Articles

Peroksidasi Lipid dan Stress Oksidatif pada Preeklampsia Setiawan, Bambang; Insani, Dina Aulia
Mutiara Medika: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Vol 4, No 2 (2004)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Preeclampsia is a pregnancy complication which idiopathic case. One of research topic about preeclampsia explains that preeclampsia caused by en¬dothelial dysfunction. In fact, endothelial dysfunction linked with lipid peroxidation. Lipid peroxidation happens in plasma and placenta. Lipid peroxidation consist of three steps, they are initiation, propagation, and termi¬nation. Lipid peroxidation can initiate by Reactive Oxygen Species and cata¬lyzed by metal. Beside that, lipid peroxidation can initiate oxidative stress.Preeklampsia merupakan komplikasi kehamilan dengan penyebab yang belum jelas. Salah satu kajian penelitian tentang penyebab preeklampsia menerangkan bahwa preeklamsi disebabkan oleh difungsi endotel. Disfungsi endotel ternyata berkaitan dengan peroksidasi lipid. Peroksidasi lipid terjadi di dalam plasma maupun plasenta. Peroksidasi lipid terdiri atas tiga tahap yakni inisiasi, propagasi dan terminasi. Peroksidasi lipid dapat diinisiasi oleh Senyawa Oksigen Reaktif serta dikatalisis oleh logam. Selain itu, peroksidasi lipid juga dapat mencetuskan stress oksidatif.
Kajian dan Pelaksanaan Manajemen Insiden di Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara di Lingkungan Kantor Wilayah Perbendaharaan Jawa Timur Supristiowadi, Eko; Setiawan, Bambang; Kesuma, Yudhistira
Jurnal Teknik ITS Vol 1, No 1 (2012): Jurnal Teknik ITS (ISSN 2301-9271)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (117.879 KB)

Abstract

Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) adalah kantor perwakilan Departemen Keuangan di daerah yang berada di bawah Direktorat Jenderal Perbendaharaan, yang fungsi utamanya adalah pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) khususnya dalam hal pengeluaran dana APBN. Untuk menunjang kegiatan operasional KPPN terkait pencairan dana APBN, KPPN menggunakan perangkat teknologi informasi baik yang bersifat perangkat keras maupun aplikasi. Semakin tinggi peranan teknologi informasi dalam menunjang kegiatan operasional KPPN, sudah seharusnya KPPN memiliki sebuah perangkat Manajemen Layanan Teknologi Informasi (MLTI) yang dapat menjaga kualitas layanan teknologi informasi yang ada di KPPN. Penerapan MLTI bisa didasarkan pada sebuah standart yang sudah berlaku internasional seperti salah satunya adalah ITIL (Information Technology Infrastructur Library). Sebagai langkah awal pelaksanaan MLTI di KPPN, maka KPPN dapat melaksanakan manajemen insiden. Dengan adanya manajemen insiden diharapkan insiden yang terjadi pada perangkat layanan teknologi informasi di KPPN dapat tertangani secara cepat dan tidak sampai menganggu proses bisnis yang ada.
Pengembangan Sistem Pengaduan Konsumen Terkait Bisnis Online Berbasis Facebook Open Graph Protocol Dan Sms Gateway Utomo, Hendro Tri; Samopa, Febriliyan; Setiawan, Bambang
Jurnal Teknik ITS Vol 1, No 1 (2012): Jurnal Teknik ITS (ISSN 2301-9271)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (349.501 KB)

Abstract

Tren bisnis online semakin meningkat seiring dengan perkembangan teknologi informasi. Di satu sisi, tren tersebut memberikan kemudahan dan kebebasan bagi konsumen dalam melakukan pembelian barang. Namun, disisi lain bisnis online juga memberikan resiko yang besar bagi konsumen. Berbagai modus penipuan online semakin marak, sementara dasar hukum yang mengaturnya masih baru dan belum tersosialisasikan dengan baik. Sehingga, diperlukan suatu upaya untuk memberikan sosialisasi dan perlindungan terhadap konsumen. Salah satu lembaga yang berperan aktif  dalam upaya perlindungan konsumen adalah Komisi Nasional Perlindungan Konsumen dan Pelaku Usaha (KPKPU). KPKPU memberikan layanan pengaduan masalah, mediasi, sosialisasi hingga perlindungan hukum bagi konsumen. Kendala utama yang dihadapi KPKPU adalah masalah pelaporan yang tidak efisien (manual) serta sosialisasi yang kurang cepat (karena keterbatasan sumber daya manusia). Berdasarkan kendala yang dimiliki oleh KPKPU, maka dibutuhkan sistem pengaduan konsumen online (IKOn) yang efisien (otomatis) sekaligus mampu menjadi media sosialisasi yang dapat menggalang peran serta masyarakat (tidak terbatas hanya sumberdaya KPKPU). Untuk memenuhi kebutuhan tersebut, IKOn dikembangkan dengan teknologi Facebook Open Graph Protocol (FOGP) dan SMS Gateway. FOGP digunakan agar aplikasi dapat diintegrasikan didalam situs sosial media Facebook. Sehingga aplikasi dapat memberikan fitur sosial untuk sosialisasi informasi yang lebih cepat.
Pembuatan Aplikasi Tata Ruang Tiga Dimensi Gedung Serba Guna Menggunakan Teknologi Virtual Reality [Studi Kasus : Graha ITS Surabaya] Asfari, Ully; Setiawan, Bambang; Sani, Nisfu Asrul
Jurnal Teknik ITS Vol 1, No 1 (2012): Jurnal Teknik ITS (ISSN 2301-9271)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (521.014 KB)

Abstract

Pada bidang pemasaran dan periklanan di perusahaan saat ini cenderung menampilkan Gambar 2D dalam penyampaian informasi kepada pengguna. Gambar 2D yang sering kita tahu berfungsi sebagai media penyampaian informasi. Misal informasi tentang suatu tata ruang, namun informasi yang dapat disajikan hanya dari sisi-sisi tertentu saja. Untuk itu, dibutuhkan tampilan visual yang dapat mengGambarkan tata ruang suatu bangunan dalam bentuk 3D. Sehingga seseorang dapat mengetahui informasi suatu ruangan dari berbagai sisi. Karena teknologi semakin canggih, diharapkan aplikasi yang dibuat dapat dinikmati semua kalangan. Pada pembuatan tugas akhir, penulis membuat tata ruang gedung yang dapat ditampilkan dalam bentuk 3D menggunakan teknologi 3D yaitu virtual reality. Virtual reality merupakan ruang digital dimana data input sudah diprogram sebelumnya. Pada pengerjaan tugas akhir ini menggunakan tool augmented reality adalah penggabungan antara objek-objek di dunia nyata dan dunia maya yang berjalan secara interaktif karena saling terintegrasi. Dengan memberikan input berupa marker maka output yang dihasilkan berupa tampilan 3D yang sesuai. Lokasi gedung yang dibuat yaitu Gedung Graha ITS. Penulis mengharapkan, aplikasi dapat digunakan untuk menunjukkan tata ruang dan contoh dekorasi kegiatan di Gedung Graha ITS secara akurat dan interaktif.
Model Indeks Peroksidatif dan Indeks Protein Teroksidasi Saliva Penderita Tuberkulosis Paru Berdasarkan Lama Pengobatan Suhartono, Eko; Setiawan, Bambang
Jurnal Kedokteran Maranatha Vol 9, No 2 (2010)
Publisher : Universitas Kristen Maranatha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mycobacterium  tuberculosis  in  human  may  induce  a  variety  of  responses  involving  protective immunity  to  clinical  manifestation  of  tuberculosis.  Oxidative  mechanism  to  infection  controlling  can happen not only in macrofag but also in all liquid compartments of the body. The objective of this study is to  evaluate  peroxidative  index  and  Advanced  Oxidation  Protein  Products  (AOPPs)  in  tuberculosis patients’ saliva at a treatment period. The tuberculosis patients were grouped according to the length of treatment,  P0=0-1  months,  P1=1-3  months,,  P2=3-5  months,  and  P3=5-6  months.  Peroxidative  index and  Advanced  Oxidation  Protein  Products  (AOPPs)  at  P0  were  very  high  but  then  they  decreased progressively  in  P,  P2,  and  P3.  Peroxidative  index  and  AOPPs  are  potential  as  detectors  of  oxidative mechanism in tuberculosis treatment. The correlation treatment period and peroxidative index model y=-127,08x3 + 1651, 7x2 – 6692,6x + 8571 (R2 = 1).  The correlation treatment period and AOPPs model y = -0,0398x + 0, 4479 (R2 = 0,8073).   Key words : hydrogen peroxide, peroxidative, AOPPs, saliva
Perubahan Gambaran Histopatologi Paru pada Paparan Debu Batubara Memakai Alat Model 2010 Kania, Nia; Setiawan, Bambang; Nurdiana, Nurdiana; Widodo, M. Aris; Kusuma, HMS Chandra
Majalah Kedokteran Bandung Vol 43, No 3 (2011)
Publisher : Fakultas Kedokteran, Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tambang batubara di permukaan tanah mendorong pembuatan alat paparan debu batubara skala laboratorium. Optimasi alat paparan debu batubara model 2010 dilakukan untuk menentukan lokasi akumulasi debu batubara serta perubahan histopatologi paru. Penelitian eksperimental dilakukan pada kontrol (K), paparan debu batubara 14 hari (BB1), dan debu batubara 28 hari (BB2). Karakterisasi debu batubara dilakukan dengan scanning electron microscope (SEM) dan X-ray fluorescence (XRF) di Laboratorium Fisika Universitas Negeri Malang. Pemeriksaan histopatologis paru dilakukan di Laboratorium Patologi Anatomi RSUD Ulin Banjarmasin. Penelitian dilakukan periode Agustus−November 2010. Scanning electron microscope paru menunjukkan diameter partikel <10 mm dan akumulasi partikel di alveolus. Parenkim paru berupa struktur alveolus tipis (K), penebalan alveolus dan edema epitel edematous (BB1), peningkatan edematous dan penyempitan rongga alveolus (BB2). Epitel bronkus dilapisi epitel silindris, epitel goblet, sel radang yang minimal (K), perpanjangan epitel silindris, hiperplasia epitel goblet dan mukus (BB1). Sel epitel menjadi menipis, lebih banyak mukus dan morfologi epitel menjadi tidak jelas (BB2). Epitel bronkoalveolus dilapisi epitel silindris, minimal sel goblet dan sel radang (K). Hiperplasia epitel goblet yang mendominasi disertai mukus (BB1). Epitel silindris dengan proliferasi sel goblet, mukus, taburan sel radang, dan fibrosis (BB2). Simpulan, alat paparan model 2010 memicu akumulasi debu batubara di alveolus serta perubahan histopatologi berupa inflamasi, hiperplasia sel goblet, dan fibrosis. [MKB. 2011;43(3):127–33]. Kata kunci: Alveolus, debu batubara, histopatologi, paruLung Histopatology Changed in Coal Dust Exposure with Model 2010EquipmentCoal mining on surface ground stimulate to create coal dust exposure equipment on laboratory scale. Optimation of model 2010 coal dust exposure equipment focus on coal dust accumulation and histopathologic of lung. This experimental study was done in control (K), coal dust exposure for 14 days (BB1), and coal dust exposure for 28 days (BB2). Coal dust characterization was done by scanning electron microscope (SEM) and X-ray fluorescence in Physics Laboratory Malang State of University. Histopathologic analysis was done in Pathologic Laboratory Ulin General Hospital. Research was done August−November 2010. Lung SEM showed particle diameter 10 mm and particle accumulated in alveolus. Lung parenchym showed thin alveolus structure (K), thickenning of alveolus and edematous epithelial (BB1), increased edematous and narrower alveolus space (BB2). Epithelial in bronchus layering by cylindrical and goblet epithelial, inflammation cell (K), elongation of cylindrical epithelial, hyperplasia goblet epithelial and mucous (BB1). Epithelial became thick, more mucous, and epithelial morphology became unclear (BB2). Bronchoalveolus epithelial layering by cylindrical epithelial, minimal goblet cell and inflammation cell (K). Goblet cell hyperplasia and mucous (BB1). Cylindrical epithelial with goblet cell proliferation, mucous inflammation cell, and fibrosis (BB2). In conclusions, coal dust exposure with model 2010 equipment trigger coal dust accumulation in avelous and histopathologic changes of inflamation, goblet cell hyperplasia, and fibrotic. [MKB. 2011;43(3):127–33].Key words: Alveolus, coal dust, histopathologic, lung
Paparan Debu Batubara Subkronik pada Peroksidasi Lipid dan Kadar Gula Darah Tikus Diabetes Melitus Yuwono, Agus; Setiawan, Bambang; Kania, Nia; Widodo, M. Aris
Majalah Kedokteran Bandung Vol 43, No 4 (2011)
Publisher : Fakultas Kedokteran, Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (692.448 KB)

Abstract

Di Kalimantan Selatan, prevalensi penderita diabetes melitus sebesar 11,1%. Kalimantan Selatan merupakan provinsi dengan tambang batubara tersebar di seluruh wilayah. Hal ini menjadikan penderita diabetes melitus terpapar debu batubara. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur peroksidasi lipid akibat paparan debu batubara subkronik dan pengaruhnya pada kadar gula darah tikus diabetes melitus. Kelompok penelitian meliputi tikus Wistar diabetes melitus (P1), kelompok diabetes melitus + paparan debu batubara dosis 12,5 mg/m3 1 jam/hari selama 28 hari (P2), dan kelompok diabetes melitus + paparan debu batubara dosis 25 mg/m3 1 jam/hari selama 28 hari (P3), masing-masing 6 ekor. Penelitian dilakukan mulai Agustus–Oktober 2010. Uji analysis of variance (ANOVA) terhadap kadar malondialdehid (MDA) plasma tidak didapatkan peningkatan secara bermakna antara kelompok perlakuan (p>0,05). Penurunan kadar gula untuk P1, P2, dan P3 berturut-turut sebesar 23,6%, 16,9%, dan 9,3%. Analisis uji t tidak berpasangan terhadap kadar gula darah tidak didapatkan perbedaan bermakna sebelum dan setelah perlakuan pada semua kelompok (p>0,05). Tidak terdapat korelasi antara kadar MDA plasma dan kadar gula darah setelah perlakuan pada berbagai kelompok (p>0,05). Disimpulkan bahwa paparan debu batubara subkronik tidak meningkatkan peroksidasi lipid yang mempengaruhi kadar gula darah pada tikus diabetes melitus dan tidak ada korelasi antara kadar MDA dan glukosa darah. [MKB. 2011;43(4):189–92].Kata kunci: Debu batubara, diabetes melitus, hiperglikemia, peroksidasi lipidSubchronic Coal Dust Exposure on Lipid Peroxidation and Blood Glucose Level in Diabetes Mellitus RatIn South Kalimantan, prevalence of diabetes mellitus was 11.1%. South Kalimantan is a province with coal mine spread in all districts. This condition induce coal dust exposure on diabetes mellitus patients. Aim of this study was to measure lipid peroxidation by subchronic coal dust exposure and its effect on glucose level in Wistar rats model of diabetes mellitus. Group included diabetes mellitus Wistar rats (P1), diabetes mellitus + coal dust exposure at dose 12.5 mg/m3 1 hour/day for 28 days (P2) and diabetes mellitus + coal dust exposure at dose 25 mg/m3 1 hour/day for 28 days (P3) on 6 rats, respectively. This research was done from August–October 2010. Analysis of variance (ANOVA) test concluded no significant differently on increased plasma malondialdehyde (MDA) level between all groups (p>0.05). Percentage of blood glucose level decreased 23.6%, 16.9% and 9.3% for P1, P2, P3 group, respectively. Unpaired t test concluded that blood glucose level were not significant differently between pre and post treatment in all groups (p>0.05). There was no correlation between plasma MDA level and blood glucose level in all groups of exposure (p>0.05). In conclusions, that subchronic coal dust exposure doesn’t increase lipid peroxidation and no effect on blood glucose level in diabetes mellitus rats and no correlation between MDA dan blood glucose level. [MKB. 2011;43(4):189–92].Key words: Coal dust, diabetes mellitus, hyperglycemia, lipid peroxidation
Customer Relationship Management Untuk Pengelolaan Donor Darah Saputra, Matin Aziz; Setiawan, Bambang
Jurnal Teknik ITS Vol 3, No 2 (2014)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (500.626 KB)

Abstract

Palang Merah Indonesia (PMI) Surabaya bergerak di pelayanan donor darah. Oleh karena itu PMI berkaitan erat dengan pelayanan kepada pendonor darah. Karena itu perlu dijaga dan ditingkatkan pelayanan kepada pendonor. Upaya yang dilakukan adalah dengan menerapkan Customer Relationship Management berbasis Teknologi Informasi.PMI menerapkan 3 siklus CRM yaitu acquitition, enhancement dan retain. Ketiga siklus tersebut diterapkan ke 3 kategori pelanggan yaitu lingkungan perusahaan, lingkungan sekolah dan lingkungan masyarakat. Penerapan CRM mempunyai target untuk mendapatkan pendonor baru, meningkatkan pelayanan kepada pendonor dan menjaga pendonor lama untuk tetap menjadi pendonor di PMI. Sistem ini juga akan didukung dengan adanya fitur SMS gateway, sehingga informasi dapat disebar dengan cepat ke pendonor.
Indeks Penilaian Kematangan (Maturity) Manajemen Keamanan Layanan TI Sakinah, Farroh; Setiawan, Bambang
Jurnal Teknik ITS Vol 3, No 2 (2014)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (734.048 KB)

Abstract

Pemanfaatan Teknologi Informasi (TI) dalam mendukung terselenggaranya pelayanan yang optimal menjadi kebutuhan utama organisasi saat ini. Jaminan pengelolaan layanan dan keamanan yang baik menjadi salah satu tolok ukurnya. Pengimplementasian sebuah standar menjadi salah satu solusinya meskipun penggunaan satu buah standar dirasa belum maksimal melihat cakupan yang disediakan kurang luas sehingga diadakannya upaya penggabungan beberapa standar dengan harapan standar-standar tersebut dapat saling melengkapi. Pengimplementasian beberapa standar ini dapat dimonitoring tingkat kematangannya (maturity) dengan menggunakan alat ukur penilaian kematangan (maturity). Alat ukur kematangan (maturity) manajemen keamanan layanan ini merupakan gabungan pemetaan dari control objective IT Governance COBIT 4.1 yang dipenuhi kebutuhan manajemen layanannya sesuai dengan Service Management di dalam ITIL v3 (Information Technology Infrastructure Library). Selanjutnya kebutuhan manajemen layanan ini diukur dengan maturity level COBIT 4.1 dan disesuaikan dengan framework ISO 27000 untuk memaksimalkan manajemen keamanan informasi.
ANALISIS PENGARUH COMPRESSOR WASHING TERHADAP EFISIENSI KOMPRESOR DAN EFISIENSI THERMAL TURBIN GAS BLOK 1.1 PLTG UP MUARA TAWAR Setiawan, Bambang; Hidayat, Gunawan
SINTEK JURNAL: Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Vol 11, No 1 (2017): SINTEK JURNAL
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembangkit Listrik Tenaga Gas UP Muara Tawar (PLTG UP Muara Tawar) merupakan salah satu unit pembangkit di Indonesia. PLTGU merupakan pembangkit yang memiliki respon yang cepat terhadap perubahan beban. Oleh karena itu perubahan beban pada PLTGU sering sekali terjadi. Untuk menjaga performance pada PLTGU, peralatan yang ada dalam PLTGU harus dijaga kondisinya agar dapat bekerja secara optimal. Pada Tugas Akhir ini akan dilakukan Analisis Pengaruh Compressor Washing Terhadap Efisiensi Kompresor Dan Turbin Gas Blok 1.1 PLTGU UP Muara Tawar dengan menganalisis efisiensi kompresor dan turbin gas. Dari hasil penelitian ini didapat bahwa efisiensi kompresor sebelum dilakukan? Compressor Washing mengalami penurunan efisiensi tertinggi yaitu 0.31% dan setelah dilakukan Compressor Washing mengalami kenaikan efisiensi tertinggi yaitu 0.53%. Efisiensi Thermal sebelum dilakukan Compressor Washing ?mengalami penurunan teringgi yaitu 0.039% dan setelah dilakukan Compressor Washing ?mengalami kenaikan teringgi yaitu 1.461%.Kata kunci: turbin gas, efisiensi kompresor, efisiensi thermal, kompresor, turbin.