Articles

Found 11 Documents
Search

GROWTH OF PERFORMANCE SILVER POMPANO FISH FRY, Trachinotus blocii (LACEPEDE) CULTURED IN THE NET CAGE AT THE POND Setiadharma, Tony; Wibawa, Gigih Setia; Setiadi, Irwan
Jurnal Ilmu dan Teknologi Kelautan Tropis Vol 6, No 1 (2014): Electronik Jurnal Ilmu dan Teknologi Kelautan Tropis
Publisher : Jurnal Ilmu dan Teknologi Kelautan Tropis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (71.575 KB)

Abstract

Silver pompano fish is a prospective commodity that can be cultured and contains high economic value. Due to its high economic value nationally and internationally, it is important to develop nursery business. The silver pompano fish nursery conducted in a pond become efficient because it can be easily controlled. The purpose of the study was to know the technology and growth of silver pompano fish fry in cages at a pond. Research activities were carried out in the hafa size (3x3x1m3) in ponds. The seeds were taken  from hatchery with size of 5.0-6.0  cm. Stocking density of seeds  were 50 pc/ m³. The nursery were reared  for 90 days till the fry reached their size in between   15.0 and 18.0 cm. The commercial  pellets with protein content of 28-30% with dose of 5-8% of body weight were provided in the morning and afternoon at satiation. Sampling of fry was conducted every 30 days, to measure the survival rate (SR), total length (TL) and body weight (BW). Data were processed with descriptive analysis. The results showed that the survival rate was 90.20 ± 2.60 %, total length was  16.80± 2.70 cm, and body weight was  145.20 ± 2.70 g. The diversity of fry has four size categories i.e., large (L), medium (M), small (S), and super small (SS) with percentage average of 17.50%, 52.70%, 20.70% and 9.10%, respectively. Keywords: net cage, pond, silver pompano fish, growth, survival
GROWTH OF PERFORMANCE SILVER POMPANO FISH FRY, Trachinotus blocii (LACEPEDE) CULTURED IN THE NET CAGE AT THE POND Setiadharma, Tony; Wibawa, Gigih Setia; Setiadi, Irwan
Jurnal Ilmu dan Teknologi Kelautan Tropis Vol 6, No 1 (2014): Electronik Jurnal Ilmu dan Teknologi Kelautan Tropis
Publisher : Bogor Agricultural University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (71.575 KB) | DOI: 10.29244/jitkt.v6i1.8629

Abstract

Silver pompano fish is a prospective commodity that can be cultured and contains high economic value. Due to its high economic value nationally and internationally, it is important to develop nursery business. The silver pompano fish nursery conducted in a pond become efficient because it can be easily controlled. The purpose of the study was to know the technology and growth of silver pompano fish fry in cages at a pond. Research activities were carried out in the hafa size (3x3x1m3) in ponds. The seeds were taken  from hatchery with size of 5.0-6.0  cm. Stocking density of seeds  were 50 pc/ m³. The nursery were reared  for 90 days till the fry reached their size in between   15.0 and 18.0 cm. The commercial  pellets with protein content of 28-30% with dose of 5-8% of body weight were provided in the morning and afternoon at satiation. Sampling of fry was conducted every 30 days, to measure the survival rate (SR), total length (TL) and body weight (BW). Data were processed with descriptive analysis. The results showed that the survival rate was 90.20 ± 2.60 %, total length was  16.80± 2.70 cm, and body weight was  145.20 ± 2.70 g. The diversity of fry has four size categories i.e., large (L), medium (M), small (S), and super small (SS) with percentage average of 17.50%, 52.70%, 20.70% and 9.10%, respectively. Keywords: net cage, pond, silver pompano fish, growth, survival
DETERMINASI JENIS KELAMIN PADA IKAN KERAPU SUNU (Plectropomus leopardus) DENGAN UJI SEROLOGI Sembiring, Sari Budi Moria; Priyono, Agus; Hutapea, Jhon Harianto; Setiadharma, Tony
Jurnal Riset Akuakultur Vol 8, No 2 (2013): (Agustus 2013)
Publisher : Pusat Riset Perikanan, Badan Riset dan Sumber Daya Manusia Kelautan dan Perikanan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (238.095 KB) | DOI: 10.15578/jra.8.2.2013.181-189

Abstract

Dalam rangka mendukung kegiatan budidaya, maka penentuan jenis kelamin ikan menjadi sangat penting dalam program pemijahan khususnya pada jenis ikan yang hermafrodit. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan jenis kelamin ikan kerapu sunu menggunakan uji serologi dalam mendukung manajemen pemijahan dan pengembangan perbenihan ikan kerapu sunu. Penelitian ini dilakukan dengan metode ELISA dan western blot. Kit estradiol-17β dan 11-KT testosterone digunakan dalam metode ELISA, sedangkan antibodi Cyp19a1a (CT), Z-fishTM digunakan dalam metode western blot. Gonad dari induk kerapu sunu yang mati juga dianalisis secara histologis. Sampel darah diambil dari semua ikan (47 ekor) dengan kisaran bobot ikan uji 1,2-3,0 kg. Analisis kandungan testosteron dilakukan untuk semua sampel dan hanya 24 sampel dianalisis estradiol, keduanya dengan metode ELISA. Delapan sampel dianalisis estradiolnya dengan metode western blot. Berdasarkan kadar testosteron dan estradiol-17β dalam darah, menunjukkan sebanyak 12 ekor (37,5%) positif berkelamin jantan dari 32 ekor yang dianalisis, sedangkan berdasarkan kadar estradiol sebanyak tujuh ekor (29,16%) dari 24 ekor yang dianalisis merupakan ikan yang berjenis kelamin betina. Dengan metode western blot, dari delapan sampel yang dianalisis hanya tiga sampel (No Tagging 421048486E; 42135F1A5D; 42102G7A22) yang positif berjenis kelamin betina. Berdasarkan data histologis menunjukkan bahwa ukuran (panjang dan bobot) belum dapat menentukan jenis kelamin dari ikan kerapu sunu secara morfologi. Dari kedua metode yang digunakan untuk determinasi jenis kelamin induk ikan kerapu sunu, metode western blot memberikan hasil yang lebih sensitif dan spesifik daripada metode ELISA.
MANAJEMEN PAKAN INDUK KERAPU MACAN, Epinephelus fuscoguttatus UNTUK PENINGKATAN PEMIJAHAN DAN KUALITAS TELUR Setiadharma, Tony; Prijono, Agus; Giri, Nyoman Adiasmara; Tridjoko, Tridjoko
Jurnal Riset Akuakultur Vol 3, No 1 (2008): (April 2008)
Publisher : Pusat Riset Perikanan, Badan Riset dan Sumber Daya Manusia Kelautan dan Perikanan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1170.083 KB) | DOI: 10.15578/jra.3.1.2008.13-18

Abstract

Percobaan ini dilakukan untuk mengetahui kesinambungan pemijahan dan peningkatan kualitas telur melalui perbaikan manajemen pemeliharaan induk ikan kerapu macan (Epinephelus fuscoguttatus). Induk kerapu macan berukuran panjang 50,20—82,50 cm dan bobot 3,50—12,00 kg yang dipelihara dalam 2 tangki volume 30 ton, masingmasing diisi 12 ekor induk terdiri atas 4 ekor jantan dan 8 ekor betina. Sebagai perlakuan dalam penelitian adalah komposisi pakan yang berbeda yaitu A. Pakan + (vitamin E,C, dan vitamin mix), dan B. Pakan. Pakan yang diberikan berupa ikan rucah dan cumi segar sebanyak 3% bobot total/hari. Percobaan ini dilakukan selama 8 bulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perbedaan pemberian pakan segar berpengaruh terhadap frekuensi pemijahan dan kualitas telur yang dihasilkan. Pada perlakuan A memperlihatkan proses reproduksi yang lebih baik dan terjadi pemijahan sebanyak 11 kali dengan jumlah total telur 18.492.000 butir dengan hatching rate 75,0%— 92,0% dan Indek Aktivitas Kehidupan Larva (SAI) 3,80—5,68. Perlakuan B terjadi pemijahan sebanyak 7 kali pada periode bulan Maret sampai November dengan jumlah total telur yang dibuahi sebanyak 10.390.000 butir dengan hatching rate 50,0%— 75,0% dan SAI larva 0,28—4,90. Hasil pengamatan perkembangan gonad selama penelitian untuk kedua perlakuan sangat bervariasi antara 110—520 µm.The purpose of the present study was to know the effect of different management in rearing spawning and eggs quality of grouper broodstock, Epinephelus fuscoguttatus. Twelve fish total length 50.20—82.50 cm and 3.50—12.00 kg in body weight consisted, eight females and four males were reared in three 30 m³ concrete tanks and fed with experimental diet. Two treatments were (A) Fed+ (Vitamin E,C, and vitamin mix) and (B) Feed. The result of the experiment showed that fish in treatment A gave better results in terms of eggs quality, stage of reproduction, and spawning of 11 times in April to November with fecundity of 18,492,000; hatching rate of 75.00%—92.00% and SAI of larvae 3.80—5.68; composed to 7 times of spawn with fecundity of 10,390,000; hatching rate of 50.00%—75.00% and Survival Activity Index of larvae (SAI) 0.28—4.90 for treatment B. Gonad of development during the experiment showed egg diameter of 110—520 mm.
PERTUMBUHAN DAN VARIASI GENETIK IKAN BANDENG, Chanos chanos DARI PROVINSI ACEH, BALI, DAN GORONTALO, INDONESIA Sembiring, Sari Budi Moria; Wibawa, Gigih Setia; Setiadharma, Tony; Haryanti, Haryanti
Jurnal Riset Akuakultur Vol 12, No 4 (2017): (Desember 2017)
Publisher : Pusat Riset Perikanan, Badan Riset dan Sumber Daya Manusia Kelautan dan Perikanan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (476.301 KB) | DOI: 10.15578/jra.12.4.2017.307-314

Abstract

Ikan bandeng, Chanos chanos merupakan salah satu ikan ekonomis penting di Asia. Sejak tahun 1995, di Indonesia sebagian besar benih bandeng diproduksi dari hatchery sekitar Dusun Gondol, Bali Utara baik untuk pasar domestik maupun perdagangan internasional. Dalam rangka meningkatkan kualitas benih, perlu dilakukan perbaikan induk secara genetik menggunakan populasi yang unggul. Tujuan penelitian ini adalah mendapatkan data laju pertumbuhan dan variasi genetik induk ikan bandeng yang berasal dari lokasi perairan Aceh, Bali, dan Gorontalo. Pertumbuhan ikan bandeng diamati melalui pengukuran panjang dan bobot benih hingga ukuran 500 g (calon induk), serta variasi genetik diamati menggunakan metode RFLP DNA. Benih dan calon induk masing-masing dianalisis sebanyak 15 ekor. Hasil pengamatan pertumbuhan ikan bandeng mulai dari benih hingga menjadi calon induk, menunjukkan bahwa ikan bandeng dari Aceh dan Bali mempunyai pertumbuhan panjang dan bobot yang relatif lebih tinggi dibandingkan dengan ikan bandeng dari Gorontalo, walaupun secara statistik tidak berbeda nyata (P<0,05). Hasil analisis variasi genetik terdapat lima komposit haplotipe dari empat enzim restriksi yaitu Mbo I, Hae III, Hha I, dan Nla IV pada sekuens cytochrome-b. Jumlah rata-rata restriction site adalah 1-3 haplotipe. Populasi Aceh dan Bali memiliki nilai keragaman genetik yang lebih rendah (0,080 dan 0,000) dibandingkan dengan calon induk dari benih Gorontalo (0,115).Milkfish, Chanos chanos is one of the economically important fish in Asia. Since 1995, milkfish seed mostly produced in Gondol area, Northern part of Bali, and suppleted both domestic and international markets. In order to improve its seed quality the improvement of milkfish broodstock genetic is required through selection of superior population. The aims of this research were to evaluate the growth performance and genetic variation of milkfish populations from Aceh, Bali, and Gorontalo Province. The length and weight of fry up to 500 g was measured as well as the genetic variation was detected using RFLP DNA method. Fry and young broodstock in the DNA analyses were 15 individuals. The results showed that the growth in length and weight milkfish seed from fry to young broodstock (size up to 500 g) from Aceh and Bali was slightly higher than that of Gorontalo, but no significant differences (P>0.05) were observed among the populations. The genetic analysis showed five haplotypes composite from four restriction enzymes i.e., Mbo I, Hae III, Hha I, and Nla IV at on cytochrome-b sequen. The average number of restriction site was 1-3 haplotypes. Aceh and Bali populations have lower genetic variations (0.080 and 0.000) compared to Gorontalo (0.115).
PERANAN FOSFOLIPID DALAM PAKAN PADA PEMIJAHAN DAN PENINGKATAN KUALITAS TELUR IKAN KERAPU BATIK (Epinephelusmicrodon) Giri, Nyoman Adiasmara; Setiadharma, Tony; Slamet, Bejo
Jurnal Penelitian Perikanan Indonesia Vol 9, No 2 (2003): (Vol, 9 No. 2 2003)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengembangan Perikanan, Badan Penelitian dan Pengembangan Kelautan da

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15578/jppi.9.2.2003.1-7

Abstract

Penelitian teknologi pembenihan ikan kerapu balik, Epinephelus microdon dimulai dengan percobaan pematangan gonad dan pemijahan.
PENGARUH VITAMIN C DALAM PAKAN TERHADAP SINTASAN, PERTUMBUHAN DAN STRES LARVA BANDENG (Chanos chanos) Suwirya, Ketut; Prijono, Agus; Setiadharma, Tony
Jurnal Penelitian Perikanan Indonesia Vol 5, No 1 (1999): (Vol.5 No. 1 1999)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengembangan Perikanan, Badan Penelitian dan Pengembangan Kelautan da

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15578/jppi.5.1.1999.52-57

Abstract

Vitamin C Adalah Salah Satu Nutrien Yang Penting Pada Pakan Ikan.
PENELITIAN PEMBANTUTAN BENIH IKAN BANDENG, Chanos chanos ASAL PANTI PEMBENIH DI TAMBAK Setiadharma, Tony; Yunus, Yunus
Jurnal Penelitian Perikanan Indonesia Vol 1, No 2 (1995): (Vol.1 No.2 1995)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengembangan Perikanan, Badan Penelitian dan Pengembangan Kelautan da

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15578/jppi.1.2.1995.131-137

Abstract

Penelitian ini bertuiuan untuk mengetahui pengaruh lama pembantutan terhadappertumbuhan benih ikan bandeng esal panti pembenih yang dipelihara di tambak.Penelitian menggunakan rancangan acak lengkap dengan empat perlakuan dan tiga kaliulangan. Perlakuan yang diuji adalah benih yang dibantut selama satu, dua dan tigabulan serta benih yang tidak dibantut.
PENGARUH FREKUENSI PEMBERIAN PAKAN PADA TINGKATAN UMUR TERHADAP SINTASAN LARVA BANDENG ( Chanos chanos Forskal) Prijono, Agus; Setiadharma, Tony; Aslianti, Titiek
Jurnal Penelitian Perikanan Indonesia Vol 5, No 2 (1999): (Vol.5 No.2 1999)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengembangan Perikanan, Badan Penelitian dan Pengembangan Kelautan da

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15578/jppi.5.2.1999.19-22

Abstract

Penelitian pemberian pakan yang didasarkan atas tingkatan umur larva bandeng di panti benih telah dilakukan
APLIKASI HORMON LHRH-a UNTUK PERKEMBANGAN GONAD DAN PEM|JAHAN INDUK IKAN KERAPU BATIK (Epinephelus microdon) Setiadharma, Tony; Prijono, Agus; Giri, Nyoman Adiasmara
Jurnal Penelitian Perikanan Indonesia Vol 9, No 1 (2003): (Vol.9 No.1 2003)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengembangan Perikanan, Badan Penelitian dan Pengembangan Kelautan da

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15578/jppi.9.1.2003.7-10

Abstract

Percobaan ini dilakukan untuk nrengetahui informasi tentang penggunaan hormon LHRH-a terhadap pemijahan dan perkembangan gonad induk kerapu batik (Epinephelus microdon).