, and triangulation informants namely maternal and child healthcoordinator midwives and head of Kudus district health office. Content analysis was appliedin the data analysis.Results of the study showed that in the high absorbing primaryhealthcare centers that succeeded in minimizing cases: understanding about healthoperational aid technical guideline was clear; implementation of activities was according tothe reports; executors were involved in a plan of action formulation; and there was anevaluation on the activity implementation. In addition, in the success primary healthcarecenters, it was found that executors of the activities arranged the completeness of supportingdata; therefore, report making was not done only by the management team of primaryhealthcare center’ health operational aid. To be successful in the health operational aidutilization for maternal and child health, application of a right management function in theprimary healthcare center is needed. This management function includes planning,implementation and evaluation
Co-Authors - Rudiansyah Adriana Egam, Adriana Adriana Palimbo, Adriana Ajeng Retno Yunita, Ajeng Retno Alifa Rizqia Rachmawati, Alifa Rizqia Ana Puji Astuti Ananda Suryo Adi Prayogo, Ananda Suryo Adi Anastasia Wulandari, Anastasia Andini Aridewi, Andini Anneke Suparwati Annisa Rahmawati Antono Suryoputro Apoina Kartini Apriliana Susilowati, Apriliana Arina Noor Eka Rachmawati, Arina Noor Eka Arinta Riza Andriani, Arinta Riza Asih Dwi Astuti, Asih Dwi Atik Mawarni Aulia Nur Hidayati Bina Kurniawan Budiyanti, Rani Tiyas Cahya Tri Purnami Chriswardani Suryawati Dewi, Rosmala Kurnia Eka Yunila Fatmasari, Eka Yunila Elisabeth Samaran, Elisabeth Emy Shinta Dewi, Emy Shinta Fatmasari, Yunila Feby Rahmawati, Feby Fretes, Elzina De Hamida H. Siregar Hardi Warsono HARTINI HARTINI Hermawati Hermawati, Hermawati Husnan Khair, Muhammad Dyas Indah Kurniawati Intan Rahayu Utami, Intan Rahayu Ira Yusnita, Ira Joyo Minardo Karyono Karyono Khasna Fikriya, Khasna Krisnamurti Krisnamurti Kunsianah Kunsianah Kurniasari, Ade Kusumastuti, Wulan Laksmono Widagdo Linda Ismawati, Linda Lucia Ratna Kartika Wulan Maharani, Celica Triulfah Margaretha Triana, Margaretha Martha Irene Kartasurya Martini Martini Maynisa Puspita Kusuma Wardani, Maynisa Puspita Miftahul Mualimah, Miftahul Mumpuni Sari Kusumastuti Muslimah Muslimah Mya Rosiana Nikie Astorina Yunita Dewanti Nila Nafisatul Izzah Pangestika, Windiana Wahyu Pramana, Jhovia Aloedya Prisma Armaya, Prisma Puji Hastuti Putri Asmita Wigati Putri Asmita Wigati Redhita Rizky Shantania Putri Rika Rejeki, Rika Risa Tri Anggraeni, Risa Tri Riski Malimpa, Riski Rosalinda Trajuningtyas, Rosalinda Rosmila Tuharea, Rosmila Septo Pawelas Arso Shidiq, M. Abdurrahman Siswati, Antonia Novika Sokhiyatun Sokhiyatun, Sokhiyatun Sri Achadi Nugraheni Sri Rahayu Sri Rulihari, Sri Sri Winarni Sulastri Sulastri Sutopo Patria Jati Sutopo Patria Jati Tio Dora Ultaria S., Tio Dora Tirtaningrum, Dwi Ayu Tjahjono Kuntjoro Uzhma, Lathifah Safaatul Vivin Fitria Anggraeni, Vivin Fitria Yokbeth Kareth, Yokbeth Youke A. Supit, Youke A. Yunianto, Iwan Zahroh Shaluhiyah