Articles

Found 11 Documents
Search

Pendeteksi Kemiripan Dokumen (PKD) Menggunakan POSI (Percentage OF Similarity) Dengan Algoritma Genetika Sihombing, Poltak
SNATIKA Vol 1, No 1 (2011): SNATIKA 2011
Publisher : APTIKOM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (71.575 KB)

Abstract

AbstrakDalam paper ini, penulis mengembangkan suatu formula POSI (Persentage Of Similarity) dengan Algortima Genetika (Genetic Algorithm, GA) untuk menemukan nilai kemiripan dokumen yang diperoleh dari suatu database. Kemiripan ini didasakan pada jumlah keyword (katakunci) yang ditemukan dan berkompetisi menggunakan GA. Sebagai data testing penulis menggunakan database dari koleksi jurnal, paper dan proceeding dari BATAN (Badan Tenaga Atom Nasional) ditambah beberapa tesis (skripsi) mahasiswa sebagai benchmark data-set. Penulis memodifikasi keyword dari koleksi dokumen tersebut menjadi bentuk kromosom dengan maksud untuk mendapatkan nilai kemiripan yang paling optimum untuk diseleksi berdasarkan fitness kromosom. Penulis mengembangkan sebuah prototype mesin pencari dokumen yang disebut sebagai Pendeteksi Kemiripan Dokumen (PKD). PKD ini dapat dimanfaatkan untuk berbagai jenis database sesuai dengan keperluan yang dibutuhkan.Kata Kunci: database, optimasi, kemiripan, POSI, GA
Perancangan Error Detection System And Error Correction System Menggunakan Metode Hamming Code Pada Pengiriman Data Text Lubis, Ahmad Alfi Albar; Sihombing, Poltak; Sani, Arman
Alkhawarizmi Vol 1, No 1 (2012): Jurnal Alkhawarizimi
Publisher : Alkhawarizmi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (371.835 KB)

Abstract

Sistem pengiriman data pada saat ini masih kurang maksimal dan sering terjadi kesalahan dalam proses pengirimannya. Sebagian besar sistem pengiriman data sekarang ini belum dapat mengurangi kesalahan pada pengiriman. Pada penelitian ini akan dirancang sebuah aplikasi Error Detection System and Error Correction System Pada Pengiriman Data Text. Metode yang penulis gunakan dalam perancangan sistem ini adalah metode Hamming Code. Sistem ini dapat menampilkan pesan error yang sudah dideteksi kesalahannya dan kemudian dikoreksi kesalahannya. Aplikasi ini dirancang dengan menggunakan Visual Basic (VB). Dari hasil pengujian sistem ini data yang akan dikirimkan akan dideteksi terlebih dahulu,setelah terdeteksi jika ada kesalahan maka aplikasi akan mengkoreksi kesalahan yang telah terdeteksi. Hasil pengujian menunjukkan bahwa error yang terjadi pada saat pengiriman data, dikarenakan kesalahan pada bit-bit yang dikirim,maka terjadilah error.
Sistem Perparkiran Secara Visual Map Berbasis Local Area Network Alpiriyandi, Alpiriyandi; Sihombing, Poltak; Sitompul, Dahlan
Alkhawarizmi Vol 1, No 1 (2012): Jurnal Alkhawarizimi
Publisher : Alkhawarizmi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (481.305 KB)

Abstract

Sistem perparkiran yang ada pada saat ini masih kurang maksimal dalam pemanfaatan lahan parkir dan efisiensi waktu. Banyak sistem perparkiran yang ada sekarang belum dapat menangani berbagai permasalahan yang ada. Pada penelitian ini, akan dirancang sebuah sistem perparkiran yang ditampilkan secara visual berbasis Local Area Network (LAN) dengan menggunakan metode Single Phase-Single Channel. Sistem ini dapat menampilkan lahan parkir secara visual sehingga memudahkan operator untuk mengetahui lahan parkir yang kosong. Selain itu sistem ini juga akan dirancang agar waktu pencarian lahan parkir oleh pengguna parkir tidak membutuhkan waktu lama
Pengolahan File dan Pendeteksian File yang Dicurigai Adanya Virus dengan Metode Mime Type Ginting, Emilia Santi Flora; Sihombing, Poltak; Harahap, Agus Salim
Alkhawarizmi Vol 1, No 1 (2012): Jurnal Alkhawarizimi
Publisher : Alkhawarizmi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (482.893 KB)

Abstract

Saat ini internet tidak hanya digunakan untuk berkomunikasi dengan user lain yang terhubung dengan jaringan internet, tetapi juga dapat melakukan penyimpanan file yang diinginkan lewat internet dan dapat dibagikan atau di-share kepada user lain yang disebut dengan sharing file. User juga diberi kesempatan untuk mengolah file-file yang disimpan di web server, seperti mengubah, menyimpan,atau menghapus file. Banyaknya file yang masuk ke dalam web server dapat menyebabkan file-file yang mencurigakan ikut masuk pada saat file di-upload yang dapat menyebabkan kerusakan pada sistem. Untuk itu diperlukan suatu pengamanan dengan cara menseleksi tipe file apa saja yang dapat masuk ke web server pada saat file di-upload dengan menggunakan fungsi  MIME type (Multipurpose Internet Mail Extension). MIME type adalah mekanisme untuk mengirim berbagai informasi seperti text, aplikasi, gambar, suara, video, dan lain-lain agar browser tidak salah menterjemahkan konten yg diterima dengan menggunakan bantuan fungsi PHP. Dengan menggunakan MIME type, tidak semua file yang di-upload dapat masuk ke dalam web server. Sehingga sistem dapat terhindar dari file-file yang biasanya digunakan virus untuk masuk ke dalam sistem pada saat file di-upload.
Perancangan Aplikasi Pengisian Pulsa dengan Java Mobile Fauziyah, Ummi; Sihombing, Poltak; Handrizal, Handrizal
Alkhawarizmi Vol 1, No 1 (2012): Jurnal Alkhawarizimi
Publisher : Alkhawarizmi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (368.373 KB)

Abstract

— Perkembangan pesat ilmu pengetahuan dan teknologi telah memberikan banyak manfaat pada semua kalangan masyarakat dalam berbagai bidang. Salah satunya yaitu  teknologi handphone yang saat ini dijadikan sebagai kebutuhan pokok dalam komunikasi serta ikut mendominasi hampir seluruh bidang kehidupan, mulai dari bisnis, sosial dan pendidikan. Perkembangan teknologi seluler merambat pada bisnis pengisian pulsa. Namun dalam transaksi pengisian pulsa, reseller sering melakukan kesalahan dalam penulisan format pesan. Banyaknya menu yang dibutuhkan reseller seperti cek saldo, komplain, cek harga dan lain-lain menjadi kendala bagi reseller, karena sulitnya mengingat setiap format yang dimiliki tiap menu. Masalah lain yang timbul yaitu reseller harus mencatat secara manual semua transaksi pengisian pulsa. Dari permasalahan yang ada maka dirancang aplikasi yang mampu memaksimalkan kinerja teknologi handphone sebagai media bantu dalam bisnis penjualan pulsa.  Aplikasi pengisian pulsa ini merupakan aplikasi yang digunakan reseller dengan memanfaatkan layanan SMS (Short Message Service). Reseller menggunakan layanan SMS untuk melakukan transaksi ke server. Aplikasi dirancang dengan java mobile dan berjalan pada ponsel yang memiliki fitur java MIDP 2.0. Aplikasi yang dirancang mampu menghindari kesalahan penulisan urutan format pesan seperti input kode produk dan input nomor tujuan. Selain melakukan pengisian pulsa aplikasi ini juga dapat melakukan cek saldo, komplain, cek harga dan lain sebagainya yang ditampung dalam menu utama. Tampilan dirancang sehingga mudah dimengerti oleh reseller, pesan keluar pengisian pulsa disimpan dalam aplikasi sehingga dapat dijadikan catatan bagi reseller. Implementasi aplikasi ini mampu mempermudah reseller dalam pengisian pulsa, sehingga menciptakan efisiensi waktu dan menghindari human error pada saat transaksi.
COMBINATION OF AES ALGORITHM WITH BLOWFISH ALGORITHM FOR FILE ATTACHMENT AT E-MAIL SENDING Iswo, Yongki; Sihombing, Poltak
METHODIKA: Jurnal Teknik Informatika dan Sistem Informasi Vol 2, No 1 (2016): Methodika
Publisher : METHODIKA: Jurnal Teknik Informatika dan Sistem Informasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2127.898 KB)

Abstract

Data security in the delivery of online file becomes very important in the world of information itself. One way that can bedone for the security of the data is to perform encryption before the data is sent. Cryptographic message encoding dividedinto two symmetric and asymmetric. Kriptogarfi AES (Advanced Encryption Standard) is a symmetric cryptographicalgorithms means that the key used in the encryption process is the same as the key to the decryption process. The analysisconcludes theory, AES encryption process is designed to make the process of encoding in secret with no security level ofcomplexity linear with time as efficiently as possible through the use of processes of transformation of light in theimplementation. Aside from the AES algorithm, Blowfish algorithm is also a symmetric cryptographic algorithm. Theoryanalysis shows that Blowfih a cryptographic algorithm that uses a key with variable length provided that no more than 448-bit. Blowfish also combine non-reverse function f, keydependent S-Box, dun Feistel network. The process of encryption anddecryption using the ECB and CBC operation has the same worst case is O (n). In this study the authors combine these twoalgorithms in the security of a file attachment in an email that is expected to increase the security file.Keywords -- Chriptographi, AES, Blowfish
COMBINATION OF AES ALGORITHM WITH BLOWFISH ALGORITHM FOR FILE ATTACHMENT AT E-MAIL SENDING Iswo, Yongki; Sihombing, Poltak
METHODIKA: Jurnal Teknik Informatika dan Sistem Informasi Vol 2, No 1 (2016): Methodika
Publisher : METHODIKA: Jurnal Teknik Informatika dan Sistem Informasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Data security in the delivery of online file becomes very important in the world of information itself. One way that can be done for the security of the data is to perform encryption before the data is sent. Cryptographic message encoding divided into two symmetric and asymmetric. Kriptogarfi AES (Advanced Encryption Standard) is a symmetric cryptographic algorithms means that the key used in the encryption process is the same as the key to the decryption process. The analysis concludes theory, AES encryption process is designed to make the process of encoding in secret with no security level of complexity linear with time as efficiently as possible through the use of processes of transformation of light in the implementation. Aside from the AES algorithm, Blowfish algorithm is also a symmetric cryptographic algorithm. Theory analysis shows that Blowfih a cryptographic algorithm that uses a key with variable length provided that no more than 448-bit. Blowfish also combine non-reverse function f, keydependent S-Box, dun Feistel network. The process of encryption and decryption using the ECB and CBC operation has the same worst case is O (n). In this study the authors combine these two algorithms in the security of a file attachment in an email that is expected to increase the security file.Keywords -- Chriptographi, AES, Blowfish
ANALISIS CONTRAST STRETCHING MENGGUNAKAN ALGORITMA EUCLIDEAN UNTUK MENINGKATKAN KONTRAS PADA CITRA BERWARNA Nurliadi, Nurliadi; Sihombing, Poltak; Ramli, Marwan
Jurnal Teknovasi : Jurnal Teknik dan Inovasi Vol 3, No 1 (2016): Teknovasi April 2016
Publisher : LPPM Politeknik LP3I Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (644.917 KB)

Abstract

Contrast stretching merupakan metode peningkatan kontras pada citra, pada umumnya Contrast Stretching banyak digunakan untuk citra hitam putih (grayscale), penggunaan metode contrast stretching sering juga disandingkan dengan Histogram Equalization untuk melihat diagram dari hasil citra yang sudah diproses. Dari salah satu jurnal tentang Contrast Stretching membuktikan bahwa Contrast Stretching dapat juga diproses untuk citra berwarna, namun dalam prosesnya masih menggunakan cara manual atau melalui pergeseran control transformasi sebagai input peningkatan kontras, pada penelitian ini peneliti mencoba menerapkan salah satu Algoritma sebagai penentu titik transformasi antara R1,S1 dan R2,S2 dalam Contrast Stretching yaitu dengan menggunakan Algoritma Euclidean. Dengan mengambil jumlah nilai Contrast Stretching maka akan menghasilkan peningkatan kontras serta mendapatkan jarak Euclidean dari transformasi R1, S1 dan R2, S2.
ANALISIS CONTRAST STRETCHING MENGGUNAKAN ALGORITMA EUCLIDEAN UNTUK MENINGKATKAN KONTRAS PADA CITRA BERWARNA Nurliadi, Nurliadi; Sihombing, Poltak; Ramli, Marwan
Jurnal Teknovasi : Jurnal Teknik dan Inovasi Vol 3, No 1 (2016): Teknovasi April 2016
Publisher : LPPM Politeknik LP3I Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (644.917 KB)

Abstract

Contrast stretching merupakan metode peningkatan kontras pada citra, pada umumnya Contrast Stretching banyak digunakan untuk citra hitam putih (grayscale), penggunaan metode contrast stretching sering juga disandingkan dengan Histogram Equalization untuk melihat diagram dari hasil citra yang sudah diproses. Dari salah satu jurnal tentang Contrast Stretching membuktikan bahwa Contrast Stretching dapat juga diproses untuk citra berwarna, namun dalam prosesnya masih menggunakan cara manual atau melalui pergeseran control transformasi sebagai input peningkatan kontras, pada penelitian ini peneliti mencoba menerapkan salah satu Algoritma sebagai penentu titik transformasi antara R1,S1 dan R2,S2 dalam Contrast Stretching yaitu dengan menggunakan Algoritma Euclidean. Dengan mengambil jumlah nilai Contrast Stretching maka akan menghasilkan peningkatan kontras serta mendapatkan jarak Euclidean dari transformasi R1, S1 dan R2, S2.
ANALISIS SUBSPACE CLUSTERING MENGGUNAKAN DBSCAN DAN SUBCLU UNTUK PROYEKSI PEKERJAAN ALUMNI PERGURUAN TINGGI Aritonang, Anni Rotua; Sutarman, Sutarman; Sihombing, Poltak
Jurnal Teknovasi : Jurnal Teknik dan Inovasi Vol 2, No 1 (2015): Teknovasi April 2015
Publisher : LPPM Politeknik LP3I Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1246.526 KB)

Abstract

Subspace clustering diproyeksikan sebagai teknik pencarian untuk mengelompokkan data atau atribut pada klaster yang berbeda, Pengelompokan dilakukan dengan menentukan tingkat kerapatan data dan juga mengidentifikasi outlier atau data yang tidak relevan, sehingga masing-masing cluster ada dalam subset tersendiri. Tesis ini mengusulkan inovasi algoritma subspace clustering based on density connection. Pada tahap awal akan dihitung kerapatan dimensi, hasil kerapatan dimensi akan dijadikan data masukan untuk menentukan klaster awal yang berdasarkan kerapatan dimensi, yakni dengan menggunakan Algoritma DBSCAN. Data pada setiap klaster kemudian akan diuji apakah memiliki hubungan dengan data pada klaster yang lain, yakni dengan menggunakan Algoritma SUBCLU. Hasil dari penelitian ini ditemukan bahawa SUBCLU tidak memiliki un-cluster dataset nyata, sehingga persepsi hasil cluster akan menghasilkan informasi yang lebih akurat sedangkan untuk kepuasan kerja dataset DBSCAN membutuhkan waktu lebih lama daripada metode SUBCLU. Untuk lebih besar dan lebih kompleks data, kinerja SUBCLU terlihat lebih efisien daripada DBSCAN.