Articles

Pemanfaatan Oktil Eugeniloksi Etanoat Hasil Sintesis sebagai Plasticizer Membran Polimer Cair Elektroda Selektif Ion

Jurnal Kimia Sains dan Aplikasi Vol 5, No 3 (2002): Volume 5 Issue 3 Year 2002
Publisher : Chemistry Department, Faculty of Sciences and Mathematics, Diponegoro University

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dua plasticizer, dibenzil eter  (DBE) dan oktil eugeniloksi etanoat (OEE) dipelajari untuk mengetahui kemampuannya dalam membran polimer ESI (Elektroda Selektif Ion) perklorat dengan senyawa aktif  TOMA-Cl (tetra oktil metil amonium klorida). Hasil penelitian menunjukkan dari hasil pengukuran terhadap karakteristik ESI perklorat didapatkan bahwa penggunaan DBE memberikan hasil yang lebih baik dibandingkan dengan OEE sebagai plasticizer.  Secara umum, interaksi yang terjadi antara fasa membran dengan anion mengikuti kaedah seri Hofmeister.

Sintesis Oktileugeniloksi Etanoat dari Eugenol

Jurnal Kimia Sains dan Aplikasi Vol 6, No 1 (2003): Volume 6 Issue 1 Year 2003
Publisher : Chemistry Department, Faculty of Sciences and Mathematics, Diponegoro University

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Telah disintesis senyawa ester oktil eugeniloksi etanoat dari bahan dasar eugenol dengan metode Furnish. Analisisstruktur dilakukan secarafisiko-kimia, seperti kromatografi gas, 1H-NMR, infra merah dan GC-MS. Hasilyang diperolehmenunjukkan bahwa senyawa oktil eugeniloksi etanoat berhasil didapatkan melalui reaksi esterifikasi

PENGARUH SUBFRAKSINASI DAN pH TERHADAP SENSITISASI ASAM HUMAT PADA FOTOREDUKSI Cr(VI) MENJADI Cr(III) OLEH SEMIKONDUKTOR ZnO

Jurnal Sains dan Terapan Kimia Vol 1, No 1 (2007)
Publisher : Jurnal Sains dan Terapan Kimia

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengaruh subfraksinasi dan pH terhadap sensitisasi asam humat (AH) pada fotoreduksi Cr(VI) menjadi Cr(III) oleh semikonduktor ZnO telah diteliti. AH diekstraksi dari tanah gambut yang berasal dari Kecamatan Gambut, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan. Subfraksinasi AH menjadi subfraksi asam humat (SAH) dilakukan dengan menggunakan metode sentrifugasi. Fotoreduksi dilakukan dengan menggunakan dua buah lampu UV 30 watt model TUV (produksi Philips) yang diletakkan di dalam kotak penyinaran pada jarak sekitar 20 cm di atas sampel. Pada setiap percobaan, sebanyak 500 mL sampel diradiasi dengan cahaya UV. Semikonduktor ZnO (produksi Merck) disuspensikan ke dalam air dengan konsentrasi 2 g/L. Hasil penelitian menunjukkan bahwa SAH yang berbobot molekul lebih rendah menunjukkan efektivitas yang lebih baik sebagai sensitizer daripada SAH yang berbobot molekul lebih besar. Keasaman medium dapat mempengaruhi sensitisasi SAH pada fotoreduksi Cr(VI) oleh ZnO. Kemampuan SAH untuk mensensitisasi fotoreduksi Cr(VI) oleh semikonduktor ZnO pada pH 5 lebih baik daripada kemampuan sensitisasinya pada pH 1.Kata kunci: asam humat, subfraksi, sensitisasi, fotoreduksi.

SINTESIS TURUNAN POLIEUGENOL SEBAGAI CARRIER BAGI RECOVERY LOGAM BERAT DENGAN TEKNIK MEMBRAN CAIR

REAKTOR Volume 13, Nomor 1, Juni 2010
Publisher : Dept. of Chemical Engineering, Diponegoro University

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (373.388 KB)

Abstract

Telah dilakukan sintesis senyawa asam poliuegenoksi asetat dan polieugenoksi asetil piridil karbinolat (suatu turunan polieugenoksi asetat dengan gugus aktif N) dari eugenol. Hasil sintesis digunakan sebagai ekstraktan logam berat dengan metode transport membran cair. Analisis struktur polimer yang terbentuk dilakukan dengan spektrometer infra merah, 1H NMR, KLT, dan uji kelarutan. Penentuan berat molekul relatif polimer menggunakan metode viscometer Ubbelohde. Transport logam dilakukan dengan Membran Cair Ruah (BLM) menggunakan sel gelas tipe U terhadap campuran logam Cu (II), Fe (III), Ni (II), Cd (II), Zn (II), dan Cr (III) kesemuanya dalam bentuk garam klorida. Transport dilakukan pada fasa umpan dan penerima HCl, konsentrasi logam masing-masing 50 ppm. Penentuan konsentrasi ion logam di fasa penerima sebelum dan sesudah transport dilakukan dengan spectrofotometer serapan atom, sedangkan perubahan pH yang menyertai diukur dengan pH meter. Hasil sintesis polieugenoksi asetat dan polieugenoksi asetil piridil karbinolat berupa serbuk amorf berwarna merah bata sampai coklat tua, dengan berat molekul 5.980.854 gram/mol dan 5.602.282 gram/mol. Hasil transport terhadap campuran logam menunjukkan polieugenoksi asetat dan polieugenoksi asetil piridil karbinolat dengan gugus N hasil sintesis mampu mentransferkan  campuran logam ke fasa penerima dengan urutan logam hard  (Cr (III) dan Fe (III)) > logam borderline (Ni (II), Zn (II) dan Cu (II)), logam soft Cd (II).

Studi Qsar Senyawa Turunan Triazolopiperazin Amida Sebagai Inhibitor Enzim Dipeptidil Peptidase-IV (DPP IV) Menggunakan Metode Semiempirik AM1

Berkala Ilmiah MIPA Vol 23, No 3 (2013)
Publisher : FMIPA UGM

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Studi QSAR (Quatitative Structure-Activity Relationship) telah dilakukan untuk senyawa turunan triazolopiperazin amida sebagai inhibitor enzim DPP IV (dipeptidil peptidase-IV) yang merupakan penyebab diabetes melitus tipe 2. Studi ini dilakukan dengan pemodelan struktur senyawa turunan triazolopiperazin amida dan perhitungan deskriptor QSAR dilakukan dengan metode semiempirik AM 1 (Austin Model 1) yang tersedia dalam program Hyperchem®. Analisis QSAR dilakukan dengan metode analisis regresi multilinear untuk parameter elektronik dan molekular dengan program SPSS®. Model persamaan terbaik yang diperoleh dengan metode ini sebagai berikut.-log IC50 = 155,259 + (13,149*qC1) + (1692,869*qC9) + (1300,431*qC10) + (601,809*qO25) + (4,762*EH)n = 18; r2 = 0,566; adjusted r2 = 0,385; Fhit/Ftab = 1,007; PRESS = 5,500x10–5

APLIKASI MODEL QUAL2Kw UNTUK MENENTUKAN STRATEGI PENANGGULANGAN PENCEMARAN AIR SUNGAI GAJAHWONG YANG DISEBABKAN OLEH BAHAN ORGANIK

Jurnal Manusia dan Lingkungan (Journal of People and Environment) Vol 20, No 3 (2013)
Publisher : Pusat Studi Lingkungan Hidup Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Telah dilakukan pemodelan kualitas air terhadap Sungai Gajahwong menggunakan model QUAL2Kw untuk parameter DO-BOD. Diselidiki dinamika DO-BOD sungai tersebut pada kondisi eksisting tahun 2011. Oleh karena beban pencemar pada kondisi hujan dan tanpa hujan berbeda, maka prediksi dilakukan pada kedua kondisi tersebut. Hasil pemodelan QUAL2Kw untuk kondisi eksisting Sungai Gajahwong tahun 2011 menunjukkan bahwa pada kondisi hujan dan tanpa hujan, konsentrasi BOD sungai telah melebihi bakumutu air kelas II. Hasil simulasi menunjukkan bahwa (1) Pembangunan perumahan yang membuang limbah cairnya ke Sungai Gajahwong pada debit total 0,1 m3/s dengan konsentrasi BOD 10 mg/L dapat meningkatkan BOD serta menurunkan DO Sungai Gajahwong, dan (2) Pengelolaan kualitas air dan penanggulangan pencemaran air oleh bahan organik pada Sungai Gajahwong dapat dilakukan dengan strategi pembuatan IPAL komunal di setiap kabupaten dengan penurunan konsentrasi BOD hulu hingga 2 mg/L.

ADSORPSI ION LOGAM Pb(II) dan Cr(III) OLEH POLI 5ALLILKALIKS[4]ARENA TETRAESTER

Jurnal Manusia dan Lingkungan (Journal of People and Environment) Vol 19, No 3 (2012)
Publisher : Pusat Studi Lingkungan Hidup Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

abstrak

Film Of Chitosan-Carboxymethyl Cellulose Polyelectrolyte Complex as Methylene Blue Adsorbent

Eksakta: Jurnal Ilmu-Ilmu MIPA VOLUME 16, ISSUE 1, February 2016
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Telah dilakukan pembuatan film kompleks polielektrolit kitosan-karboksimetil selulosa (CMC) untuk pengujian pengaruh rasio volume CMC:kitosan (1:1; 3:2; 7:3). Karakterisasi film dilakukan dengan uji kuat tarik, medium asam basa, dan penyerapan air serta dilakukan uji adsorpsi terhadap biru metilen. Hasil Karakterisasi menunjukkan sifat mekanik film menurun dengan bertambahnya jumlah karboksimetil selulosa dan film stabil pada pH >4. Kondisi optimum adsorpsi diperoleh pada film F3 (ratio volume CMC:kitosan 7:3) dengan kapasitas adsorpsi sebesar 8,38×10-5 mol/g selama 30 menit.

SYNTHESIS AND BIOLOGICAL ACTIVITY EVALUATION OF C-9154 ANTIBIOTIC DERIVATIVES FROM VANILLIN

INDONESIAN JOURNAL OF PHARMACY Vol 12 No 2, 2001
Publisher : Faculty of Pharmacy Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta, Skip Utara, 55281, Indonesia

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (68.404 KB)

Abstract

This research was conducted in order to synthesize two derivatives of C-9154 antibiotic from vanillin and to evaluate their biological activities. The synthesis of these C-9154 derivatives was performed through alkylation of vanillin, preparation of the corresponding benzaldoxim, reduction of this benzaldoxim, treatment of the resulting substituted benzilamine with maleic anhydride and esterification of this C-9154 antibiotic derivative. The alkylation of vanillin was carried out using diethylsulfate and NaOH as the base to give 89% yield of ethyl vanillin. The oxim synthesis from ethyl vanillin was performed using hydroxylamine hydrochloride under alkaline condition at 50oC for 2 hours to yield 89% 4-ethoxy-3-methoxybenzaldoxim. Reduction of this benzaldoxim with metallic Na in absolute ethanol afforded 82% yield of 4-ethoxy-3-methoxybenzylamine. This benzylamine derivative was then reacted with maleic anhydride in benzene to give the acid-form of C-9154 antibiotic derivative (6) in 74% yield. Esterification of this acid conducted Jumina using absolute ethanol in the presence of concentrated sulfuric acid at reflux for 4 hours gave the ethyl ester-form of C-9154 antibiotic derivative (7) in 87% yield. Antimicrobial activity evaluation was conducted using Staphyllococcus aureus and Eschericia coli. Based on the minimum inhibition concentration (MIC) data determined using aqueous methanol as the reference, it was observed that the acid-form (6) and the ethyl ester-form (7) of C-9154 antibiotic derivative obtained respectively gave MIC values of 2000-3000 g/ml and 500-1000 g/ml respectively either towards Staphyllococcus aureus or Eschericia coli.Key words: antibiotics, vanillin, oxim, benzylamine, C-9154 derivative, antimicrobe.

PENERAPAN FREUNDLICH MODEL PADA ADSORPSI-REDUKTIF ISOTHERM AUCL4¯ DENGAN ASAM HUMAT

Jurnal PIJAR Vol 10, No 2 (2015)
Publisher : Jurnal PIJAR

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Telah dilakukan adsorpsi reduktif isotherm AuCl4¯ dengan menggunakan asam humat hasil isolasi tanah gambut Rawa Pening, Ambarawa. Isolasi dilakukan melalui perendaman alam 0,1 M NaOH dan dilanjutkan dengan pemurnian menggunakan 0,1 M HCl/0,3 M HF. Asam humat hasil isolasi dikarakterisasi menggunakan spektroskopi inframerah, ditentukan kadar abunya dan diaplikasikan untuk adsorpsi reduksi isotherm larutan AuCl4¯. Hasil karakterisasi menunjukkan bahwa asam humat hasil isolasi memiliki gugus –COOH, -OH fenolik, hidrokarbon alifatik dan aromatis dengan kadar abu sebesar 1,13%. Data adsorpsi AuCl4¯  dengan menggunakan asam humat lebih menunjukkan kecocokan dengan persamaan Freundlich di banding Langmuir, dengan harga R=0,92, n=1,7184 dan log KF= 4,1707. Reduksi Au(III) menjadi Au(0) oleh asam humat dikonfirmasi dengan munculnya puncak tajam baru dengan nilai 2θ =38, 44, 64 dan 77° yang merupakan puncak karakteristik dari partikel emas. Kata kunci: adsorpsi reduktif isotherm, AuCl4¯, asam humat, Freundlich.                                                                                   Abstract: Isotherm adsorption reductive of AuCl4¯ by using isolated humic acid of Rawa Pening peat soil, Ambarawa had been conducted. Isolation was done by soaking peat soil in 0.1 M NaOH and following by purification in 0.1M HCl/0.3 HF. The isolated humic acid was characterized using infrared spectroscopy, determined its ash contain and aplicated for isotherm adsorption reductive of AuCl4¯. FTIR spectra indicated that isolated humic acid consist of COOH group, phenolic –OH, aliphatic hydrocarbon and aromatic ring, its ash content was 1.13%. Asorption data of AuCl4¯  showed more suitable for Freundlich model than Langmuir model, with R=0,92, n=1,7184 and log KF= 4,1707. Reduction of Au(III) to Au(0) was confirmed by appearance of sharp peak at 2θ = 38, 44, 64 dan 77° as characteristic peak of gold particles.Keywords: Isotherm adsorption reductive, AuCl4¯ , humic acid, Freundlich.