PANINGKAT SIBURIAN
Unknown Affiliation

Published : 14 Documents
Articles

Found 14 Documents
Search

PENGEMBANGAN DISAIN MODEL SUPERVISI AKADEMIK BERBASIS MANAJEMEN PENDIDIKAN Ambarita, Biner; Siburian, Paningkat
JURNAL PENELITIAN BIDANG PENDIDIKAN Vol 19, No 2 (2013)
Publisher : JURNAL PENELITIAN BIDANG PENDIDIKAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh model supervisi akademik yang paling baik meningkatkan kinerja guru dalam pembelajaran bahasa Indonesia yang efektif dan efisien berbasis karakter. Penelitian dilakukan di Kabupaten Deli Serdang dengan melibatkan 30 orang guru bidang studi bahasa Indonesia yang bertugas pada tujuh unit SMP, dan di Kota Tebing Tinggi dengan melibatkan tiga puluh orang guru bidang studi bahasa Indonesia yang bertugas pada delapan unit SMP. Penelitian ini termasuk penelitian tindakan sekolah (PTS), karena penelitian dilakukan untuk menemukan pengaruh supervisi akademik terhadap kinerja guru dalam pembelajaran bahasa Indonesia. Jadi untuk menjaring data kinerja digunakan alat penilaian kemampuan guru, teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif untuk mendeskripsikan data variabel penelitian. Hasil penelitian menemukan bahwa pada siklus pertama penerapan supervisi akademik model artistik tidak ada guru yang memiliki skor kinerja dalam kategori baik, dan pada siklus kedua sebanyak 86,67 % guru memiliki skor kinerja dalam kategori baik, sedangkan sisanya sebanyak 13,33% guru memiliki skor kinerja dalam kategori cukup baik. Jadi, penerapan supervisi akademik model artistik dapat digunakan untuk meningkatkan kinerja guru bidang studi bahasa Indonesia di SMP di Kabupaten Deli Serdang. Hasil penelitian di Kota Tebing Tinggi menemukan bahwa pada siklus pertama penerapan supervisi akademik model klinis tidak ada guru yang memiliki skor kinerja dalam kategori baik, dan pada siklus kedua sebanyak 83,33 % guru memiliki skor kinerja dalam kategori baik, sedangkan sisanya sebanyak 16,67 guru memilki skor kinerja dalam kategori cukup baik. Jadi, penerapan supervisi akademik model klinis dapat digunakan untuk meningkatkan kinerja guru bidang studi bahasa Indonesia di SMP di Kota Tebing Tinggi.
FAKTOR-FAKTOR PENENTU KEPUASAN KERJA GURU SD Siburian, Paningkat
JURNAL PENELITIAN BIDANG PENDIDIKAN Vol 20, No 1 (2014)
Publisher : JURNAL PENELITIAN BIDANG PENDIDIKAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menguji pengaruh budaya organisasi, pengambilan keputusan, dan motivasi kerja terhadap kepuasan kerja guru SD peserta PLPG Tahun 2013 Gelombang ke – 5 di Kota Medan. Penelitian ini menggunakan metode survey yang sifatnya exploratory dengan jumlah responden sebanyak 112 orang yang diambil dengan sampling random proporsional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa budaya organisasi secara langsung dan tidak langsung mempengaruhi kepuasan kerja, sedangkan pengambilan keputusan, dan motivasi kerja secara langsung mempengaruhi kepuasan kerja guru SD. .Kata kunci: Kepuasan Kerja, Budaya Organisasi, Pengambilan Keputusan, Motivasi Kerja .
PENGEMBANGAN DISAIN MODEL SUPERVISI AKADEMIK BERBASIS MANAJEMEN PENDIDIKAN Ambarita, Biner; Siburian, Paningkat
JURNAL PENELITIAN BIDANG PENDIDIKAN Vol 19, No 2 (2013)
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jpp.v19i2.3062

Abstract

Abstract Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh model supervisi akademik yang paling baik meningkatkan kinerja guru dalam pembelajaran bahasa Indonesia yang efektif dan efisien berbasis karakter. Penelitian dilakukan di Kabupaten Deli Serdang dengan melibatkan 30 orang guru bidang studi bahasa Indonesia yang bertugas pada tujuh unit SMP, dan di Kota Tebing Tinggi dengan melibatkan tiga puluh orang guru bidang studi bahasa Indonesia yang bertugas pada delapan unit SMP. Penelitian ini termasuk penelitian tindakan sekolah (PTS), karena penelitian dilakukan untuk menemukan pengaruh supervisi akademik terhadap kinerja guru dalam pembelajaran bahasa Indonesia. Jadi untuk menjaring data kinerja digunakan alat penilaian kemampuan guru, teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif untuk mendeskripsikan data variabel penelitian. Hasil penelitian menemukan bahwa pada siklus pertama penerapan supervisi akademik model artistik tidak ada guru yang memiliki skor kinerja dalam kategori baik, dan pada siklus kedua sebanyak 86,67 % guru memiliki skor kinerja dalam kategori baik, sedangkan sisanya sebanyak 13,33% guru memiliki skor kinerja dalam kategori cukup baik. Jadi, penerapan supervisi akademik model artistik dapat digunakan untuk meningkatkan kinerja guru bidang studi bahasa Indonesia di SMP di Kabupaten Deli Serdang. Hasil penelitian di Kota Tebing Tinggi menemukan bahwa pada siklus pertama penerapan supervisi akademik model klinis tidak ada guru yang memiliki skor kinerja dalam kategori baik, dan pada siklus kedua sebanyak 83,33 % guru memiliki skor kinerja dalam kategori baik, sedangkan sisanya sebanyak 16,67 guru memilki skor kinerja dalam kategori cukup baik. Jadi, penerapan supervisi akademik model klinis dapat digunakan untuk meningkatkan kinerja guru bidang studi bahasa Indonesia di SMP di Kota Tebing Tinggi.
Peran Kepala Sekolah Dalam Meningkatkan Kinerja Guru Lumban Gaol, Nasib Tua; Siburian, Paningkat
Kelola: Jurnal Manajemen Pendidikan Vol 5 No 1 (2018)
Publisher : Universitas Kristen Satya Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (703.279 KB) | DOI: 10.24246/j.jk.2018.v5.i1.p66-73

Abstract

The purpose of this study was to explore how the principal should work at school. Six efforts can be implemented by school principal in enhancing the teacher’s performance including (1) to focus seriously on the improvement of teacher competencies, (2) to provide sufficient funding for improving teacher professionalism, (3) to supervise and guide teachers professionally, (4) to create a organizational culture of school that are comfortable for teachers, (5) to create innovation and advancement at school, and (6) to provide various rewards for each achievement that are done by teacher. Hence, it is recommended that school principal must more actively and creatively collaborate with teachers and educational stakeholder to conduct the improvement of teachers’ performance.
PENDEKATAN SUPERVISI DAN TIPE KEPRIBADIAN TERHADAP KOMPETENSI PEDAGOGIK GURU Panjaitan, Iwan Sunarya; Manullang, Belferik; Siburian, Paningkat
JURNAL MANAJEMEN PENDIDIKAN INDONESIA Vol 7, No 2: OKTOBER 2015
Publisher : JURNAL MANAJEMEN PENDIDIKAN INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (538.398 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mengetahui : (1) Apakah kompetensi pedagogik guru yang disupervisi dengan pendekatan kolaboratif lebih tinggi daripada guru yang disupervisi dengan pendekatan direktif, (2) Apakah kompetensi pedagogik guru yang memiliki kepribadian ekstrovert lebih tinggi dari yang memiliki kepribadian introvert, (3) Apakah terdapat interaksi antara pendekatan supervisi dan tipe kepribadian terhadap kompetensi pedagogik. Penelitian ini menggunakan metode quasi eksperiment, dengan desain penelitian adalah ANAVA faktorial 2 x 2. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 30 orang di SMA N 8 Medan yang disupervisi dengan pendekatan supervisi kolaboratif dan 30 orang di SMA N 6 Medan yang disupervisi dengan pendekatan direktif. Data dikumpulkan dengan kuesioner untuk tipe kepribadian guru dan tes pilihan ganda untuk mengukur kompetensi pedagogik guru. Hasil yang diperoleh (1) Kompetensi pedagogik guru yang disupervisi dengan pendekatan kolaboratif lebih baik daripada guru yang disupervisi dengan pendekatan direktif para guru SMA Negeri di Kota Medan, (2) Hasil kompetensi pedagogik guru yang memiliki kepribadian ekstrovert lebih baik dari yang memiliki kepribadian introvert, dan (3) Terdapat interaksi antara pendekatan supervisi dengan tipe kepribadian guru untuk meningkatkan hasil kompetensi pedagogik guru.Kata Kunci : kompetensi pedagogik, pendekatan kolaboratif, pendekatan direktif, intovert, ekstrovert
PENGARUH BUDAYA ORGANISASI, KEPUASAN KERJA, DAN MOTIVASI BERPRESTASI TERHADAP KOMITMEN ORGANISASI GURU SMP NEGERI KECAMATAN SIMANINDO DAN KECAMATAN PANGURURAN KABUPATEN SAMOSIR Sidabutar, Shirley Lusia Marietta; Siburian, Paningkat; Bintang, Salman
JURNAL MANAJEMEN PENDIDIKAN INDONESIA Vol 9, No 2 (2017): Nopember 2017
Publisher : JURNAL MANAJEMEN PENDIDIKAN INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (150.457 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan mengetahui pengaruh Budaya Organisasi terhadap Kepuasan Kerja, pengaruh Budaya Organisasi terhadap Motivasi Berprestasi, pengaruh Budaya Organisasi terhadap Komitmen Organisasi, pengaruh Kepuasan Kerja terhadap Komitmen Organisasi, dan pengaruh Motivasi Berprestasi terhadap Komitmen Organisasi Guru SMP Negeri Kecamatan Simanindo dan Kecamatan Pangururan Kabupaten Samosir. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan penedekatan analisis jalur. Jumlah sampel sebesar 158 orang dengan teknik sampling menggunakan proporsional random sampling. Instrumen penelitian berupa angket, Sebelum dilakukan pengujian hipotesis dilakukan uji persyaratan analisis, yaitu uji normalitas data dengan liliefors, uji linieritas dan keberartian regresi. Hasil dari penelitian menunjukkan terdapat pengaruh langsung positif budaya organisasi terhadap kepuasan kerja, terdapat pengaruh langsung positif budaya organisasi terhadap motivasi berprestasi, terdapat pengaruh langsung positif budaya organisasi terhadap komitmen organisasi, terdapat pengaruh langsung positif kepuasan kerja terhadap komitmen organisasi, terdapat pengaruh langsung positif motivasi berprestasi terhadap komitmen organisasi. Untuk meningkatkan Komitmen Organisasi dapat dilakukan dengan meningkatkan budaya organisasi, kepuasan kerja, dan motivasi berprestasi guru. Kata Kunci: Komitmen Organisasi, Budaya Organisasi, Kepuasan Kerja, Motivasi Berprestasi
Pengaruh Budaya Organisasi, Kepuasan Kerja, dan Motivasi Berprestasi Terhadap Komitmen Organisasi Guru SMP Negeri Kecamatan Simanindo dan Kecamatan Pangururan Kabupaten Samosir Sidabutar, Shirley Lusia Marietta; Siburian, Paningkat; Bintang, Salman
TABULARASA Vol 14, No 3 (2017): Jurnal TABULARASA
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan mengetahui: (1) Pengaruh Budaya Organisasi Terhadap Kepuasan Kerja; (2) Pengaruh Budaya Organisasi Terhadap Motivasi Berprestasi; (3)Pengaruh Budaya Organisasi Terhadap Komitmen Organisasi; (4) Pengaruh Kepuasan Kerja Terhadap Komitmen Organisasi; dan (5) Pengaruh Motivasi Berprestasi Terhadap Komitmen Organisasi SMP Negeri Kecamatan Simanindo dan Kecamatan Pangururan Kabupaten Samosir. Metode penelitian yang digunakan adalah metode survei yang bersifat exploratori.Jumlah responden sebanyak 158 orang yang diambil dengan sampling random proporsional. Instrumen penelitian berupa angket, sedang analisis data lewat analisis jalur dan sebelumnya ada uji normalitas data dengan liliefors, uji linieritas dan keberartian regresi dengan Analisis Variansi pada taraf signifikansi α sebesar 0,05. Hasil dari penelitian ini ditemukan: (1) terdapat pengaruh langsung positif budaya organisasi terhadap kepuasan kerja dengan koefisien jalur  = 0,210 , dengan pengaruhnya sebesar 4,41%; (2) terdapat pengaruh langsung positif budaya organisasi terhadap motivasi berprestasi dengan koefisien jalur ρ31 = 0,381dengan pengaruhnya sebesar 14,51%; (3) terdapat pengaruh langsung positif budaya organisasi terhadap komitmen organisasi dengan koefisien jalur ρ41 = 0,216 dengan pengaruhnya sebesar 4,66%; (4) terdapat pengaruh langsung positif kepuasan kerja terhadap komitmen organisasi dengan koefisien jalur ρ42 = 0,269 dengan pengaruhnya sebesar 7,23%; (5) terdapat pengaruh langsung positif motivasi berprestasi terhadap komitmen organisasi dengan koefisien jalur ρ43 = 0,187 dengan pengaruhnya sebesar 3,49%. Semakin tinggi pengaruh budaya organisasi, kepuasan kerja, dan motivasi berprestasi guru, maka semakin tinggi pula dalam mempengaruhi komitmen organisasi guru SMP Negeri kecamatan Simanindo dan kecamatan Pangururan kabupaten Samosir.
PENINGKATAN KINERJA KEPALA SEKOLAH DALAM MELAKSANAKAN SUPERVISI AKADEMIK MELALUI SUPERVISI MANAJERIAL PENGAWAS SEKOLAH METODE MONITORING DAN EVALUASI DI KOTA BINJAI Afrizen, Afrizen; Siburian, Paningkat; Daryanto, Eka
JURNAL PENDIDIKAN DAN KEPENGAWASAN Vol 3, No 2: OKTOBER 2016
Publisher : JURNAL PENDIDIKAN DAN KEPENGAWASAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (633.408 KB)

Abstract

Abstrak. Tujuan penelitian tindakan sekolah ini adalah: untuk mengetahui peningkatan kinerja kepala sekolah dalam melaksanakan supervisi akademik melalui supervisi manajerial pengawas sekolah dengan metode monitoring dan evaluasi di SMK Kota Binjai. Subjekpenelitian ini adalah kepala sekolah di SMK Kota Binjai berjumlah 5 orang kepalasekolah, yaitu SMK PABA Binjai, SMK YPIS Maju Binjai, SMK Swakarya Binjai, SMK Budi Utomo Binjai dan SMK Taman Siswa Binjai. Subjek ditentukan dengan cara purposive. Instrumen penelitian untuk meningkatkan kinerja kepala sekolah dalam melaksanakan supervisi akademik digunakan lembar observasi dengan jumlah butir sebanyak 21. Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan sekolah dengan dua siklus. Hasil penelitian adalah penilaian kinerja kepala sekolah dalam melaksanakan supervisi akademik terhadap guru. Pada prasiklus, kinerja kepala sekolah dalam melaksanakan supervisi akademik masih rendah yaitu 35,24%, setelah dilakukan tindakan pada siklus I terjadi peningkatan menjadi 64,76%, tetapi belum memenuhi kriteria 80% yang diharapkan, setelah dilakukan upaya perbaikan supervisi manajerial metode monitoring dan evaluasi pada siklus II, maka terjadi peningkatan menjadi 87,62% dengan kategori baik. Pada siklus II seluruh responden (kepala sekolah) telah memenuhi kriteria keberhasilan yang telah ditetapkan yaitu > 80%. Berdasarkan hasil penelitian tindakan pada siklus I dan siklus II dapat disimpulkan bahwa kinerja kepala sekolah dalam melaksanakan supervisi akademik dapat ditingkatkan melalui supervisi manajerial pengawas sekolah dengan metode monitoring dan evaluasi di SMK Kota Binjai. Penerapan supervisi manajerial melalui metode monitoring dan evaluasi dapat membantu tugas kepala sekolah dalam penyusunan perencanaan, pelaksanaan, dan tindak lanjut supervisi akademik terhadap guru dalam rangka peningkatan profesionalisme guru di sekolah yang dibinanya. Kepala sekolah diharapkan agar meningkatkan dan mengembangkan kinerjanya dalam melaksanakan supervisi akademik baik dalam penyusunan perencanaan, pelaksanaan, dan tindak lanjut supervisi akademik terhadap guru dalam rangka peningkatan profesionalisme guru di sekolah yang dibinanya.Kata Kunci: Kinerja Kepala Sekolah, Supervisi, Monitoring dan Evaluasi.
PENINGKATAN KEMAMPUAN GURU MATEMATIKA SMK MENGANALISIS BUTIR SOAL MELALUI SUPERVISI TEKNIK PELATIHAN DI KABUPATEN ACEH SELATAN Dongoran, Junaedi; Siburian, Paningkat; Sitompul, Harun
JURNAL PENDIDIKAN DAN KEPENGAWASAN Vol 2, No 2: OKTOBER 2015
Publisher : JURNAL PENDIDIKAN DAN KEPENGAWASAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (490.721 KB)

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan guru matematika SMK menganalisis butir soal melalui penerapan supervisi akademik teknik pelatihan di Kabupaten Aceh Selatan. Subyek dalam penelitian ini adalah guru-guru mata pelajaran Matematika SMK di Kabupaten Aceh Selatan berjumlah dua belas orang. Desain penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan sekolah (PTS) yang dilaksanakan secara terpadu dan sistematis, yakni mulai perencanaan, pelaksanaan dan pengamatankemudian diakhiri dengan refleksi. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah (1) tes analisis butir soal, (2) observasi, (3) kuesioner, dan (4) dokumentasi. Penelitian ini dilaksanakan sebanyak dua siklus. Dari hasil analisis dan pengolahan data pre-test nilai rata-rata kemampuan guru menganalisis butir soal adalah 8, 52 dengan kategori sangat kurang. Nilai tersebut meningkat setelah dilaksanakan pelatihan pada siklus I menjadi 76, 15 (kategori cukup). Kemudian pada siklus II nilai rata-rata kemapuan guru menganalisis butir soal meningkat menjadi 94, 13 dengan kategori sangat baik. Dengan demikian hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kemampuan guru matematika SMK menganalisis butir soal dapat ditingkatkan melalui penerapan supervisi akademik teknik pelatihan di Kabupaten Aceh Selatan.Kata kunci: supervisi, analisis butir soal, pelatihan.
PENERAPAN SUPERVISI AKADEMIK TEKNIK PELATIHAN GROW ME UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN GURU BAHASA INGGRIS MENERAPKAN MODEL KOOPERATIF TIPE STAD Amir, M.; Siburian, Paningkat; Sibue, Abdul Muin
JURNAL PENDIDIKAN DAN KEPENGAWASAN Vol 2, No 2: OKTOBER 2015
Publisher : JURNAL PENDIDIKAN DAN KEPENGAWASAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (415.729 KB)

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah supervisi akademik teknik pelatihan GROW ME dapat meningkatkan kemampuan guru dalam menerapakan model pembelajaran kooperatif tipe STAD. Subjek penelitian ini terdiri dari delapan orang guru bahasa Inggris yang mengajar di Kelas X. Penelitian ini dilakukan dalam bentuk penelitian tindakan sekolah. Enam langkah GROW ME (Goal, Reality, Option, What next/will, Monitoring, Evaluation) digunakan pada setiap tindakan pada setiap siklus. Hasil Peneltian ini menunjukan bahwa rata-rata kemampuan guru meningkat pada setiap siklus. pada siklus pertama dalam membuat RPP model pembelajaran kooperatif tipe STAD adalah 80,10%, pada siklus pertama kemampuan guru dalam melaksanakan pembelajaran dengan model pembelajaran kooperatif tipe STAD adalah 74,53%. Sementara itu pada siklus kedua kemampuan guru menunjukan peningkatan setelah cara melaksanakan tindakan pada siklus sebelumnya direvisi pada siklus kedua. Rata-rata kemampuan guru dalam membuat RPP model pembelajaran kooperatif tipe STAD adalah 86, 46%, kemampuan guru dalam menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe STAD adalah 86, 84%. Kesimpulan penelitian ini adalah penerapan supervisi akademik teknik pelatihan GROW ME dapat meningkatkan kemampuan guru bahasa Inggris dalam menerapakan model pembelajaran kooperatif tipe STAD di Kabupaten Tebo.