Articles

Found 11 Documents
Search

CULTURE OF THE COMMUNITY IN KEEPING THE ENVIRONMENT AROUND THE MARKET MANDAU KELURAHAN DURI TIMUR KECAMATAN MANDAU KABUPATEN BENGKALIS SEPTIANA, SEPTIANA; Drs. Dasrizal, MP, Drs. Dasrizal, MP; Zuriyani, M.Si, Elvi
Pendidikan Geografi Vol 2, No 3 (2014): Jurnal Wisuda Ke 48 Mahasiswa Prodi Pendidikan Geografi
Publisher : STKIP PGRI Sumbar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACT Creating a clean and healthy environment is a shared responsibility, especially people that are around the environment. Communities have an important role in keeping the environment as well as creating a culture of a clean and healthy environment. This study aims to obtain, information, and an overview of Public Culture In Maintaining Environmental Cleanliness around the Village Market Saber Saber Duri subdistrict East Bengkalis views of: : 1) the habit of taking out the trash, 2) the habit of cleaning up the environment, 3) infrastructure utilization habits.This research method is descriptive. Descriptive research is intended to make plans about situations or events that are interconnected. The location of this research is in the East Village District of Saber Duri Bengkalis, this area of research is in RW I, RW II, III RW, RW IV. Sampling was done with the method: proportional random sampling, 15% of 631 people as many as 96 respondents.Based on the research results, it can be concluded as follows: 1. In view of the habit of taking out the trash is still much to throw it on the curb is equal to 46.9%, people still use plastic as trash, as well as the lack of public attention to the cleanliness of their neighborhood, 2. In view of the habits of the community in cleaning up the environment in general public only occasionally keeping the environment 52%, and also rarely made public mutual cooperation, to contribute, even meeting the environmental hygiene, so that the people themselves have not been keeping the environment in which they live well, 3.Di view of habits in the use of infrastructure in general hygiene sometimes people just trash properly utilize 53.1%, when the government already provides a means garbage and janitor. 
KUALITAS PELAYANAN KESEHATAN DI PUSKESMAS ROWOSARI KECAMATAN TEMBALANG KOTA SEMARANG Widowati, Nina; Septiana, Septiana
Journal of Public Policy and Management Review Volume 5, Nomor 3, Tahun 2016
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (335.999 KB)

Abstract

Kualitas pelayanan merupakan salah satu ukuran untuk menilai pelayanan publik. Puskesmas Rowosari merupakan unit pelaksana tingkat pertama dalam memberikan pelayanan kesehatan di wilayah kerjanya. Tujuan dari penelitian ini untuk menilai sejauh mana kualitas pelayanan kesehatan di Puskesms Rowosari serta untuk mengidentifikasi dimensi yang menghambat dan mendukung kualitas pelayanan kesehatan di Puskesmas Rowosari dengan menggunakan dimensi Tangibles, Reliability, Responsivess, Assurance dan Emphaty. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara umum Puskesmas Rowosari telah memberikan pelayanan kesehatan yang baik kepada masyarakatnya, meskipun dalam memberikan pelayanan masih ada dimensi yang belum berjalan optimal, yaitu dimensi tangibles dan dimensi reliability.
KUALITAS PELAYANAN KESEHATAN DI PUSKESMAS ROWOSARI KECAMATAN TEMBALANG KOTA SEMARANG Septiana, Septiana; Widowati, Nina
Journal of Public Policy and Management Review Volume 5, Nomor 3, Tahun 2016
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (335.999 KB)

Abstract

Kualitas pelayanan merupakan salah satu ukuran untuk menilai pelayanan publik. Puskesmas Rowosari merupakan unit pelaksana tingkat pertama dalam memberikan pelayanan kesehatan di wilayah kerjanya. Tujuan dari penelitian ini untuk menilai sejauh mana kualitas pelayanan kesehatan di Puskesms Rowosari serta untuk mengidentifikasi dimensi yang menghambat dan mendukung kualitas pelayanan kesehatan di Puskesmas Rowosari dengan menggunakan dimensi Tangibles, Reliability, Responsivess, Assurance dan Emphaty. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara umum Puskesmas Rowosari telah memberikan pelayanan kesehatan yang baik kepada masyarakatnya, meskipun dalam memberikan pelayanan masih ada dimensi yang belum berjalan optimal, yaitu dimensi tangibles dan dimensi reliability.
KUALITAS PELAYANAN KESEHATAN DI PUSKESMAS ROWOSARI KECAMATAN TEMBALANG KOTA SEMARANG Septiana, Septiana; Widowati, Nina
Journal of Public Policy and Management Review Volume 5, Nomor 3, Tahun 2016
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (335.999 KB)

Abstract

Kualitas pelayanan merupakan salah satu ukuran untuk menilai pelayanan publik. Puskesmas Rowosari merupakan unit pelaksana tingkat pertama dalam memberikan pelayanan kesehatan di wilayah kerjanya. Tujuan dari penelitian ini untuk menilai sejauh mana kualitas pelayanan kesehatan di Puskesms Rowosari serta untuk mengidentifikasi dimensi yang menghambat dan mendukung kualitas pelayanan kesehatan di Puskesmas Rowosari dengan menggunakan dimensi Tangibles, Reliability, Responsivess, Assurance dan Emphaty. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara umum Puskesmas Rowosari telah memberikan pelayanan kesehatan yang baik kepada masyarakatnya, meskipun dalam memberikan pelayanan masih ada dimensi yang belum berjalan optimal, yaitu dimensi tangibles dan dimensi reliability.
Kajian Kitosan Sebagai Agens Pengendali Penyakit Busuk Buah Kakao (Phytophthora megakarya L.) Septiana, Septiana; Dirmawati, Suskandini Ratih; Evizal, Rusdi
Jurnal Agro Industri Perkebunan Volume 6 No. 2, Oktober 2018
Publisher : Politeknik Negeri Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (0.036 KB) | DOI: 10.25181/jaip.v6i2.977

Abstract

Indonesia is a cocoa producing country with production of 425 thousand tons per year. However, production continues to decline, among others, caused by Phytopthora megakarya cause of fruit rot disease of cocoa, therefore it is necessary effective control of cacao fruit rot disease. This study aims to determine the effect of chitosan concentration on the growth of P. megakarya cause of fruit rot disease in vitro. The research was conducted at Plant Disease Laboratory, Department of Agrotechnology, Faculty of Agriculture, University of Lampung, from November 2012 to January 2013. V8 media research as a medium of growing P. megakarya.  The workshops are arranged in a complete randomized design (CRD) consisting of (1) V8 media without chitosan (2) V8 media 0,2%, (3) V8 media 0,4%, (4) V8 media 0,6%, (5) ) V8 media 0,8% (6) medium V8 fungicided copper oxide 56%, and replicated six times. The results showed that the colonies growth of P. megakarya 6 days after incubation in V8 media 0,4%, 0,6%, 0,8% more depressed than growth on the V8 without chitosan media.   Keywords: concentration, disease control, in vitro, V8 media
Sejarah Mercusuar di Kampung Bojong Desa Cikoneng Kecamatan Anyer Kabupaten Serang Provinsi Banten Septiana, Septiana; Imron, Ali; Arif, Suparman
PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah) Vol 6, No 5 (2018): PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah)
Publisher : FKIP UNIVERSITAS LAMPUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The research problem was why the lighthouse was built in Kampung Bojong, Cikoneng Village. The research was conducted to find out why the lighthouse was built in the village of Bojong, Cikoneng Village. The research method was historical research. The theoretical framework was used to explain the problems of the Dutch East Indies colonial heritage as a ship's watch tower in the waters of the Sunda Strait. It has political & economic interests. The conclusion of the lighthouse signifies the existence of Banten City Port. The Dutch colonial period marked the beginning of the construction of the Pos Anyer-Panarukan Highway.Permasalahan penelitian adalah mengapa mercusuar dibangun di Kampung Bojong, Desa Cikoneng.Penelitian untuk mengetahui  mengapa mercusuar dibangun di kampung Bojong Desa Cikoneng. Metode penelitian adalah penelitian sejarah. Kerangka teoritis digunakan menjelaskan permasalahan peninggalan kolonial Hindia-Belanda sebagai menara pengawas  kapal laut di perairan Selat Sunda. Memiliki kepentingan politik & ekonomi. Kesimpulan  mercusuar penanda eksistensi Banten Kota Pelabuhan. Masa kolonial Belanda penanda awal mula  pembangunan Jalan Raya Pos Anyer-Panarukan.Kata kunci: cikoneng, mercusuar, sejara
Kajian Kitosan Sebagai Agens Pengendali Penyakit Busuk Buah Kakao (Phytophthora megakarya L.) Septiana, Septiana; Dirmawati, Suskandini Ratih; Evizal, Rusdi
Jurnal Agro Industri Perkebunan Volume 6 No. 2, Oktober 2018
Publisher : Politeknik Negeri Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (0.036 KB) | DOI: 10.25181/jaip.v6i2.977

Abstract

Indonesia is a cocoa producing country with production of 425 thousand tons per year. However, production continues to decline, among others, caused by Phytopthora megakarya cause of fruit rot disease of cocoa, therefore it is necessary effective control of cacao fruit rot disease. This study aims to determine the effect of chitosan concentration on the growth of P. megakarya cause of fruit rot disease in vitro. The research was conducted at Plant Disease Laboratory, Department of Agrotechnology, Faculty of Agriculture, University of Lampung, from November 2012 to January 2013. V8 media research as a medium of growing P. megakarya.  The workshops are arranged in a complete randomized design (CRD) consisting of (1) V8 media without chitosan (2) V8 media 0,2%, (3) V8 media 0,4%, (4) V8 media 0,6%, (5) ) V8 media 0,8% (6) medium V8 fungicided copper oxide 56%, and replicated six times. The results showed that the colonies growth of P. megakarya 6 days after incubation in V8 media 0,4%, 0,6%, 0,8% more depressed than growth on the V8 without chitosan media.   Keywords: concentration, disease control, in vitro, V8 media
KELIMPAHAN DAN KEANEKARAGAMAN KUPU-KUPU DI KECAMATAN TUGUMULYO KABUPATEN MUSI RAWAS Septiana, Septiana; Yulisah, Tiara; Samitra, Dian
Pro-Life Vol 6 No 1 (2019): Maret
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33541/pro-life.v6i1.939

Abstract

This study aims to determine the abundance and diversity of butterflies in Tugumulyo District, Musi Rawas Regency. The study uses exploratory survey methods. Sampling is carried out from 8:00 to 10:00 and 14:00 to 17:00. Butterflies are captured using insect nets. Butterflies obtained are preserved dry to be identified and made into an insectarium. Identification of insects based on the key to determination. Research data includes butterfly species, the number of each species. Data is processed to determine the value of relative abundance, diversity index, dominance and evenness. The results showed that in Tugumulyo Subdistrict there were 49 species, belonging to 5 families: Papilionidae, Nymphalidae, Lycaenidae, Hesperidae and Pieridae. The butterfly species which has the highest abundance is Hympolimnas bolina Linnaeus (Nymphalidae), with a relative abundance of 9.79%. Butterfly ecology index in Tugumulyo District: diversity index 3.19, dominance 0.82 and evenness 1.0.    Keywords: Abundance, Diversity, Butterflies
KUALITAS PELAYANAN KESEHATAN DI PUSKESMAS ROWOSARI KECAMATAN TEMBALANG KOTA SEMARANG Widowati, Nina; Septiana, Septiana
Journal of Public Policy and Management Review Volume 5, Nomor 3, Tahun 2016
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (335.999 KB) | DOI: 10.14710/jppmr.v5i3.11890

Abstract

Kualitas pelayanan merupakan salah satu ukuran untuk menilai pelayanan publik. Puskesmas Rowosari merupakan unit pelaksana tingkat pertama dalam memberikan pelayanan kesehatan di wilayah kerjanya. Tujuan dari penelitian ini untuk menilai sejauh mana kualitas pelayanan kesehatan di Puskesms Rowosari serta untuk mengidentifikasi dimensi yang menghambat dan mendukung kualitas pelayanan kesehatan di Puskesmas Rowosari dengan menggunakan dimensi Tangibles, Reliability, Responsivess, Assurance dan Emphaty. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara umum Puskesmas Rowosari telah memberikan pelayanan kesehatan yang baik kepada masyarakatnya, meskipun dalam memberikan pelayanan masih ada dimensi yang belum berjalan optimal, yaitu dimensi tangibles dan dimensi reliability.
KUALITAS PELAYANAN KESEHATAN DI PUSKESMAS ROWOSARI KECAMATAN TEMBALANG KOTA SEMARANG Septiana, Septiana; Widowati, Nina
Journal of Public Policy and Management Review Volume 5, Nomor 3, Tahun 2016
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (335.999 KB) | DOI: 10.14710/jppmr.v5i3.12177

Abstract

Kualitas pelayanan merupakan salah satu ukuran untuk menilai pelayanan publik. Puskesmas Rowosari merupakan unit pelaksana tingkat pertama dalam memberikan pelayanan kesehatan di wilayah kerjanya. Tujuan dari penelitian ini untuk menilai sejauh mana kualitas pelayanan kesehatan di Puskesms Rowosari serta untuk mengidentifikasi dimensi yang menghambat dan mendukung kualitas pelayanan kesehatan di Puskesmas Rowosari dengan menggunakan dimensi Tangibles, Reliability, Responsivess, Assurance dan Emphaty. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara umum Puskesmas Rowosari telah memberikan pelayanan kesehatan yang baik kepada masyarakatnya, meskipun dalam memberikan pelayanan masih ada dimensi yang belum berjalan optimal, yaitu dimensi tangibles dan dimensi reliability.