Abdul Rahman Singkam
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents
Articles

Found 3 Documents
Search

Komunitas Ikan Karang Di Perairan Pulau Tikus Bengkulu

GRADIEN Vol 8, No 2 (2012): (Juli 2012)
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pulau Tikus adalah pulau karang yang terletak sekitar 90 mil dari pantai Kota Bengkulu ke arah Samudera Hindia. Kondisi terakhir menunjukkan Pulau Tikus mengalami degradasi terumbu karang yang sangat hebat. Berdasarkan hal ini, maka dilakukan kajian awal untuk menginventarisasi jenis-jenis ikan karang yang berasosiasi dengan terumbu karang di Pulau Tikus. Pengambilan data parameter fisika-kimia perairan dilakukan pada tiga stasiun yang dianggap mewakili kondisi lingkungan perairan Pulau Tikus. Data ikan karang diperoleh dengan metode sensus terhadap semua jenis ikan karang yang ditangkap. Identifikasi dilakukan di Kebun Biologi JPMIPA FKIP dengan mengacu pada beberapa buku panduan identifikasi ikan karang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara umum kondisi perairan di sekitar Pulau Tikus dapat dikategorikan sebagai kondisi masih sangat baik. Pengecualian ditemukan pada parameter kecerahan yang sangat rendah pada perairan antara Pulau Tikus dengan Pesisir Kota Bengkulu. Ada 33 jenis dari 20 famili ikan karang yang ditemukan dalam penelitian ini. Dua dari 20 famili yang ditemukan yaitu Scorpaenidae dan Dasyatidae merupakan kelompok ikan berbisa tinggi (deathfull venomous fishes). Salah satu jenis dari famili Scorpaenidae, Pterois volitans merupakan komoditas ikan hias ekspor bernilai tinggi.

Morphometric Diversity and cytochrome genes b Mitochondrial DNA Ompok hypopthalmus in the Batang Hari Watershed.

Biospecies Vol 11 No 2 (2018): Volume 11, No.2, July, 2018
Publisher : University of Jambi

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research aims to analyse the variation on morphometric and cytochrome b (cyt b) DNA mitocondria gene of Ompok hypopthalmusin Batang Hari river. Cyt b DNA mitocondria gene was amplified by polymerase chain reactionand targeted1104bp nucleotids. The results show there is no significant differentiation on morphometric structure of the samples. This result is consistent for both of morphometric (p=0.96) and index (p=0.99). Amplification of cyt b DNA mitocondria gene generates927 bp nucleotids with cytosin as the majour component and guanin as the lowest. Only one nucleotide(0.11%) is vary among all the sequences i.e.883thof the partial cyt b gene. The 883th nucleotidein O. hypopthalmus Simpang and Sungai Bengkal is guanin, while inMandiangin dan Pelayangan is adenin. This subtitution occured on the first codon and changed the 295th putative amino acid ofcyt b gene. The putative amino acid in O. hypopthalmus Simpang-Sungai Bengkal is alanina (GCC), while inMandiangin-Pelayangan is treonina (ACC).

Keragaman jenis dan struktur morfometrik Kryptopterus spp. di Sungai Batang Hari [Diversity and morphometric structure of Kryptopterus spp. on Batang Hari River]

Jurnal Iktiologi Indonesia Vol 11, No 1 (2011): Juni 2011
Publisher : Masyarakat Iktiologi Indonesia (MII )

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (433.795 KB)

Abstract

The systematic of Kryptopterus has developed significantly. The latest research on Kryptopterus diversity in Batang Hari River was done on 2003. Environmental changes for the last seven years have a high possibility to change the variety composition. The aims of this research were to update the Kryptopterus data and to test the availability of specific way to identify a new Kryptopterus. Morphometric data was measured for 12 characters plus one character from calculation. Based on the 13 characters, the 13 morphometric indexes were calculated. The result shows that the variety of Kryptopterus, which still be found along Batanghari River, were K. limpok, K. micronema, K. kryptopterus, K. bicirrhis and K. apogon. The variety of Kryptopterus can be differentiated by morphometric index. K. limpok was identified by a higher body than other Kryptopterus and K. bicirrhis was identified by a thicker tail. AbstrakSistematika pada genus Kryptopterus berkembang sangat cepat. Penelitian terakhir tentang keragaman Kryptopterus di Sungai Batang Hari dilakukan tahun 2003. Perubahan kondisi lingkungan dalam rentang waktu tujuh tahun (2003-2010) diduga telah mengubah komposisi jenis-jenis Kryptopterus di daerah aliran Sungai Batang Hari. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan data terbaru anggota dari jenis-jenis Kryptopterus yang masih ditemukan di Sungai Batang Hari dan untuk menguji ada atau tidaknya indeks khusus penciri spesies dalam genus Kryptopterus. Data morfometrik diukur untuk 12 karakter dan ditambahkan satu karakter hasil penghitungan. Berdasarkan 13 karakter tersebut dihitung 13 indeks morfometrik. Hasil penelitian menemukan jenis Kryptopterus yang masih ditemukan di daerah aliran Sungai Batang Hari adalah K. limpok, K. micronema, K. kryptopterus, K. bicirrhis, dan K. apogon. Jenis-jenis Kryptopterus dapat dipisahkan berdasarkan indeks morfometrik. K. limpok dicirikan dengan tubuh yang lebih tinggi dibanding anggota Kryptopterus lainnya. K. bicirrhis dicirikan dengan ekor yang lebih tebal (tinggi).