Articles

Found 22 Documents
Search

SOYJOY Healthylicious sebagai Strategi Marketing Public Relations PT. Amerta Indah Otsuka

Student e-Journal Vol 1, No 1 (2012): Wisuda Agustus 2012
Publisher : Student e-Journal

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (371.725 KB)

Abstract

Romy Syaputra, 21011080102, Department of Public Relations, Faculty of Communication, Padjadjaran University. "SOYJOY Healthylicious As Marketing Public Relations Strategy PT. Amerta Indah Otsuka", which is led by Dr. Yanti Setianti. M.si, as the main supervisor and Aang Koswara, S.Sos., M.Si, as assistant supervisor. This research aims to determine the SOYJOY Healthylicious activity as a strategy Marketing Public Relations (MPR) which is held by PT Amerta Indah Otsuka. The research method used is qualitative descriptive approach. The data was collected through in-depth interviews, observation, and literature.The results of this research indicate that the strategy undertaken by PT Amerta Indah Otsuka in implementing SOYJOY Healthylicious interpreted as part of pull strategy marketing public relations by integrating online and offline activity in growing brand awareness SOYJOY.Conclusions of this study is pull strategy marketing public relations by PT. Amerta Indah Otsuka by integrating offline and online activity well done, so it gives good results in growing brand awareness SOYJOY.Suggestions that can convey the researcher is the MPR strategy conducted by PT. Amerta Indah Otsuka is also equipped with a push strategy and pass strategy in order to further refine the SOYJOY Healthylicious activities Keyword : Strategi, Marketing Public Relations, SOYJOY Healthylicious

Pemaknaan Kegiatan Humas Gathering di Pikiran Rakyat

Student e-Journal Vol 1, No 1 (2012): Wisuda Agustus 2012
Publisher : Student e-Journal

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (376.67 KB)

Abstract

The purpose of this research are to know the background of Humas Gathering and to know the meanings of Humas Gathering for publc relations staffs and Head of Corporate Secretary. The subject of this research  are all public relations staff in Pikiran Rakyat that directly involved in the implementation of Humas Gathering from beginning to end the event that selected by sensus/ sampling technic. This research used qualitative methods, case study approach with social construction of reality theory and symbolic interaction theory. The results of this research is Humas Gathering as government relations program organized by Pikiran Rakyat especially public relations. This activity is an annual program that has been established over two years to invite Jawa Barat government public relations. In this research, the fact found that Humas Gathering Pikiran Rakyat includes by lobby, communications strategic, and business communication strategic.The conclusions of this study are (1) Gathering PR background is that this is Pikiran Rakyat’s responsibility as a mass media company, intersect with the many regulations made by the local government. The presence of Humas Gathering because sales are dwindling newspaper circulation, advertising is not good, some local government public relations are not familiar with Pikiran Rakyat, and the presence of other competitors. (2) The meaning of the lobby as an emotional approach between local government relations with the Pikiran Rakyat; meaning of a communication strategy as an effective communication, and meaning business communications strategy as its facilities to increase optimal revenue. Key word : Humas Gathering, lobby, communication strategy, business communication strategic.

Simbolisasi Logo Maicih „For Icihers With Love

Student e-Journal Vol 1, No 1 (2012): Wisuda Agustus 2012
Publisher : Student e-Journal

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (459.05 KB)

Abstract

F.X. Ryan Wahyu Ratranto 210110070133, Hubungan Masyarakat, Fakultas Ilmu Komunikasi, Universitas Padjajaran. “Simbolisasi Logo Maicih „For Icihers With Love‟”. Analisis  Semiotika  Charles  Sanders  Peirce  mengenai  Simbolisasi  logo  Sebagai  Corporate Identity Maicih “For Icihers With Love”. Dr.Agus Rahmat, M.Pd sebagai pembimbing utama dan Dr. Yanti Setianti, M.Si Sebagai pembimbing pendamping. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana Maicih”For Icihers With Love” merepresentasikan corporate identity sebagai keripik pedas melalui simbol-simbol pada logo Maicih”For Icihers With Love”. Penelitian ini menggunakan paradigma kritis untuk mencari tahu ideologi dibalik simbol-simbol pada logo. Data-data yang dibutuhkan dalam penelitian ini di dapatkan melalui observasi, wawancara, dan studi kepustakaan. Pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan purposive sampling. Sampel dari penelitian ini adalah Rully Rumantra yang bekerja sebagai designer pembuat logo dari Maicih”For Icihers With Love”. Sampel lainnya dari penelitian ini adalah pemilik usaha bisnis ini  beserta  jajaran  nya.  Uji  keabsahan  dari  penelitian  ini  menggunakan  triangulasi  sumber, metode dan teori. Hasil dari penelitian ini adalah, Maicih”For Icihers With Love” memunculkan makna bahwa perusahaan ini adalah produsen keripik pedas pertama kali yang dikemas secara unik, dikelola para anak muda dan merupakan bisnis yang menjanjikan. Hal itu ditunjukkan melalui simbol-simbol yang dibagi menjadi elemen headline logo, logo body, dan tagline logo. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa Maicih”For Icihers With Love” memunculkan simbol-simbol yang merepresentasikan bahwa logo Maicih”For Icihers With Love”  memiliki  tanda-tanda  yang  sesuai  dengan  visi  misi  perusahaan  dan  strategi  yang dijalankan. Saran dalam penelitian ini sebaiknya Maicih”For Icihers With Love” menjelaskan lebih dalam mengenai makna-makna yang ada pada logonya melalui program-program yang dimiliki. Kemudian Maicih”For Icihers With Love” sebaiknya menempatkan logo pada media-media yang efektif dan efisien.  Kata Kunci      : Simbol, simbolisasi, logo, maicih.

Hubungan Antara Kualitas Layanan Program Pemasaran Keliling PLN APJ Bogor dengan Sikap Pelanggan Terhadap Perusahaan

Student e-Journal Vol 1, No 1 (2012): Wisuda Agustus 2012
Publisher : Student e-Journal

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (285.597 KB)

Abstract

The purpose of this research is to determine the correlations between quality design, quality production and delivery, quality relational, and quality technic service “Program Pemasaran Keliling PLN APJ Bogor” with cognitive, afective, and conative aspect of customers to Company. The method of this research is correlation method with Rank Spearman (rs) test of hypothesis. Techniques of data analysis are descriptive and inferential data analysis. Number of respondents in this research 51 peoples who are Company customers selected through simple random sampling techniques. Techniques of data collections is done using questionnaires, interview, observations, dan study of literature. This research uses the social exchange  theory by Thibault and Kelley.The result of this research are a significant correlation between quality service “Program Pemasaran Keliling PLN APJ Bogor” with attitude of customers to Company. Because PLN with Program Pemasaran keliling can be enough in service was to need and expetation of customers the influence enhance an attitude cognitive, affective, and conative aspect that is positive. The conclusion of this research is significant correlation between Quality Service “Program Pemasaran Keliling PLN APJ Bogor” with Attitude of Customers to Company.. The suggests of this research for Program Pemasaran Keliling PLN APJ Bogor are operating hours should be extended to improve service to customers and enhance the attributes of the publication so attractive and increasing the number of Human resource in the Program Pemasaran Keliling PLN APJ Bogor Keyword : Kualitas layanan, Program Pemasaran Keliling PLN APJ Bogor, Sikap Pelanggan

Komunikasi dalam Transformasi Budaya Perusahaan

Jurnal Penelitian Komunikasi Vol 16, No 1 (2013): Jurnal Penelitian Komunikasi Vol. 16 No. 1 Tahun 2013
Publisher : Jurnal Penelitian Komunikasi

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PT Dahana (Persero) yang semula merupakan perusahaan monopoli mengalami perubahan menjadi perusahaan yang memiliki pesaing tidak hanya dari dalam negeri tetapi juga dari perusahaan asing, untuk itu diperlukan upaya transformasi budaya perusahaan supaya perilaku karyawannya dapat menyesuaikan dengan visi perusahaan yakni menjadi pemain global. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemahaman karyawan mengenai nilai budaya lama dan pemahaman karyawan mengenai nilai budaya baru perusahaan. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kualitatif, dengan paradigma konstruktivisme, dan jenis studi adalah studi kasus. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa karyawan memahami nilai budaya lama perusahaan sebagai budaya kekeluargaan, kepemimpinan, santai, birokrasi, kurang kompetitif, kurang client oriented, tidak berbasis kompetensi. Karyawan memahami budaya baru perusahaan sebagai budaya yang memiliki nilai disiplin, adanya reward dan punishment, efisien, berdasarkan kompetensi, mengutamakan pendidikan tetapi kurang adanya keteladanan.

MANAJEMEN INFORMASI SPECIAL EVENT HUTTEL 62 OLEH SMA NEGERI 3 JAKARTA

Edulib Vol 7, No 1 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (309.511 KB)

Abstract

The purpose of this research is to know how to process information management special event conducted by organizers HUTTEL 62 ranging from research, design, planning, coordination, and evaluation in accordance with the concept special event belongs to Joe Goldblatt. Research methods a descriptive, qualitative data with the paradigm of positivism. The results of this study suggested that the management of the special event HUTTEL 62 categorized in five stages, namely research, design, planning, coordination, and evaluation. Research carried out in the form of informal research with secondary data searches ways be monitoring news coverage about SMA Negeri 3 Jakarta. Hasl research shows the overview of the situation of informing host HUTTEL 62 is the assumption that the community name of the example contained in the SMA Negeri 3 Jakarta not sesuaid with what happened at that school. The design of the color purple and blue created the Customize the theme carried HUTTEL 62 ‘ Return Teladanku ‘. Motion design elements and sounds indicated by performers in closing. 62 HUTTEL planning begins with setting goals to be achieved, namely restoring the image of ‘ exemplary ‘ to SMA Negeri 3 Jakarta Post acts of bullying incidents. Coordination is done by the Organizer HUTTEL 62 include coordination with internal and external parties the Committee involved in organizing HUTTEL 62. The communication is done by informal meetings and mandatory meetings and communications with online messenger. The evaluation was conducted to measure the achievement of HUTTEL 62, the evaluation is conducted in the Division and the Division of any series of events have been implemented and later serve as a report on liability. Hasl acquired evaluation of barriers in the internal Committee namely the barriers of communication and information in the internal Committee. A summary of this research menenujukan that special event management HUTTEL 62 made by SMA Negeri 3 Jakarta in conveying the message of anti bully hasn’t done effectively and optimally. 

PENGARUH KREDIBILITAS PETUGAS TERHADAP SIKAP KEPATUHAN PASIEN TUBERKULOSIS PADA PEMERIKSAAN DAHAK

Jurnal Kajian Komunikasi Vol 5, No 1 (2017)
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (396.028 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh kredibilitas petugas Tuberkulosis terhadap sikap kepatuhan pasien tuberkulosis pada pemeriksaan dahak di akhir bulan kedua. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan menggunakan studi analisis jalur di puskesmas wilayah kabupaten bandung barat. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pasien puskesmas di wilayah Kabupaten Bandung Barat yang tidak melakukan pemeriksaan dahak di akhir bulan kedua. Sampling yang digunakan pada penelitian ini adalah probability random sampling dengan jumlah sampel sebanyak 87 orang. Lokasi penelitian ini adalah Puskesmas yang berada di wilayah Kabupaten Bandung Barat. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis tabel dan analisis statistic (analisis jalur). Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa kredibilitas petugas Tuberkulosis yang diukur dengan keahlian dan kepercayaan berpengaruh terhadap sikap kepatuhan pasien Tuberkulosis pada pemeriksaan dahak di akhir bulan kedua. Keahlian dan kepercayaan pasien kepada petugas tuberkulosis memiliki pengaruh yang cukup besar untuk menjamin pasien melakukan pemeriksaan dahak pada akhir bulan kedua. Sarannya diharapkan petugas dapat mempertahankan dan meningkatkan keahlian serta meningkatkan kepercayaan yang dinilai pasien masih belum maksimal. 

Pemanfaatan Media Sosial Dalam Implementasi Model Komunikasi Kesehatan Reproduksi Remaja

KOMUNIKATIF Vol 5, No 1 (2016)
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi UKWMS

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kesehatan reproduksi remaja merupakan salah satu masalah kesehatan yang ada di masyarakat Indonesia yang sifatnya masih tabu untuk diperbincangkan secara terbuka. Masalah kesehatan reproduksi ini mendapat perhatian serius karena jumlah kasus dan penyebaran dampaknya semakin meningkat, serta menimbulkan keresahan bagi masyarakat secara psikologis, sosial maupun ekonomi. Beberapa hal yang mendorong peningkatan kasus kesehatan reproduksi, yaitu meningkatnya keterbukaan masyarakat dalam memberikan informasi melalui media sosial. Berdasarkan latar belakang ini maka penelitian dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui pemanfaatan media sosial dalam implementasi model komunikasi kesehatan reproduksi remaja berbasis kearifan lokal melalui media sosial Di Bogor. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, peneliti berusaha memotret peristiwa dan kejadian yang menjadi pusat perhatian kemudian menggambarkan atau melukiskannya sebagaimana adanya. Hasil dari penelitian ini adalah informasi mengenai kesehatan reproduksi remaja disebarkan dengan memanfaatkan media sosial dikarenakan di media sosial, para remaja bisa lebih bersifat terbuka. Media sosial sebagai sarana mencari informasi secara mudah dan instan melalui pemanfaatan teknologi informasi seperti blog yang membahas tentang kesehatan, dengan catatan sumbernya harus jelas. Selain blog, bentuk media sosial yang sering dan populer digunakan oleh para remaja yaitu facebook dan twitter.

“JATIDIRI PASUNDAN” SEBAGAI BRANDING BANDUNG TV DALAM MENGHADAPI TANTANGAN ISI SIARAN DI ERA DIGITALISASI

ProTVF Vol 1, No 1 (2017): ProTVF Volume 1, No.1, Maret 2017
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (319.468 KB)

Abstract

Keberadaan televisi lokal menyongsong era digitalisasi akan semakin tertantang dengan adanya persaingan untuk mendapatkan perhatian publik yang semakin kritis dan tersegmentasikan dengan jelas. Persaingan diantara industri penyiaran lokal dapat diatasi melalui tayangan isi siaran yang mengandung nilai-nilai budaya sebagai keunggulan sebuah televisi lokal di suatu daerah. Tuntutan isi siaran pada televisi lokal harus harus mengimbangi terhadap perkembangan budaya modern dan teknologi informasi yang semakin “bebas” memasuki ruang pribadi dan ruang publik secara berkesinambungan. Disisi lain, televisi sebagai media komunikasi massa yang cukup ampuh dalam menyampaikan pesan-pesan terhadap publik telah merubah pemikiran dan budaya bangsa secara bertahap. Hal inilah yang terdapat pada isi siaran televisi lokal Bandung TV yang masih tetap mempertahankan isi siaran dengan konsep-konsep budaya lokal Kesundaan sebagai identitas Branding keberadaan televisi lokal di era persaingan siaran analog dan digital yang semakin kompetitif. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menjelaskan bagaimana Bandung TV membangun branding “Jatidiri Pasundan” melalui program tayangan advertorial gelaran event 1001 produk wirausaha baru Jawa Barat 2016. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatankualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan melalui observasi, wawancara, dan studi kepustakaan. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa konsep tayangan yang menunjang branding “Jatidiri Pasundan” disiarkan dengan penggunaan bahasa Sunda lomamengenai isi tayanganevent Gelar 1001 Produk Wirausaha Baru Jawa Barat 2016. Simpulan dari penelitian ini bahwa Bandung TV telah berhasil menanamkan sebagian dari nilai-nilai “Jatidiri Pasundan” dalam tayangan event Gelar 1001 Produk Wirausaha Baru Jawa Barat 2016.Kata-kata Kunci: Siaran Televisi, Branding, Televisi Lokal

“JATIDIRI PASUNDAN” SEBAGAI BRANDING BANDUNG TV DALAM MENGHADAPI TANTANGAN ISI SIARAN DI ERA DIGITALISASI

ProTVF Vol 1, No 1 (2017): ProTVF
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (319.468 KB)

Abstract

Keberadaan televisi lokal menyongsong era digitalisasi akan semakin tertantang dengan adanya persaingan untuk mendapatkan perhatian publik yang semakin kritis dan tersegmentasikan dengan jelas. Persaingan diantara industri penyiaran lokal dapat diatasi melalui tayangan isi siaran yang mengandung nilai-nilai budaya sebagai keunggulan sebuah televisi lokal di suatu daerah. Tuntutan isi siaran pada televisi lokal harus harus mengimbangi terhadap perkembangan budaya modern dan teknologi informasi yang semakin “bebas” memasuki ruang pribadi dan ruang publik secara berkesinambungan. Disisi lain, televisi sebagai media komunikasi massa yang cukup ampuh dalam menyampaikan pesan-pesan terhadap publik telah merubah pemikiran dan budaya bangsa secara bertahap. Hal inilah yang terdapat pada isi siaran televisi lokal Bandung TV yang masih tetap mempertahankan isi siaran dengan konsep-konsep budaya lokal Kesundaan sebagai identitas Branding keberadaan televisi lokal di era persaingan siaran analog dan digital yang semakin kompetitif. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menjelaskan bagaimana Bandung TV membangun branding “Jatidiri Pasundan” melalui program tayangan advertorial gelaran event 1001 produk wirausaha baru Jawa Barat 2016. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatankualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan melalui observasi, wawancara, dan studi kepustakaan. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa konsep tayangan yang menunjang branding “Jatidiri Pasundan” disiarkan dengan penggunaan bahasa Sunda lomamengenai isi tayanganevent Gelar 1001 Produk Wirausaha Baru Jawa Barat 2016. Simpulan dari penelitian ini bahwa Bandung TV telah berhasil menanamkan sebagian dari nilai-nilai “Jatidiri Pasundan” dalam tayangan event Gelar 1001 Produk Wirausaha Baru Jawa Barat 2016.Kata-kata Kunci: Siaran Televisi, Branding, Televisi Lokal