Articles

Found 39 Documents
Search

IEEE 802.11n Physical Layer Implementation On Field Programmable Gate Array Setiawan, Hendra; Nagao, Yuhei; Kurosaki, Masayuki; Ochi, Hiroshi
TELKOMNIKA Telecommunication, Computing, Electronics and Control Vol 10, No 1: March 2012
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (62.287 KB)

Abstract

Register transfer level (RTL) development is a time cost step that requires high diligence and fidelity to get the valid interpretation of abstraction function of digital circuit. In this research, we introduce and prove that Model-Based Design Process (MBDP) is an effective and efficient way to develop a RTL complex system such as wireless communication. Using MBDP flow, we interpret, develop, and verify the physical layer RTL of a new standard that ratified on the end 2009, i.e. IEEE 802.11n wireless local area network (WLAN). The result of this research is a prototyping FPGA StratixII EP2S180 that has properly worked as a 2x2 MIMO WLAN with maximum throughput 144 Mbps.
IEEE 802.11n Physical Layer Implementation On Field Programmable Gate Array Setiawan, Hendra; Nagao, Yuhei; Kurosaki, Masayuki; Ochi, Hiroshi
TELKOMNIKA Indonesian Journal of Electrical Engineering Vol 10, No 1: March 2012
Publisher : Institute of Advanced Engineering and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (0.512 KB) | DOI: 10.11591/telkomnika.v10i1.655

Abstract

Register transfer level (RTL) development is a time cost step that requires high diligence and fidelity to get the valid interpretation of abstraction function of digital circuit. In this research, we introduce and prove that Model-Based Design Process (MBDP) is an effective and efficient way to develop a RTL complex system such as wireless communication. Using MBDP flow, we interpret, develop, and verify the physical layer RTL of a new standard that ratified on the end 2009, i.e. IEEE 802.11n wireless local area network (WLAN). The result of this research is a prototyping FPGA StratixII EP2S180 that has properly worked as a 2x2 MIMO WLAN with maximum throughput 144 Mbps.
PERBANDINGAN PENGGUNAAN DINDING PENAHAN TANAH TIPE KANTILEVER DAN GRAVITASI DENGAN VARIASI KETINGGIAN LERENG Setiawan, Hendra
JOURNAL TEKNIK SIPIL DAN INFRASTRUKTUR Vol 1, No 2 (2011)
Publisher : JOURNAL TEKNIK SIPIL DAN INFRASTRUKTUR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (71.575 KB)

Abstract

Untuk meningkatkan stabilitas lereng, ada beberapa metode yang bisa digunakan, salah satunya adalah dengan menggunakan konstruksi dinding penahan tanah. Dinding penahan tanah adalah konstruksi yang berfungsi untuk menahan tekanan tanah lateral yang ditimbulkan oleh tanah dibelakang dinding penahan tanah. Ada dua jenis dinding penahan tanah yang sering digunakan di lapangan, yaitu type gravitasi dan type kantilever. Penelitian ini bermaksud mengadakan perbandingan penggunaan kedua type dinding penahan tanah tersebut pada berbagai ketinggian lereng. Data tanah yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan data tnah pada lokasi BTN Teluk Palu Permai. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada ketinggian lereng sampai dengan 6 m, angka keamanan atau stabilitas pada type kantilever lebih tinggi dari type gravitasi, baik untuk stabilitas terhadap penggulingan, penggeseran, maupun keruntuhan kapasitas dukung
PERENCANAAN DINDING PENAHAN TANAH DENGAN PERKUATAN GEOTEKSTIL (STUDI KASUS JALAN LINGKAR DONGGALA) Setiawan, Hendra
JOURNAL TEKNIK SIPIL DAN INFRASTRUKTUR Vol 2, No 2 (2012)
Publisher : JOURNAL TEKNIK SIPIL DAN INFRASTRUKTUR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (71.575 KB)

Abstract

Pembangunan jalan di atas tanah hasil reklamasi laut umumnya menghadapi masalah, diantaranya adalah tanah timbunan yang rawan mengalami penurunan akibat kondisi pasang-surut air laut. Tanpa adanya konstruksi penahan tanah, maka material timbunan akan mengalami penurunan karena terbawa oleh pasang-surut air laut sehingga lambat laun akan terjadi differential settlement (beda penurunan) yang menyebabkan perkerasan jalan akan lebih cepat rusak dari umur rencananya. Tujuan penelitian ini adalah untuk menanggulangi masalah penurunan tanah timbunan akibat kondisi pasang-surut air laut menggunakan konstruksi dinding tanah bertulang dengan perkuatan geotekstil. Hasil analisis stabilitas dari hubungan variasi jarak vertikal (Sv) terhadap timbunan setempat didapatkan semakin kecil nilai Sv maka jumlah tulangan yang dibutuhkan menjadi lebih banyak, akan tetapi nilai faktor aman terhadap cabut tulangan dan putus tulangan menjadi lebih besar. Diperoleh bahwa semakin baik nilai sudut gesek dari tanah timbunan,  maka semakin kecil nilai panjang geotekstil yang dibutuhkan serta semakin tinggi nilai stabilitas dalamnya.  Hasil analisis diperoleh berdasarkan ketinggian tanah timbunan di lapangan sebesar 6 m, digunakan jarak spasi (Sv) antar tulangan yang sama sebesar 0,8 m, dan panjang geotekstil yaitu 13,5 m untuk timbunan setempat, 12 m untuk timbunan Sungai Palu dan 9 m untuk timbunan Sungai Palupi. Dengan faktor aman untuk stabilitas luar terdiri dari Fgs=1,5, Fgl=2,0 dan Fqu>2,0. Serta faktor aman untuk stabilitas dalam terdiri dari Fr>1,2 dan Fp>1, 5
PERENCANAAN KONSTRUKSI TURAP SEBAGAI PENGGANTI DINDING PENAHAN (STUDI KASUS JALAN LINGKAR DONGGALA) Martini, Martini; Maricar, Shyama; Setiawan, Hendra
JOURNAL TEKNIK SIPIL DAN INFRASTRUKTUR Vol 2, No 2 (2012)
Publisher : JOURNAL TEKNIK SIPIL DAN INFRASTRUKTUR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (71.575 KB)

Abstract

Jalan Lingkar Donggala menggunakan dinding penahan yang berbentuk silinder atau biasa disebut sumuran. Proses pemasangan atau pelaksanaan pondasi sumuran umumnya dalam kondisi kering, namun lokasi jalan lingkar berada di daerah pantai. Kondisi ini akan menghambat proses pelaksanaan atau pemasangan pondasi sumuran, karena adanya pengaruh air laut dan proses pasang surut. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui desain turap yang akan digunakan meliputi dimensi turap, kedalamam pemancangan, dan jenis turap yang akan digunakan.Hasil perhitungan dari perencanaan konstruksi turap dengan dua kondisi permukaan air laut. Pada saat muka air normal didapatkan kedalaman pemancangan Daktual = 3,001 m dengan tipe turap PS-28. Kondisi pada saat air surut didapatkan kedalaman pemancangan Daktual = 3,393 m dengan tipe turap PS-28. Berdasarkan hasil perhitungan kedalaman pemancangan dari kedua kondisi tersebut, maka yang sebaiknya dilaksanakan adalah kedalaman pemancangan pada kondisi air surut yaitu Daktual = 3,393 m dan tipe turap adalah PS-28
PENGARUH PEMBASAHAN BERULANG TERHADAP PARAMETER KUAT GESER TANAH LONGSORAN RUAS JALAN TAWAELI – TOBOLI Setiawan, Hendra
MEKTEK Vol 7, No 1 (2005)
Publisher : MEKTEK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (71.575 KB)

Abstract

Tawaeli-Toboli road is an arterial road together with the trans sulawesi road which has an important function in transportation of central sulawesi. Landslide disaster and slope failure which frequently occur in the rainy season is the main problems in this road. Tawaeli-Toboli road traverses a complicated terrain formed by mountain ranges with steep slope angle. The influence of rewetting processed on soil shear strength were done by direct shear test. The results showed that rewetting processed able to decrease soil shear strength
The Most Possible Scheme of Joint Service Detection for the Next Wireless Communication Technologies Setiawan, Hendra; Firdaus, Firdaus
TELKOMNIKA Telecommunication, Computing, Electronics and Control Vol 11, No 1: March 2013
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (325.529 KB)

Abstract

The era of beyond third generation wireless communication is highly heterogeneous in that it comprises several radio access technologies that need to be joined into a single multimode terminal. In this respect, this paper introduces a common service recognition system for the next wireless communication technologies i.e. Long Term Evolution (LTE), WiMAX or IEEE 802.16, and Wireless Local Area Network (WLAN) or IEEE 802.11. It is done in physical layer as one of multimode terminal ability regardless network cooperation existence. We investigated on the preamble and synchronization signals as indicators of the available services instead of carrier frequency detection. To detect these signals, we proposed a time domain detection system consisting of auto-correlation, cross-correlation, and a peak period detection. Based on complexity analysis, this paper proposes the most possible scheme with lower complexity than cross-correlation implementation. Moreover, the fixed point simulation results show that the proposed system satisfies the minimum receiver sensitivity requirements that specified in the standards.
Evaluasi Pengendalian Intern Persediaan Pipa Distribusi Dan Accessories Dalam Mengamankan Asset Perusahaan Pada PDAM Tirta Pakuan Budianto, Enjang Tachyan; Setiawan, Hendra
Jurnal Ilmiah Kesatuan (JIK) Vol 11, No 2 (2009): Jurnal Ilmiah Kesatuan
Publisher : STIE Kesatuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (6.357 KB)

Abstract

The purpose of this study was to evaluate whether the internal control system in securing supply company asset have been carried out properly and in accordance with the generally accepted in Indonesia and accordance with procedures issued by the companies concerned. Research conducted in the PDAM Tirta Pakuan Bogor. Water is a company engaged in the processing of drinking water and as the largest producer in Bogor. The result showed PDAM Tirta Pakuan Bogor has done internal control and securing supplies company with good assets. And the control is quite justifiable to serve as the basis in making decisions that are presented in the balance sheet value. Control is done because each part in stock supply have their respective functions and existing inventories are used to fulfill customer needs so that existing stocks can be sufficient and no excess over stock. The result of the evaluation in this study showed that supplies in warehouse in accordance with the needs and storage is done by separating the types, quality and size so that if at any time would be hospitalization stock will easily do that because the goods are properly stored, this existing can be maintained properly and protected from any loss.
Pengaruh Likuiditas Dan Hutang Jangka Panjang Terhadap Kemampulabaan Studi Kasus Pada PT Matahari Putra Prima Tbk dan PT Ramayana Lestari Sentosa Tbk Setiawan, Hendra; Effendy, Marwan
Jurnal Ilmiah Kesatuan (JIK) Vol 11, No 1 (2009): Jurnal Ilmiah Kesatuan
Publisher : STIE Kesatuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (6.357 KB)

Abstract

Salah satu keputusan yang dapat diambil oleh perusahaan dalam memaksimalkan labanya adalah keputusan pendanaan, yaitu tindakan perusahaan memanfaatkan hutang sebagai sumber dana untuk mencapai laba dan nilai perusahaan yang optimum.Penelitian ini akan menguraikan pembahasan tentang seberapa besar pengaruh likuiditas dan Hutang jangka panjang terhadap kemampulabaan perusahaan. Penulis melakukan penelitian dengan menggunakan sampel 2 perusahaan yaitu PT Matahari Putra Prima Tbk dan PT Ramayana Lestari Sentosa Tbk.Dari hasil analisis menunjukkan kesimpulan bahwa terdapat hubungan antara variabel dependen dengan seperangkat variabel independen. Dengan kata lain terdapat hubungan signifikan antara variabel likuiditas dan hutang jangka panjang secara bersama terhadap kemampulabaan.
Penerapan Perhitungan Harga Pokok Produksi Dalam Kaitannya Dengan Pelaporan Keuangan Pada Pt Alas Seni Kreasi Industri Setiawan, Hendra; Edison, Edison
Jurnal Ilmiah Kesatuan (JIK) Vol 10, No 1 (2008): Jurnal Ilmiah Kesatuan
Publisher : STIE Kesatuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (6.357 KB)

Abstract

Harga pokok produksi memiliki fungsi penting di dalam pelaporan keuangan yaitu di dalam menghitung laba atau rugi periodik dan penilaian pos neraca khususnya di dalam menilai persediaan bahan baku, barang dalam proses, dan produk jadi yang disajikan dalam neraca. Namun, perhitungan harga pokok produksi sering menjadi kendala bagi perusahaan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menerapkan perhitungan harga pokok produksi di sebuah perusahaan manufaktur yang melakukan proses produksinya berdasarkan pesanan, serta kaitannya dengan pelaporan keuangan perusahaan. Hal ini, dilakukan untuk mengetahui apakah perhitungan harga pokok produksi yang dilakukan perusahaan tersebut dapat dipertanggungjawabkan keakuratannya untuk menilai penyajian laporan keuangan khususnya neraca dan laba rugi. Hasil penelitian menunjukan bahwa PT ASKI telah mengkakulasikan harga pokok produksinya dengan cukup baik. Keakuratan harga pokok produksi ini dinilai dari kesesuaian penyajian laporan keuangan di mana nilai persediaan yang tersaji dalam harga pokok produksi sesuai dengan nilai persediaan yang tersaji dalam neraca.