Articles

Found 31 Documents
Search

SOFTWARE DESIGN FOR PRODUCTION PLANNING OF CHRYSANTEMUM FRESH FLOWER (CASE STUDY AT PT. ALAM INDAH BUNGA NUSANTARA, CIPANAS – WEST JAVA)

Jurnal Teknologi Dan Industri Pangan Vol 12, No 1 (2001): Jurnal Teknologi dan Industri Pangan
Publisher : Departemen Ilmu dan Teknologi Pangan, IPB Indonesia bekerjasama dengan PATPI

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This paper describes the development and implementation of software production planning of chrysantemum fresh flower. The software utilizes quantitative method time series (moving average and exponential smoothing) for predicting the demand of fresh flowers. The software is also equipped with a simulation utility (using Monte Carlo method) for computing total cost activity in one greenhouse tunnel during one period plant. Based on the case test observation carried out at PT. Alam Indah Bunga Nusantara Cipanas, it is obtained that the error introduced by qualitative forecasting is 15.12%. The errors of quantitative forecasting using moving average and exponential smoothing are 8.32 %, and 18.72 % respectively. The mean value of total cost simulation (Rp 28.291/m2) does not differ significantly from while the mean value of the real cost production (Rp 28.554/m2). This introduces error equal to 0.92%. Keywords: Chrysantemum, Monte Carlo, planning, production, simulation

Manajemen Layanan Perpustakaan Dengan Dokumen Multimedia

Jurnal Pustakawan Indonesia Vol 4, No 1 (2004): Jurnal Pustakawan Indonesia
Publisher : Perpustakaan IPB

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1435.429 KB)

Abstract

Paper ini menyajikan beberapa aplikasi  teknologi informasi dan multimedia dalam  manajemen pelayanan perpustakaan yang  lebih memikat, bersahabat, cepat, dan akurat. Beberapa layanan yang dideskripsikan  adalah navigasi ruangan pustaka, penelu-suran item pustaka, interlibrary loan (ILL),  dan informasi produk cetak dan multimedia. Metoda penelusuran pustaka yang komprehensif diakomodir dengan meng-gunakan model jaringan semantik (semantic  nets) yang memungkinkan penelusuran  satu atau lebih obyek dari berbagai jalur  asosiasi (relasi) yang relevan dengan  keinginan pengguna.

Memposisikan Perpustakaan Daerah dalam Pengembangan E-Government Indonesia

Jurnal Pustakawan Indonesia Vol 6, No 1 (2006): Jurnal Pustakawan Indonesia
Publisher : Perpustakaan IPB

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (219.246 KB)

Abstract

This paper tries to show the position of the public library as one of the local devices in developing e-government in Indonesia. It is described about the egovernment and how important is the integral understanding to a variety of the government elements in supporting the development. The description is based on the understanding of the Indonesian government model with its current local autonomy which give the local government a huge power to execute the government functions. The library is directed as the information dissemination elements and the coomunication device between the local goverment and thesociety.

Desain Konseptual Personalisasi Pencarian Pada Perpustakaan Online: Kasus Perpustakaan Pusat IPB

Jurnal Pustakawan Indonesia Vol 6, No 1 (2006): Jurnal Pustakawan Indonesia
Publisher : Perpustakaan IPB

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (141.798 KB)

Abstract

Current IPB Center Library search engine has been developed to serve all users, independent of the special needs of any individual user. Personalized search is to carry out retrieval for each user incorporating his/her interest. This research propose a novel technique to learn user profile from user lending history to represent long-term interest and user search history to represent short-term interest. The user profiles are then used to improve retrieval effectiveness in online search. A general profile are learned from a category hierarchy. These two profiles are combined to map a user query into a set of categories which represent the user’s search intention and serve as context to disambiguate the words in the user’s query. Online search is conducted based on both the user query and the set of categories. Several profile learning and category mapping algorithms and a merging algorithm are evaluated. Experimental results indicate that this technique to personalize search is effective.

Penggunaan Animasi dan Multimedia dalam Software Pembelajaran

Jurnal Ilmiah Ilmu Komputer Vol 1, No 1 (2003): Jurnal Ilmiah Ilmu Komputer
Publisher : Jurnal Ilmiah Ilmu Komputer

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penggunaan Animasi dan Multimedia dalam Software Pembelajaran

Penyempurnaan dan Implementasi Software Kompresi Multi Tahap Menggunakan Huffman Coding (Improvement and Implementation of Multi-Stage Compression Using Huffman Coding)

Jurnal Ilmiah Ilmu Komputer Vol 2, No 1 (2004): Jurnal Ilmiah Ilmu Komputer
Publisher : Jurnal Ilmiah Ilmu Komputer

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penyempurnaan dan Implementasi Software Kompresi Multi Tahap Menggunakan Huffman Coding (Improvement and Implementation of Multi-Stage Compression Using Huffman Coding)

Desain dan Uji Komputasi Paralel Penentuan Nilai Penghalus (σ) Algoritma Jaringan Syaraf Probabilistik (PNN) untuk Klasifikasi Bunga Iris

Jurnal Ilmiah Ilmu Komputer Vol 3, No 1 (2005): Jurnal Ilmiah Ilmu Komputer
Publisher : Jurnal Ilmiah Ilmu Komputer

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (727.496 KB)

Abstract

Probabilistic Neural Network (disingkat PNN) merupakan salah satu jaringan saraf tiruan yang banyak dikembangkan bagi kepentingan manusia. PNN memiliki tingkat akurasi klasifikasi yang cukup tinggi dan waktu pelatihan yang cukup singkat. Salah satu faktor yang mempengaruhi akurasi klasifikasi PNN adalah parameter penghalus (σ). Proses pencarian nilai σ yang optimum merupakan salah satu prapemrosesan yang harus dilakukan sebelum masuk ke PNN. Nilai parameter σ tidak dapat ditentukan secara langsung. Oleh sebab itu algoritma genetik dapat digunakan untuk mencari nilai σ yang optimum. Pada umumnya solusi dari algoritma genetik semakin baik apabila jumlah populasi yang dibangkitkan cukup besar dan proses alamiah evolusi sering terjadi. Hal ini tentunya membutuhkan banyak iterasi dan sumberdaya komputasi yang cukup besar. Permasalahan ini dapat diatasi dengan menggunakan komputasi paralel yang menerapkan metode pelemparan pesan. Dengan mengkombinasikan metode algoritma genetik dan pemrosesan paralel untuk menduga parameter penghalus (σ), maka diharapkan akan diperoleh model PNN yang optimum. Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan membandingkan kinerja dari algoritma genetik sekuensial, algoritma genetik paralel mode vektor baris, dan algoritma genetik mode vektor kolom. Penelitian menggunakan basis data bunga iris yang dikembangkan oleh R.A. Fisher. Berbagai kriteria yang digunakan untuk uji analisis adalah akurasi klasifikasi PNN, waktu eksekusi total, rasio kebergantungan mesin, peningkatan kecepatan, dan efisiensi. Dari percobaan didapatkan kesimpulan bahwa secara umum kinerja algoritma genetik paralel jauh lebih baik apabila dibandingkan dengan algoritma genetik sekuensial. Sedangkan kinerja antara algoritma genetik paralel mode vektor baris dan kinerja algoritma genetik paralel mode vektor kolom tidak terlampau jauh berbeda.

Penerapan Software untuk Peningkatan Produksi Hydraulic Excavator

Jurnal Ilmiah Ilmu Komputer Vol 4, No 1 (2006): Jurnal Ilmiah Ilmu Komputer
Publisher : Jurnal Ilmiah Ilmu Komputer

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan umum penelitian ini adalah ingin mengetahui dan menganalisa apakah terdapat hubungan antara piranti lunak MFG/PRO® terhadap produksi Hydraulic Excavator model 320C di perusahaan produksi alat berat PT Natra Raya, Cileungsi Cibinong, dan untuk mengetahui seberapa besar tingkat korelasi antara kedua variabel tersebut. Tujuan khusus penelitian ini adalah mengetahui faktor-faktor yang berpengaruh dalam suatu nilai informasi dan kegiatan produksi Hydraulic Excavator model 320C. Dari hasil kajian yang menggunakan pendekatan statistik non-parametrik untuk analisis korelasi Pearson Product Moment diperoleh pengaruh penggunaan piranti lunak MFG/PRO® terhadap kegiatan produksi Hydraulic Excavator model 320C sebesar 99,04 %, dan sisanya 0,96 % ditentukan oleh faktor lain, seperti tenaga kerja, modal, bahan baku dan lain-lain. Persamaan regresi yang didapat Y = 0.529X + 26.994. Dari persamaan ini dapat dilihat bahwa terdapat hubungan yang positif antara variabel software MFG/PRO® dengan kegiatan produksi Hydraulic Excavator model 320C. Kata Kunci : manufatuer software, manufacture productivity.

Perbandingan algoritma Obermarck dan Chandy Misra dalam Penanggulangan Deadlock Terdistribusi

Jurnal Ilmiah Ilmu Komputer Vol 2, No 2 (2004): Jurnal Ilmiah Ilmu Komputer
Publisher : Jurnal Ilmiah Ilmu Komputer

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Deadlock adalah keadaan dimana sejumlah permintaan yang tidak bisa dijalankan oleh scheduler karena permintaan-permintaan tersebut saling tunggu menunggu. Deadlock adalah masalah utama dalam penggunaan data secara bersama-sama. Pada sistem basis data terdistribusi sering terjadi deadlock antar transaksi, terutama pada sistem yang menggunakan concurrency control berbasis locking. Ada berbagai cara untuk menangani deadlock, yaitu dengan pencegahan, penghindaran, dan pendeteksian. Masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangan. Pencegahan dan penghindaran deadlock bersifat konservatif dan pesimistik, sehingga lebih banyak peneliti yang tertarik untuk menemukan algoritma pendeteksian deadlock. Pendeteksian deadlock ini dapat dilakukan secara terdistribusi. Algoritma Obermarck dan Chandy-Misra termasuk ke dalam algoritma pendeteksi deadlock terdistribusi yang bermodel AND. Informasi tentang transaksi yang sedang menunggu digambarkan dalam WFG(Wait For Graf). Performa kedua algoritma ini dibandingkan dengan menggunakan simulasi. Kriteria yang dibandingkan adalah lamanya deadlock (Deadlock Persistent Time/DPT) dalam sistem dan lamanya waktu komunikasi untuk memelihara WFG (WFG`s Maintenance Time). Deadlock bertahan dalam sistem lebih lama pada algoritma Obermarck. Dengan adanya deadlock ini, performa sistem akan berkurang. Algoritma Obermarck lebih banyak melakukan komunikasi untuk memelihara WFG. Oleh karena itu, dilihat dari lamanya deadlock dalam sistem dan banyaknya komunikasi untuk memelihara WFG, dapat disimpulkan algoritma Chandy-Misra lebih baik daripada algoritma Obermarck.

Software Design For Production Planning Of Chrysantemum Fresh Flower (Case Study At Pt. Alam Indah Bunga Nusantara, Cipanas – West Java)

Jurnal Teknologi Industri Pertanian Vol 19, No 1 (2009): Jurnal Teknologi Industri Pertanian
Publisher : Jurnal Teknologi Industri Pertanian

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (188.234 KB)

Abstract

This paper describes the development and implementation of software production planning of chrysantemum fresh flower. The software utilizes quantitative method time series (moving average and exponential smoothing) for predicting the demand of fresh flowers. The software is also equipped with a simulation utility (using Monte Carlo method) for computing total cost activity in one greenhouse tunnel during one period plant. Based on the case test observation carried out at PT. Alam Indah Bunga Nusantara Cipanas, it is obtained that the error introduced by qualitative forecasting is 15.12%. The errors of quantitative forecasting using moving average and exponential smoothing are 8.32 %, and 18.72 % respectively. The mean value of total cost simulation (Rp 28.291/m2) does not differ significantly from while the mean value of the real cost production (Rp 28.554/m2). This introduces error equal to 0.92%. Keywords: Chrysantemum, Monte Carlo, planning, production, simulation