Articles

MODEL PENGEMBANGAN MODUL IPA1TERPADU BERDASARKAN PERKEMBANGAN KOGNITIF SISWA1)

Jurnal Penelitian Pembelajaran Fisika Vol 1, No 1/april (2010): JP2F
Publisher : Jurnal Penelitian Pembelajaran Fisika

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keberhasilan pembelajaran dipengaruhi oleh kesesuaian tingkatberfikir dengan materi yang diajarkan. Permasalahan dalampenelitian ini adalah : (1) bagaimanakah tingkat perkembangankognitif siswa SMP di Kota Semarang ? (2) bagaimanakah desainmodel pengembangan modul IPA Terpadu berdasarkanperkembangan kognitif siswa ?.Tujuan dilakukannya penelitian iniadalah menyelidiki tingkat perkembangan kognitif (kemampuanberpikir abstrak) siswa SMP di Kota Semaran dan) mendesainmodel pengembangan modul IPA Terpadu berdasarkanperkembangan kognitif.Penelitian ini diharapkan dapat memberikanpengetahuan kepada guru IPA untuk menyusun modul berdasarkanperkembangan kogniti dan dapat memberikan sumbangan pemikirantentang pentingnya penyusunan bahan ajar terutama modul yangdisesuaikan berdasarkan perkembangan kognitif siswa.Penelitian iniadalah R & D (Research and Development), dan dilakukan sampaipada mendesain model pengembangan modul berdasarkanperkembangan kognitif. Hasil penelitian ini dapat disimpulkan : (1)perkembangan kognitif (kemampuan berpikir abstrak) siswa-siswiSMP di Kota Semarang (Siswa kelas VII di SMP 10 Semarang, SMP13 Semarang, SMP 14 Semarang dan SMP 20 Semarang) rata-ratamasih rendah, (2) kemampuan berpikir abstrak rendahmenyebabkan siswa mengalami kesulitan belajar IPA, (3) telahberhasil didesain model pengembangan modul IPA Terpaduberdasarkan perkembangan kognitif siswa yang langkah-langkahnyaterdiri dari penentuan mata pelajaran yang menjadi objekpengembangan, analisis kebutuhan modul, penyusunan danpengembangan draft modul IPA Terpadu, tinjauan ahli dan uji coba.

UPAYA PENINGKATAN HASIL BELAJAR FISIKA MELALUI MODEL PEMBELAJARAN EDUTAINMENT (EDUCATION-ENTERTAINMENT) DENGAN METODE KUIS GALILEO DI SMP NEGERI 2 KALIWUNGU

Jurnal Penelitian Pembelajaran Fisika Vol 1, No 2/september (2010): JP2F
Publisher : Jurnal Penelitian Pembelajaran Fisika

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalahan dari penelitian tindakan kelas ini adalahbagaimana aktifitas siswa dan hasil belajar fisika serta responsiswa melalui model pembelajaran edutainment (educationentertainment)dengan metode kuis galileo di kelas VIII-A SMPNegeri 2 Kaliwungu. Adapun tujuan dari penelitian ini adalahmendeskripsikan aktifitas siswa, mengetahui hasil belajarsiswa, dan mengetahui respon siswa terhadap pembelajaran dikelas VIII-A SMP Negeri 2 Kaliwungu. Melalui penelitiantindakan kelas (PTK) masalah ini dicoba untuk diatasi denganmengintegrasikan kuis ke dalam model pembelajaranedutainment. PTK dilakukan dalam 2 siklus. Subjek penelitianadalah siswa kelas VIII-A semester 2 SMP Negeri 2 Kaliwunguyang berjumlah 48 siswa. Data diperoleh melalui observasi,pemberian tes uji kompetensi, dan penyebaran angket.Kemudian dianalisilis secara deskriptif kualitatif. Hasilpenelitian menunjukan bahwa aktifitas siswa meningkat dalamberkelompok, mengerjakan tugas-tugas, berfikir bersama, danmenjawab kuis. Hasil belajar siswa meningkat dan responterhadap pembelajaran yang dilaksanakan positif. Dengandemikian dari pelaksanaan penelitian tindakan kelas melaluimodel pembelajaran edutainment (education-entertainment)dengan metode kuis galileo siklus I dan siklus II, disimpulkanbahwa dapat meningkatkan hasil belajar fisika di SMP Negeri2 Kaliwungu dalam kegiatan pembelajaran khususnya matapelajaran fisika pada pokok bahasan gelombang.Kata kunci: hasil belajar, edutainment , kuis galileo

COMPACT DISK ONLINE (CD-O) SEBAGAI MULTIMEDIA INTERAKTIF PEMBELAJARAN FISIKA BERBASIS PROYEK

Jurnal Penelitian Pembelajaran Fisika Vol 2, No 1/April (2011): JP2F
Publisher : Jurnal Penelitian Pembelajaran Fisika

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mengembangkan CD multimediainteraktif yang dapat digunakan secara online (CD-O) padapembelajaran Fisika berbasis proyek dan menganalisa sikap siswaterhadap implementasi CD-O dalam pembelajaran Fisika berbasisproyek.Penelitian ini diharapkan memberikan manfaat antara lain dapatmeningkatkan kemampuan peneliti dalam mengembangkan CDmultimedia interaktif yang dapat digunakan secara online (CD-O)pada pembelajaran Fisika berbasis proyek, dapat diketahui sikapsiswa terhadap implementasi CD-O dalam pembelajaran Fisikaberbasis proyek, dan memberikan sumbangan pemikiran kepadadunia pendidikan, yaitu tentang penggunaan CD-O sebagai mediapembelajaran Fisika berbasis proyek.Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitianpengembangan. Pada penelitian pengembangan ini memuat tigakomponen yaitu : model pengembangan, prosedur penelitian dan ujicoba produk. Uji produk dilakukan terhadap ahli materi, ahli mediadan uji coba kelompok kecil.Berdasarkan analisa dan pembahasan dapat disimpulkan bahwatelah dihasilkan CD-O (Compact Disk- Online) sebagai mediapembelajaran Fisika berbasis proyek yang merupakan mediapembelajaran interaktif. Siswa juga sangat merespon baikpembelajaran menggunakan CD-O, sehingga dapat meningkatkanmotivasi belajar.Kata kunci : CD-O, fisika, proyek

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NHT (NUMBERED HEADS TOGETHER) MENGGUNAKAN PETA KONSEP DAN PETA PIKIRAN TERHADAP PENALARAN FORMAL SISWA

Jurnal Penelitian Pembelajaran Fisika Vol 2, No 2/september (2011): JP2F
Publisher : Jurnal Penelitian Pembelajaran Fisika

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui apakahada perbedaan pengaruh penggunaan model pembelajarankooperatif tipe NHT menggunakan peta konsep dan peta pikiranterhadap penalaran formal siswa pada pokok bahasan tekanankelas VIII semester 2 SMP Futuhiyyah Mranggen Demak tahunajaran 2010/2011.Populasi dalam penelitian ini adalah kelas VIII A, VIII B,VIII C dan VIII D SMP Futuhiyyah Mranggen Demak tahunajaran 2010/2011. Dengan teknik cluster random samplingterpilih 2 kelas sebagai sampel yaitu kelas VIII A sebagai kelaseksperimen yang dikenai model pembelajaran kooperatif tipeNHT menggunakan peta pikiran dan kelas VIII B sebagai kelaskontrol yang dikenai model pembelajaran kooperatif tipe NHTmenggunakan peta konsep. Pada akhir pembelajaran keduakelas sampel diberi tes penalaran formal.Berdasarkan hasil perhitungan anava satu jalur diperolehFhitung= 3,994 dan Ftabel= 3,958. Dapat disimpulkan bahwamodel pembelajaran kooperatif tipe NHT menggunakan petapikiran lebih berpengaruh terhadap penalaran formal siswa.Untuk itu Pembelajaran kooperatif NHT menggunakan petapikiran perlu terus diterapkan dan dikembangkan pada materiyang lain agar siswa lebih memahami materi. Kata kunci: Pembelajaran Kooperatif, NHT, Peta konsep, petapikiran, Penalaran Formal.

PENGARUH PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH DAN INKUIRI TERBIMBING TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS DAN KREATIF SISWA

Jurnal Penelitian Pembelajaran Fisika Vol 3, No 2/SEPTEMBER (2012): JP2F
Publisher : Jurnal Penelitian Pembelajaran Fisika

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACT The purpose of this study was to determine whether the use of problem-based learning model provides a better effect than on guided inquiry and expository on critical and creative thinking skills of students in SMA N 1 Comal Pemalang 2012/2013. The experiment was conducted from 31 July 2012 until 10 August 2012. The study population was all class X which amounts to 9 classes. Samples taken are three classes, namely X-5 as the control group, a class X-6 as the experimental group 1 and Class X-7 as the experimental group 2. The final analysis using t-test (right side), for students critical skills: the first experimental class and control: tcount> ttable = 4.64> 2.00, the experimental class 2 and control: tcount> ttable = 2.37 > 2.00 and the class experiment 1 and experiment 2: tcount> ttable = 2.68> 1.99. For the critical skills of students in the experimental class 1 and control: tcount> ttable = 4.41> 2.00, the experimental class 2 and control: tcount> ttable = 5.29> 2.00 and the class experiment 1 and experiment 2 : tcount> ttable = 2.27> 1.99. From these results it can be concluded that the experimental class one that uses problem based learning give influence better than both the other classes using guided inquiry and expository on the ability of students to think critically and creatively. Keywords: problem-based learning, guided inquiry, critical thinking and creative students.

JEJAK BAHASA JAWA SAMIN KLOPODUWUR BLORA (Sebuah Rekaman Sinkronis)

SASINDO Vol 1, No 1 Januari (2013): SASINDO
Publisher : SASINDO

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Linguists noted people in the region Blora have unique Javanese tradition still maintained until now,namely "Samin Language". This tradition first emerged as a community effort to protect themselves andresist passively against invaders. The fact the field indicates that Samin community no longer exists in thelocation of the early occurrence of Samin learning in Klopoduwur village, subdistrict Banjarejo, Blora.This paper tried to trace the footprints of Samin Java language in the remaining families in the region.Data collected through observation of the recording technique, see, and record, as well as throughquestionnaires. Analysis of data using a qualitative approach and performed with frontier methods.Based on the results of research can be said that there are some differences and similarities between theJava language of descent Samin families (BJKKS) with standard Java language, ie, there are 25differences and 92 similarities. BJKKS also have a variation in a phonological, morphological, andlexical. The differences are minimal and do not show peculiarities Samin style. It proves that BJKKS notmuch different from the standard Java language. Therefore, it can be said that the trail of uniquenessSamin language in Klopoduwur Blora has been lost over the loss of community.Key Words: Javanese, Samin, Klopoduwur Blora, Lost

MODEL OF AGROECOSYSTEM IN JEMBER REGENCY

BIOMA Vol 1, No 2, Oktober (2011): Bioma
Publisher : BIOMA

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The objective of this study to know several models of agro-ecosystems in Jember regency.Study about model of Agro-ecosystem of Jember regency was carried out at seven districts in Jember regency i.e Ambulu, Gumukmas, Tempurejo, Bangsalsari, Jeng-gawah, Rambipuji and Puger during January to February 2011. The method of this study was survey to 10 respondents (head families), the respondents were taken by sampling in each district. The primary data were collected with direct observation and interview with respondents (KK), while the secondary data, collected with study literature and internet orientation. Data analyzed with D & D method.The results showed that there were six (6) models of agro-ecosystem which can be found in Jember regency i.e irrigation rice field, dry area, home gardens, fish pond, coastal pond and plantation.Key words: Agroecosystem, model, Jember regency

PENGARUH GETARAN DAN KARAKTERISTIK LALU LINTAS TERHADAP BANGUNAN (Studi Kasus Jalan Raya Semarang – Kendal antara Km. 10+000 dan Km. 10+500)

TEKNIK Volume 32, Nomor 2, Tahun 2011
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (170.688 KB)

Abstract

Connections between building damage and vibration intensity has been examined by few researcher. Indeedtackling of effort about bigger damage has been examined too. But connections between traffic character andbig vibration in the street edge isn’t much inspect. Some of literature almost study about connections betweenvibration and traffic micro and too specify, such as to look vibration character and it’s relation with vehiclecharacteristic. Generally details like it is less applicative, Theoretically it’s better do by perform a formula.To aim this study is to examine of connections between vibration in the street edge and traffic characteristic athighway. Traffic characteristic which examined covering are traffic volume and average of traffic speed.To support the aim, survey and analysis is needed. Survey material needs are vibration survey, traffic speed,traffic volume and few road characteristic. Survey did at the street edge with three location where everylocation have few different road characteristic, in this case wide of drainage as of attentuation wide. Everylocations inspected by variable inspection distance are 5 m. 15m and 25 m. Speed and traffic volume datarecorded in every location by using manual record, While vibration data recorded at every point of everylocation by using vibration record Vibecheck meter.Result of recording processed and analyzed to obtain average value and it data distribution. To viewconnections between vibration and traffic characteristic, distance and attentuation, to perform correlation andregretion examine. Regretion examine used for mode calibration connections between vibration and trafficcharacteristic, distance and attentuation based on Watt style.Exams result show that 1) There is strong relation between vibration with distance of examine and attentuationwide, where that connections is negative identifying, 2) There is strong relation between vibration and trafficspeed but not with traffic volume and heave vehicle on the traffic, where that connections is positive identifying,3) Watt style calibration examine result gave good enough result if we look R² value of correlation examineresult which reach 0,96.From analysis result we can concluded some cases, 1) cause vibration is effected by traffic speed then decreaseof vibration effect can performed by limitation speed especially at residence area and 2) cause vibration iseffected by distance and attentuation , then decrease of vibration effect can performed by widest distancebetween building and street edge and widest attentuation in this case is drainage

KEBUTUHAN FASILITAS PENYEBERANG JALAN DENGAN METODE GAP KRITIS (Studi Kasus Jalan Raya Semarang – Kendal Km. 16.50)

TEKNIK Volume 32, Nomor 2, Tahun 2011
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (231.388 KB)

Abstract

This study want to measure the performance of pedestrian facilities ( zebra cross), particularly the critical gapanalysis to see the level of opportunity to cross the street safely. To support the recommendations that will be setin addition to the critical gap method will be investigated also waiting time and total time to cross the street andanalysis of types of facilities based on the volume of pedestrian and vehicle volume as the raw determination ofthe crossing facility.From some discussion can be summarized that according to the study analyzes the volume of pedestrian andvehicle volumes obtained by the recommended pedestrian facilities according to standard determination of thecrossing facility is the type of pelican crossing with a separator. Based on the analysis of waiting time to crossthe street, 93% require pedestrian waiting time, with the average waiting time to cross and the total time tocross at that location, which is 56.61 seconds and 79.25 seconds. The condition is very far from the pedestrianshould not waiting more than 30 seconds.Results of analysis of critical gaps, both based on the critical gap only in the morning or combined critical gapin the morning and afternoon shows very little chance of crossing the road owned by the defector, on themorning of 7 times for critical gap in only the morning and 11 times for a combination of critical gap Total 125waders for 06.30 until 7:30 pm, and 20 times based on a critical gap only in the morning a and 29 times forcritical gap combination of pedestrian total of 66 people over at 07.30 until 08:30 pm.Thus based on the results of some analysis that has been done can be concluded that pedestrian facilities are noteffectively to use zebra cross type . The proposed type of road crossing facilities on arterial roads for thepedestrian to use a pedestrian facility type like overpass or underpass to eliminate conflicts between thevehicle flow and a pedestrian crossing.

STUDI PENELUSURAN ALUMNI JURUSAN PENDIDIKAN FISIKA IKIP PGRI SEMARANG UNTUK MENYEMPURNAKAN KURIKULUM BERDASARKAN KEBUTUHAN DI LAPANGAN (PASAR KERJA )

Media Penelitian Pendidikan Vol 2, No 2 (2008)
Publisher : Media Penelitian Pendidikan

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalahan dalam penelitian ini adalah : 1) bagaimanakah profil alumni jurusan Pendidikan Fisika IKIP PGRI Semarang tahun 2006-2008?, 2) bagaimanakah informasi atau masukan yang diberikan oleh alumni Jurusan Pendidikan Fisika IKIP PGRI Semarang tahun 2006-2008 sehingga dapat menyempurnakan kurikulum berdasarkan kebutuhan di lapangan? Tujuan dilaksanakannya penelitian ini adalah: 1) untuk mengetahui profil alumni jurusan Pendidikan Fisika IKIP PGRI Semarang tahun 2006–2008. 2) untuk mengetahui banyaknya alumni Jurusan Pendidikan Fisika IKIP PGRI Semarang yang terserap pada pasar kerja atau yang sudah bekerja pada sektor formal (guru, dosen, pegawai administrasi, karyawan, pemerintah) maupun sektor informal, 3) untuk mendapatkan berbagai informasi yang berkembang di lapangan, yaitu tentang kesesuaian atau ketidaksesuaian kurikulum yang sedang dilaksanakan dengan kebutuhan di lapangan, 4) menyempurnakan kurikulum jurusan Pendidikan Fisika IKIP PGRI Semarang berdasarkan informasi atau masukan dari alumni. Penelitian ini diharapkan memberi kontribusi sebagai berikut: 1) sebagai bahan masukan untuk perbaikkan proses belajar mengajar di Jurusan Pendidikan Fisika IKIP PGRI Semarang, sebagai bahan untuk mengevaluasi kurikulum yang berlaku, 3) sebagai bahan untuk mengevaluasi materi-materi perkuliahan, 4) sebagai bahan untuk mengevaluasi daya adaptasi lulusan di tempat kerja, 5) sebagai bahan untuk mengevaluasi angka pengangguran alumni mahasiswa Jurusan Pendidikan Fisika IKIP PGRI semarang, dan mencari solusinya, 6) mendapatkan masukkan yang berharga dari alumni guna perbaikkan mutu lulusan, 7) sebagai bahan untuk mengevaluasi mutu lulusan Jurusan Pendidikan Fisika IKIP PGRI Semarang, dan 8) bagi alumni, dapat dijadikan alat untuk membentuk jaringan informasi, sehingga mereka selalu mendapat informasi yang mereka butuhkan setiap saat. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan dapat disimpulkan: 1) sebanyak 9 % alumni Jurusan Pendidikan Fisika IKIP PGRI Semarang memiliki predikat kelulusan memuaskan, 87 % dengan predikat sangat memuaskan dan 4 % dengan predikat cumlaude; 2) sebanyak 1 % alumni Jurusan Pendidikan Fisika IKIP PGRI Semarang menyelesaikan studi dengan waktu 4,5 tahun, 67 % dengan waktu 4 tahun, dan 32 % dengan waktu 3,5 tahun; 3) sebanyak 35 % alumni Jurusan Pendidikan Fisika IKIP PGRI Semarang mendapatkan pekerjaan dengan waktu tunggu yang pendek pendek (3–5,9 bulan), 31 % dengan waktu tunggu sedang (6–11,9 bulan), 16 % dalam dengan waktu tunggu lama (>12 bulan), dan 18 % belum mendapatkan pekerjaan; 4) sebanyak 89 % alumni Jurusan Pendidikan Fisika IKIP PGRI Semarang mendapatkan pekerjaan sesuai bidangnya dan 11% tidak sesuai dengan bidangnya; dan 5) keberadaan alumni saat ini atau tempat kerja alumni sebagian besar sesuai dengan daerah asal (kampung halaman) mereka. Informasi atau masukan para alumni sebagai umpan balik dalam penyempurnaan kurikulum berdasarkan kebutuhan di lapangan yaitu: penambahan peralatan laboratorium serta memperbanyak kegiatan praktikum, peningkatan kemampuan dan jumlah dosen, penambahan bahan ajar/buku ajar, penambahan jam microteaching, dan peningkatan kualitas pembelajaran dengan mengaplikasikan IPTEK.   Kata kunci : tracer study, alumni, kurikulum

Co-Authors Abdul Wakhid Mustofa Abdul Wakhid mustofa Agustina, Lu’lu’ Ahmad Nashir Tsalatsa Alfiani Wijaya, Lylan Ambarwati, Endah Anggraini, Diah Esti Anwar Sutoyo Bahtiar Arfat Yanantoro Bambang Riyanto Budi Jatmiko Burni, Endang Choirul Huda Choirun Nisa’, Choirun Dayu Ariani, Dayu DEDI CANDRA Desi Aulia, Desi Desyanti, Tri Djoko Pitoyo Durrouwi, Isayazi Duwi Nuvitalia Dwi Iryaning Handayani Eka Nurmala Sari Eka Yuliana ENDANG SUSANTINI eny hartadiyati W. H, eny Ernawati Saptaningrum Erry Derima Ryanto Fauzi, Rama Gozali, Ahmad Guntoro, T Harto Nuroso heri apriyanto Hesti Wulandari Indriyani, Feny Ismiyati Ismiyati Jatikusumah, Andri Johanes Eko Kristiyadi Joko Ariswanto, Joko Joko Saefan K, Elisabeth Devi Kusumawardani, Normasintasari Mufida, Naimatul Muh sohibi Muhammad japar, Muhammad Muslih, Ichwan Ngurah Ayu Nyoman Murniati Ni Putu Herni Erawati Nova, Anggita Nur Khoiri Pratjojo, Pratjojo Rahayu, Endah Cahyaning Resmiana, Lolita Dwi Rofian -, Rofian Roland Y.H. Silitonga Rosida, Laily Rr. Siti Murtiningsih, Rr. Siti Rudi Yuniarto Adi Safitri, Helmiyatus Saputro, Ratmoko Eko Saswiyanti, Enny Semiawan, Indra Exploitasia Senator Nur Bahagia Setiyawan, Nurmansyah Arief Setyorini, Puji Siti Nur Azizah, Siti Nur Siti Patonah Siti Rechana Soraya, Tria Alfi Sri Soeprapto Sri Sudarsih Subakir, . Suseno, Pebi Purwo Tota Simatupang Tri joko Kurniawan Triada, Romadona Triyanto, Fajar Veryliana Purnamasari, Veryliana Wahyuni ikip pgri semarang Widhyawati, Dhian Ikka Wijaya, Lylan Alfiani Y I Wicaksono Y. I. Wicaksono Y.I. Wicaksono Yekti Agus Setiyorini, Yekti Agus Yulianti, E