Sarwosri Sarwosri
Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Informasi, Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Published : 17 Documents
Articles

Found 17 Documents
Search

PENAMBANGAN PROSES YANG MENDUKUNG PENILAIAN PERANGKAT LUNAK DENGAN COBIT4.1

JUTI: Jurnal Ilmiah Teknologi Informasi Vol 11, No 1, Januari 2013
Publisher : Teknik Informatika, ITS Surabaya

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ide dasar di balik software process improvement - SPI menjadi alasan bahwa proses perangkat lunak berkualitas baik merupakan prasyarat bagi produk perangkat lunak berkualitas baik. Oleh karenanya, proses dalam perangkat lunak perlu untuk terus dinilai dan ditingkatkan. COBIT merupakan salah satu kerangka SPI yang dapat menjadi acuan ketercapaian kualitas perangkat lunak. Untuk mendukung penilaian proses, penelitian ini mengusulkan penerapan teknik penambangan proses (process mining) dalam penilaian perangka t lunak untuk menilai ketercapaian indikator kematangan proses sesuai panduan COBIT -PAM (COBIT Process Assessment Model). Hasil evaluasi dengan validitas dan reliabilitas menunjukkan bahwa teknik penambangan proses dapat diterapkan dengan menyesuaikan tujuan dan produk kerja dari setiap atribut penilaian proses dalam COBIT.

Kakas Bantu Analisis Kerancuan Kebutuhan Perangkat Lunak Berbasis Aturan

Jurnal Teknik ITS Vol 1, No 1 (2012): Jurnal Teknik ITS (ISSN 2301-9271)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (349.107 KB)

Abstract

Analisis kebutuhan adalah fase yang penting dalam pengembangan sebuah perangkat lunak. Otomatisasi evaluasi terhadap bahasa alamiah yang digunakan dalam dokumen kebutuhan telah ditetapkan untuk meningkatkan kualitas dari sebuah sistem sebelum memulai fase pembangunan sistem. Kakas Bantu Analisis Kerancuan Kebutuhan Perangkat Lunak Berbasis Aturan ini adalah suatu kakas bantu yang dapat membantu otomatisasi dalam evaluasi dokumen kebutuhan perangkat lunak. Kakas bantu ini mengekstraksi dokumen kebutuhan perangkat lunak menjadi kebutuhan spesifik. Kakas bantu melakukan analisis kerancuan pada kebutuhan spesifik dan memberikan rekomendasi atas kerancuan yang terjadi didalamnya

Rancang Bangun Integrasi Aplikasi Sistem Kehadiran Mahasiswa Menggunakan Kerangka Kerja Laravel Studi Kasus Jurusan Teknik Informatika ITS

Jurnal Teknik ITS Vol 6, No 2 (2017)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (334.877 KB)

Abstract

Sistem kehadiran mahasiswa merupakan proses pencatatan kehadiran mahasiswa di kelas. Di Teknik Informatika ITS, sistem validasi kehadiran mahasiswa dilakukan secara manual yaitu melakukan tanda tangan di kertas. Hal ini menimbulkan celah kelemahan yaitu terjadi kecurangan dalam sistem kehadiran. Oleh karena itu, diperlukan suatu sistem yang dapat digunakan untuk mengatasi kecurangan dalam sistem kehadiran.Dan juga untuk mengatasi mahasiswa yang sering absen pada perkuliahan,, diperlukan suatu sistem yang dapat memonitor hal tersebut. Hasil dari  tugas akhir ini adalah terbuatnya aplikasi yang mampu memenuhi kebutuhan di Teknik Informatika ITS mengenai sistem informasi kehadiran mahasiswa. Aplikasi ini dapat mengintegrasikan data-data pada aplikasi Web dan Mobile, serta memudahkan proses pencatatan dan perekapan data kehadiran.

APLIKASI BROKER PROPERTI STUDI KASUS PT. HORE INDONESIA

Semantik Vol 2, No 1 (2012): Prosiding Semantik 2012
Publisher : Semantik

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (140.767 KB)

Abstract

Teknologi informasi dan proses komputerisasi menjadi kecendrungan baru diseluruh dunia. Perkembangan ini memungkinkan adanya proses komputerisasi dalam dunia bisnis, termasuk dalam bisnis perantara jual beli properti. Apabila proses-proses bisnis yang ada dilakukan secara manual, maka akan membutuhkan waktu yang sangat lama dan kemungkinan terjadinya kekacauan sangat besar. Aplikasi Broker Properti merupakan salah satu aplikasi yang dapat membantu proses bisnis pada kantor broker properti. Aplikasi ini dibangun menggunakan VB.NET terdiri dari fungsi pendaftaran agen, pemasangan iklan, pembayaran iuran,perhitungan bonus, serta proses sinkronisasi data antara kantor pusat dan kantor cabang. Setiap fungsi memiliki ketentuan sendiri-sendiri dalam prosesnya. Proses perhitungan bonus dilakukan dengan memperhatikan syarat dan ketentuan yang berlaku untuk mendapatkan bonus. Proses sinkronisasi dilakukan dengan membuat sebuah file yang akan dikirim melalui internet. Target yang didapat dalam Aplikasi Broker Properti ini adalah membantu proses-proses bisnis yang ada dalam kegiatan sehari-hari kantor broker properti, dalam kasus ini adalah PT. HORE Indonesia.Kata Kunci : perantara jual beli, properti, PT. HORE Indonesia, VB.NET

RANCANG BANGUN OPTIMASI PERENCANAAN KEBUTUHAN BAHAN BAKUDENGAN ALGORITMA SILVER-MEAL

JUTI: Jurnal Ilmiah Teknologi Informasi Vol 9, No 2, Juli 2011
Publisher : Teknik Informatika, ITS Surabaya

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Suatu usaha bisnis biasanya mengatur dengan sangat hati-hati sekali mengenai barang-barang inventori agar usahanya dapat berjalan lancar. Sebuah faktor penting dalam formulasi dan solusi dari suatu model inventori adalah permintaan (per satuan waktu) dari suatu item yang bersifat deterministik (bersifat tentu) atau bersifat probabilistik (ditentukan oleh distribusi kemungkinan). Material Requirement Planning (MRP) adalah situasi yang terjadi karena permintaandeterministik muncul. Kepopuleran sistem MRP dalam industri mengakibatkan meningkatnya minat terhadap topik dalam pengambilan keputusan dalam sistem manufaktur multistage. Akan tetapi, prosedur Lot-Sizing yang digunakan oleh sistem MRP yang sudah tersedia agak terbatas dalam kemampuannya untuk mengkoordinasi rencana produksi dari berbagai tahap dari proses manufaktur dan berbagai macam batas kapasitas. Masalah lot-sizing adalah menentukan ukuran lot produksi dari berbagai item dalam tahap produksi. Tujuan dari permasalahan ini adalah mengurangi biaya total manufakturing (temasuk biaya setup, biaya inventori holding, dan lain-lain) dengan tetap memperhatikan kebutuhan konsumen.

APLIKASI WEB CRAWLER UNTUK WEB CONTENT PADA MOBILE PHONE

JUTI: Jurnal Ilmiah Teknologi Informasi Vol 7, No 3, Januari 2009
Publisher : Teknik Informatika, ITS Surabaya

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Crawling is the process behind a search engine, which served through the World Wide Web in a structured and with certain ethics. Applications that run the crawling process is called Web Crawler, also called web spider or web robot. The growth of mobile search services provider, followed by growth of a web crawler that can browse web pages in mobile content type. Crawler Web applications can be accessed by mobile devices and only web pages that type Mobile Content to be explored is the Web Crawler. Web Crawler duty is to collect a number of Mobile Content. A mobile application functions as a search application that will use the results from the Web Crawler. Crawler Web server consists of the Servlet, Mobile Content Filter and datastore. Servlet is a gateway connection between the client with the server. Datastore is the storage media crawling results. Mobile Content Filter selects a web page, only the appropriate web pages for mobile devices or with mobile content that will be forwarded.

RANCANG BANGUN OPTIMASI KEBUTUHAN BAHAN BAKU MENGGUNAKAN ALGORITMA WAGNER-WHITIN

JUTI: Jurnal Ilmiah Teknologi Informasi Vol 7, No 4, Juli 2009
Publisher : Teknik Informatika, ITS Surabaya

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Lotting or purchasing raw materials is one step in Material Requirement Planning. Lotting technique that already known is the Wagner-Within algorithm. This algorithm is widely used because it provides optimal solutions for problem sizedeterministic dynamic reservation at a particular time period in which the needs of the entire period must be completed. It takes a application system of optimization planning raw material requirements using the Wagner-Whitin algorithm. The development of this process begins with building a power module of demand data using Arima method (1,1,1), then followed by forecasting modules of consumer demand for end product by using the multiplicative decomposition forecasting methods, and ends with the development of Materials Requirement Planning module (MRP I) using the Wagner-Whitin algorithm. The results of the test system with test data is the generation of data will form the same pattern that is likely up from week to week. Forecasting results have high accuracy registration of 99.48%, 99.64% and 99.68%. Wagner-Whitin algorithm always produces the combination of weeks. Result of the combination in the first week will produces the minimum cost for the entire week of production.

PERANCANGAN DAN PEMBUATAN PERANGKAT LUNAK KLASIFIKASI TEKSTUR DENGAN MENGGUNAKAN ANALISA PAKET WAVELET

JUTI: Jurnal Ilmiah Teknologi Informasi Vol 2, No 2 Juli 2003
Publisher : Teknik Informatika, ITS Surabaya

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada penelitian ini, akan membahas suatu metoda klasifikasi tekstur dengan menggunakan representasi multiresolusi yang diperoleh dari hasil Transformasi Paket Wavelet (TPW), yang menggunakan beberapa jenis wavelet induk (filter). Untuk menentukan metoda dan filter yang paling sesuai dalam pengklasifikasian tekstur. Pengamatan dilakukan juga terhadap level dekomposisi., serta perhitungan waktu yang dibutuhkan untuk proses tersebut dari berbagai ukuran citra, dengan maksud untuk mengetahui pengaruh ukuran dan jumlah ciri dari citra tekstur terhadap waktu proses. Pengujian klasifikasi dilakukan pada beberapa jenis tekstur normal dan cacat. Kata kunci: Klasifikasi Tekstur, Transformasi Paket Wavelet.

PERBESARAN CITRA MENGGUNAKAN METODE WAVELET

JUTI: Jurnal Ilmiah Teknologi Informasi Vol 2, No 2 Juli 2003
Publisher : Teknik Informatika, ITS Surabaya

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perbesaran citra merupakan salah satu cabang dalam pengolahan citra digital, yang sering dibutuhkan dalam berbagai aplikasi seperti dalam bidang kedokteran, multimedia, dan dalam citra satelit. Seiring makin berkembangnya teknologi, makin banyak pula metode yang digunakan untuk perbesaran citra. Pada penelitian ini, proses perbesaran citra dilakukan menggunakan metode wavelet. Jenis filter induk wavelet yang digunakan, yaitu haar, daubechies 4, daubechies 6, daubechies 8, dan coiflet 1. Langkah-langkah proses perbesaran citra adalah sebagai berikut: transformasi wavelet diskrit, yaitu mendekomposisi citra inputan dengan menggunakan algoritma pyramida. Kemudian hasil dekomposisi (koefisien wavelet) dikalikan dengan dua dan diletakkan dalam matrik yang berukuran dua kali citra inputan pada sisi pojok kiri atas, sedangkan elemen matrik yang lain diisi nol. Setelah dilakukan proses transformasi wavelet invers (proses rekonstruksi) terhadap matrik tersebut, dihasilkan nilai untuk citra output (hasil perbesaran). Proses di atas memanfaatkan dua buah fungsi filter, yaitu low-pass filter (scaling function) dan high-pass filter (wavelet function). Dari uji coba yang dilakukan pada perangkat lunak ini terhadap lima filter induk wavelet yang digunakan, filter haar mempunyai nilai MSE (Mean Square Error) terkecil. Uji coba juga menunjukkan bahwa karakteristik citra asli, seperti standard deviasi juga mempengaruhi besarnya nilai MSE. Kata Kunci : Transformasi Wavelet, Algoritma Pyramida, MSE.

Pembangunan Model Prediksi Defect Menggunakan Metode Ensemble Decision Tree dan Cost Sensitive Learning

Jurnal EECCIS Vol 4, No 1 (2010)
Publisher : Jurusan Teknik Elektro, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rencana project pengembangan perangkat lunak dapat disusun menggunakan work breakdown structure (WBS). Pelaksanaan unit terkecil dari WBS pada proses pengembangan perangkat lunak disebut action. Action dapat menimbulkan defect pada perangkat lunak. Sebuah action dikategorikan menghasilkan high defect jika banyaknya defect yang dihasilkan action tersebut melebihi threshold tertentu.Action-based defect prevention (ABDP) merupakan metode untuk membangun model prediksi yang dapat meramalkan apakah action yang akan dilakukan akan menghasilkan high defect atau tidak. Model prediksi pada ABDP menggunakan single classification tree yang dibangun berdasarkan catatan action yang telah dilakukan dan defect yang ditimbulkan action tersebut pada suatu proses pengembangan perangkat lunak. Hasil prediksi akan menjadi pertimbangan dalam proses pengembangan perangkat lunak untuk menghindari munculnya high defect.Penelitian ini mengajukan metode pembuatan model prediksi yang merupakan pengembangan dari ABDP. Metode yang diajukan berusaha meningkatkan akurasi ABDP dan meminimalkan cost (kerugian) jika terjadi kesalahan prediksi. Untuk meningkatkan akurasi, model prediksi dibangun dengan ensemble method menggunakan base classifier classification tree. Untuk memperkecil kerugian yang ditimbulkan oleh kesalahan prediksi, maka pada proses pembuatan classification tree digunakan metode cost sensitive learning. Hasil uji coba menunjukkan bahwa, metode yang diajukan memiliki accuracy dan recall yang lebih baik dari single classification tree.Kata Kunci — work breakdown structure, action, high defect, ABDP, classification tree, ensemble method, cost sensitive learning.