D.S. Sjafei
Bogor Agricultural University, Department of Aquaculture

Published : 4 Documents
Articles

Found 4 Documents
Search

Feeding Broodstock on a Diet Containing Vitamin E and Fish Oil Improve Eggs and Larval Quality of Nile tilapia (Oreochromis niloticus)

Jurnal Akuakultur Indonesia Vol 7, No 1 (2008): Jurnal Akuakultur Indonesia
Publisher : Jurnal Akuakultur Indonesia

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (232.407 KB)

Abstract

The experiment was conducted to determine the effect of dietary vitamin E and n-3 fatty acids on the gonad maturation, egg and larva quality of Nile tilapia. Fish were treated by various combinations of dietary dosage of vitamin E (50, 100, 150, and 200 mg/kg feed) and fish oil (10, 20, 30, and 40 g/kg feed). Three hundreds and twenty pairs of broodstock fish (female at stage of maturity II) were selected and used for this experiment. Fish were fed on the experimental diets three times a day at satiation. The tested of parameters such as gonad somatic index, egg diameter, fecundity, number of spawned fish, hatching rate, and survival rate. Results of the experiment indicated that supplementation of vitamin E and fish oil stimulated gonad development and increased fecundity, hatching rate and survival rate of Nile tilapia larva. Combination of vitamin E 150 mg/kg feed and fish oil 30 g/kg feed significantly improved egg and larva quality of Nile tilapia. Thus, combination of vitamin E in 150 mg/kg diet with fish oil in dose 30 g/kg diet give the best reproduction performance. Keywords: Nile tilapia,  fish oil, vitamin E, reproduction performance   ABSTRAK Penelitian ini dilakukan untuk mendapatkan kadar kombinasi vitamin E dan asam lemak esensial n-3 untuk pematangan gonad, kualitas telur dan larva ikan nila. Adapun dosis dari masing-masing perlakuan terdiri dari 4 taraf. Untuk vitamin E yaitu: 50 mg/kg, 100 mg/kg, 150 mg/kg,  dan 200 mg/kg pakan  sedangkan minyak ikan yaitu: 10 g/kg, 20 g/kg, 30 g/kg dan 40 g/kg pakan. Ikan uji yang digunakan sebanyak 320 ekor induk betina dan 320 ekor induk jantan dan diseleksi.  Setiap hari ikan diberi pakan uji 2 kali sehari (pagi dan sore) secara at satiation. Selama periode pemeliharaan parameter yang diamati meliputi: indeks gonad somatik, diameter telur, fekunditas, jumlah induk yang memijah, derajat tetas telur, dan ketahanan hidup larva. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pakan dengan kombinasi dosis vitamin E 150 mg/kg dan minyak ikan 30 g/kg memberi respons terhadap perkembangan gonad, fekunditas, derajat tetas telur dan ketahanan hidup larva ikan nila.  Kombinasi vitamin E 150 mg/kg dan minyak ikan 30 g/kg pakan memberi pengaruh signifikan dalam meningkatkan kualitas telur dan larva ikan nila. Dengan demikian, kombinasi vitamin E 150 mg/kg dan minyak ikan 30 g/kg pakan adalah memberi hasil terbaik pada performa reproduksi. Kata kunci: ikan nila, minyak ikan, vitamin E, performa reproduksi

Morfological Variation of Endemic Fish Rainbow Celebensis (Telmatherina celebensis Boulenger) in Lake Towuti, South Sulawesi

Jurnal Akuakultur Indonesia Vol 3, No 2 (2004): Jurnal Akuakultur Indonesia
Publisher : Jurnal Akuakultur Indonesia

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (505.492 KB)

Abstract

Rainbow Celebensis (Telmatherina celebensis Boulenger) is one of endemic fish is a part of richness of biodiversity and world heritage in Lake Towuti. Rainbow Celebensis have beautiful colour especially in male, so that it is an economically and potentially as ornamental freshwater fish. It should be protected from threats because to fear decrease offish population in nature. This research is to know morphological variation of endemic fish rainbow Celebensis based on standard morphometric character in several stations. This research is conducted in Lake Towuti, South Sulawesi from March 2002 until April 2003 in four stations were I: Bakara Cape, II: inlet of Lake Towuti for River Tominanga, III: Loeha Island, IV: outlet of Lake Towuti to River Hola-hola. Sample were collected using experimental gillnet sized of 3A, 1, lA, and VA inch. Measuring offish standard morphometric character to be down on Kottelat et al. (1993) with modification covering 14 characters. The result of univariate and multivariate analysis towards standard morphometric character, could be said that male and female at I, II, III, and IV station is same tendency or to be deacended from one fish population. The characteristic to have influence of male are body hight and length from mouth to first pectoral fin, whereas in female are forskal length, total length, and basic length of second pectoral fin. Key words: Morphological variation. Telmatherina celebensis, lake Towuti.   ABSTRAK Rainbow Selebensis adalah salah satu jenis ikan endemik dan merupakan bagian dari kekayaan sumberdaya hayati dan world heritage, yang terdapat di Danau Towuti. Rainbow Selebensis memiliki warna tubuh yang indah, terutama pada ikan jantan sehingga ikan tersebut berpotensi sebagai ikan hias air tawar yang bernilai ekonomis. Ikan ini perlu dilindungi dari ancaman kepunahan karena dikhawatirkan akan terjadi penurunan populasi ikan tersebut di alam. Penelitian ini bertujuan untuk melihat variasi morfologi ikan rainbow Selebensis berdasarkan karakter morfometrik baku pada beberapa stasiun. Penelitian dilakukan di perairan Danau Towuti, Sulawesi Selatan dari bulan Maret 2002 hingga April 2003 pada empat stasiun, yaitu I: Tanjung Bakara, II: inlet Danau Towuti yang berasal dari Sungai Tominanga, III: Pulau Loeha, dan IV: outlet Danau Towuti yang mengalir ke Sungai Hola-hola. Sampel ikan diperoleh dengan menggunakan jaring insang eksperimen (experimental gillnet) terdiri dari empat ukuran mata jaring yaitu 3A , 1, VA . dan VA inci. Pengukuran karakter morfometrik ikan menggunakan metode baku yang mengacu pada Kottelat et al. (1993) yang dimodifikasi yang meliputi 14 karakter. Berdasarkan hasil analisis univariat dan multivariat terhadap karakter morfometrik baku di setiap stasiun, dapat dikatakan bahwa ikan jantan dan betina pada stasiun I, II, III, dan IV cenderung sama atau berasal dari satu kelompok populasi ikan. Karakter yang paling berpengaruh pada ikan jantan dicirikan oleh tinggi badan dan panjang dari mulut ke sirip punggung pertama, sedangkan pada ikan betina dicirikan oleh karakter panjang forskal, panjang total, dan panjang dasar sirip punggung kedua. Kata kunci: Variasi morfologis. Telmatherina celebensis, Danau Towuti

The Caryotipe of Endemic Ornamental Fish Celebes Rainbow (Telmatherina ladigesi) from Maros River, South Sulawesi

Jurnal Akuakultur Indonesia Vol 3, No 2 (2004): Jurnal Akuakultur Indonesia
Publisher : Jurnal Akuakultur Indonesia

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (459.607 KB)

Abstract

The objective of this research was to find the caryotype of the endemic ornamental fish, Celebes rainbow (Telmatherina ladigesi) from Maros River South Sulawesi, Indonesia. The experimental fish were caught from the branches of Maros River, those are Bantimurung River, Pattunuangasue River and Makkatoang River. Tissue collection and slide preparation were carried out using the solid tissue technique with slight modification. The amount of chromosome pairs found from those three rivers (three population) were 2n = 48. These chromosomes were divided into 13 pairs big chromosomes (>1 urn) and 11 pairs small chromosomes (I u,m) dan 11 pasang kromosom kecil (

Feeding Broodstock on a Diet Containing Vitamin E and Fish Oil Improve Eggs and Larval Quality of Nile tilapia (Oreochromis niloticus)

Jurnal Akuakultur Indonesia Vol 7, No 1 (2008): Jurnal Akuakultur Indonesia
Publisher : ISSA

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (232.407 KB)

Abstract

The experiment was conducted to determine the effect of dietary vitamin E and n-3 fatty acids on the gonad maturation, egg and larva quality of Nile tilapia. Fish were treated by various combinations of dietary dosage of vitamin E (50, 100, 150, and 200 mg/kg feed) and fish oil (10, 20, 30, and 40 g/kg feed). Three hundreds and twenty pairs of broodstock fish (female at stage of maturity II) were selected and used for this experiment. Fish were fed on the experimental diets three times a day at satiation. The tested of parameters such as gonad somatic index, egg diameter, fecundity, number of spawned fish, hatching rate, and survival rate. Results of the experiment indicated that supplementation of vitamin E and fish oil stimulated gonad development and increased fecundity, hatching rate and survival rate of Nile tilapia larva. Combination of vitamin E 150 mg/kg feed and fish oil 30 g/kg feed significantly improved egg and larva quality of Nile tilapia. Thus, combination of vitamin E in 150 mg/kg diet with fish oil in dose 30 g/kg diet give the best reproduction performance. Keywords: Nile tilapia,  fish oil, vitamin E, reproduction performance   ABSTRAK Penelitian ini dilakukan untuk mendapatkan kadar kombinasi vitamin E dan asam lemak esensial n-3 untuk pematangan gonad, kualitas telur dan larva ikan nila. Adapun dosis dari masing-masing perlakuan terdiri dari 4 taraf. Untuk vitamin E yaitu: 50 mg/kg, 100 mg/kg, 150 mg/kg,  dan 200 mg/kg pakan  sedangkan minyak ikan yaitu: 10 g/kg, 20 g/kg, 30 g/kg dan 40 g/kg pakan. Ikan uji yang digunakan sebanyak 320 ekor induk betina dan 320 ekor induk jantan dan diseleksi.  Setiap hari ikan diberi pakan uji 2 kali sehari (pagi dan sore) secara at satiation. Selama periode pemeliharaan parameter yang diamati meliputi: indeks gonad somatik, diameter telur, fekunditas, jumlah induk yang memijah, derajat tetas telur, dan ketahanan hidup larva. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pakan dengan kombinasi dosis vitamin E 150 mg/kg dan minyak ikan 30 g/kg memberi respons terhadap perkembangan gonad, fekunditas, derajat tetas telur dan ketahanan hidup larva ikan nila.  Kombinasi vitamin E 150 mg/kg dan minyak ikan 30 g/kg pakan memberi pengaruh signifikan dalam meningkatkan kualitas telur dan larva ikan nila. Dengan demikian, kombinasi vitamin E 150 mg/kg dan minyak ikan 30 g/kg pakan adalah memberi hasil terbaik pada performa reproduksi. Kata kunci: ikan nila, minyak ikan, vitamin E, performa reproduksi