Articles

Found 8 Documents
Search

Bio-Ecologi Kerang Lamis (Meretrix meretrix) di Perairan Marunda Setyobudiandi, Isdradjat; Soekendarsih, Eddy; Yonvitner, ,; Setiawati, Rini
Jurnal Ilmu-Ilmu Perairan dan Perikanan Indonesia Vol 11, No 1 (2004): Juni 2004
Publisher : Institut Pertanian Bogor

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (63.599 KB)

Abstract

Kerang lamis (Meretrix-meretrix) termasuk sumberdaya moluska (kelompok bivalva) yang bernilai ekonomi tinggi. Namun demikian kegiatan penangkapan dari sedian stok alami di perkirakan telah menyebabkan terjadinya penurunan populasi kerang lamis. Kondisi ini diperparah dengan perubahan kualitas lingkungan yang semakin memprihatinkan. Untuk itu diperlukan suatu kajian tentang upaya pengelolaan yang dapat menjamin kelangsungan sumberdaya M. meretrix melalui pendekatan ekobiologi. Pendekatan yang digunakan adalah analisis ekologi kuantitatif (keseragaman, keragaman, dominansi), analisis biostratigrafi dan analisis populasi dengan program FISAT II. Hasil analisis menunjukkan bahwa penyebaran lamis mengikuti pola sebaran BOD, salinitas, karbon organik dan tingkat kekeruhan. Secara umum kerang terbagi menjadi lima kelompok ukuran, dengan kepadatan tertinggi pada ukuran 32.08-33.23 mm. Sedangkan panjang takhingga adalah 48.90 mm (L¥) dengan laju pertumbuhan 1 (K).Kata kunci: lamis (Meretrix-meretrix), panjang takhingga, keragaman, keseragaman, dominansi, biostratigrafi, pertumbuhan.
Kepemimpinan di Atas Kapal Setiawati, Rini; Setyawati, Aswanti; Akira, Honny Fiva
JURNAL MANAJEMEN TRANSPORTASI & LOGISTIK Vol 5, No 3 (2018): NOVEMBER
Publisher : Sekolah Tinggi Manajemen Transportasi (STMT) Trisakti

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (362.719 KB)

Abstract

The leadership of a ship captain is often a philosophy or role model that is ideally used for professional leaders and family leaders. As we often hear, a leader is commonly related to a boat captain who leads a fleet across a vast sea to the dock, with the power to control the steering wheel. The purpose of this study is to explore the character of the captain's leadership on a ship that can be taken as a leadership philosophy in general. The research method used was a phenomenological approach since the problems studied involve problems that developed in the life of the captain. The phenomenology approach is one of the qualitative method approaches. Broadly speaking, leadership on board represents the ability to gain respect and authority from the crew. On the ship, leadership is a requirement for the growth of the organization of crew activities. In the shipping industry, there is a constant need to identify and nurture future leaders who have the potential to excel in critical leadership roles on board.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENDAPATAN BANAKPADA KANTOR KAS BANK PD. BPR. SARIMADU CABANG PASI PENGARAIAN Setiawati, Rini
Jurnal Mahasiswa Prodi SI Akuntansi Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Jurnal Mahasiswa Prodi SI Akuntansi

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (25.204 KB)

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk menguji faktor-faktor yang mempengaruhi pendapatan bank. Objek penelitian ini adalah Kantor Kas Bank PD. BPR. Sarimadu Cabang Pasir Pengaraian dengan menggunakan laporan keuangan publikasi periode 2008 sampai dengan tahun 2012. Teknik analisis data yang digunakan adalah regresi linear berganda dengan persamaan kuadrat kecil dan uji hipotesis menggunakan t-statistik untuk menguji keofisien regresi parsial serta F-statistik untuk mnguji keberartian pengaruh secara bersama-sama dengan tingkat signifikan 5%. Selama periode menunjukkan bahwa penelitian berdistribusi normal. Hal ini menunjukkan data yang tersedia telah memenuhi syarat menggunakan model persamaan regresi linear berganda.Dari hasil uji hipotesis hasil pengujian hipotesis yang dilakukan dengan persamaan regresi linear berganda menunjukkan bahwa bunga debitur berpengaruh positif dan signifikan terhadap pendapatan bank, provisi kredit berpengaruh positif dan signifikan terhadap pendapatan bank, komisi berpengaruh positif dan signifikan terhadap pendapatan bank. Kemampuan prediksi dari ketiga variabel tersebut terhadap pendapatan bank dalam penelitian ini sebesar 1,3%.
Tantangan Dakwah Rekayasa Sosial di Indonesia Era Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) Setiawati, Rini
BINA AL UMMAH Vol 9, No 2 (2014): Bina al-ummah
Publisher : Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi IAIN Raden Intan

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Islamic social engineering is efforts to change people who deviated of Islamic teachings to the wright direction. Efforts for changes made by practising Islamic social engineering as it is the substance of Islamic missionary movement. Facing various socio-economic challenges arising from the various world political and economic policy, the social engineering strategy undertaken by the Islamic missionary movement must be designed for facing such challenges. Thus Islamic propagation will continue to play important role in global assocaition, at least for eliminating various negative impacts arising from the implementation of the global politics and economic policies which is cionsidered unfair by developing countries
PERMASALAHAN AKSES KEADILAN MELALUI PEMBERI BANTUAN HUKUM DI PROVINSI KALIMANTAN BARAT Setiawati, Rini
JURNAL HUKUM MEDIA BHAKTI Vol 3, No 1 (2019)
Publisher : Fakultas Hukum Universitas Panca Bhakti

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (296.59 KB)

Abstract

UUD 1945 menjunjung tinggi persamaan kedudukan di depan hukum, termasuk dalam hal pemenuhan hak atas Bantuan Hukum bagi masyarakat miskin. Secara normatif pengaturan Bantuan Hukum dimuat dalam Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2011 tentang Bantuan Hukum, salah satu implementasinya adalah penyelenggaraan Bantuan Hukum di Provinsi Kalimantan Barat. Penelitian ini akan mengkaji mengapa akses keadilan melalui Pemberi Bantuan Hukum di Provinsi Kalimantan Barat belum terpenuhi. Penelitian ini menggunakan pendekatan sosiolegal (sociolegal research) dengan jenis data kualitatif yang bersumber dari data primer melalui wawancara mendalam dengan Kepala Sub Bidang Penyuluhan dan Bantuan Hukum Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Kalimantan Barat serta anggota dan paralegal Pemberi Bantuan Hukum Terverifikasi dan Terakreditasi; dan data sekunder yang bersumber dari bahan hukum primer, bahan hukum sekunder dan bahan hukum tersier. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keberadaan Pemberi Bantuan Hukum di Provinsi Kalimantan Barat masih sangat minim dimana keseluruhan hanya berjumlah 5 (lima) Pemberi Bantuan Hukum dan hanya tersebar di 4 (empat) daerah kabupaten/kota sementara keseluruhan daerah kabupaten/kota di Provinsi Kalimantan Barat berjumlah 14 (empat belas) daerah kabupaten/kota. Dengan minimnya keberadaan Pemberi Bantuan Hukum ini sementara kebutuhan masyarakat miskin untuk mendapatkan pendampingan dalam menghadapi perkara hukum akan mustahil dapat terwujud dengan maksimal. Pada akhirnya, masyarakat miskin di Provinsi Kalimantan Barat dalam mengakses keadilan menjadi terbatas.
STRATEGI BERSAING PERUSAHAAN PELAYARAN DAN GALANGAN KAPAL SEBAGAI EFEK LESUNYA BISNIS BATU BARA DI INDONESIA Setiawati, Rini
JURNAL MANAJEMEN TRANSPORTASI & LOGISTIK Vol 4, No 3 (2017): NOVEMBER
Publisher : Sekolah Tinggi Manajemen Transportasi (STMT) Trisakti

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1278.002 KB)

Abstract

The purpose of this study is to analyze the strategies undertaken by some shipping companies and shipyard companies to survive and win the competition and through difficult conditions. The research method used is qualitative research with case study approach from some shipping and shipyard companies and with combination of SWOT method and Analytic Hierarchy Process (AHP) as decision making technique. The findings of the study suggest that all firms are defensive in to maintain their existence up today. AHP analysis shows significant factors to the development of shipyard business is Strength factor by 36.7% and Work Quality factor (20.8%) which is a very important factor compared to other factors. The priority of strategy making according to SWOT analysis is WT strategy (3.84 points) whereas according to AHP it is WO strategy (87.35 points) but both are strategies to minimize weakness.
Bio-Ecologi Kerang Lamis (Meretrix meretrix) di Perairan Marunda Setyobudiandi, Isdradjat; Soekendarsih, Eddy; Yonvitner, ,; Setiawati, Rini
Jurnal Ilmu-Ilmu Perairan dan Perikanan Indonesia Vol 11, No 1 (2004): Juni 2004
Publisher : Institut Pertanian Bogor

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (63.599 KB)

Abstract

Kerang lamis (Meretrix-meretrix) termasuk sumberdaya moluska (kelompok bivalva) yang bernilai ekonomi tinggi. Namun demikian kegiatan penangkapan dari sedian stok alami di perkirakan telah menyebabkan terjadinya penurunan populasi kerang lamis. Kondisi ini diperparah dengan perubahan kualitas lingkungan yang semakin memprihatinkan. Untuk itu diperlukan suatu kajian tentang upaya pengelolaan yang dapat menjamin kelangsungan sumberdaya M. meretrix melalui pendekatan ekobiologi. Pendekatan yang digunakan adalah analisis ekologi kuantitatif (keseragaman, keragaman, dominansi), analisis biostratigrafi dan analisis populasi dengan program FISAT II. Hasil analisis menunjukkan bahwa penyebaran lamis mengikuti pola sebaran BOD, salinitas, karbon organik dan tingkat kekeruhan. Secara umum kerang terbagi menjadi lima kelompok ukuran, dengan kepadatan tertinggi pada ukuran 32.08-33.23 mm. Sedangkan panjang takhingga adalah 48.90 mm (LÂ¥) dengan laju pertumbuhan 1 (K).Kata kunci: lamis (Meretrix-meretrix), panjang takhingga, keragaman, keseragaman, dominansi, biostratigrafi, pertumbuhan.
BUILDING THE SOCIETY LEGAL CULTURE THROUGH LEGAL COUNSELING MODEL AS A SOCIAL MARKETING Setiawati, Rini
INTERNATIONAL JOURNAL OF RESEARCH IN LAW, ECONOMIC AND SOCIAL SCIENCES Vol 1, No 1: JUNI 2019
Publisher : Faculty of Law Universitas Panca Bhakti

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (262.089 KB)

Abstract

Fostering the legal awareness is a current social change demand as part of government attention and promotion in various development efforts. Therefore, the establishment of a new legal product will become a reality if supported by the society members legal awareness. Legal awareness is the basis of the implementation of the law and it related to legal culture closely. Building the society legal culture should be oriented for the efforts to instill, promote and institutionalize the values underlying the law that require legal communication. The current legal counseling are required not just to do with the formal legal approach, but it can be done through a social marketing approach that more responsive in dynamics of change and the need for legal information in each segment of society.