Bambang Setiono
The Center for International Forestry Research (CIFOR)

Published : 4 Documents
Articles

Found 4 Documents
Search

Memerangi Kejahatan Kehutanan dan Mendorong Prinsip Kehati-hatian Perbankan untuk Mewujudkan Pengelolaan Hutan yang Berkelanjutan Pendekatan Anti Pencucian Uang Setiono, Bambang; Husein, Yunus
Indonesian Journal of International Law Vol 4, No 4 (2007): Forestry
Publisher : Faculty of Law, Universitas Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

If the illegal logging is just a criminal whose involve the poor society which their life depend to the forest, truck driver or forest guards whose underpaid, that criminal would not be difficult to stop. With the involvement of support from the illegal logging funders, which usually called cukong, illegal logging industry and government employees, the illegal logging has become a complex problem, not only in Indonesia, but also for the international forest community. The forestry law enforcement approach which now is running failed to capture the mastermind of illegal logging. But, the money laundering law enforcement approach which with the approach in “follow the money” may be the option to face the actors in illegal logging. This approach requires the bank and the other financial service providers for more active and careful in run the financial transaction whose related to their customers. Bank customers may be the funders of illegal logging, wood industry, law enforcement instrument and government instrument. Overall, the use of anti-money laundering regime effectively will give the opportunies to encourage the banking precautionary principles and the forest management, and to reduce the forest criminal.
Financial report and public accountability culture in Indonesia Setiono, Bambang; Hapsoro, Dody
Jurnal Akuntansi dan Auditing Indonesia Vol 20, No 1 (2016)
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20885/jaai.vol20.iss1.art6

Abstract

Studi ini mengkaji kualitas Akuntabilitas publik di Indonesia yang representasikan oleh praktik laporan keuangan menggunakan teori legitimasi. Kami menemukan praktik akuntabilitas publik di Indonesia masih di legitimasi pragmatis. Laporan keuangan dan audit laporan ini dikembangkan hanya untuk pengguna utama laporan keuangan. Mereka tidak disiapkan untuk kepentingan masyarakat umum, DPR dan pemerintah sebagai representasi dari masyarakat belum mengembangkan budaya tata kelola laporan keuangan dan audit untuk memastikan bahwa praktek akuntabilitas di Indonesia menyajikan informasi yang benar atau adil yang diharapkan oleh masyarakat. Masyarakat membutuhkan informasi tentang seberapa efektif pemerintah dalam menggunakan dana negara untuk memenuhi janji mereka dalam kampanye pemilu serta kewajiban mereka sebagaimana diatur dalam banyak hukum yang mengatur operasi dari pemerintah. Masyarakat juga perlu informasi tentang keamanan dan tumbuh dari kekayaan mereka disimpan di sektor keuangan seperti yang dijanjikan oleh bank dan lembaga keuangan non-bank.
LAMINASI FIBERGLASS UNTUK MEMPERBAIKI KAPAL IKAN KAYU DI KECAMATAN LEKOK, KABUPATEN PASURUAN, JAWA TIMUR Sunardi, Sunardi; Sukandar, Sukandar; Setiono, Bambang
J-Dinamika Vol 3, No 1 (2018)
Publisher : J-Dinamika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Nelayan di Kecamatan Lekok hampir semua kapal yang digunakan berbahan kayu dengan ukuran rata-rata panjang 10-15 meter, lebar 2 meter dan tinggi 1 meter. Masalah yang terjadi sekarang harga kapal kayu yang naik seiring dengan naiknya harga bahan baku kayu dan upah tenaga kerja. Perawatan kapal kayu dengan metode tradisional dilakukan setiap minggu untuk membersihkan kulit kapal dari hewan laut dan kerak yang menempel di kulit kapal, 3 bulan sekali kapal di docking untuk penggantian papan yang bocor dan lepas dan juga perbaikan mesin kapal. Metode perbaikan kapal dengan memanfaatkan teknologi laminasi fiberglass ini telah terbukti secara efektif untuk perbaikan kapal, terutama pada bagian kulit lambung kapal. Urutan pengerjaan perbaikan kapal dengan laminasi fiberglass adalah sebagai berikut: mengeringkan dan membersihkan lambung kapal, mengganti papan kayu yang lepas atau bocor, melakukan laminasi dengan menggunakan dempul dari campuran resin dan talek, laminasi fiberglass dengan lapisan MAT dan resin, tahap terakhir yaitu penyelesaian akhir dan pengecatan. Secara teknis metode ini mampu menjaga kapal bertahan sampai dengan 6 tahun dengan kondisi sampai sekarang kulit kapal belum mengalami kerusakan. Beberapa keuntungan yang didapatkan adalah tidak perlu lagi perbaikan kapal pada bagian lambung kapal baik mingguan atau bulanan, kapal cukup dibersihkan dari lumpur pada kulitnya. Keuntungan lainnya, kapal lebih tinggi kecepatannya karena permukaan kapal yang menjadi halus dan tidak ada air yang terserap ke dalam kulit kapal.
A RELATIONAL PERSPECTIVE ON TURNOVER: EXAMINING AFFECTIVE, CONTINUANCE, AND NORMATIVE PREDICTORS Setiono, Bambang; Pangaribuan, Christian Haposan; Osok, Rith Analin; Sitinjak, Martinus Fieser
Journal of Management and Business Vol 18, No 2 (2019): SEPTEMBER 2019
Publisher : Department of Management - Faculty of Business and Economics. Universitas Surabaya.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (151.52 KB) | DOI: 10.24123/jmb.v17i2.417

Abstract

High rate for employee turnover intention may lead to significant expenses of an organization, including the direct costs of replacing an employee and the indirect costs related to loss of experience and lowered productivity. The aim of the study is to investigate the influence of organizational commitment toward the employee turnover. The research method used in the study is quantitative approach. The primary data were collected by distributing questionnaires to 100 employees of a state-owned electricity corporation in Jakarta, Indonesia. Multiple linear regression shows that all three components of organizational commitment: affective commitment, continuance commitment and normative commitment significantly influenced employee turnover intention.