p-Index From 2014 - 2019
12.115
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Majalah Ilmiah Teknologi Elektro Jurnal Anestesiologi Indonesia TEKNIK TRANSMISI Agrikultura Bionatura Sosiohumaniora Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Jurnal INFOTEL Jurnal Sains Materi Indonesia PIN Pengelolaan Instalasi Nuklir Jurnal Inosains (Desain Industri) TRANSIENT Mediator International Journal of Nusantara Islam Jurnal Kependudukan Padjadjaran Indonesian Journal on Geoscience Jurnal Infra PUBLIC HEALTH JOURNAL Jurnal AGRISEP Jurnal RISET Geologi dan Pertambangan Jurnal Administrasi Kesehatan Indonesia Prosiding Semnastek Jurnal Fisika dan Aplikasinya Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung Seminar Nasional Informatika (SEMNASIF) Biomedika JURNAL PENDIDIKAN EQUILIBRIUM PROSIDING SENATEK FAKULTAS TEKNIK UMP GEA, Jurnal Pendidikan Geografi Proceeding SENDI_U Jurnal Asy-Syari'ah ProTVF: Jurnal Kajian Televisi dan FIlm Jurnal Ilmiah Dinamika Rekayasa (DINAREK) UNEJ e-Proceeding Jurnal Pendidikan Ilmu Sosial Jurnal Wawasan Manajemen Jurnal Fisika FLUX ITEj : Information Technology Engineering Journals Agricore MEDIAKOM MIMBAR AGRIBISNIS: Jurnal Pemikiran Masyarakat Ilmiah Berwawasan Agribisnis Hayula: Indonesian Journal of Multidisciplinary Islamic Studies Script Journal: Journal of Linguistic and English Teaching PERFORMA : Media Ilmiah Teknik Industri al-Daulah: Jurnal Hukum dan Perundangan Islam Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Jurnal Eksplora Informatika Jurnal Ilmiah Manuntung Jurnal Ekonologi Ilmu Manajemen Jurnal Nusa Sylva JIPES - JOURNAL OF INDONESIAN PHYSICAL EDUCATION AND SPORT JURNAL ILMIAH MAHASISWA AGROINFO GALUH JPPI | Jurnal Penelitian Pendidikan Islam Journal Of Informatic Pelita Nusantara Jurnal Surya Masyarakat JURNAL PETIK Academic Journal Perspective : Education, Language, and Literature Jurnal Muara Pendidikan JPSCR : Journal of Pharmaceutical Science and Clinical Research IJMS - Indonesian Journal on Medical Science Journal on Education TAHKIM Jambura Geoscience Review International Journal of Applied Business Research ITEJ (Information Technology Engineering Journals) Jurnal Ilmiah Galuh Justisi Indonesian Journal on Geoscience Buletin Ekonomi Moneter dan Perbankan ACTIVE: Journal of Physical Education, Sport, Health and Recreation TELKA - Telekomunikasi, Elektronika, Komputasi dan Kontrol Ekonis: Jurnal Ekonomi dan Bisnis JUSIM (Jurnal Sistem Informasi Musirawas) ADLIYA: Jurnal Hukum dan Kemanusiaan JHeS (Journal of Health Studies) Jurnal Kumparan Fisika Al-Khidmat
Articles

Found 8 Documents
Search
Journal : GEA, Jurnal Pendidikan Geografi

MIGRASI PENDUDUK MENUJU DAERAH PINGGIRAN KOTA BANDUNG DAN IMPLIKASINYA TERHADAP KUALITAS LINGKUNGAN PERMUKIMAN Setiawan, Iwan
Jurnal Pendidikan Geografi Gea Vol 10, No 2 (2010)
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (49.927 KB)

Abstract

Migrasi penduduk ke daerah pinggiran Kota Bandung membawa implikasi terhadap berkembangnya daerah pinggiran kota secara cepat. Perkembangan yang terjadi kadang tidak terkendali, sehingga muncul berbagai persoalan di daerah pinggiran kota, khususnya yang terkait dengan permukiman. Munculnya sejumlah permukiman yang tidak tertata dengan baik atau cenderung kumuh semakin banyak dijumpai. Persoalan tersebut tentu banyak terkait salah satunya dengan penduduk yang datang dan menetap di wilayah pinggiran, sehingga menarik untuk dikaji bagaimanakah implikasi migrasi penduduk terhadap kualitas lingkungan permukiman. Untuk mengkaji hal tersebut, digunakan metode survei dengan teknik pengambilan data melalui wawancara dan angket. Pengambilan sampel dilakukan secara purpossive dengan jumlah sampel yang sama antara migran desa-kota dengan migran kota-desa. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan karakteristik migran antara migran yang berasal dari pusat kota (migran kota-desa) dengan migran yang berasal dari desa-desa di sekitarnya maupun di daerah lainnya (migran desa-kota). Demikian halnya dengan faktor pendorong dan penarik, kedua tipe migran tersebut menunjukkan adanya perbedaan. Akibatnya, kualitas lingkungan permukiman migran yang berkembang di daerah pinggiran menunjukkan adanya perbedaan. Kualitas lingkungan permukiman migran desa-kota cenderung lebih rendah dibandingkan dengan kualitas lingkungan permukiman kota-desa.
UPAYA MEWUJUDKAN PEMBANGUNAN BERKELANJUTAN MELALUI PENDIDIKAN LINGKUNGAN Setiawan, Iwan
Jurnal Gea Vol 7, No 1 (2007)
Publisher : Rizki Offset

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (32.777 KB)

Abstract

Kerusakan lingkungan yang terjadi di berbagai kawasan dunia saat ini telah sampai pada taraf yang mengkhawatirkan. Berbagai indikator lingkungan menunjukkan hal tersebut, sehingga berbagai pihak telah dan sedang berupaya keras untuk mengatasinya. Upaya-upaya tersebut, tidak jarang masih bersifat lokal atau sporadis dan jangka pendek, sehingga kerusakan lingkungan terus terjadi. Solusi jangka panjang tengah di perjuangkan oleh berbagai lembaga baik di dunia maupun Indonesia yaitu dengan menyiapkan generasi yang akan datang melalui pendidikan lingkungan. Di tingkat dunia, organisasi-organisasi di bawah naungan PBB terus berupaya menggalang kerja sama antar negara dalam membangun kesadaran lingkungan. Berbagai konferensi telah diselenggarakan dan sejumlah konvensi telah dihasilkan yang sangat bermanfaat sebagai dasar atau kerangka dalam merancang program di tiap negara. Indonesia sebagai salah satu negara yang memiliki posisi penting dalam tatanan lingkungan dunia juga terus mengikuti perkembangan tersebut. Kerusakan lingkungan yang terjadi di negara ini tidak bisa hanya diatasi sendiri tetapi memerlukan kerja sama dengan negara lain. Kementerian Negara Lingkungan hidup juga menjalin kerja sama dengan departemen lainnya untuk mengatasi permasalahan yang ada. Kerja sama penting telah dilakukan dengan Depdiknas dan Departemen Agama dengan merancang program pendidikan lingkungan hidup bagi generasi penerus. Kata kunci: Pembangunan berkelanjutan, Pendidikan lingkungan.
ZONASI FISIOMORFOHIDRO DI JAWA BARAT DENGAN MENGGUNAKAN APLIKASI SIG Setiawan, Iwan; Rohmat, Dede
Jurnal Gea Vol 11, No 1 (2011)
Publisher : Rizki Offset

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2116.973 KB)

Abstract

Rainfall data has collected from rain station which is attached by certain institution like Meteorology Climatology and Geophysics Agency or another institution to fulfill the need of rainfall data at certain location, such as paunch otority, communication and transportasion agency etc. The problem: is the existing rain station distribution has covers rain parameters such as altitude, morphology, and rain distribution, with the result that every parameters represented for every parameters? Here by the objectives of this research is to mapping and analiyzing rain station distribution wich is related to those parameters. If those three map overlay then produce fisiomorphohydro zone. Overlay of three map with GIS Aplication is used to analysis. The result of this research shows that West Java have 90 zone of fisiomorphohydro. The composite map shows that West Java hasn’t even rain station distribution. Based on overlay of fisiomorhohydro zonation map and rainfall station distributions of West Java, then we find out that there are many zonation which hasn’t representative rain station. Keywords: zonation, fisiomorfohydro, GIS Application, fisiography,topography,rainfal, isohyet, rain intensity, distribution, rain station
PEMANFAATAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS UNTUK ZONASI TINGKAT KERAWANAN BENCANA LETUSAN GUNUNG API TANGKUBANPARAHU Setiyawidi, Setiyawidi; Setiawan, Iwan; Somantri, Lili
Jurnal Gea Vol 11, No 2 (2011)
Publisher : Rizki Offset

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3734.851 KB)

Abstract

Potensi bencana letusan gunungapi di Indonesia sangat besar. Hal ini karena posisi Indonesia berada di jalur gunungapi aktif dunia yang berada di sepanjang Cincin Api Pasifik (Pasific Ring Of Fire). Indonesia memiliki 129 gunung api aktif dan 271 titik erupsi akibat dari adanya tumbukan antar tiga lempeng utama bumi, yaitu lempeng Pasifik, lempeng Eurasia, dan lempeng Indo-Australia. Beberapa gunungapi sudah mulai menampakkan aktivitasnya, beberapa diantaranya mempunyai aktivitas tahunan yang lebih aktif dibandingkan gunungapi lainnya, seperti Gunung Merapi di Yogyakarta, terdapat gunungapi yang semula tipe B mendadak memperlihatkan gejala berupa letusan tipe A, seperti Gunung Sinabung di Kabupaten Karo. Terkait hal tersebut, perlu dilakukan mitigasi bencana agar meminimalisasi dampak dan jumlah korban bencana. Upaya yang dilakukan, salah satunya adalah pembuatan peta kawasan rawan bencana. Karena itu, penulis mengadakan penelitian terkait “Pemanfaatan Sistem Informasi Geografis untuk Zonasi Tingkat Kerawanan Bencana Letusan Gunungapi Tangkubanparahu”. Hal ini karena, pembangunan di wilayah kawasan Gunungapi Tangkubanparahu mengalami kemajuan yang pesat, terutama di daerah Kawasan Bandung Utara (KBU). Penelitian ini bertujuan untuk membuat zonasi tingkat kerawanan bencana letusan Gunungapi Tangkubanparahu, tingkat kerawanan bencana yang diteliti terkait tingkat kerawanan bencana aliran lahar dan tingkat kerawanan bencana aliran piroklastik (awan panas). Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survei deskriptif. Teknik pengumpulan datanya dilakukan interpretasi peta, survei lapangan, dan studi dokumentasi dari dinas-dinas terkait terutama dengan penelitian yang sedang dilakukan. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan teknik analisis Sistem Informasi Geografis (SIG) berupa analisis tumpang susun (overlay), (buffering), dan analisis tiga dimensi. Hasil penelitian dengan analisis SIG terkait kelas kerawanan bencana letusan Gunungapi Tangkubanparahu, menghasilkan tiga kelas kerawanan bencana. Kelas kerawanan bencana tinggi aliran lahar mencapai 6.01% dari luas total daerah penelitian, kelas kerawanan bencana sedang aliran lahar mencapai 70.17% dari luas total daerah penelitian, sedangkan kelas kerawanan bencana rendah aliran lahar rendah mencapai 23.82% dari luas total daerah penelitian. Kelas kerawanan bencana tinggi aliran piroklastik (awan panas) mencapai 3.91% dari luas total daerah penelitian, kelas kerawanan bencana sedang aliran piroklastik (awan panas) mencapai 90.36% dari luas total daerah penelitian, sedangkan kelas kerawanan bencana rendah aliran piroklastik (awan panas) mencapai 5.72% dari luas total daerah penelitian. Saran yang dihasilkan dalam penelitian ini digunakan untuk arahan pemanfaatan ruang terutama di kawasan rawan bencana tinggi, juga tidak melakukan alih fungsi lahan yang tidak sesuai dengan peruntukannya. Kata kunci : pemanfaatan SIG, zonasi tingkat kerawanan bencana, Gunungapi Tangkubanparahu.
PENINGKATAN KUALITAS PEMBELAJARAN GEOGRAFI MELALUI PENGEMBANGAN MEDIA PENDIDIKAN Setiawan, Iwan
Jurnal Gea Vol 6, No 2 (2006)
Publisher : Rizki Offset

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (34.62 KB)

Abstract

Salah satu permasalahan yang dihadapi dalam pembelajaran geografi adalah adanya penilaian dari sejumlah siswa bahwa pelajaran tersebut tidak menarik dan membosankan. Di samping itu, masyarakat menilai pelajaran geografi belum berhasil memenuhi harapan dalam mengenalkan fenomena atau objek geografi kepada siswa, baik pada skala global maupun skala lokal. Banyak siswa yang tidak mengetahui dengan persis letak negara di antara negara lainnya. Selain itu, diantara mereka juga banyak yang tidak mengenal kondisi fisik dan sosial-budaya di daerahnya. Permasalahan tersebut tidak lepas dari kemampuan guru geografi itu sendiri dan minimnya penggunaan media pembelajaran. Padahal jika penggunaan media pembelajaran lebih bervariasi, termasuk dengan media audio-visual, pembelajaran geografi bisa lebih menarik. Apalagi jika siswa diajak ke lapangan untuk mengenal kondisi fisik dan sosial budaya daerahnya. Permasalahan yang muncul adalah pada kemampuan guru untuk memahami fenomena yang ada di daerahnya dan ketersediaan media audiovisual di sekolah serta kemampuan guru untuk menampilkan fenomena tersebut melalui media audio-visual. Di tengah keterbatasan yang ada, maka kemitraan antar guru dan antara guru dengan lembaga pendidikan tinggi sangat diperlukan untuk bersama-sama mengatasi permasalahan yang dihadapi, khususnya lembaga pendidikan tinggi yang menyelenggarakan pendidikan geografi atau ilmu geografi. Kata Kunci: Kualitas, Pembelajaran, Geografi, Media Pendidikan.
PERAN SEKTOR PERTANIAN DALAM PENYERAPAN TENAGA KERJA DI INDONESIA Setiawan, Iwan
Jurnal Gea Vol 6, No 1 (2006)
Publisher : Rizki Offset

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (30.612 KB)

Abstract

Indonesia sedang dihadapkan pada masalah ketenagakerjaan yang cukup kompleks. Permasalahan tersebut, sebagian merupakan imbas dari krisis ekonomi yang terjadi beberapa waktu lalu yang berakibat pada tingginya angka pengangguran. Masalah lainnya yang dihadapi adalah masalah kualitas tenaga kerja yang rendah, upah, jaminan sosial dan lain-lain. Di tengah rumitnya permasalahan tersebut, sektor pertanian masih memiliki peran yang penting dalam menyerap tenaga kerja yang ada. Kontribusi sektor ini dalam ketenagakerjaan masih sangat tinggi walaupun ada kecenderungan semakin meningkatnya pertambahan tenaga kerja pada sektor industri, jasa dan perdagangan. Kontribusi dari sektor pertanian ternyata tidak diimbangi dengan kebijakan yang sepenuhnya pro terhadap pertanian. Rencana strategis pembangunan pertanian 2004-2009, yang di dalamnya cukup mendukung terhadap upaya pembangunan pertanian, pada kenyataannya setelah beberapa waktu berlangsung, belum banyak menunjukkan keberpihakan pemerintah terhadap petani dan sektor pertanian. Kebijakan-kebijakan yang dikeluarkan pemerintah masih sering bertentangan dengan keinginan petani atau dapat dikatakan merugikan petani. Kenaikan harga pupuk, impor produk pertanian, dan lain-lain merupakan contoh riil dari pertentangan antara petani dan pemerintah. Semua itu, menempatkan sektor pertanian dan petani pada posisi yang marginal. Sektor pertanian menjadi tidak menarik bagi penduduk usia muda, sehingga muncul gejala kekurangan buruh tani di pedesaan. Mereka cenderung lebih tertarik untuk melakukan urbanisasi, sehingga tenaga kerja yang tersisa di pedesaan adalah penduduk usia tua (aging population). Kata kunci: Sektor pertanian, penyerapan tenaga kerja.
PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA AUDIO VISUAL TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP PESERTA DIDIK DALAM PEMBELAJARAN GEOGRAFI (Penelitian Eksperimen Kuasi Pada Kelas X SMA Labschool UPI Bandung) Taniady, Vicky; Setiawan, Iwan; Waluya, Bagja
Jurnal Pendidikan Geografi Gea Vol 16, No 2 (2016)
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (668.453 KB)

Abstract

Tantangan dalam pembelajaran geografi adalah penyampaian konsep-konsep esensial yang terdapat pada materi pembelajaran yang terkadang sulit untuk dihadirkan langsung di dalam kelas. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk mengatasi kesulitan tersebut adalah penggunaan media pembelajaran audio visual yang dapat menjadi simplikasi dari realitas yang kompleks. Melalui penggunaan media audio visual, peserta didik diharapkan dapat mengamati konsep-konsep yang terkandung dalam materi pembelajaran dengan proses pengalaman melalui inderanya sehingga meningkatkan pemahaman konsep geografi. Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi pemahaman konsep peserta didik ketika menggunakan media audio dalam pembelajaran geografi di SMA Labschool UPI Bandung.  Metode penelitian yang digunakan yakni metode eksperimen kuasi dengan pola desain kelompok kontrol pretes-pascates berpasangan. Subjek penelitian ini adalah peserta didik SMA Labschool UPI Bandung dengan dua kelas sebagai sampel penelitian yakni X IPS sebagai kelas eksperimen yang akan menggunakan media audio visual dan kelas X IPS 3 sebagai kelas kontrol yang tidak menggunakan media audio visual  dalam pembelajaran geografi sub materi seisme. Teknik pengumpulan data yang dilakukan adalah dengan tes pemahaman konsep dan observasi. Teknik analisis data yang digunakan yakni uji statistik diantaranya uji normalitas menggunakan chi square, uji homogenitas menggunakan uji-F, dan uji hipotesis menggunakan uji-t. Hasil penelitian yang diperoleh menunjukan adanya peningkatan skor gain rata-rata kelas eksperimen pada ketiga indikator yakni translasi (1,43), intrepretasi (1,40), dan ekstrapolasi (0,71) yang lebih tinggi daripada kelas kontrol yakni translasi (1,14), intrepretasi (1,49), dan ekstrapolasi (0,54). Kesimpulannya, pembelajaran geografi dengan penggunaan media audio visual jauh lebih efektif dalam meningkatkan pemahaman konsep peserta didik khususnya pada indikator translasi.
PERAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS (SIG) DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR SPASIAL (SPATIAL THINKING) Setiawan, Iwan
Jurnal Pendidikan Geografi Gea Vol 15, No 1 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (288.553 KB)

Abstract

SIG merupakan aplikasi yang dikembangkan untuk memecahkan persoalan yang berkaitan dengan permukaan bumi. Namun, dalam perkembangannya SIG sangat diandalkan dalam membantu kegiatan pembelajaran yang terkait dengan aspek spasial. Geografi merupakan mata pelajaran yang fokusnya pada pengembangan berpikir spasial, sehingga SIG menjadi sistem pendukung yang sangat diandalkan. Pemanfaatan SIG dalam mengembangkan berpikir spasial tersebut telah diuji kehandalannya dalam sejumlah penelitian yang menunjukkan adanya kontribusi positif SIG dalam mengembangkan kemampuan berpikir spasial.
Co-Authors Abdussamad . Achmad Fuad Achmad Hidayatno Adi Septian Putra Atmaja, Adi Septian Putra Adian Fatchur Rochim Aditya Bakti Priahutama Afrilianto, muhammad Agung Nugroho Agus Sukarto Wismogroho, Agus Sukarto Ahmad Asmedi, Ahmad Ahmad Shafi Mukhaitir Ahmad Thoriq, Ahmad ahmad yani Akbar, Padillah Al-Anshory, Umair Alfa Pradipta, Alfa Ambarwati, Levia Hasvi Andreas Handojo Andrey Wicaksono, Andrey Andrian Kristianto Andrie Al Kausar Angkasa, Syahreza S. Anita Yuliyanti Anne Charina Ardyono Priyadi Ariani, Nofi Risa Arif Satria Arifudin Idrus Aris Sugianto, Aris Aris Triwiyatno Arrasyid, Riko Arsyahadij, Miftahuddin Aryati, Yosephine Vania Prima Ashari, Ayu Aisyah At., Mulyadi Atiek Iriany Azis Wisnu Widhi Nugraha, Azis Wisnu Azis Wisnu Widhi Nugraha, Azis Wisnu Widhi B Devina Puspasari bagja waluya, bagja Basari, M. Aziz Bobby Rachmat Saefudin, Bobby Rachmat Budi Setiyono Camalin, Maudia Colin R Trainor Darjat Darjat Darmanto Darmanto David Setiawan, David Dede Rohmat Dede Sugandi Dede, Moh. Dian Agista Dian Masita Dewi Dianto, Ryan Dista Yoel Tadeus Djedi S. Widarto, Djedi S. Dwi Lesmana Eddy Gaffar Zulkarnain, Eddy Gaffar Eduward Tigor Elly Rasmikayati, Elly Endang Bidayani, Endang Ernowo Ernowo Fadlin Idrus Fajar Wisnu Aribowo Faruk, Mujaddid Feti Fahmimroah, Feti Fifi Swandari Franklin Franklin Friska, Yuliana H, Puput Wahyu Habibi, Muhammad Irfan Hariri, Azka Harlina, Raesa Harsono Harsono Haryadi Permana Hastuti - Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Nasional Surakarta, Diah Dwi Hastuti, Diah Dwi Hendri Donnel Heni Kusdarwati Hepi Hapsari Hill. Gendoet Hartono Imam Santoso Indira, Diah Insani, Fitrah Rahmah Irkham, Irkham Ismawati, Heny Isnan Fauzan Akrom Ivan Aris Panoyo, Ivan Aris Juliana, Venti Jusagemal Aria EL Justinus Andjarwirawan Kausar, Andrie Al Keith Martin Kukuh Priyangga Laras Dwi Kawuri Lili Somantri Lintjewas, Lediyantje Lisye Setiagustina Luwandi Suhartono M Charlotte Benstead Maria Teodora Ping, Maria Teodora Martina Nainggolan Mauridhi Hery Purnomo Mochammad Facta Moetamar Moetamar Muhammad Fairuz Luthfa Muhammad Farchani Rosyid Muhammad Fathul Faris Muhammad Riyadi Muhammad Supono Kurniawan Munawar Agus Riyadi Mutia Dewi Yuniati Noor Yudhi Noviyanto, Alfian Nugroho, Muhammad Arief Nur Syamsiyah Nurul Taufiqu Rochman Paundralingga, Angsoka Yorintha Phil J Benstead Prabowo Tjitropranoto Pradana, Byan Bagas Pradana, Muhammad Ivan Prasetyo, Agus Budi Prestian Rindho S. Raf Drijvers Rahmawati, Dyana Rano Gusman Namara raudatul jannah Rika Arliza, Rika Riva Amrulloh Rizkiyana, Shella Rizky Mulya Sampurno Roron Wicaksono Hadi Saputri, Inderi Mira Saryanti, Dwi Setiyawidi Setiyawidi, Setiyawidi Sigit Purwanto Silalahi, Indra Pribady Sinaga, Bosker SIska Rasiska, SIska Sorikhi Sorikhi, Sorikhi Sri Fatimah Sri Indarto SUDARSONO SUDARSONO Sudjadi Sudjadi SUHARYANTO SUHARYANTO Sukmandaru Prihatmoko Sumardi Sumardi Sumardjo Sumardjo Supriatin, Hj. Ukilah Sururie, Ramdani Wahyu Surya Wisnurahutama Suryani . Syafri Kamsul Arif Taniady, Vicky Tarya J Sugarda Tejo Sukmadi Teuku Winnetou Thinni Nurul Rochmah Thoyyibah, Ita Tri Bagus Susilo Tri Wiyoko Trias Andromeda Tunjung Dwi Madyanto urai salam Uu Nurul Huda, Uu Nurul Wahyudi Wahyudi Wahyuni, Lies widya astuti Wisnu Ari Adi Yoga Handoko Agustin, Yoga Handoko Yuli Christyono Yulia Yulia Yuslinar, Asep Yusuf Dewantoro, Yusuf Zabib Bashori