Articles

Pengaruh Faktor Intrinsik Dan Ekstrinsik Terhadap Motivasi Belajar Mahasiswa (Studi Pada Mahasiswa Jurusan Administrasi Niaga Politeknik Negeri Sriwijaya) Setiawan, Heri
2085 - 2576
Publisher : MANAJEMEN INFORMATIKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research done in Business Administration Department Polytechnic State of Sriwijaya and aimed at: finding the influence of intrinsic factors and extrinsic factors on student motivation to study. This research used data that collected by survey with student as respondent. One Hundred respondents were choosing as the samples by Simple Random Sampling Method. Multiple Linear Regression techniques were used to analyze data with use SPSS version 16.00 for windows. Intrinsic factors and extrinsic factors as the independent variables (X), and student motivation to study as the dependent variables (Y). The results revealed that Intrinsic factors partially has a significant effect on student motivation to study. Extrinsic factors partially has a significant effect on student motivation to study. Intrinsic factors, extrinsic factors and gender simultaneously have significant effect on student motivation to study.
PENGARUH ORIENTASI PASAR, ORIENTASI TEKNOLOGI DAN INOVASI PRODUK TERHADAP KEUNGGULAN BERSAING USAHA SONGKET SKALA KECIL DI KOTA PALEMBANG Setiawan, Heri
ORASI BISNIS Vol 8, No 2 (2012): Orasi Bisinis Edisi VIII November 2012
Publisher : ORASI BISNIS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research aims to analyze effect of market orientation, technology orientation and product innovation on Competitive Advantage of Songket industry specially Small Enterprises in Palembang City. This study uses data collected by a survey on Small Enterprises of Songket Company using simple random sampling method. The sample of this research consist of 91 Small Enterprises of Songket. The data analysis using SPSS software with Linear Regression Analysis. Independent variables in this research are market orientation, technology orientation and product innovation, and dependent variable is Competitive Advantage. The result shows that simultaneously market orientation, technology orientation and product innovation have significant influence on Competitive Advantage. The result shows that partially market orientation have significant influence on Competitive Advantage. Technology orientation did not have significant influence on Competitive Advantage. Product innovation has significant influence on Competitive Advantage.
IDENTIFIKASI DAERAH PRIORITAS REHABILITASI LAHAN KRITIS KAWASAN HUTAN DENGAN PENGINDERAAN JAUH DAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS (STUDI KASUS: KABUPATEN PATI) Setiawan, Heri; Sudarsono, Bambang; Awaluddin, Moehammad
Jurnal Geodesi Undip Volume 2, Nomor 3, Tahun 2013
Publisher : Jurnal Geodesi Undip

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (251.421 KB)

Abstract

Kerusakan Hutan masih menjadi perbincangan hangat di Indonesia. Banjir bandang yang sering penambangan karst liar di kawasan hutan pegunungan Kendeng Utara sehingga hutan terdegradasi dan akan menadi lahan kritis. Faktor yang mempengaruhi terjadinya lahan kritis kawasan hutan  antara lain; kerapatan vegetasi, kelerengan hutan, erosi lahan dan manajemen hutan.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persebaran lahan kritis kawasan hutan dan berapa luas daerah prioritas rehabilitasinya. Pengolahan dilakukan dengan metode overlay tiap parameter; peta kelas vegetasi, peta kelas lereng, peta kelas erosi dan peta kelas manajemen. Pembuatan peta kelas kerapatan vegetasi dibuat dari klasifikasi NDVI citra Landsat 7 ETM+. Kemudian analisis tiap kecamatan, Kesatuan Pemangkuan Hutan, Bagian Hutan dan fungsi hutan dilakukan dengan overlay data vektor.Berdasarkan hasil pengolahan data, kawasan hutan Kabupaten Pati didominasi oleh kriteria potensial kritis seluas 14.351,74 ha (62,67%) dari luas hutan di Kabupaten Pati. Kerusakan hutan tertinggi berada di kecamatan Margorejo dan Sukolilo. Lahan kritis paling banyak berada di kecamatan Margorejo 252,02 ha. Sedangkan lahan agak kritis paling banyak terdapat di kecamatan Sukolilo 1.492,22 ha.Kata Kunci: Lahan kritis, Hutan, Kabupaten Pati
PERANCANGAN MESIN PENGOLAH AIR BERSIH BERGERAK DENGAN MENGGUNAKAN SISTIM MODULAR UNTUK PENANGGULANGAN KEADAAN DARURAT AIR Erlangga, Yuliar Yasin; Setiawan, Heri
journalmachine Vol 4 No 1 (2018): Journal Machine Vol. 4 No 1 Januari 2018
Publisher : Jurusan Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (787.647 KB)

Abstract

Pengolahan air bersih (Water Treatment) sistem modular/mobile (compact mobile) merupakan pengembangan dari sistem penyaringan air dengan sistem “up flow”  yang sudah dikembangkan oleh BPPT dengan penambahan dan perbaikan fungsi proses dalam upaya mengoptimalkan proses pengolahan air baku menjadi air bersih. Pengembangan yang dilakukan pada penelitian ini yaitu dengan mengubah dari  instalasi pengolahan yang tetap yang biasanya berbentuk civil work ke dalam sub fungsi-fungsi pengolah yang bersifat modular/mobile (compact mobile) dengan ukuran / dimensi yang tidak terlalu besar (compact design). Keuntungan yang bisa didapatkan dari sistem tersebut terutama dalam segi penanganan selama proses pengolahan dan dalam hal penyediaan suku cadang yang mudah sehingga waktu perbaikan disaat terjadi kerusakan pada mesin pengolahan air bersih ini menjadi sangat singkat dan juga ukuran / dimensi dari perangkat ini yang cukup kecil (compact) sehingga mudah dalam pemindahan antar lokasi untuk keadaan darurat air. Pada akhir penelitian ini setelah melalui proses perancangan menurut VDI 2222 dan sudah dilakukan penilaian berdasarkan beberapa aspek maka terbangun sebuah  prototipe modular mobile water treatment berkapasitas pengolahan 1 M² per jam yaitu rancangan nomer 2 dengan nilai 92%. Aspek terbarukan yang dipelajari adalah desain modular mobile water treatment itu sendiri, penentuan dan pemilihan solusi dari sub fungsi bagian serta bagaimana sub-sub fungsi bagian tersebut diikatkan pada rangka sehingga  instalasi tersebut menjadi kompak untuk dijadikan sebagai mobile water treatment.
ANALISIS HUBUNGAN KAUSALITAS ANTARA COMPUTER ANXIETY, PENGALAMAN KOMPUTER (COMPUTER EXPERIENCE) DAN KEMAHIRAN KOMPUTER (Studi pada Mahasiswa Politeknik Negeri Sriwijaya) Setiawan, Heri
ORASI BISNIS Vol 7, No 1 (2012): Orasi Bisinis Edisi VII Mei 2012
Publisher : ORASI BISNIS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research was done at Polytechnic State of Sriwijaya and aimed at understanding the Influences of computer anxiety and computer experience on computer self-efficacy.. This study uses data collected by a survey on active student at Polytechnic State of Sriwijaya, using simple random sampling method with amount of sample 100 respondent. The data analysis using SPSS software and AMOS. The independent variables are computer anxiety and computer experience. Dependent variable is computer self-efficacy. The study results indicate that computer anxiety had significant and negative influence on computer self-efficacy. Then, computer experience had significant and positive influence on computer self-efficacy.
PERHITUNGAN PRODUKSI ALAT BERAT PADA PEMATANGAN LAHAN PERUMAHAN GARDEN HILLS SAMARINDA SETIAWAN, HERI
KURVA S JURNAL MAHASISWA Vol 1, No 1 (2012)
Publisher : KURVA S JURNAL MAHASISWA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (78.972 KB)

Abstract

Secara umum dalam merencanakan suatu pekerjaan pembangunan diperlukan perencanaan dan bantuan peralatan mekanis, hal ini dimaksudkan untuk dapat memudahkan pekerjaan yang beroperasi di lapangan. Aspek keamanan dan mobilitas alat  juga merupakan hal yang mutlak perlu diperhatikan agar pekerjaan dapat diselesaikan dengan tepat guna dan dapat selesai sesuai waktu yang telah ditentukan.Pembangunan pada perumahan Garden Hills dimaksudkan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh produktifitas alat berat yang beroperasi di lapangan dan juga waktu yang diperlukan untuk menyelesaikan pekerjaan di lapangan perlu dilakukan analisa perhitungan melalui data yang diperoleh, baik secara langsung maupun data sekunder dari perusahaan. Dalam hal ini lokasi penelitian yang terletak di Jalan A.W. Syahranie Kota Samarinda, yaitu  kegiatan Pembangunan Perumahan Garden Hills Samarinda Dari perhitungan dapat diperoleh alat berat yang beroperasi di lapangan adalah:  excavator 2 unit, bulldozer 2 unit, dump truck 4 unit dan compactor 1 unit. Volume pekerjaan galian sebesar 141.116,72 m3 , volume timbunan sebesar 141.141,378 m3 , produktifitas excavator sebesar 137,74 m3/jam , produktifitas bulldozer sebesar 58,73 m3/jam, produktivitas dump truck sebesar 79,47 m3/jam dan produktivitas compactor sebesar 469,28 m3/jam. Dari data tersebut diperoleh lama waktu pelaksanaan kerja alat berat adalah sebagai berikut, excavator bekerja selama 2,6 bulan, bulldozer bekerja selama 5 bulan, dump truck bekerja selama 2,2 bulan dan compactor bekerja selama 1,4 bulan, masing – masing dikerjakan  selama 8 jam per hari.
FACTORS THAT EFFECT THE PERFORMACE OF GOVERNMENT OFFICIALS SENGATA DISTRICT NORTH EAST KUTAI Setiawan, Heri
EKONOMIA Vol 2, No 1 (2013)
Publisher : EKONOMIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (110.361 KB)

Abstract

Problems in this study were : 1) What are the factors physiologi need, safety needs, socialization needs, esteem needs and self-act-actualization needs significant effect in the performance of government officials Sangatta northern districts. 2) Whicj factors most influence on employee performance Sangatta northern district administration, basic theory of human resource management include motivation theory and performance theory. The hypothesis of this pernulisan formulated as follows. 2) There is a significant effect between physiologi needs, safety needs, socialization needs, esteem needs and self-actualization needs on the performance of employees in the district administration Sangatta north east Kutai regency. 2) penghargaan needs to have the most impact on the performance of gobernment officials Sangatta north east Kutai district. In an attempt to solve the problems associated with the use of writing in the statistical analysis with the help of the program SPPS ver. 19.0 (statiscal program for Social Science) as follows : Y = a + b1X1 b2x2 + + + b3X3 b4X4 b5X5 + + e.Based on the analysis and discussion, it can be concluded : of the five independent variables were studied, all have a positive effect. This shows the increasing demand followed by increased employee performance. Functional relationship Variables-variables that influence employee performance formula produces multiple regression equation as follows :Y = 0.321 + 0.144 + 0.138XI + 0.157X2 + 0.256X3 + 0.232 X4 X5Empirical evidence to determine the test results calculated F Value of 22.639 > of the F table at 2.5336 and significant at 0.000, from 0.05 then the probability of the hypothesis that the simultaneous influence of independet variables on the dependet variable employee performance accptable.Variable physiologi safety, socialization, and self-actualization   awards simultaneously have a positive and significant relationship with the performance of goverment officials Sangatta north east Kutai district.Partial variabel that has meaning physiologi employee performance is variable, safety, socialization, respect and self-actualization of the five variables are variables awards have the most impact on the performance of goverment official Sengata north east Kutai district. Strengh of this correlation is evidenced in the test variable parial 0.000 awards with a smaller probability of a = 5% as a starting measuring obtained t value of 7.066. from the t table with r2 = 2.0639 + 0.700 or 70%. Thus the hypothesis that award needs factors have the most influence on the performance of goverment official Sengata north East Kutai district received.
IMPLEMENTASI TECHNOLOGY ACCEPTANCE MODEL UNTUK MENGUKUR PENGGUNAAN SISTEM INFORMASI AKADEMIK KAMPUS (SISFOKAMPUS) Setiawan, Heri
ORASI BISNIS Vol 10, No 5 (2013): Orasi Bisnis
Publisher : ORASI BISNIS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aimed to measure use of the campus academic information system (Sisfokampus)  with implementation of Technology Acceptance Model. This study uses data collected through a survey of lecturers  and employees State Polytechnic Sriwijaya. Sampling method in this study using Simple Random Sampling with a sample of 88 respondents. Data analysis using SPSS for Windows version 19.00 with Path Analysis method. The independent variables were perceived usefulness, ease of use and the attitude of use. While the dependent variable is the behavioral intention and actual use. The results showed that perceptions of usefulness, ease of use simultaneously a significant effect on the attitude of the use of the system. Perception usefulness no significant effect on the attitude of the use of the system. Perceived ease of use significantly influence the attitude of the use of the system. Then, perceived usefulness, ease of use and the attitude of use simultaneously significant effect on system usage intentions. Perception usefulness significantly influence system usage intentions. Ease of use was not a significant effect on system usage intentions. Attitude use significant effect on system usage intentions. Perceptions of usefulness, ease of use, attitudes and intentions use the simultaneous use significant effect on actual usage. The perception usefulness and ease of use in partial no significant effect on actual use. The attitude of use and intention using system partially significant effect on actual usage.
ANALISIS TINGKAT KEPUASAN KONSUMEN TERHADAP KUALITAS PELAYANAN PADA TOKO BUKU ANGGREK PALEMBANG Dibyantoro, Dibyantoro; Setiawan, Heri; Tamimi, Nashirah
ORASI BISNIS Vol 11, No 1 (2014): Orasi Bisnis
Publisher : ORASI BISNIS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This reseach done in Anggrek book store and aimed to know how big the level of customer satisfaction, to know priority necessary repairs in order understand deficiencies of service quality and determining the dimension that the most dominant in customer satisfaction. It is based on 5 dimension of service quality there are tangibles, reliability, responsiveness, assurance and empathy.research conducted on 100 respondents into Anggrek book store. The result of the study are average customers feel quite satisfied with the quality of service provided by Anggrek book store. There are 8 items that should be fixed and the dimensions most give satisfaction to customers is assurance with the degree of satisfaction 93,5%. Based on the research result then expected management to improve the quality service is not good in the eyes of customer, consider priority correction and maintain the quality of service that has been good.
KAJIAN CITRA RESOLUSI TINGGI WORLDVIEW-2 SEBAGAI PENUNJANG DATA DASAR UNTUK RENCANA DETAIL TATA RUANG KOTA (RDTRK) (STUDI KASUS: KECAMATAN RUNGKUT, SURABAYA) Setiawan, Heri; Budisusanto, Yanto
Geoid Vol 10, No 1 (2014)
Publisher : Department of Geomatics Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (873.038 KB) | DOI: 10.12962/j24423998.v10i1.691

Abstract

Suatu kawasan perkotaan merupakan kawasan dengan jumlah penduduk lebih banyak dibandingan dengan daerah pinggiran maupun plosok. Salah satunya adalah Kotas Surabaya yang memiliki unit-unit  pengembangan. Salah satu unit pengembangann dari Kota Surabaya adalah Kecamatan Rungkut. Kecamatan Rungktu, kecamatan rungkut memiliki kawasan industri yang luas dibandingkan lainnya sehingga mengakibatkan banyaknya pertambahan penduduk di kota besar,adanya ketidak seimbangan itu perlu memeperhatikan suatu penataan rung yang baik.   Penataan ruang yang baik yaitu mempertimbangkan keselarasan antara kegiatan utama dengan kawasan fungsional. Penataan ruang yang baik di wujudkan dalam Rencana Detail Tata Ruang Kota (RDTRK). RDTRK merupakan kawasan dengan blok pemanfaatan ruang, terkait dengan penyusunan RDTRK dibutuhkan suatu data dasar. Data dasar yang dimaksud dapat berupa Citra resolusi tinggi ataupun foto udara. Data dasar yang dimaksud dapat diperoleh dengan berbagai cara, salah satu untuk mendapatkan data dasar yang layak yaitu menggunakan teknologi penginderaan jauh. Pada penelitian ini dilakukan pengolahan citra menggunakan  klasifikasi dijital dan interpretasi manual. Klasifikasi dijital menggunakan jenis maximum likelihood sedangkan interpretasi manual menggunakan 7 kunci interpretasi. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah koreksi geometrik sebesar 0,29. Penelitian ini akan mengkaji kelayakan citra yang digunakan untuk penunjang data dasar dari RDTRK. Hasi Dari uji ketelitian klasifikassi citra worldvie-2 sebesar 89,7% dengan jumlah kelas tutupan lahan sebanyak 7 kelas yaitu semak belukar, lahan kosong, sungai, pemukiman, jalan, tambak dan industri.Yang kemudian di kaji kesesuaianya dengan RDTRK.