Articles

Found 16 Documents
Search

Reconstructing Disrupted Water Level Records in A Tide Dominated Region Using Data Mining Technique Hidayat, Hidayat; Setiawan, Fajar; Handoko, Unggul
Indonesian Journal of Geospatial Vol 3, No 2 (2014)
Publisher : Indonesian Journal of Geospatial

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (291.93 KB)

Abstract

Abstract. A continuous time-series of certain hydrographical data, such as water levels, is required for various purposes such as time series analysis to study system behaviour and to perform predictions. However, due to some technical failure or natural obstacles, disruptions of measurements may occur. Data gap filling technique is then required to obtain a reliable reconstructed continuous time-series. Linear regression is an example of the simplest technique in data gap filling for parameters that can be linearized. Most of hydrographical data, however, are highly non-linear. Therefore a more advanced techniques are required to complete the missing data. This paper discusses the application of data mining technique in obtaining a continuous water level data using the M5 model tree. The main idea of the M5 model tree machine-learning technique is that the algorithm splits the parameter space into subspaces and then builds a linear regression model for each subspaces. Therefore, the resulting model can be regarded as a modular model. This technique was applied to reconstruct a disrupted water level record of the Mahakam Delta, East Kalimantan, Indonesia. A datasets obtained during a measurement campaign in 2008-2009 were split into the training and validation sets. The model was trained using the three-hourly water level data from the Delta Apex and Tenggarong measurement stations. Water level records show the semi-diurnal character of tides in the region, and that the tides are still dominant in the upstream area at the Tenggarong station located about 40 km from the Delta Apex. Four previous time-step data from the Tenggarong station were included as input to the model to cover the time lag of tide propagation between the two stations. Nash–Sutcliffe coefficient of Efficiency were used to evaluate the model. Nine model rules (using smoothed linear models) were obtained from the training of the M5 model tree, which are executed sequentially until suitable conditions are matched. Validation shows that M5 model tree can satisfactorily be applied as an alternative tool for water level data gap filling in the tide dominated region. Keyword: data mining, hydrographical data, water levels, time-series
POTENSI SUNGAI LOKO LABARIRI UNTUK IRIGASI SAWAH DAN PEMBANGKIT TENAGA LISTRIK DI KATIKUTANA-SUMBA TENGAH Fakhrudin, Muhammad; Crismadha, Tjandra; Setiawan, Fajar
LIMNOTEK - Perairan Darat Tropis di Indonesia Vol 21, No 1 (2014)
Publisher : Research Center for Limnology

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (364.772 KB)

Abstract

Kabupaten Sumba Tengah terletak di Pulau Sumba di bagian  barat  daya Propinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) dengan luas 1.869,18 km2  dan jumlah penduduk tahun 2009 sebesar 59.430 jiwa. Sumba Tengah sebagai wilayah yang tergolong kering dimana hanya 4 bulan (Desember -  Maret) yang keadaannya relatif basah dan 8 bulan kering. Rasio elektrifikasi NTT tergolong rendah, yaitu 53,63 %, sedangkan rata-rata tingkat nasional sebesar 76,56%. Kajian ini dimaksudkan untuk mengidentifikasi potensi Sungai Loko Labariri sebagai sumber air irigasi sawah dan pembangkit tenaga listrik. Sungai Loko Labariri merupakan sungai besar yang berada di Sumba Tengah, dengan luas DAS 28.063 Ha dan panjang  sungai utama  43,3 km, serta total hujan yang tercurah pertahun di seluruh DAS sebesar 755,4 juta m3. Penggunaan lahan terbesar berupa padang rumput/tanaman rendah mencapai 41,85%, semak belukar 18,73%, dan sawah tadah hujan 16,06%. Luas hutan hanya 10,17% dan pemukiman masih jarang di bawah 1%. Hasil analisa sampel air kandungan Fe berkisar 0,380 - 0,630 mg/l, yang tergolong kecil, jauh dari batas toleransi untuk tanaman 17 mg/l, dan tingkat keasaman air (pH) juga pada kondisi netral sehingga aman/tidak beracun semua tanaman. Hasil penghitungan SAR menunjukkan nilai berkisar antara 0,1382 -  0,2115,  yang tergolong sangat rendah. Kajian ini menyimpulkan bahwa Sungai Loko Labariri memenuhi syarat sebagai sumber air irigasi sawah dan berdasarkan debit air mampu untuk mengairi sawah sekitar 343 Ha di Kecamatan Katikutana yg merupakan DAS bagian tengah, sedangkan wilayah hilir di daerah Waygali dapat dikembangkan untuk tenaga listrik sekitar 1,25 Mega Watt.
MANGROVE OF BERAU: ECOLOGICAL CONDITION, FISHERIES, AND MANAGEMENT OPTIONS Yuniarti, Ivana; Triyanto, Triyanto; Wijaya, Nirmalasari Idha; Lestari, Fajar Sumi; Setiawan, Fajar; Sutrisno, Sutrisno
Indonesian Fisheries Research Journal Vol 22, No 1 (2016): (June 2016)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengembangan Perikanan, Badan Penelitian dan Pengembangan Kelautan da

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (169.254 KB) | DOI: 10.15578/ifrj.22.1.2016.37-42

Abstract

Mangrove area of Berau District, East Kalimantan Province is an important buffering zone for Derawan Islands. It also becomes a distinctive habitat for commercial fisheries commodity. Land conversion into shrimp ponds has threatened its sustainability. This paper summarizing its ecological condition, fisheries, and management options presents a guideline for the decision makers about what strategies can be applied in conserving the mangrove sustainability. Overall, the ecological condition is proven to support sustainable fisheries practice; such as shrimp and crab silvofisheries. Moreover, the calculation of firewood economic value shows that a sustainable commercial firewood production is another option that can be established to support local economic activities. In addition, a well managing ecotourism may be considered by local government considering its potential for local economic growth.
DAMPAK PERILAKU BULLYYING TERHADAP KEHIDUPAN SOSIAL SISWAW SEKOLAH DASAR DI KECAMATAN Setiawan, Fajar
JURNAL INVENTA Vol 2 No 1 (2018): Jurnal Inventa Maret 2018
Publisher : PGSD - FKIP Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (901.29 KB)

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan untuk mengetahui dampak kehidupan sosial yang diakibatkan dari perilaku bullying. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan jika korban bullying memiliki kecenderungan tidak dapat bersosialisasi dengan baik. Mereka menginginkan suasana yang tenang, untuk bertindak pun mereka kurang bersemangat dan percaya diri, dan tidak adanya teman sebaya yang mampu memahami kondisi dirinya. Lebih dari itu, kesadaran dan komitmen dari stakeholder atau pihak-pihak terkait, yakni kepala sekolah, wali murid, dan peserta didik, sangat diperlukan sebagai bentuk upaya mencegah tindakan bullying. Selain itu, pemerintah sebagai pembuat kebijakan harus membuat program-program, bias melalui pemberian reward dan punishment, agar mampu menekan atau membatasi agar tindakan bullying dapat diminimalisir. Sehingga dengan begitu, apa yang diinginkan pemerintah dalam memerangi tindakan bullying dapat sejalan dengan kondisi di lapangan.
APLIKASI PENGINDERAAN JAUH DAN GIS UNTUK PENENTUAN LOKASI TPA SAMPAH DI KOTA SURABAYA Setiawan, Fajar
Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI) 2010
Publisher : Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

         Telah dilakukan penelitian Penentuan Lokasi Tempat Pembuangan Akhir (TPA) untuk kota Surabayayang mememuhi kriteria kesesuaian lokasi berdasarkan SNI nomor 03-3241-1994 dengan menggunakan dataPenginderaan Jauh berupa citra Landsat dan foto udara 1:10.000 dan pengolahan data spasial menggunakanGeographycal Information System (GIS). Cakupan citra Landsat yang luas digunakan untuk mengidentifikasilahan yang layak berdasarkan bentuk dan penggunaan lahan. Foto udara yang memiliki ketelitian yang cukuptinggi digunakan untuk menginterpretasi lahan yang sesuai berdasarkan penggunaan lahan, jaringan jalan,kedalaman air tanah, kerawanan genangan, jarak terhadap permukiman dan jarak terhadap sumber air. Lokasipotensial diperoleh dari pengharkatan berjenjang yang dilanjutkan dengan penapisan menggunakan petaRencana Penggunaan Lahan untuk mendapatkan lokasi rekomendasi. Penelitian ini menghasilkan 2 lokasirekomendasi dengan luasan masing-masing 36,62 ha, dan 32,62 ha.
UPAYA MENINGKATKAN KETERAMPILAN MENULIS KARANGAN SISWA KELAS IV SEKOLAH DASAR DENGAN MENGGUNAKAN MEDIA GAMBAR BERSERI Setiawan, Fajar; Mirnawati, Lilik Binti
PROSIDING SEMINAR NASIONAL & INTERNASIONAL 2017: Prosiding Seminar Nasional Publikasi Hasil-Hasil Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

he purpose of this research is to improve the writing skill of fourth grade students of elementary school by using the media of series image. The subjects of this research are fourth grade students of SDN Randegansari Driyorejo Gresik academic year 2016/2017. This type of research is a classroom action research conducted through four stages: (1) planning, (2) implementation, (3) observation, and (4) reflection. Techniques of collecting data by means of observation and tests, then the instrument used in the form of a sheet of onservasi implementation of learning, a matter of test results writing skills writing essay, and sheet of field notes. The result of the research proves if the media of the series image can make the result of student's writing skill learning skill have increased by classical, from 74% in cycle I to 88% in cycle II In addition, the implementation oflearning also experienced continuous improvement, and the constraints encountered can be overcome well. That way, it can be drawn conclusion if the student's writing skills can beimproved using the media image series Keywords: Writing Authorship, Glowing Pictures
PENGARUH WAKTU KONTAK DAN KEASAMAN TERHADAP DAYA BIO ADSORPSI LIMBAH SABUT KELAPA HIJAU PADA ION LOGAM TIMBAL(II) Wardani, Gatut Ari; Pamungkas, Dea Dara; Wulandari, Winda Trisna; Setiawan, Fajar
KOVALEN Vol 4, No 2 (2018): Edisi September
Publisher : Chemistry Department

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (372.047 KB) | DOI: 10.22487/j24775398.2018.v4.i2.10674

Abstract

Logam berat menjadi salah satu zat pencemar perairan yang sangat berbahaya bagi kelangsungan hidup makhluk hidup. Salah satu logam berat yang dapat menimbulkan pencemaran air yaitu ion timbal . Limbah sabut kelapa hijau dapat digunakan untuk mengadsorpsi ion logam timbal(II). Sabut kelapa hijau yang digunakan berasal dari daerah Cibeureum, Kota Tasikmalaya. Sabut kelapa hijau diaktivasi terlebih dahulu menggunakan NaOH 5% sebelum dimanfaatkan sebagai bio adsorben. Penentuan gugus fungsi dilakukan menggunakan spektrometer FTIR, sedangkan untuk menentukan daya bio adsorpsinya menggunakan sprofotometer SSA. Waktu optimum dari sabut kelapa hijau untuk mengadsorpsi ion timbal(II) adalah 30 menit dengan jumlah ion teradsorpsi nya sebanyak 94,34%. Kondisi keasaman larutan dapat mempengaruhi jumlah ion logam Pb(II) yang terserap. Kondisi pH terbaik untuk sabut kelapa hijau sebagai bio adsorben yaitu pada pH basa.
PENGEMBANGAN PRODUK SEDIAAN GEL KOMBINASI EKSTRAK DAUN SIRSAK (Annona muricita L) DENGAN DAUN KERSEN (Muntingia calabura L) SEBAGAI ANTI BAKTERI Propionibacterium acnes PENYEBAB JERAWAT Setiawan, Fajar
Jurnal Kesehatan Bakti Tunas Husada: Jurnal Ilmu-ilmu Keperawatan, Analis Kesehatan dan Farmasi Vol 17, No 2 (2017)
Publisher : STIKes BTH Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (223.231 KB) | DOI: 10.36465/jkbth.v17i2.281

Abstract

Jerawat adalah peradangan kronik folikel sebasea yang ditandai adanya komedo, papula, pustul, kista pada daerah-daerah predileksi. Tujuan penelitian ini yaitu mengembangkan produk sediaan gel anti jerawat dengan menggunakan kombinasi dari ekstrak daun sirsak dan daun kersen sebagai anti jerawat terhadap bakter P. Acne sebagai penyebab jerawat. Penelitan ini dilatar belakangi dari banyaknya obat anti jerawat yang sudah beredar dipasaran yang sudah resistensi dan menyebabkan timbulnya iritasi akibat penggunaan obat anti jerawat dengan bahan aktif sintetik sehingga untuk mengurangi efek samping tersebut dikembangkan bahan aktif dari alam yang lebih aman dan efektif mengobati jerawat. Penelitian ini dimulai dari penyiapan bahan baku,pembuatan dan standarisasi mutu ekstrak, uji aktivitas ekstrak, pembuatan sediaan gel, evaluasi dan uji stabilitas gel serta uji iritasi sediaan dengan menggunakan hewan uji kelinci. Formula gel yang dibuat pada penelitian ini yaitu formula tunggal ekstrak daun sirsak (FT I), formula tunggal ekstrak daun kersen (FT II), Formula kombinasi ekstrak sirsak dan ekstrak kersen (FK I, FK II, FK III dan FK IV). Dari hasil evaluasi semua formula baik tunggal maupun kombinasi memiliki stabilitas yang baik selama penyimpanan 30 hari dari segi organoleptik, pH, homogenitas, daya sebar dan viskositas. Dari hasil uji aktivitas sediaan bahwa formula gel dengan ekstrak tunggal dengan kombinasi berbeda secara bermakna dengan α < 0,05 dengan tingkat kepercayaan 95%. Hasil uji iritasi menunjukkan bahwa formula gel anti jerawat yang diujikan tidak menimbulkan iritasi.
Penerapan Model FTS-Markov Chain untuk Peramalan Cuaca di Jalur Penyeberangan Gresik-Bawean Aliek, Binar Rahmawati Dwi Prihatni; Hafiyusholeh, Moh; Ulinnuha, Nurissaidah; Setiawan, Fajar
Prosiding SI MaNIs (Seminar Nasional Integrasi Matematika dan Nilai-Nilai Islami) Vol 2 No 1 (2018): Prosiding SI MaNIs (Seminar Nasional Integrasi Matematika dan Nilai Islami)
Publisher : Mathematics Department

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (930.293 KB)

Abstract

Cuaca merupakan salah satu faktor yang paling berpengaruh bagi sebagian besar masyarakat. Cuaca buruk tentunya akan menghambat sebagian besar kegiatan dalam kehidupan masyarakat. Untuk mengetahui perkiraan keadaan cuaca yang akan datang, maka dapat dilakukan dengan peramalan terhadap parameter cuaca. Salah satu metode yang dapat digunakan adalah metode FTS-Markov Chain. Metode FTS-Markov Chain ini dapat menyelesaikan nilai penyimpangan dari suatu nilai hasil prediksi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendapatkan hasil dari suatu peramalan atau prediksi cuaca di jalur penyeberangan Gresik-Bawean. Setelah itu, akan dilakukan perhitungan error dengan menggunakan Mean Absolute Percentage Error (MAPE) untuk mengetahui tingkat keakuratan dari model prediksi yang telah dibuat. Parameter cuaca yang digunakan dalam penelitian ini adalah data angin dan gelombang di tiga titik lokasi pada daerah penyeberangan Gresik-Bawean. Hasil penelitian ini dari data angin, gelombang 1, gelombang 2, dan gelombang 3 memiliki nilai MAPE yaitu 0,018 %, 0,001 %, 0,003 %, dan 0,001 % . Nilai MAPE dari masing-masing data kurang dari yang artinya model yang telah dibangun dari penelitian ini memenuhi kriteria yang sangat baik. Sehingga metode FTS-Markov Chain ini sangat baik untuk diterapkan dalam peramalan cuaca di jalur penyeberangan Gresik-Bawean. Peramalan menggunakan FTS-Markov Chain menghasilkan peramalan selama dua hari ke depan.
PENGENDALIAN BANJIR PADA SUNGAI BERJALIN (BRAIDED) STUDI KASUS SUNGAI RANSIKI MANOKWARI PAPUA BARAT Setiawan, Fajar; Suprapto, Mamok; I., Sulastoro R.
Matriks Teknik Sipil Vol 1, No 4 (2013): Desember 2013
Publisher : Program Studi Teknik Sipil FT UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (602.159 KB)

Abstract

Papua Barat merupakan daerah rawan bencana alam seperti banjir. Sungai Ransiki, Manokwari, Papua Barat adalah jenis sungai berjalin. Aliran sungai berjalin bisa dengan mudah berubah arah. Perubahan arah aliran dimungkinkan akan mencapai dan menggenangi wilayah kota. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penyebab Sungai Ransiki terbentuk sebagai sungai berjalin dan merencanakan pengendalian banjir dengan menggunakan tanggul. Desain rencana pengendalian banjir didasarkan pada data geologi, data curah hujan, dan penampang Sungai Ransiki. Dari peta geologi menunjukkan bahwa Sungai Ransiki memiliki pola aliran dendritik. Pola aliran ini akan membuat sungai utama menerima semua aliran air dan material sedimen. DAS Ransiki dikelilingi oleh formasi batuan dengan ukuran dan dalam jumlah besar seperti 1) Formasi Befoor, 2) Formasi Wai; 3) Formasi Kemum: 4) Batuan Gunung Api Arfak. Formasi batuan ini menjadi sumber sedimen Sungai Ransiki. Pada debit normal, aliran air akan mengalir di sela-sela sedimen, sehingga membentuk garis aliran yang berjalin. Situasi ini akan membuat Sungai Ransiki membutuhkan tanggul di kedua sisi. Tanggul ini akan mengarahkan aliran dan melindungi wilayah kota di sekitar sungai. Perencanaan ini menggunakan debit banjir periode ulang 20 tahun sebesar 790 m3/s dan tinggi jagaan 1 m. Ketinggian tanggul desain bervariasi dari 2 m - 7 m.