Marzuki Silalahi
Unknown Affiliation

Published : 6 Documents
Articles

Found 6 Documents
Search

Perancangan Program Aplikasi Kriptosistem Menggunakan Algoritma Square Yang Dimodifikasi Dan Fungsi Hash Sha-1 Silalahi, Marzuki; P., Tumpal; Susanti, Herlina
Jurnal Ilmu Komputer Vol 4, No 2 (2006)
Publisher : Jurnal Ilmu Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Security and confidentiality of data or information has become an important issue within each person or in an organization. Especially, if this concerned data  is in a computer connected with public network, such as LAN. The data will be vulnerable of computer crime done by unauthorized person. This article will discussed about designing a cryptographic application by using a combination between symmetric algorithm SQUARE and hash function SHA-1, to provide not only security but also authenticity in message delivery through network. Symmetric algorithm SQUARE with 128 bits key length will provide security of message delivery through network, by encrypting the message into an incomprehensible form, so it can not be accessed by unauthorized person, only by the one who also knows  the key. While using a hash algorithm SHA-1 (Secure Hash Algorithm), user can produce message digest and use it as a digital signature of the message which provide authenticity, by then user will know if the message is really come from a trusted person.Keywords: Cryptosystem, SQUARE, SHA-1, Message Authentication, Conventional Encryption, Computer Security, Digital Signature, Hash Algorithm, Symmetric-Key Algorithm, Public-Key Encryption.
Perancangan Program Aplikasi Kriptografi Menggunakan Algoritma Mars Dengan Modus Ecb Silalahi, Marzuki; P., Tumpal; Deby, Deby
Jurnal Ilmu Komputer Vol 5, No 1 (2007)
Publisher : Jurnal Ilmu Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu cara yang digunakan untuk pengamanan data adalah menggunakan sistem kriptografi. Namun sejalan dengan perkem-bangan ilmu penyandian atau kriptografi, usaha-usaha untuk memperoleh kunci tersebut dapat dilakukan oleh siapa saja, termasuk pihak yang tidak sah untuk memiliki informasi tersebut. Melalui perancangan ini, akan dibahas mengenai kriptografi menggunakan algoritma MARS dengan modus ECB. MARS sebagai salah satu kandidat AES, memiliki kelebihan mempunyai keamanan dan kecepatan yang tinggi. Hal ini menjadikan MARS sebagai pilihan terbaik untuk enkripsi yang diperlukan oleh dunia informasi menuju abad berikutnya. Algoritma MARS menggunakan kunci 128 bit dan proses enkripsinya terdiri dari 32 round. Waktu proses enkripsi pada algoritma ini berjalan pada 85 Mbit per detik. Perancangan program ini juga menyediakan unit sarana pengiriman file, baik untuk file yang telah dienkripsi maupun jenis file biasa. Namun ruang lingkup pengirimannya terbatas pada jaringan Local Area Network. Pengujian telah dilakukan dan program MARS ini dapat dijamin dan dipercaya keamanannya.Kata Kunci: Kriptografi, MARS, Modus ECB
PENGARUH JENIS PADUAN MIKRO Fe-Cr HASIL METODE ULTRASONIK PADA PEMBENTUKAN BONGKAH PADUAN Fe-Cr MELALUI SINTERING DUA TAHAP Silalahi, Marzuki; Untoro, Pudji; Suharno, Bambang; Harjanto, Sri
Jurnal Sains Materi Indonesia Vol 15, No 3: APRIL 2014
Publisher : BATAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1108.741 KB) | DOI: 10.17146/jsmi.2014.15.3.4353

Abstract

PENGARUH JENIS PADUAN MIKRO Fe-Cr HASIL METODE ULTRASONIK PADA PEMBENTUKAN BONGKAH PADUAN Fe-Cr MELALUI SINTERING DUA TAHAP. Fe-Cr adalah paduan yang memiliki ketahanan pada suhu tinggi dan potensial digunakan sebagai interkonek pada sel bakar Solid Oxide Fuel Cell (SOFC). Pada penelitian ini telah dilakukan sintesis bongkah paduan Fe-Cr dengan menggunakan serbuk paduan mikro Fe-Cr hasil sintesis dengan metode ultrasonik. Metode ultrasonik dimanfaatkan untuk sintesis paduan mikro Fe-Cr melalui penggunaan gelombang suara ultrasonik. Langkah yang dilakukan adalah konsolidasi partikel paduan mikro Fe-Cr melalui kompaksi tanpa lubrikan, kemudian dalam kapsul kaca kuarsa dilakukan proses sintering sampai 1000 oC selama 1 jam, lalu dilanjutkan sintering hingga 1300 oC selama 2 jam, lalu didinginkan dalam tungku. Karakterisasi struktur mikro dilakukan dengan Scanning Electron Microscopy (SEM), Energy Dispersive X-Ray Spectroscopy (SEM-EDS), X-Ray Diffraction (XRD) disertai analisis dengan metode Rietveld dan pengukuran densitas sesungguhnya. Partikel paduan mikro Fe-Cr seutuhnya lebih stabil dan konsisten dalam pembentukan fasa bongkah paduan Fe-Cr melalui sintering bertahap. Diperoleh bongkah paduan Fe-Cr homogen tanpa oksida.
Synthesis and Corrosion Test of Magnesium Zinc-5% Hydroxyapatite (MgZn-5% wt.Hap) Biocomposites as a Bone Biodegradable Implant Material Sitompul, Henni; Dahlan, Kiagus; Noviana, Deni; Silalahi, Marzuki; Sukaryo, Sulistioso Giat; Gunanto, Yohanes Edi
Jurnal Fisika dan Aplikasinya Vol 15, No 1 (2019)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, LPPM-ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (904.498 KB) | DOI: 10.12962/j24604682.v15i1.3797

Abstract

In recent years, development of magnesium (Mg) as biodegradable implant very rapidly in orthopedic applications. This is due to its young’s modulus close to young modulus of natural bone. However, Mg implants demonstrate higher biological activity which could cause high degradation rate in human bio-environment. Consequently, needed to develop Mg-based alloys with superior corrosion performance. In the present study, it has been attempted to develop biocomposite of Magnesium Zinc-5% Hydroxyapatite (MgZn-5%HAp) as biodegradable bone implant. The biocomposites were prepared by adding 5wt.% powders to MgZn powder and then were sintered at temperature 350 oC in vacuum furnace for holding an hour. The characterization of MgZn-5wt%HAp biocomposite was examined by Scanning Electron Microscopy with Energy Dispersive Spectroscopy (SEM/EDS) and X-ray diffraction (XRD) while corrosion tested by potensiostat. The SEM / EDS and XRD results indicated that some of the Zn atoms have dissolved in Mg to form a MgZn solid solution. The SEM results also showed that the MgZn-5%HAp biocomposite has a microstructure with a matrix Mg and HAp at the grain boundary. The presence of HAp in the sample resulted in a smaller crystallite size and corrosion rate compared to  the one with MgZn alloy.
SINTESIS PADUAN Co-Cr MENGGUNAKAN METODE ULTRASONIK Silalahi, Marzuki; Rahayu, Dena Nadya; Sugeng, Bambang; Aziz, Ferhat; Sukaryo, Sulistioso Giat
Jurnal Sains Materi Indonesia Vol 19, No 3: April 2018
Publisher : Center for Science & Technology of Advanced Material - National Nuclear Energy Agency of

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (162.304 KB) | DOI: 10.17146/jsmi.2018.19.3.4500

Abstract

Paduan Co-Cr merupakan material tahan suhu tinggi dan tahan korosi. Penelitian ini bertujuan mensistesis serbuk paduan Co-Cr dengan metode ultrasonik, kemudian dilanjutkan dengan proses sintering dalam kapsul kaca kuarsa. Iradiasi ultrasonik yang digunakan pada frekuensi 20 kHz dan amplitudo 40 % dengan komposisi Co : Cr sebesar 80 : 20.Waktu perlakuan sonikasi adalah selama 0 jam, 3 jam, 6 jam, 12 jam, 24 jam, dan 48 jamdalam larutan etanol. Setelah sonikasi selama 48 jam, fasa FCC dari Co mulai bertransformasi menjadi fasa HCP. Perlakuan ultrasonik terhadap campuran Co-Cr juga memberikan efek pengurangan ukuran partikel. Parameter kisi serbuk setelah ultrasonikasi 48 jam adalah: untuk HCP-Co a = b = 0,25074 nmdan c = 0,40699 nm, untuk FCC-Co a = b = c = 0,35411nm, dan untuk BCC-Cr a=b=c=0.28827 nm. Perlakuan ultrasonik selama 48 jam menhasilkan pembentukan paduan Co-Cr dengan persentasi berat sebesar 25,2124. Hasil sintering padatan Co-Cr menunjukkan parameter kisi HCP-Co memiliki nilai yaitu a = b = 0,25230 nm dan c=0,41223 nm, dan FCC-Co a = b = c = 0,35232 nm. Terbentuknya microalloying CoCr diindikasikan dari hasil EDS, teramati partikel yang mempunyai komposisi Co : Cr = 71,25 : 24,45. Paduan Co-Cr yang terbentuk setelah sintering pada 1300 oC adalah sebesar 15,33416 %berat.
ULTRASONIC TREATMENT EFFECT ON THE CONSOLIDATION OF Fe-Cr PARTICLE MIXTURES AFTER COMPACTION AND SINTERING PROCESS Silalahi, Marzuki; Untoro, Pudji; Suharno, Bambang; Harjanto, Sri
Metalurgi Vol 29, No 2 (2014): Metalurgi Vol.29 No.2 Agustus 2014
Publisher : Pusat Penelitian Metalurgi dan Material - LIPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (449.765 KB) | DOI: 10.14203/metalurgi.v29i2.289

Abstract

ULTRASONIC TREATMENT EFFECT ON THE CONSOLIDATION OF Fe-Cr PARTICLEMIXTURES AFTER COMPACTION AND SINTERING PROCESS. Fe-Cr microalloys which obtained byultrasonic method are the initial cores for the consolidation process. Therefore its facilitate the formation of thehomogeneous bulk of Fe-Cr alloy with a stable phase. In this research, the synthesis of bulk of Fe-Cr alloy fromthe particles mixture of (Fe+Cr) as the ultrasonic treatment results has been carried out. The particlesconsolidation has been carried out through a process of compaction without adding any lubricants and followedby sintering process in the quartz glass capsules by using induction furnace at 1300 °C. Consolidation of mixtureof Fe-Cr particles that have not undergone previous ultrasonic treatment is also made for a comparison. Theinvestigation by using the SEM (scanning electron microscope)- and density measurements method werepreformed on the Fe-Cr green powders compaction. The bulk of Fe-Cr alloys that are produced trough sinteringprocess was observed using SEM-EDS (energy dispersive spectroscopy), XRD (x-ray diffraction), and densitymeasurements method. The bulk of Fe-Cr alloy prepared with ultrasonically treated Fe-Cr microalloy powders,is more homogeneous in composition and has a better phase stability in comparison to Fe-Cr powders preparedwithout the ultrasonic treatment. Production of bulk Fe-Cr alloy in quartz glass capsule during the sinteringprocess has produced Fe-Cr alloy without oxides.