Articles

Found 27 Documents
Search

ISOLASI SENYAWA ANTIOKSIDAN DARI KULIT BATANG TUMBUHAN BINJAI (Mangifera caesia) Rosyidah, Kholifatu; Siska, Siska; Astuti, Maria Dewi
Jurnal Sains dan Terapan Kimia Vol 5, No 1 (2011)
Publisher : Jurnal Sains dan Terapan Kimia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Telah dilakukan isolasi senyawa antioksidan dari kulit batang tumbuhan binjai (M. caesia). Aktivitas antioksidan senyawa hasil isolasi memiliki nilai IC50 sebesar 202,0 ppm yang lebih kecil dibandingkan dengan IC50 vitamin C sebesar 3,7 ppm.Kata kunci: binjai, M.caesia, senyawa antioksidan, isolasi
ANALISIS KETIDAKADILAN GENDER DALAM NOVEL “NAMAKU HIROKO” KARYA N.H DINI (SEBUAH KAJIAN SASTRA FEMINISME) Siska, Siska
BAHASA DAN SASTRA Vol 2, No 3 (2013)
Publisher : BAHASA DAN SASTRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (71.575 KB)

Abstract

Penelitian ini mengungkap bentuk ketidakadilan gender yang terdapat dalam novel “Namaku Hiroko” karya N.H Dini yang ditinjau melalui pendekatan feminisme Metode yang digunakan adalah metode deskriptif analitis. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dalam novel “Namaku Hiroko” didapatkan ketidakadilan gender yang termanisfestasikan ke dalam 5 bentuk yakni (1) Marginalisasi: Proses pemiskinan yang terjadi di rumah tangga yang menimpa Natsuko dan ibu oleh ayahnya, (2) Streotype: Menganggap bahwa perempuan mudah digoda dengan materi (materialistis), dan perempuan yang berbadan gemuk terlihat jelek, (3) Subordinasi:  Kedudukan perempuan yang lebih lebih rendah dari laki-laki yang terjadi dalam sektor rumah tangga yang menimpa majikan Hiroko, dan keluarga Natuko, (4) Kekerasan: Kekerasan langsung yakni tekanan fisik yang dialami oleh Hiroko, Kekerasan langsung yakni pemukulan yang dilakukan oleh suami majikan Hiroko kepada istrinya, pelacuran (prostitution) yang menimpa hostes/pelayan di bar, kekerasan terselubung yang menimpa Hiroko yang dilakukan oleh suami majikannya, dan kekerasan tidak langsung yang menimpa para hostes yang dilakukan oleh pelanggan, dan (5) Beban Ganda: Pekerjaan yang ditanggung oleh Hiroko sebagai pembantu, dan Emiko yang berproesi sebagai ibu rumah tangga sekaligus pencari nafkah.  
ANALISIS KETIDAKADILAN GENDER DALAM NOVEL “NAMAKU HIROKO” KARYA N.H DINI (SEBUAH KAJIAN SASTRA FEMINISME) Siska, Siska
BAHASA DAN SASTRA Vol 2, No 2 (2013)
Publisher : BAHASA DAN SASTRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (71.575 KB)

Abstract

Penelitian ini mengungkap bentuk ketidakadilan gender yang terdapat dalam novel “Namaku Hiroko” karya N.H Dini yang ditinjau melalui pendekatan feminisme Metode yang digunakan adalah metode deskriptif analitis. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dalam novel “Namaku Hiroko” didapatkan ketidakadilan gender yang termanisfestasikan ke dalam 5 bentuk yakni (1) Marginalisasi: Proses pemiskinan yang terjadi di rumah tangga yang menimpa Natsuko dan ibu oleh ayahnya, (2) Streotype: Menganggap bahwa perempuan mudah digoda dengan materi (materialistis), dan perempuan yang berbadan gemuk terlihat jelek, (3) Subordinasi:  Kedudukan perempuan yang lebih lebih rendah dari laki-laki yang terjadi dalam sektor rumah tangga yang menimpa majikan Hiroko, dan keluarga Natuko, (4) Kekerasan: Kekerasan langsung yakni tekanan fisik yang dialami oleh Hiroko, Kekerasan langsung yakni pemukulan yang dilakukan oleh suami majikan Hiroko kepada istrinya, pelacuran (prostitution) yang menimpa hostes/pelayan di bar, kekerasan terselubung yang menimpa Hiroko yang dilakukan oleh suami majikannya, dan kekerasan tidak langsung yang menimpa para hostes yang dilakukan oleh pelanggan, dan (5) Beban Ganda: Pekerjaan yang ditanggung oleh Hiroko sebagai pembantu, dan Emiko yang berproesi sebagai ibu rumah tangga sekaligus pencari nafkah.
TEACHING READING BY USING COMBINATION OF SELF QUESTIONING STRATEGY AND NOTE TAKING STRATEGY AT JUNIOR HIGH SCHOOL Febrianti, Ria; Siska, Siska
Pendidikan Bahasa Inggris Vol 2, No 1 (2013): Jurnal Mahasiswa Prodi Pendidikan Bahasa Inggris
Publisher : Pendidikan Bahasa Inggris

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Dalam proses belajar mengajar Bahasa Inggris diperlukan adanya suatu teknik pengajaran yang tepat dan efektif. Pengajaran yang tepat dan efektif sangat membantu siswa untuk lebih meningkatkan kemampuan mereka didalam belajar. Namun, tingkat pemahaman siswa terhadap Bahasa Inggris tidak hanya dapat ditingkatkan melalui teknik pelajaran tapi juga diperlukan suatu strategi yang efektif dalam mengevaluasi kemampuan siswa untuk memahami teks yang dibaca. Dengan menggunakan Self Question Strategy and Note Taking Strategy dalam mengevaluasi kemampuan siswa, guru dapat mengetahui tingkat kemampuan dan pemahaman siswa terhadap materi pelajaran atau teks yang telah diberikan.Dalam strategi ini guru menggunakan Self Question strategy yaitu dengan memberikan sebuah teks narrative kepada siswa kemudian guru meminta siswa untuk membuat pertanyaan sendiri berdasarkan teks yang diberikan sebelumnya, dari pertanyaan yang dibuat oleh siswa tersebut guru menggunakan Note Taking Strategy yaitu meminta siswa memasukkan pertanyaan-pertanyaan yang telah dibuat sebelumnya dalam sebuah grafik, kotak, dan  lain-lain. Kombinasi strategi ini tidak hanya membantu guru dalam mengetahui kemampuan siswa tapi juga dapat meningkatkan kemampuan siswa dalam memahami suatu bacaan. Makalah ini diharapkan mampu memberikan masukan yang efektif bagi guru, khususnya Bahasa Inggris untuk mengetahui kemampuan yang dimiliki oleh siswa dan tingkat pemahaman siswa dalam memahami suatu teks yang diberikan.
TEACHING WRITING BY COMBINING BRAIN WRITING STRATEGY AND QUICK WRITE STRATEGY FOR SENIOR HIGH SCHOOL STUDENTS Oviansha, Mailida; Siska, Siska
Pendidikan Bahasa Inggris Vol 2, No 2 (2013): Jurnal Mahasiswa Bahasa Inggris Genap 2012-2013
Publisher : Pendidikan Bahasa Inggris

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKMenulis adalah salah satu keterampilan yang penting dalam Bahasa Inggris yang harus diajarkan oleh seorang guru kepada siswanya. Menulis merupakan proses untuk mengembangkan ide untuk dijadikan sebuah tulisan yang mengandung makna dan arti. Maka dari itu penulisan makalah ini bertujuan untuk membantu guru dalam mengatasi salah satu permasalahan yang ada dalam pengajaran menulis (Writing) pada siswa Sekolah Menengah Atas (SMA). Selain itu makalah ini juga dimaksudkan untuk menjelaskan aplikasi strategi Brain Writing and Quick Write dalam pemahaman sebuah teks recount agar menjadi daya tarik tersendiri bagi siswa siswi dalam menulis teks Bahasa Inggris.Dalam makalah ini penulis membahas bagaimana mengajarkan writing dengan menggabungkan dua strategi yaitu Brain Writing dan Quick Write Strategy. Dalam aplikasinya, guru menggunakan Brain Writing, adapun langkah-langkah strategi ini guru menyiapkan sebuah topik kepada siswa. Kemudian siswa diminta untuk mengeluarkan beberapa ide mengenai topik tersebut. Kemudian strategy yang kedua yaitu Quick Write Strategy, disini guru sebagai fasilitator untuk memandu siswa dalam menulis dan mempermudah siswa untuk mengembangkan ide-ide tersebut kedalam sebuah paragraph atau tulisan. Dengan diterapkan strategi ini, siswa dapat meningkatkan pemahaman mereka dalam menulis. Hal ini juga diharapkan untuk tercapainya tujuan pembelajaran menulis pada siswa Sekolah Menengah Atas (SMA).
TEACHING READING BY USING TABLEAU STRATEGY FOR SENIOR HIGH SCHOOL STUDENTS Manda, Suci Reska; Siska, Siska
Pendidikan Bahasa Inggris Vol 2, No 1 (2013): Jurnal Mahasiswa Prodi Pendidikan Bahasa Inggris
Publisher : Pendidikan Bahasa Inggris

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Membaca adalah sebuah keahlian yang sangat dibutuhkan oleh siswa dalam hal menegembangkan ilmu pengetahuan. Pentingnya reading skill mengharuskan guru untuk mampu mengembangkan dan juga meningkatkan kemampuan reading siswa khususnya dalam pelajaran bahasa Inggris.Dalam hal ini, penggunaan sebuah strategi pembelajaran menjadi salah satu rujukan terbaik yang dapat dilakukan oleh seorang guru bahasa Inggris. Oleh sebab itu, makalah ini membahas sebuah strategi yang digunakan untuk reading skill. Strategi tersebut adalah Tableau strategy. Tableau adalah sebuah strategi yang digunakan dalam pengajaran reading dimana siswa akan memerankan karakter yang terdapat dalam cerita secara berkelompok. Siswa akan membuat sebuah skrip drama. Namun, ini tidak sepenuhnya sama dengan drama karena siswa berperan ketika siswa yang lain diam dan tidak boleh memerankan apapun. Dengan kata lain, siswa harus benar-benar memperhatikan penampilan teman lainnya. Kemudian, guru akan dapat mengukur kemampuan siswa dari tampilan Tableau mereka. Melalui strategi ini, siswa tidak hanya diberikan kesempatan untuk berekspresi tapi juga untuk memahami teks dengan cara yang menyenangkan.
TEACHING READING COMPREHENSION BY COMBINING PREDICT, LOCATE, ADD, NOTE (P.L.A.N) AND SNOWBALL FIGHT STRATEGY AT THE SENIOR HIGH SCHOOL Yanda, Sisra; Siska, Siska
Pendidikan Bahasa Inggris Vol 2, No 2 (2013): Jurnal Mahasiswa Bahasa Inggris Genap 2012-2013
Publisher : Pendidikan Bahasa Inggris

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Makalah ini bertujuan untuk membantu mengatasi salah satu permasalahan yang dihadapi oleh siswa maupun guru yang ada dalam pengajaran membaca (reading) pada sekolah menengah atas (SMA). Selain itu, makalah ini juga dimaksudkan sebagai masukan ataupun pedoman bagi guru-guru bahasa inggris dalam melaksanakan pengajaran reading sehingga siswa bisa lebih memahami materi yang diberikan guru khususnya recount text. Dalam makalah ini, penulis membahas bagaimana cara mengajarkan reading dengan mengkombinasikan dua strategi yaitu strategi P.L.A.N dan strategi Snowball Fight. Kombinasi dari dua strategi ini diharapkan dapat membantu siswa dalam membaca dan juga memudahkan siswa untuk memahami isi bacaan secara baik. Strategi P.L.A.N dapat membantu siswa dalam memahami bacaan dengan membuat sebuah graphic organizer dan ringkasan bacaan berdasarkan pemahaman mereka masing-masing. Kemudian pada strategi Snowball Fight, melanjutkan prosedur dari strategi P.L.A.N yang mana masing-masing siswa membuat bola (snowball) yang berisikan ringkasan  tentang materi yang telah mereka pelajari, kemudian siswa membuat lingkaran di dalam kelas dan setiap siswa melemparkan bola mereka ke tengah- tengah lingkaran.  Kemudian mendiskusikan isi ringkasan dengan guru dan teman kelas. Tujuan dari penggabungan dua strategi ini agar siswa menjadi lebih aktif, antusias dan semangat dalam membaca. Penulis berharap agar gabungan dari strategi ini bisa menjadi panduan bagi guru dalam mengajar membaca recount text.
TEACHING READING BY COMBINING OF X MARKS THE SPOT STRATEGY AND TEXT RENDERING STRATEGY AT JUNIOR HIGH SCHOOL Nurhasanah, Dedeh Siti; Siska, Siska
Pendidikan Bahasa Inggris Vol 2, No 2 (2013): Jurnal Mahasiswa Bahasa Inggris Genap 2012-2013
Publisher : Pendidikan Bahasa Inggris

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Keahlian membaca merupakan sebuah keahlian yang harus dimiliki oleh setiap siswa termasuk siswa sekolah menengah pertama dengan mempertimbangkan banyaknya keuntungan dari membaca. Membaca selain dapat menambah ilmu pengetahuan membaca juga dapat menjadi sebuah hiburan bagi para pembaca. Akan tetapi, kemampuan membaca yang harus dimiliki oleh setiap siswa tidak dapat berkembang dengan mudah khususnya untuk bahasa asing seperti bahasa inggris. Oleh sebab itu, untuk meningkatkan kemampuan membaca tersebut, penulis mengajukan sebuah gagasan baru dengan mengkombinasikan dua strategi yang digunakan dalam satu kali pengajaran. Strategi tersebut adalah X Marks The Spot Strategi Dan Text Rendering Strategi.Pada umumnya, kedua strategi ini mempunyai tujuan yang sama dalam meningkatkan kemampuan membaca, dimana strategi – strategi ini menuntun siswa untuk dapat menemukan gagasan yang terpenting atau utama dari teks bacaan yang sedang dipelajari. X Marks The Spot Strategi dapat digunakan untuk mengidentifikasi suatu hal yang terpenting, menarik, dan yang membingungkan. Kemudian akan dibuat kedalam sebuah kolom. Sedangkan Text Rendering Strategi juga dapat diterapkan melalui penentuan sebuah kalimat, prase, dan sebuah kata. Yang mana nantinya siswa akan dapat menentukan mana kalimat, prase dan kata yang berbentuk penting, menarik dan juga yang membingungkan bagi mereka, dan akan di masukkan kedalam sebuah kolom yang nantinya akan dibahas kedalam sebuah kelompok-kelompok  kecil. Jadi diharapkan dengan kombinasi ini, pemahaman siswa terhadap teks akan lebih mudah ditingkatkan dan siswa dapat memahami cara-cara yang dapat dilakukan untuk menentukan gagasan sebuah teks bacaan dengan mudah.   
THE EFFECT OF USING THINK WHILE AFTER STRATEGY (TWA) STRATEGY TOWARD STUDENT’S READING COMPREHENSION (At stated of Eighth Grade Junior High School 09 Aur Duri Padang) Simbolon, Puspa Sari; Siska, Siska; Analido, Belinda
Pendidikan Bahasa Inggris Vol 2, No 2 (2013): Jurnal Mahasiswa Bahasa Inggris Genap 2012-2013
Publisher : Pendidikan Bahasa Inggris

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Penelitian  ini  bertujuan  untuk  melihat  pengaruh  dari  penggunaan  THINK  WHILE  AFTER Strategi      sebagai   strategi   dalam   pengajaran   bahasa   Inggris   khususnya   pemahaman   membaca. Penelitian ini menggunakan dua kelas yang terdiri dari kelas eksperimen dan kelas control. Pada kelas eksperimen penelitian dilakukan dengan memberikan  treatment  yang menggunakan  THINK WHILE AFTER Strategi. Sedangkan pada kelas control penelitian dilakukan dengan  memberikan treatment yang menggunakan QAR (Question Answer Relationship) Strategi. Populasi penelitian adalah semua kelas delapan SMPN 09 Aur Duri Padang tahun ajaran 2012/2013 yaitu siswa kelas delapan yang berjumlah250 siswa terbagi dalam 7 kelas. Peneliti menentukan sampel berdasarkan uji homogenitas dan normalitas terhadap semua dari populasi, dinyatakan peneliti mendapatkan kelas yang relevan tingkat homogenitasdan  normalitasnya  yaitu  kelas  VIII  2  dan  VIII  4.  Dengan  menggunakan  flipping  coin,  penelitimendapatkan kelas VIII 2 sebagai kelas eksperimen dan VIII 4 sebagai kelas kontrol. Treatment  yang diberikan terhadap kelas eksperimen dan kelas kontrol adalah sebanyak enam kali pertemuan. Materi yang   diberikan berkaitan dengan jenis teks (genres) berdasarkan silabus. Instrument yang digunakan adalah tes tertulis yang bersifat pilihan ganda yang terdiri dari 12 teks yang berbentuk teks Narrative. Untuk melihat kelayakan soal, peneliti melakukan tes uji coba pada kelas berbeda,  yaitu  kelas  VIII  1  dan  selanjutnya  “Pre-Test”  dan  “Post-Test”  diberikan  kepada  kelas eksperimen  dan    kelas    kontrol.  Hasil    analisis    data  yang    menggunakan    rumus  dari  Sudjana menunjukkan   bahwa adanya   peningkatan   nilai setelah perlakuan diberikan dikelas eksperimen yaitu VIII 2.  Dengan  pengujian statistik  didapatkan  bahwa adanya perbedaan antara kelas eksperimen dan kelas kontrol. Hal ini berarti ada pengaruh THINK WHILE AFTER Strategi sebagai strategi dalam peningkatan pemahaman siswa dalam membaca. Dimana  perbandingannya T hitung lebih besar dari T table yaitu 2.06 > 1.98.  
TEACHING VOCABULARY BY USING VISUAL AUDITORY KINESTHETIC TACTILE METHOD AT GRADE THREE OF ELEMENTARY SCHOOL STUDENTS ELVIANA SALELEUBAJA, VERA IRA; SISKA, SISKA
Pendidikan Bahasa Inggris Vol 2, No 2 (2013): Jurnal Mahasiswa Bahasa Inggris Genap 2012-2013
Publisher : Pendidikan Bahasa Inggris

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKKosa kata adalah salah satu unsur yang sangat penting untuk dipelajari olehsiswa dalam belajar Bahasa Inggris. Kosa kata digunakan untuk membaca, menulis, mendengar dan berbicara yaitu untuk membentuk suatu kalimat dalam pembicaraan. Namun, ada permasalahan yang ditemukan pada siswa  dalam pelajaran Bahasa Inggris. Hal ini disebabkan oleh beberapa masalah seperti: siswa sulit mengingat dan menghafal kosa kata sehingga siswa kurang termotivasai  didalam belajar Bahasa Inggris dan akhirnya siswa sulit mengerti dan memahami apa yang mereka pelajari. Mereka juga tidak mempunyai kepercayaan diri untuk menyebutkan kosa kata yang dipelajari, akhirnya mereka tidak bisa mengekspresikan ide mereka pada saat menulis dan berbicara. Dalam makalah ini penulis mencoba menguraikan salah satu metode pengajaran kosa kata agar siswa termotivasai dan bisa memperkaya kosa kata. Metode tersebut adalah Visual Auditory Kinesthetic tactile Method ini adalah sebuah metode dimana siswa mengingat kata dengan memberikan daftar kata dan gambar, kemudian guru memberikan contoh bagaimana cara mengeja kata tersebut. Setelah itu, guru menyuruh siswa untuk menghafalkan kata yang diberikan. Jika siswa telah hafal, maka guru akan memberikan gambar tentang hewan  dan siswa diminta untuk mencari nama dari gambar tersebut.