Ahmad Sopyan
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents
Articles

Found 3 Documents
Search

PENGEMBANGAN CONCEPT-MAPPING ASSESSMENT UNTUK MENGUKUR KEMAMPUAN MAHASISWA MENGKONSTRUK KONSEP ELEKTRONIKA

Jurnal Pendidikan Fisika Indonesia Vol 7, No 1 (2011)
Publisher : Jurusan Fisika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengembangkan model concept-mapping assessment (CMA) untuk mengukur kemampuan mahasiswadalam mengkonstruk konsep elektronika, beserta fitur pendukungnya. Penelitian pengembangan ini dilaksanakan dalam tigatahap, yaitu: (1) eksplorasi secara teoretis dan reviu pakar terhadap fitur model CMA. (2) Uji empiris, untuk memvalidasi secaraempiris fitur model CMA. (3) Tahap implementasi, untuk mengetahui efektifitas model dan memperoleh model alat evaluasi yangtelah teruji. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fitur-fitur yang dikembangkan telah memenuhi validitas dan reliabilitas sebagaiinstrumen penilaian. Hasil implementasi menunjukkan bahwa kemampuan mahasiswa dalam mengkonstruk konsep berada padaLevel III. Hal ini berarti mahasiswa telah mampu: (1) membuat banyak konsep yang berhubungan dengan tema, (2) memahamipengaturan konsep dengan menunjukkan keterkaitan antarkonsep, (3) menggunakan struktur hirarkis untuk memindahkan idepokok ke subpokok, (4) menggunakan banyak garis dan kata penghubung atau label, (5) menggunakan kata penghubung yangbervariasi, dan (6) membuat cross link yang menunjukkan keterkaitan antarkonsep secara langsung. Rerata skor yang diperolehmahasiswa dalam menyelesaikan CMA model C sedikit lebih tinggi dari model S. The purpose of this research is to develop concept-mapping assessment (CMA) model to measure students ability in constructingelectronics concepts and their support feature. The research was performed in three stages: (1) theoretical exploration and expertreview of CMA model feature. (2) Empirical test to validate CMA model feature empirically. (3) Implementation stage to examinemodel effectiveness and find tested evaluation tool model. The result shows that the developed features have satisfied assessmentinstrument validity and reliability. Result of implementation shows that students ability in constructing electronics concepts locatedin the third level, which means that the student is able to (1) make many concepts related to theme, (2) understand concept structureby showing interrelation concept, (3) use hierarchical structure to move main idea to sub-main idea, (4) use many lines andconnection words or label, (5) use various connection words, and (6) make cross link showing interconnection between conceptsdirectly. Average score gathered by the student in finishing C CMA model is little bit higher than S model.Keywords: concept-mapping assessment; electronics concept; evaluation

PEMBELAJARAN AGAMA BUDDHA DENGAN METODE MODELING THE WAY BERBANTUAN MULTIMEDIA UNTUKMENINGKATKAN MOTIVASI

Innovative Journal of Curriculum and Educational Technology Vol 1 No 2 (2012): November 2012
Publisher : unnes press

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PROSES PEMBELAJARAN MODEL PAIR CHECKS UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN PROSES SAINS SISWA SMP

UPEJ Unnes Physics Education Journal Vol 5 No 2 (2016)
Publisher : UPEJ Unnes Physics Education Journal

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (629.355 KB)

Abstract

Pada umumnya keterampilan proses sains siswa SMP masih kurang. Hal ini dapat dilihat ketika siswa melakukan percobaan IPA Fisika, siswa tidak memahami langkah kerja, kesulitan dalam mengolah data dan membuat kesimpulan. Selain itu, siswa juga masih takut untuk mengkomunikasikan hasil percobaan. Tujuan Penelitian adalah untuk mengetahui peningkatan keterampilan proses sains siswa setelah menggunakan model pembelajaran pair checks. Penelitian ini menggunakan metode quasi experimental: pre-test dan post-test. Populasi dalam penelitian meliputi peserta didik kelas VIII SMP. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik simple random sampling. Data hasil penelitian diperoleh dengan metode tes dan observasi yang dianalisis dengan menggunakan uji gain dan uji t. Hasil penelitian adalah berdasarkan hasil analisis uji gain dan uji t, menunjukkan bahwa keterampilan proses sains siswa meningkat dengan kriteria sedang.