Articles

Found 6 Documents
Search

PERANCANGAN BUKU FOTOGRAFI PESONA SUBAK BALI

Jurnal DKV Adiwarna Vol 1, No 2 (2013): ADIWARNA
Publisher : Jurnal DKV Adiwarna

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Buku Fotografi Pesona Subak Bali ini dirancang untuk menginformasikan kepada masyarakat Indonesia maupun mancanegara, bahwa Subak Bali bukan hanya keindahan view saja tetapi didalam Subak Bali terdapat banyak sekali kehidupan-kehidupan, aktivitas-aktivitas, dan adat-istiadat. Penulis merasa tertarik dengan Subak Bali ini dan ingin lebih mengenalkan kembali kepada masyarakat Indonesia serta seluruh masyarakat dunia melalui sebuah buku foto. Sehingga perancangan buku ini diharapkan mampu menjadi sumber informasi mengenai Subak Bali dan masyarakat lebih mengenal Subak Bali yang menjadi salah satu warisan dunia. 

Fotografi Decopauge Keindahan dan Fenomena Subak Bali di Daerah Gianyar dan Bangli

PRABANGKARA: Jurnal Seni Rupa dan Desain Vol 21, No 2 (2017): Pabangkara
Publisher : Institut Seni Indonesia Denpasar

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penciptaan ini dilatarbelakangi oleh ketetarikan pencipta terhadap keindahan dan fenomena subak diBali khususnya daerah Gianyar dan Bangli. Subak adalah organisasi kemasyarakatan yang mengatursistem pengairan sawah, yang digunakan untuk bercocok tanam padi di Bali. Subak biasanya memilikipura yang dinamakan Pura Uluncarik yang diperuntukan untuk “Dewi Sri” (dewi kemakmuran dan kesuburan). Penciptaan ini difokuskan pada fotografi decopuage keindahan dan fenomena subakBali khususnya daerah Gianyar dan Bangli. Berorientasi dari keindahan dan fenomena subak di Bali, pencipta ingin mengungkapkan ke dalam sebuah karya fotografi decopauge, dengan menggunakandua teknik yang berbeda menjadi satu kesatuan, sehingga kesan foto akan lebih berbeda dan mengikuti tekstur batu yang digunakan. Berdasarkan hal tersebut pencipta menggunakan teori transformasi, untuk perubahan dari karya asli ke-dalam karya baru dan teori semiotika, sebagai pembuatan karya untuk melihat komposisi foto dan tekstur batu yang digunakan. Metode yang digunakan adalah metode observasi dan metode dokumentasi, yang difokuskan didaerah Gianyar dan Bangli. Pencipta berharap dengan adanya perancangan ini, dapat memberikan dampak baik terhadap Subak di Bali terutama daerah Gianyar dan Bangli, dan dapat menjadi media yang menarik untuk memelihara dan menjaga Subak di Bali.This creation is motivated by the creator’s attractiveness of the beauty and phenomenon of subak in Bali, especially the area of Gianyar and Bangli. Subak is a community organization that regulates the irrigation system of paddy fields, which is used to grow rice in Bali. Subak usually has a temple called Uluncarik Temple which is intended for “Dewi Sri” (goddess of prosperity and fertility). This creation is focused on photography decoupage beauty and phenomenon of subak in Bali especially area of Gianyar and Bangli. Oriented from the beauty and phenomenon of subak in Bali, the creators want to express into a photography decopauge work, using two different techniques into one unity, So the impression will be more different photos and follow the texture of the stone used. Based on that the creator used the theory of transformation, for a change from the original work into the new work and the theory of semiotics, as a work to see the composition of photographs and texture of stones used. The method used is the method of observation and method of documentation, which focused on Gianyar and Bangli areas. Creator hopes with this design, can give good impact to subak in Bali especially area of Gianyar and Bangli, and can become an interesting media to maintain and keep subak in Bali.

Tinjauan Kritis Jurnal Ilmiah: Pengembangan dan Evaluasi Formatif Studi Kasus Multimedia untuk Siswa Desain dan Teknologi Pembelajaran

MATRIK : Jurnal Manajemen, Teknik Informatika dan Rekayasa Komputer Vol 18 No 1 (2018)
Publisher : STMIK Bumigora Mataram

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (511.143 KB)

Abstract

Tinjauan kritis dari tulisan ini memberikan kritisi dimaksudkan untuk melihat kekurangan dari artikel ilmiah yang berjudul Pengembangan dan Evaluasi Formatif Studi kasus Multimedia untuk Siswa Desain dan Teknology Pembelajaran.  Tinjauan kritis yang dilakukan diungkapkan dengan sepenuhnya mengacu pada teori dan fakta buku-buku referensi dan jurnal ilmiah yang relevan. Hasil tinjauan kritis memperlihatkan beberapa kelemahan dari artikel ilmiah tersebut, diantaranya adalah:  artikel tersebut terpaku pada desain pembelajaran dan produksi multimedia, dan tidak ada acuan model atau pendekatan sistem desain pembelajaran, sehingga terjadi bias. Padahal setiap pengembangan pembelajaran (Instructional Development) sama artinya dengan mengembangkan model pembelajaran yang ada meliputi proses  perencanaan, pemilihan strategi pembelajaran, pemilihan media, dan pemilihan/pembuatan bahan, dan evaluasi. Penulis artikel ilmiah tersebut tidak melihat bahwa selain desain pembelajaran dan produksi multimedia ada satu hal penting lagi yang harus dilihat adalah permintaan khusus dari klien atau sama artinya dengan kebutuhan yang ingin dicapai pada desain/rancangan multimedia/produksi multimedia. Penulis artikel ilmiah tersebut seakan-akan desain pembelajaran dan produksi multimedia sebagai dua bagian yang berdiri sendiri, padahal merupakan satu kesatuan yang tak terpisahkan jika didasarkan pada pada berbagai model desain dan implementasi model multimedia yang dikenalkan oleh berbagai ahli, misalnya pada  model pembelajaran ADDIE, Dick & Carey, Minerva, dan AT & T Instructional Development produksi multimedia adalah bagian dari perancangan pembelajaran/desain pembelajaran; kegiatan desain pembelajaran dan/atau produksi multimedia; hanya satu tema media yang muncul yaitu: penggunaan video (video use), padahal komponen  multimedia terdiri dari teks, audio, visual (gambar, foto, grafik), dan video.

Tinjauan Kritis Jurnal Ilmiah: “The Influence of Transformational Leadership and Organizational Culture on Learning Organization: a Comparative Analysis of The it Sector”

MATRIK : Jurnal Manajemen, Teknik Informatika dan Rekayasa Komputer Vol 18 No 1 (2018)
Publisher : STMIK Bumigora Mataram

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (517.2 KB)

Abstract

Tinjauan kritis dari artikel  ini  dimaksudkan untuk melihat kekurangan dibalik kelebihan dari artikel ilmiah yang berjudul Pengaruh Kepemimpinan Tranforrmasional dan Budaya Organisasi Belajar: Sebuah Analisis Komparatif Sektor TI (Teknologi Informasi). Tinjauan kritis yang dilakukan diungkapkan dengan sepenuhnya mengacu pada teori dan fakta pendukung dari buku-buku referensi dan jurnal ilmiah yang relevan.  Hasil tinjauan kritis memperlihatkan terdapat beberapa kekurangan dari artikel ilmiah tersebut diantaranya adalah:pada artikel penulis sama sekali tidak membahas tentang organisasi sebagai sebuah subsistem dari sebuah organisasi belajar, dan budaya organisasi merupakan sub-sistem dari subsistem organisasi, ecuali hanya menjelaskan budaya merupakan salah satu bahan variabel dan penting utama dalam pengembangan organisasi belajar. Penulis juga tidak menjelaskan kenapa dipilihnya komponen budaya organisasi generatif dan adaptif dalam studi pustaka, kecuali langsung menetapkan hipotesis terkait dengan budaya generatif dan adaptif. Peneliti hanya melakukan  uji statistik  Cronbach’s  alpha atau uji Reliability dari instrument, tetapi tidak melakukan uji Validity. Bagaimanapun juga dalam penelitian kuantitatif, setiap instrument yang dipakai dalam pengumpulan data kuantitatif harus baku (standard) artinya teruji validitas dan reliabilitasnya. Pada salah satu hipotesis penulis artikel berbicara tentang dimensi organisasi, tetapi dalam uraian hanya bicara budaya organisasi, padahal dimensi budaya menurut marquardt terdiri dari 4 dimensi. Salah satu keunggulan artikel adalah menggunakan penelitian kuantitatif, namun sayang peneliti tidak mencantumkan berapa besar populasi yang ada dan/atau “error sampling” (signifikan level dari hasil penelitian) yang digunakan.   Secara teoritis sebenarnya kultur organisasi memiliki hubungan yang saling mempengaruhi dengan kepemimpinan transformatif, sehingga variabel independen kepemimpinan transformatif dan budaya/kultur organisasi dapat bersama saling mempengaruhi saat dilakukan pengujian, karenanya lebih baik lagi jika peneliti jurnal tersebut juga menguji berapa besar dan mana yang lebih besar pengaruh dari kedua independent variabel tersebut terhadap variabel dependent.

SMART KAMPUS: Perspektif Baru Enterprise Architecture STMIK Bumigora Mataram Berbasis TOGAF ADM

Jurnal Mantik Penusa Vol 2, No 2 (2018): Computer Science
Publisher : Pelita Nusantara Medan

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1972.42 KB)

Abstract

The need and progress of Information and Communication Technology (ICT), which has been developing faster and faster, needs business needs such as technology, systems, processes and communication in educational organizations ranging from systems to hardware and software supported by software and software. organization. Corporate architecture, asking about what components in the organization run business processes, organizational accountability, planning work platforms and planning, so that it can facilitate planning that is in line with the organization that is running in a structured manner. Enterprise Architecture works on blueprints or blueprints for systems that will be built or that will be developed. Problems that often occur include: decision making that is not based on information, information that is available is irrelevant, information that is not used by management, information that is not timely, too much information, information available is inaccurate, there is duplication of data, and the existence of data the way to use it is not flexible. To overcome this, this research will create a new corporate architecture in accordance with business architecture, data architecture, application architecture, Technology architecture will produce a blueprint. With the existence of Enterprise Architecture (EA) which is expected to provide explanations and requested between business and information technology, the baseline architecture and target architecture will be discussed so that harmony between business strategies and ICTs will be created. In implementing research using TOGAF ADM in planning and development of ICT and the creation of a smart campus at STMIK Bumigora Mataram.

Smart Campus: Model Baru Enterprise Architecture STMIK Bumigora Mataram dalam Manajement Tata Kelola TIK Berbasis TOGAF ADM

Jurnal Mantik Penusa Vol 2, No 2 (2018): Computer Science
Publisher : Pelita Nusantara Medan

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1917.703 KB)

Abstract

Enterprise Architecture  bagaimana mengambarkan suatu organisasi bagaimana  menjalankan proses bisnis yang sedanng berjalan maupun yang akan di jalankan, teknologi jasa dan platform (rencana kerja), tanggung jawab organisasi, dengan begitu dapat beradaptasi dalam menjalankan segala bentuk sistemtem yang ada yang sesuai dengan sistem yang akan direncanakan,  sedang berjalan, termasuk  sistem yang akan di kembangkan.  Enterprise Architecture adalah sebuah cetak biru (blue print) untuk sebuah sistem yang akan di bangun (direncanakan) atau yang akan di kembangkan. Permasalahan terjadi adalah dalam pengambilan keputusan sering kali tidak dilandasi dengan informasi yang tersedia terkadang tidak relevan, kemudian informasi yang ada terkadang tidak dimanfaatkan oleh dengan baik oleh manajemen, dan tidak tepat waktu informasi yang tersedia, terdapat informasi yang terlalu banyak, informasi yang tersedia terkadang tidak akurat, adanya duplikasi data, dan adanya data yang cara pemanfaatannya tidak fleksibel. Untuk mengatasinya penelitian ini akan membuat cara baru enterprise architecture mencakup terhadap arsitektur bisnis, arsitektur data, arsitektur aplikasi, arsitektur Teknologi akan menghasilkan cetak biru. Dengan menggunakan Enterprise Architecture (EA)  dengan harapan dapat memberikan solusi dan diinginkan, penjelasan dan dokumentasi yang antara bisnis dan teknologi informasi yang dalamnya digambarkan arsitektur baseline dan arsitektur target sehingga akan terciptanya keselarasan diantara strategi bisnis dan stratergi TIK. Dalam imlementasinya peneliti menggunakan kerangka TOGAF ADM dalam perenecanaan dan pengembangan TIK dan terciptanya smart kampus di STMIK Bumigora Mataram. Kata Kunci: Enterprise Architecture (EA), Teknologi Informasi dan Komputer (TIK), Master Plan, TOGAF ADM