Articles

Found 23 Documents
Search

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI STRUKTUR MODAL DALAM PERSPEKTIF PECKING ORDER THEORY STUDI PADA INDUSTRI MAKANAN DAN MINUMAN DI BEJ Setiawan, Rahmat
Majalah Ekonomi Vol 16, No 3 (2006): MAJALAH EKONOMI
Publisher : Majalah Ekonomi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menge.ahui faktor-faktor yang mempengaruhi struktur modal dalam perspektif pecking order theory pada industri makanan dan minuman yang terdaftar di Bursa Efek Jakarta (BEJ). Dalam perspektif pecking order theory yang juga didukung oleh hasil kajian e,npiris, factor-faktor yang berpengaruh terhadap struktur modal antara lain: profitab,litas, likuiditas, ukuran perusahaan, volatilitas dan growth opportunities.Populasi dalam penelitian ini adalah semua perusahaan industri makanan dan minuman yang terdaftar di BEJ periode 1999-2004. Dengan menggunakan purposive sampling, maka jumlah perusahaan yang menjadi sampel penelitian ini berjumlah 11 perusahaan. Model analisis yang digunakan adalah model regresi linier berganda. Untuk mengetahui pengaruh masing-masing variabel bebas yang meliputi profitabilitas, likuiditas, ukuran perusahaan, volatilitas dan growth opportunities secara parsial terhadap struktur modal digunakan uji t, sedangkan untuk men, etahui pengaruh semua variabel bebas terhadap struktur modal secara bersama-sama digunakan uji F.Hasil penelitian menunjukkan bahwa profitabilitas dan likuiditas mempunyai pengaruh negatif signifakan terhadap struktur modal, sedangkan growth opportunity mempunyai pengaruh positif signifikan. Sementara itu, ukuran perusahaan dan risiko bisnis tidak berpengaruh signifikan terhadap str iktur modal. Signifikannya pengaruh variabel profitabilitas, likuiditas dan growth opportunity dengan arah pengaruh yang sesui dengan prediksi pecking order theory membuktikan bahwa pecking order theory berlaku di Indonesia.Kata-kata kunci: pecking order theory, struktur modal, profitabilitas, likuiditas, ukuran perusahaan, volatiitas dan growth opportunities.
INDUSTRIAL DIVERSIFICATION AND FIRM PERFORMANCE OF MANUFACTURING: DOES EFFICIENCY MATTER? Setiawan, Rahmat; agustin, riska
TRIKONOMIKA Vol 17 No 2 (2018): December Edition
Publisher : Faculty of Economics and Business, University of Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/trikonomika.v17i2.1146

Abstract

Industrial diversification is one of the important strategies in developing the firm’s market share which is expected to improve firm’s performance. When a firm wants to diversify the industry, it requires knowledge and efficiency of managers in managing the strategy so that it can increase the benefits of the existence of industrial diversification relationship with firm’s performance. This study aims to examine the effect of efficiency on the relationship between industrial diversification and firm’s performance in manufacturing companies in Indonesia. By using the purposive sampling method and the 2012-2016 study periods, we obtained data from 70 manufacturing companies with a total of 253 observations. We found that industrial diversification had a significant positive effect on firm’s performance. Efficiency as a moderating variable shows that efficiency strengthens the positive relationship of industrial diversification on firm performance.
HUBUNGAN HYGIENE PERSONAL, MASA KERJA DAN PENGGUNAAN ALAT PELINDUNG DIRI (APD) DENGAN KEJADIAN DERMATITIS PADA TANGAN DAN KAKI PADA PETUGAS PENGANGKUT SAMPAH DI DINAS KEBERSIHAN KOTA KENDARI TAHUN 2016 Setiawan, Rahmat; pratiwi, arum dian; Jufri, Nur Nashriana
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat Vol 2, No 5 (2017): JIMKESMAS Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dermatitis kontak merupakan 50% dari semua penyakit akibat kerja terbanyak yang bersifat non alergi at au iritan.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan hygiene personal, masa kerja dan penggunaan AlatPelindung Diri (APD) dengan kejadian dermatitis pada tangan dan kaki petugas pengangkut sampah di dinaskebersihan kota kendari tahun 2016. Jenis penelitian bersifat observasional analitik dengan pendekatan crosssectional study. Penelitian ini dilakukan di wilayah kerja petugas pengangkut sampah dinas kebersihan kotakendari. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh petugas pengangkut sampah dinas kebersihan kota kendaritahun 2016 yang berjumlah 152 orang dengan sampel sebanyak 53 responden dengan menggunakan tekniksimple random sampling. Hasil Penelitian menunjukkan berdasarkan diagnosa dokter yang menderita dermatitisadalah 20 orang (37,7%) dan tidak menderita dermatitis adalah 33 orang (62,3%), ada hubungan antara hygienepersonal dengan kejadian dermatitis (nilai p value = 0,015), tidak ada hubungan antara masa kerja dengankejadian dermatitis (nilai p value = 0,645), tidak ada hubungan antara penggunaan APD dengan kejadiandermatitis (nilai p value = 1,000). Diharapkan agar pekerja pengangkut sampah memperhatikan hygiene personal(kebersihan diri) agar dapat mengurangi resiko terkena Dermatitis.Kata Kunci : Dermatitis, Hygiene Personal, APD, Petugas Sampah.
E-LEARNING MOODLE UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI TINGKAT SMP Setiawan, Rahmat
COPE 2013: Cope, No.01, Tahun XVII, Mei 2013
Publisher : COPE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (71.575 KB)

Abstract

Artikel ini membahas hasil sebuah penelitian yang bertujuan mengetahui:1) pengaruh pemanfaatan e-learning moodle terhadap motivasi belajar TIK ditingkat SMP, 2) pengaruh pemanfaatan e-learning moodle terhadap hasil belajarTIK di tingkat SMP, 3) peningkatan motivasi belajar TIK di tingkat SMP akibat dari pemanfaatan e-learning moodle , dan 4) peningkatan hasil belajar TIK di tingkat SMP akibat dari pemanfaatan e-learning moodle .Jenis penelitian yang dilakukan adalah kuasi eksperimen, menggunakannonequivalent control group design dengan populasi berjumlah 199 peserta didikkelas IX SMP Negeri 4 Gamping yang terbagi dalam 6 kelas paralel. Pengambilan sampel dengan cluster sampling memperoleh hasil kelas IX B sebagai kelompok kontrol dengan jumlah peserta didik 35 orang yang diberi pembelajaran melalui presentasi materi menggunakan LCD proyektor dan kelas IX D sebagai kelompok eksperimen dengan jumlah peserta didik 34 orang yang diberi pembelajaran melalui e-learning moodle . Instrumen pengumpulan data berupa soal tes tertulis dan angket. Data penelitian ini diperoleh dari hasil tes tertulis dan angket yang diberikan sebelum (pre) dan sesudah (post)pembelajaran pada masing-masing kelompok sampel yang  berlangsung sebanyak 6 kali pertemuan. Data yang diperoleh dianalisis dan diuji dengan statistik parametrik uji t.Hasil penelitian menunjukkan: 1) Ada pengaruh positif yang signifikan dari pemanfaatan e-learning moodle terhadap motivasi belajar TIK di tingkat SMP. Nilai signifikansi 0,006 dengan perbedaan rata-rata sebesar 3,49. 2) Ada pengaruh positif yang signifikan dari pemanfaatan e-learning moodle terhadap hasil belajar TIK di tingkat SMP. Nilai signifikansi 0,008 dengan perbedaan rata-rata sebesar 7,07. 3) Ada peningkatan motivasi belajar TIK yang signifikan akibat dari pemanfaatan e-learning moodle. Nilai signifikansi 0,015 dengan peningkatan rata-rata sebesar 2,29. 4) Ada peningkatan hasil belajar TIK yang signifikan akibat dari pemanfaatan e-learning moodle. Nilai signifikansi 0,000 dengan peningkatan rata-rata sebesar 24,62
CAPITAL INTENSITY DAN RISIKO SISTEMATIS Setiawan, Rahmat
Jurnal Ekonomi dan Bisnis Airlangga (J E B A) | Journal of Economics and Business Airlangga Vol 25, No 2 (2015): JURNAL EKONOMI DAN BISNIS AIRLANGGA
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (665.729 KB) | DOI: 10.20473/jeba.V25I22015.4344

Abstract

This research attempts to analyse the effect of capital intensity on systematic risk. The sample firms in thisresearch are non-financial firms listed on Jakarta Stock Exchange. Samples retrieved base on purposivesampling method with object to gain sample according to research aim. The result of this research shows (1)firms with high capital intensity have higher systematic risk than firms with low capital intensity, (2) dummycapital intensity has positive and significant effect on systematic risk, (3) level of capital intensity has positiveand significant effect on systematic risk.Key words: capital intensity, systematic risk.
PENGARUH GROWTH OPPORTUNITY DAN UKURAN PERUSAHAAN TERHADAP PROFITABILITAS PERUSAHAAN INDUSTRI MANUFAKTUR DI INDONESIA Setiawan, Rahmat
Jurnal Ekonomi dan Bisnis Airlangga (J E B A) | Journal of Economics and Business Airlangga Vol 19, No 2 (2009): JURNAL EKONOMI DAN BISNIS AIRLANGGA
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (194.082 KB) | DOI: 10.20473/jeba.V19I22009.4249

Abstract

This research attempted to analyse the effect of firm size and growth opportunityon profitability. The sample firms in this research are manufacture industry firmslisted on Jakarta Stock Exchange starting from 1999-2004. Samples retrieved baseon purposive sampling method with object to gain sample according to researchaim. Based on this method, there are 89 firms, which fulfill the condition needed.In order so, pooling data with analysis unit n = 6 X 89 = 534 was retrieved. Theused analysis model in this research is multiple linier regression. The result of thisresearch shows growth opportunity significantly influenced profitability, meanwhilefirm size did not significantly influence profitability. However, this research foundthat firm size moderated the effect of growth opportunity on profitability.Keywords: firm size, growth opportunity, profitability.
Subaltern, Politik Etis, dan Hegemoni dalam Perspektif Spivak Setiawan, Rahmat
Jurnal POETIKA Vol 6, No 1 (2018): 2018
Publisher : Ilmu Sastra, Fakultas Ilmu Budaya Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (188.015 KB) | DOI: 10.22146/poetika.35013

Abstract

Istilah subaltern merujuk pada populasi yang secara sosial, politik, dan geografis ditundukkan oleh suatu kelompok yang menguasai mereka. Dari sana kita memahami bahwa selalu ada praktik hegemonik dalam diskusi subaltern yang mana suara mereka selalu dimanipulasi secara etis sebagai bagian dari praktik politik suatu kelompok untuk mendominasi. Itu mengapa kelompok subaltern merupakan alat dari suatu praktik hegemonik yang melambangkan dominasi politik, militer, sosial, dan bahkan kultural oleh suatu kelompok di atas kelompok lainnya. Karena hegemoni bersifat tak langsung, maka praktik ini biasanya dioperasikan melalui hal-hal yang bersifat ideologi dan cenderung etis terhadap kelompok yang akan dikuasai, dan dalam kajian teoretis Spivak, kelompok subaltern adalah kelompok yang suaranya selalu direpresentasikan, sementara representasi hanyalah alat untuk menuju dominasi nyata. Oleh karena itu, topik mengenai subaltern adalah mengenai bentuk praktik politik etis kelompok hegemon terhadap kelompok subaltern yang menjelaskan adanya hegemoni yang bertopeng. Kata Kunci: Subaltern, Politik Etis, Hegemoni, dan Spivak.
SEBARAN PANJANG (FL), TINGKAT KEMATANGAN GONAD DAN KOMPOSISI MAKANAN IKAN KEMBUNG (Rastrelliger brachyosoma) PADA BULAN NOPEMBER 2006 DI PERAIRAN PANTAI KALIMANTAN BARAT Hariati, Tuti; Zamroni, Achmad; Setiawan, Rahmat
BAWAL Widya Riset Perikanan Tangkap Vol 2, No 5 (2009): (Agustus 2009)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengembangan Perikanan, Badan Penelitian dan Pengembangan Kelautan da

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (128.109 KB) | DOI: 10.15578/bawal.2.5.2009.253-258

Abstract

Informasi keadaan sumber daya ikan kembung (Rastrelliger brachyosoma) di perairan pantai Kalimantan Barat perlu untuk diperkaya. Dengan indikasi semakin turunnya hasil tangkapan ikan kembung sampai tahun 2005, pada bulan Nopember 2006 dilakukan pengumpulan data dan pengamatan aspek biologi ikan kembung. Hasil pengamatan memperlihatkan bahwa sebaran panjang ikan kembung pada bulan Nopember 2006 sesuai dengan sebaran panjang pada bulan Januari 1993. Komposisi tingkat kematangan gonad ikan kembung pada bulan Nopember 2006 sesuai dengan musim dan tingkat kematangan gonad pada bulan Januari 1993. Jenis makanan didominansiplankton nabati terutama Chaetoceros sp. dan Coscinodiscus sp., sama dengan jenis makanan ikan kembung di perairan lain. Diperlukan kajian yang rutin paling tidak 1 tahun terhadap sumber daya perikanan ikan kembung di perairan pantai wilayah Kalimantan Barat, untuk kelestarian stok dan usaha penangkapannya.
DISTRIBUSI KELIMPAHAN DAN STRUKTUR KOMUNITAS PLANKTON PADA MUSIM TIMUR DI PERAIRAN TELUK TOMINI Awwaluddin, Awwaluddin; Suwarso, Suwarso; Setiawan, Rahmat
Jurnal Penelitian Perikanan Indonesia Vol 11, No 6 (2005): (Vol. 11 No. 6 2005)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengembangan Perikanan, Badan Penelitian dan Pengembangan Kelautan da

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15578/jppi.11.6.2005.33-56

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari distribusi kelimpahan dan struKur komunitas plankton (komposisi jenis, keragaman, keseragaman, dan dominansi) pada musim gugur di perairan Teluk Tomini berdasarkan pada pengambilan contoh di 36 stasiun pada bulan Juli atau Agustus 2003.
Intellectual Capital and the Performance of Manufacturing Companies in Indonesia Setiawan, Rahmat; Prawira, Budi Yuda
JMM UNRAM - MASTER OF MANAGEMENT JOURNAL Vol 7, No 3 (2018): JMM September 2018
Publisher : Master of Management, Mataram University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jmm.v7i3.312

Abstract

This study aimed at examining the effect of intellectual capital and its components covering value added capital employed, value added human capital, and structural capital value added on the firm performance. Intellectual capital was measured by using Pulic’s model, while the firm performance was measured by return on asset, return on equity, and market-to- book ratio. The samples used in this study were 103 manufacturing industries and we also investigated every subsector of the manufacturing industries including 51 basic and chemical industries, 30 miscellaneous industries, and 22 consumer goods industry listed on Indonesia Stock Exchange during the period of 2012 up to 2016. Multiple regression analysis was used to test the hypothesis. The result of the study showed that intellectual capital had a significant positive effect on return on asset, return on equity, and market-to-book intellectual capital on the firm performance in each subsector of the manufacturing industry. Value added capital employed as a component of intellectual capital was the most influential component on the firm performance. This findings indicated that a firm with great and well managed of capital employed, allowing a firm to improve their performance. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh intellectual capital dan komponennya yang meliputi value added capital employed, value added human capital, dan structural capital value added terhadap kinerja perusahaan. Intellectual capital diukur menggunakan model Pulic, sementara kinerja perusahaan diukur dengan return on asset, return on equity, dan market-to-book ratio. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah 103 perusahaan pada industri manufaktur, dan kami juga kami meneliti masing-masing subsektor dari industri manufaktur yang meilputi 51 perusahaan pada  industri dasar dan bahan kimia, 30 perusahaan pada aneka indstri, dan 22 perusahaan pada industri barang konsumsi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia selama jangka waktu 2012-2016. Analisis regresi berganda digunakan untuk menguji hipotesis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa intellectual capital berpengaruh positif signifikan terhadap return on asset, return on equity, dan market-to-book ratio di semua industri. Selain itu, hasil penelitian ini juga menunjukkan bahwa tidak ada perbedaan pengaruh intellectual capital terhadap kinerja perusahaan pada masing-masing subsektor industri manufaktur. Value added capital employed yang merupakan komponen dari intellectual capital merupakan komponen yang paling berpengaruh terhadap kinerja perusahaan. Temuan ini menunjukkan bahwa perusahaan dengan modal yang besar dan dikelola dengan baik, memungkinkan perusahaan untuk meningkatkan kinerjanya.Intellectual capital, value added capital employed, value added human capital, structural capital value added, return on asset, return on equity, market-to-book ratio.