Articles

Found 17 Documents
Search

PENGARUH RETURN ON ASSETS, DEBT TO EQUITY RATIO DAN RETENTION RATE TERHADAP PERTUMBUHAN MODAL SENDIRI PADA PERUSAHAAN FOOD AND BEVERAGES YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK JAKARTA Setiawan, Ade; Taman, Abdullah; Setiawan, Ngadirin
Jurnal Pendidikan Akuntansi Indonesia Vol 4, No 1 (2005): Jurnal Pendidikan Akuntansi Indonesia
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) Pengaruh Return On Assets terhadap Pertumbuhan Modal Sendiri pada perusahaan Food and Beverages yang terdaftar di Bursa Efek Jakarta.(2) Pengaruh Debt To Equity Ratio terhadap Pertumbuhan Modal Sendiri pada perusahaan Food and Beverages yang terdaftar di Bursa Efek Jakarta. (3) Pengaruh Retention Rate terhadap terhadap Pertumbuhan Modal Sendiri pada perusahaan Food and Beverage yang terdaftar di Bursa Efek Jakarta. (4) Pengaruh Return On Assets, Debt To Equity Ratio dan Retention Rate secara bersama sama terhadap terhadap Pertumbuhan Modal Sendiri pada perusahaan  Food and Beverages yang terdaftar di Bursa Efek Jakarta. Desain penelitan yang digunakan adalah asosiatif, ex post facto dan kuantitatif. Data berupa data sekunder yang diperoleh dari Indonesian Capital Market Directory pada periode tahun 1996-1997. Sampel penelitian ini adalah 10 perusahaan Food and Beverages yang dipilih berdasar purposive sampling dari 21 perusahaan Food and Beverages. Pengaruh variabel bebas dengan variabel terikat secara sendiri-sendiri dapat diketahui dengan analisis regresi sederhana. Sedangkan pengaruh bersama-sama antara ketiga variabel bebas dapat diketahui dengan menggunakan analisis regresi ganda. Hasil analsis regresi dengan signifikansi 0.05 diketahui (1) Return On Assets mempunyai pengaruh positif dan  signifikan terhadap Pertumbuhan Modal Sendiri yang ditunjukkan oleh nilai R square sebesar 0.323 dengan signifikansi 0.009. (2) Debt To Equity Ratio mempunyai pengaruh positif dan tidak signifikan terhadap Pertumbuhan Modal Sendiri yang ditunjukkan oleh nilai R square sebesar 0.081 dengan signifikansi 0.225. (3) Retention Rate mempunyai pengaruh positif dan signifikan terhadap Pertumbuhan Modal Sendiri yang ditunjukkan oleh nilai R square sebesar 0.229 dengan signifikansi 0.033. (4) Return On Assets, Debt To Equity Ratio dan Retention Rate secara bersama-sama mempunyai pengaruh positif dan signifikan terhadap Pertumbuhan Modal Sendiri yang ditunjukkan oleh nilai R square sebesar 0.706 dengan signifikansi 0.000.
KORELASI ANTARA SERTIFIKASI GURU DENGAN KINERJA GURU SD NEGERI DI KECAMATAN MANDIRAJA KABUPATEN BANJARNEGARA Setiawan, Ade
OIKONOMIA - Jurnal Pendidikan Ekonomi Vol 2, No 4 (2013): Jurnal Pendidikan Ekonomi
Publisher : Program Studi Pendidikan Ekonomi

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada korelasi yang positif dan signifikan antara sertifikasi dengan kinerja guru di SD Negeri di Kecamatan Mandiraja Kabupaten Banjarnegara.  Populasi dalam penelitian ini sejumlah 132 orang guru kelas SD yang telah mendapatkan sertifikasi dengan menggunakan rumus Slavin maka jumlah sampel sebanyak 57 orang dengan teknik simple random sampling. Metode pengumpulan data menggunakan angket, observasi dan dokumentasi. Tehnik analisis data menggunakan analisis regresi linier sederhana, korelasi dan uji t. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa 85,96% guru puas dengan memperoleh sertifikasi dan 14,04% cukup puas dengan memperoleh sertifikasi sedangkan 49,12% kinerja guru termasuk kategori sangat tinggi dan 49,12% termasuk kategori tinggi. Hasil analisis regresi linier sederhana menunjukkan bahwa sertifikasi guru (X) berkorelasi positif dan signifikan terhadap kinerja guru (Y) sebesar 0, 798 dengan tingkat signifikansi (α) < 0,05 dan sumbangan efektivitasnya sebesar 36,60%. Dengan demikian, maka dapat disimpulkan bahwa besarnya koefisien korelasi tersebut termasuk dalam kategori kuat. Semakin puas sertifikasi yang diterima guru, maka semakin baik pula kinerja guru, sebaliknya semakin tidak puas sertifikasi yang diterima guru, maka semakin buruk pula kinerja guru. Kata Kunci: Sertifikasi, Kinerja, Guru
Pengaruh Kuat Tekan dan Kuat Geser pada Sampel Dry Side of Optimum (Optimum Kering) dan Wet Side of Optimum (Optimum Basah) Tanah Organik Setiawan, Ade; Iswan, Iswan; Setyanto, Setyanto
Jurnal Rekayasa Sipil dan Desain Vol 3, No 2 (2015): Edisi Juni 2015
Publisher : Jurnal Rekayasa Sipil dan Desain

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (809.612 KB)

Abstract

Organic soils causing many problems for the construction to be built on it, is generally caused bythe physical properties of organic soils that have a very high water content and low carryingcapacity, so that organic soils have less favorable properties for the construction of civil buildings.In this case, there should be a study of compressive strength and shear strength.This research wasconducted in the laboratory by making a sample of the results of a standard compaction, then thesample is done in Optimum condition Dry side of optimum and Wet side of optimum. On the DrySide Of Optimum process, sample was given a reduction of 10% of the optimum water content,while the Wet Side Of Optimum given the addition of 10% of the optimum water content, then thesample is done soaking for 4 days after compaction testing standards.The test results ofcompressive strength and shear strength shows a sample of soil behavior in an Optimumconditions better than the sample in Dry Side Of Optimum conditions and Wet Side Of Optimum.This is due to the pores of the soil Optimum conditions experienced stability and development ofthe soil is very minimum to occurs. Compressive strength and shear strength test is to measurehow strong soil receiving compressive strength and shear strength given to the soil separated fromthe grains.Keywords: Organic Soil, Dry Side Of Optimum, Wet Side Of Optimum, Optimum, CompressiveStrength and Shear Strength
PERANCANGAN DAN IMPLEMENTASI VIRTUAL PRIVATE NETWORK DENGAN PROTOKOL PPTP PADA CISCO ROUTER 2901 (STUDI KASUS PRODI TEKNIK INFORMATIKA UNTAN) Setiawan, Ade; Priyanto, Heri; Irwansyah, M Azhar
Jurnal Sistem dan Teknologi Informasi (JUSTIN) Vol 4, No 2 (2016)
Publisher : Program Studi Informatika

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (618.963 KB)

Abstract

Abstrak— Program Studi (Prodi) Teknik Informatika merupakan salah satu Prodi di Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Tanjungpura yang mendapat akses jaringan internet dari Pusat Komunikasi (Puskom) Universitas Tanjungpura. Jaringan internet yang diimplementasikan di Prodi Teknik Informatika ini, sebagian besar sudah dimanajemen dengan baik, seperti manajemen bandwidth, manajemen user, dan kontrol sistem. Namun remote akses dan control belum ke jaringan teknik informatika belum bias diakses melalui jaringan publik, misalnya untuk Asisten Laboratoriun (Aslab) untuk melakukan remote saat tidak berada dikampus. Demi mengatasi masalah tersebut, diperlukan Virtual Private Network (VPN) dengan router cisco 2901 untuk memberikan solusi melalui protokol PPTP. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, dapat disimpulkan sebagai berikut : (1) Fleksibilitas jaringan VPN yang dibangun diuji dengan 5 macam provider internet yakni Tri, XL, Indosat, Telkomsel dan Indihome. Hasil yang didapat bahwa 5 macam provider tersebut client VPN dapat terkoneksi ke jaringan VPN router. (2) Pengukuran Quality of Service (QoS) VPN dengan menggunakan 3 parameter yakni packet loss, round trip dan transfer file didapat nilai rata-rata packet loss dari kelima macam provider sebesar 11%. Hasil untuk parameter round trip didapat nilai rata-rata waktu tempuh diantara kelima macam provider yakni 180.4ms dengan Min.waktu atau waktu tercepat yang ditempuh yakni 46ms dan Max.waktu atau waktu terlama yang ditempuh yakni 1659ms. Hasil untuk parameter transfer file kecepatan rata-rata dari kelima macam provider sebesar 344.4KBps dengan waktu transfer tercepat yakni 889milidetik dan terlama 1 menit 32 detik 743 milidetik. (3) Keamanan tunnel yang diukur menujukkan hasil yang baik yakni dengan terenkapsulasinya data melalui protokol PPTP serta koneksi PPP ketika terhubung ke VPN. 
Penerapan Routing EIGRP, RIPv2 Dan OSPF Pada IPv6 Menggunakan Metode Redistribution Maulana, Andry; Harafani, Hani; Setiawan, Ade
Jurnal Pendidikan Teknologi dan Kejuruan Vol 15, No 2 (2018): Edisi Juli 2018
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (447.696 KB)

Abstract

The benefits of a computer network are to be able to exchange information and facilitate the work. Information sent from one network to another cannot be separated from the use of the router. Determination of network address can be done by routing method. Routing on many routers is easier and more efficient when using dynamic routing like EIGRP, OSPF, and RIP. Different route settings become a problem in data transmission. The purpose of this study is to explain the method of routing data transmission route routing. The routing redistribution method is chosen as one way to connect the routing method by combining the method using IPv6. Based on the results of the tests conducted on redistribution routing by looking at the length of time the data packet delivery with ICMP then obtained EIGRP redistribution routing to OSPF with an average value of 3.478 seconds and OSPF redistribution to RIP with an average of 3.486 seconds, and EIGRP redistribution to RIP with average 3,514 seconds. While the value of ICMP data transmission the longest by using OSPF redistribution to EIGRP with an average of 4.976 seconds, RIP redistribution to EIGRP with an average of 4.616 seconds and RIP redistribution to OSPF with an average of 4.462 seconds.
IDENTIFIKASI BAWAH PERMUKAAN LAPANGAN MINYAK“HUF” SUMATERA SELATAN UNTUK MENDELINIASI STRUKTUR CEKUNGAN HIDROKARBON BERDASARKAN DATA GAYABERAT Setiawan, Ade; Sarkowi, Muh; Mulyatno, Bagus Sapto
Jurnal Geofisika Eksplorasi Vol 4, No 1 (2018)
Publisher : Jurnal Geofisika Eksplorasi

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Telah dilakukan penelitian di Lapangan Minyak “HUF” daerah Banyuasin, Sumatera Selatan menggunakan data gayaberat dengan tujuan mengetahui struktur patahan berdasarkan analisis SVD dan mengetahui struktur cekungan hidrokarbon berdasarkan model inversi 3D dari anomali Bouguer dan anomali residual. Daerah penelitian memiliki anomali Bouguer antara 13 mGal hingga 33 mGal dengan interval 1 mGal, dimana nilai anomali Bouguer tinggi memiliki rentang nilai 26 mGal hingga 33 mGal yang berada di arah barat. Sedangkan nilai anomali Bouguer rendah memiliki rentang nilai 13 mGal hingga 20 mGal yang berada di arah timur. Untuk mengetahui keberadaan struktur patahan, dilakukan filtering Second Vertical Derivative (SVD) pada peta Anomali Bouguer, Regional dan Residual. Pola struktur patahan ditunjukkan dengan kontur bernilai nol dan diapit kontur tinggi dan rendah. Dari hasil analisis SVD anomali Bouguer lengkap dan SVD Anomali Residual terdapat 4 (empat) patahan, sedangkan dari SVD Anomali Regional terdapat 3 (empat) patahan. Pemodelan inversi 3D Anomali Residual dilakukan untuk membuktikan keberadaan patahan yang dianalisis berdasarkan hasil analisis SVD dan untuk mengetahui struktur cekungan hidrokarbon. Berdasarkan hasil inversi 3D anomali residual didapatkan cekungan berada pada kedalaman 1500 m – 3300 m dengan nilai densitas berkisar antara 2.24 gram/cc sampai 2.32 gram/cc yang diidentifikasikan merupakan cekungan batu pasir.   ABSTRACT  Oil field research in regional Banyuasin “HUF” , South Sumatra have been done by the gravity data with objective of knowing fault structure based on analysis of hydrocarbon SVD and knows hollow structure based on the 3D model of the Bouguer Anomaly and Residual Anomaly. Study areas had Bouguer Anomaly between 13 mgal up to 33 mgal to the interval 1 mgal, where the value of Bouguer Anomaly high have a range value 26 mgal up to 33 mgal which is in the direction of west. While the low value of Bouguer Anomaly have a range value 13 mgal to 20 mgal that is in the east. To knew  the existence of structure fault, filtering Second Vertical Derivative (SVD) on a Bouguer Anomaly, Regional and Residua mapl.Pattern of structure fault indicated the contours of a zero value and between the high and low contours. From the results of the analysis SVD Complete Bouguer Anomaly and SVD Residual Anomaly there were 4 (four) fault, while from SVD Regional Anomaly there are 3 (three) fault. 3D modeling the Residual Anomaly were conducted to prove the existence of the fault SVD analyzed based on the results of the analysis and to know the hydrocarbon basin. Based on the results of the inversion of 3D the Residual Anomaly, basin was found in the depth of 1500 m – 3000 m with a value of the density ranges from 2.24 gram/cc until 2.32 gram/cc which identified as sandstone basin. Keywords— basin, gravity , hydrocarbon 3D inverse modelling SVD
PENGELOLAAN ALOKASI DANA DESA DALAM MEWUJUDKAN GOOD GOVERNANCE Setiawan, Ade
Jurnal Ilmiah Among Makarti Vol 11, No 22 (2018): Jurnal Ilmiah Among Makarti
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi "AMA" Salatiga

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (363.056 KB)

Abstract

AbstractThis study aims to know the management of the Village Fund Allocation (ADD) in achieving good governance (accountability, transparency and participation) ranging from planning, implementation and accountability. This study uses qualitative descriptive method with case studies, which describe the management of the Village Fund Allocation (ADD) in rural Ngombakan then compared with the applicable regulations (Permendagri No. 113/2014), and crosscheck with real phenomenon that occurs in the management of the Village Fund Allocation (ADD) in rural Ngombakan realize good governance, so that it can be withdrawn conclusion. The results of this study indicate that the management of ADD in the Ngombakan village outline has been accountable, transparent, and participatory. However, technically there are still obstacles. These constraints are an obstacle from districts that are late in making the Bupati Regulation regarding the regulations on ADD and its management. This has an impact on the delay in reporting related to ADD management in Ngombakan Village. Keywords : Dana desa, Good Governance
FAKTOR – FAKTOR YANG MEMPENGARUHI USAHA KECIL DAN MENENGAH (UKM) DALAM MENGGUNAKAN INFORMASI AKUNTANSI (Studi Pada Usaha Kecil dan Menengah (UKM) Industri Meubel di Kecamatan Ngemplak Kabupaten Boyolali) Setiawan, Ade
Jurnal Teknologi dan Terapan Bisnis Vol 2 No 1 (2019): March
Publisher : AKADEMI KOMUNITAS SEMEN INDONESIA GRESIK

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui latar belakang pendidikan pemilik, skala usaha, umur perusahaan dan omzet usaha terhadap penggunaan informasi akuntansi studi pada UKM di Kecamatan Ngemplak Kabupaten Boyolali. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif. Penelitian ini dilakukan di Kecamatan Ngemplak Kabupaten Boyolali. Data yang digunakan dalam penelitian ini berupa data primer. Responden adalah 61 manajer/pemilik perusahaan Industri Mebel Kecamatan Ngemplak Kabupaten Boyolali yang terlibat dalam proses penggunaan informasi akuntansi. Metode pengumpulan data dengan menggunakan kuisioner. Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah Regresi Linear Berganda. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pendidikan pemilik berpengaruh terhadap penggunaan informasi akuntansi, umur perusahaan berpengaruh terhadap penggunaan informasi akuntansi, omzet usaha berpengaruh terhadap penggunaan informasi akuntansi. Hasil penelitian ini juga menunjukkan bahwa skala usaha tidak berpengaruh terhadap penggunaan informasi akuntansi
KESIAPAN UMKM TERHADAP IMPLEMENTASI SAK EMKM (STUDI UMKM DI KABUPATEN BLORA) Sholikin, Ahmad; Setiawan, Ade
Journal of Islamic Finance and Accounting Vol 1, No 2 (2018)
Publisher : IAIN Surakarta

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (193.48 KB)

Abstract

SMEs has an important role in economic development in Indonesia. In this development, SMEs has several obstacles. One of them is the preparation of financial statements that are not in accordance with accounting standards in Indonesia. SAK ETAP is a standard for SMEs in preparing financial statements. However, many studies have suggested that the majority of SMEs in Indonesia have not been able to implement SAK ETAP because the standard are too complex. Therefore DSAK IAI publishes new financial accounting standard for SMEs which is SAK EMKM effective on January 01, 2018. The new standard is intended to assist the needs in the preparation of financial statements. The result of this research shows the level the readiness of SMEs in implementing SAK EMKM. In conducting this research, the researcher used descriptive qualitative research. The researcher collects the data of this research from the interview and documentation. The analysis is dine by data reduction, data presentation, and conclusion. The results of this research shows that two SMEs in Blora Regency are not ready in applying SAK EMKM. The absence of SMEs have not done the preparation of financial statements.
ANALISIS SISTEM INFORMASI AKUNTANSI PENGGAJIAN DI INDUSTRI MEBEL ABC Setiawan, Ade; Nur Aisyiah, Helti
INVENTORY: JURNAL AKUNTANSI Vol 3, No 1 (2019)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (393.971 KB)

Abstract

The purpose of this study is to analyze salaries and wages system in the ABC Furniture Industry. Analysis is done by the method of Performance, Information, Economy, Control, and Efficiency (PIECES).This research used descriptive qualitative approach. The data was collected by interview, observation, and documentation. Interviews were conducted with managers, head of production, and head of finance. Observation and documentation were carried out directly at the object of research, ABC Furniture Industry.The results showed that the salaries and wages system was not fully computerized. The system has been effective in terms of performance, information, economy, security, efficiency, and service. However, there is still potential for fraud and negligence in the presence and the payment of salaries and wages is still done manually