Rody Putra Sartika
Program Studi Pendidikan Kimia Jurusan Pendidikan MIPA FKIP Universitas Tanjungpura

Published : 32 Documents
Articles

Found 32 Documents
Search

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN SIKLUS BELAJAR 5E TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA SMA Oktari, Maya; ., Erlina; Sartika, Rody Putra
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol 3, No 8 (2014): Agustus 2014
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (325.55 KB)

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar antara siswa yang diajar menggunakan model pembelajaran siklus belajar 5E dengan siswa yang diajar menggunakan  model pembelajaran konvensional serta  untuk mengetahui besarnya pengaruh model pembelajaran siklus belajar 5E terhadap hasil belajar siswa pada materi kesetimbangan kelarutan kelas XI SMA Negeri 8 Pontianak. Penentuan sampel penelitian menggunakan teknik purposive sampling dan diperoleh 2 kelas sebagai sampel yaitu kelas XI IPA 1 sebagai kelas eksperimen dan kelas XI IPA 3 sebagai kelas kontrol. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen semu dengan rancangan penelitian Nonequivalent Control Group Design. Alat pengumpul data yang digunakan terdiri dari soal pretest dan posttest. Hasil analisis data menunjukan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar antara siswa yang diajar menggunakan model pembelajaran siklus belajar 5E dengan siswa yang diajar menggunakan model pembelajaran konvensional. Nilai effect size yang diperoleh menunjukkan bahwa model pembelajaran siklus belajar 5E memberikan pengaruh sebesar 27,34% terhadap hasil belajar siswa.   Kata Kunci: Siklus belajar 5E, hasil belajar   Abstract: The aim of this research are defining the differences in learning outcomes between students who taught using 5E learning cycle model with students who taught using conventional learning models, and defining the influence of 5E learning cycle model on learning outcomes of students in the equilibrium solubility material on class XI SMA Negeri 8 Pontianak. Purposive sampling technique was used to determine samples of the research. Based on the technique there were obtain two classes which are class XI IPA 1 as experiment class and class XI IPA 3 as control class. The research method that used was quasi experimental design along with nonequivalent control group design as framework. Data collection tools that are used consists of pretest and posttest. Data analysis showed that there ware discrepancy in learning outcomes between students who are taught using the 5E learning cycle model with students who are taught using conventional learning models. The values of effect size indicate that 5E learning cycle model by 27,34% effect on learning outcomes.   Keywords: 5E Learning Cycle, outcomes learning
PENGARUH INKUIRI BERBANTUAN PICTORIAL RIDDLE TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS PADA MATERI KOLOID DI SMA Arantika, Jane; Sahputra, Rachmat; Sartika, Rody Putra
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol 3, No 10 (2014): Oktober 2014
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2230.663 KB)

Abstract

Abstrak: Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya keterampilan berpikir siswa di Indonesia berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan PISA dan TIMSS dan observasi di lapangan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui perbedaan keterampilan berpikir kritis antara siswa yang diajar menggunakan model pembelajaran inkuiriberbantuan pictorial riddle dengan siswa yang diajar menggunakan model konvensional pada materi koloid. Metode penelitian yang digunakan adalah dengan bentuk penelitian yang digunakan adalah eksperimen semu (Quasi Exsperimental Design) denganrancangan penelitian yang digunakan adalah “Non Equivalent Group Design. Berdasarkan hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat perbedaan hasil tes berpikir kritis  antara siswa yang diajar menggunakan model pembelajaran inkuiri berbantuan pictorial riddle dengan siswa yang diajar menggunakan model pembelajaran konvensional. Perhitungan effect size model pembelajaran inkuiri berbantuan pictorial riddle memberikan pengaruh sebesar 29,10% terhadap peningkatan hasil berpikir kritis siswa pada materi koloid kelas XI SMAN 1 Sambas. Kata kunci:inkuiri, pictorial riddle, berpikir kritis, koloid Abstract: This research is relies on the descent of students thinking skill in Indonsia based on the research result done by PISA and TIMSS an on the field observation. This research head for knowing the difference of student’s critical thinking skill that taught using inquiry learning wit pictorial riddle an using the conventional model toward colloidals materials. The research method that used was quasi experimental with non equivalent group design research’s program. Based on research result showing that there are differences critical thinking test result between the student that taught by inquiry learning with pictorial riddle and the student that taught with the conventional model. The effect size measuring of the inquiry learning with pictorial riddle giving 29,10% of impact toward the increasing of class XI SMAN 1 Sambas student’s critical thinking result Keywords: inquiry, pictorial riddle, critical thinking, colloidal
PENGARUH STRATEGI INQUIRING MINDS WANT TO KNOW TERHADAP HASIL BELAJAR DAN RESPON SISWA SMA Putri, Eka Aprilia; Enawaty, Eny; Sartika, Rody Putra
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol 3, No 10 (2014): Oktober 2014
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (394.455 KB)

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya perbedaan hasil belajar siswa yang diajar menggunakan strategi Inquiring Minds Want to Know (IMWK) dengan siswa yang diajar dengan model konvensional, besarnya pengaruh penerapan strategi IMWK terhadap hasil belajar dan respon siswa terhadap pembelajaran menggunakan strategi IMWK. Metode penelitian yang digunakan True Experimental Design dengan rancangan pretest-posttest control group design. Sampel penelitian kelas XI IPA 4 sebagai kelas kontrol dan kelas XI IPA 3 sebagai kelas eksperimen. Analisis data menggunakan uji U-Mann Whitney dengan a = 5% diperoleh Zhitung < -Ztabel, yaitu -3,056 < -1,96, artinya terdapat perbedaan hasil belajar siswa kelas eksperimen dan kelas kontrol. Besarnya pengaruh penerapan strategi IMWK terhadap hasil belajar 37,3 % dengan nilai Effect Size 1,41 yang tergolong tinggi. Analisis angket respon menunjukan rata-rata respon siswa terhadap pembelajaran mengggunakan strategi IMWK memberikan respon positif dengan persentase seluruh pernyataan sebesar 79,2 % dengan kriteria kuat. Kata Kunci: Inquiring Minds Want To Know Abstract: This research head for knowing that there is some differences or not between student’s study result that taught using Inquiring Minds Want to Know (IMWK) strategy and the student that taught by using the conventional model, how much the effect of IMWK’s strategy application toward student’s responds and study result toward learning that using IMWK strategy. The research’s method that used is True Experimental Design with pretest-posttest control group design program. The research’s samples are XI science 4 class as the control class and XI science 3 class as experiment class. The data analysis using U-Mann Whitney Test with a= 5% Zarithmetic -Ztable is gained, that is -3,056 < -1,96, that is mean there is student’s study result difference between experiment class and control class. The quantity of IMWK’s strategy application effect toward study result is 37,3 % with effect size value 1,41 that is high ranked. The respond of questionnaire analysis showing the average student’s respond toward the learning that using IMWK’s strategy is giving positif respond with all statements percentage exceeding 79,2% with strong criteria. Keyword: Inquiring Minds Want to Know
PENERAPAN MEDIA FLASH PADA PEMBELAJARAN HASIL KALI KELARUTAN SISWA KELAS XI SMAN Kartika, Neysa Hana; Enawaty, Eny; Sartika, Rody Putra
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol 3, No 10 (2014): Oktober 2014
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2415.088 KB)

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar siswa kelas XI SMA Negeri 10 Pontianak pada materi hasil kali kelarutan antara kelas yang diajar menggunakan media Flash dengan kelas yang diajar tanpa menggunakan media Flash, mengetahui besarnya pengaruh penggunaan media Flash, dan bagaimana respon siswa di kelas eksperimen dan kelas kontrol. Bentuk penelitian yang digunakan adalah eksperimen semu dengan rancangan penelitian “Nonequivalent Control Group Design”. Sampel dipilih berdasarkan teknik Sampling Jenuh. Hasil analisis data posttest diperoleh nilai Asymp.Sig(2-tailed) sebesar 0,009 < α = 0,05, artinya terdapat perbedaan signifikan hasil belajar antara siswa kelas kontrol dengan siswa kelas eksperimen pada materi hasil kali kelarutan. Nilai effect size yang diperoleh adalah sebesar 0,79 dengan kategori sedang dan memberikan pengaruh sebesar 28,52% terhadap hasil belajar siswa. Hasil respon siswa terhadap pembelajaran menggunakan media Flash diperoleh persentase rata-rata sebesar 83,47% dengan kategori sangat kuat. Kata kunci: media Flash, respon, hasil belajar, hasil kali kelarutan Abstract: The aims of this research are to find out the difference of the students’ learning outcomes of eleventh grade students of SMA Negeri 10 Pontianak on the solubility product subtances material between a class who were taught using Flash media and a class who were taught without using Flash media, to find out the influence of the use of Flash media, and to know the responses from the experiment group and control group. The research applied quasi experiment design with “Nonequivalent Control Group Design”. The samples were selected by means of Saturated Sampling technique. The result of the posttest showed that the Asymp.Sig(2-tailed) value is 0,009 < α = 0,05, which means that there was significant differences of the students’ learning outcomes between the experiment group and the control group in solubility product subtances material. The effect size value is 0,79 which categorized as moderate level. It gave 28,52% of influence toward students’ learning outcomes. The persentage of the students’ responses to the learning activity using Flash media is about 83,47% which categorized very high. Keyword: Flash media, response, students’ learning outcomes,  solubility product
IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE THINK-PAIR-SHARE PADA MATERI KELARUTAN DAN HASIL KALI KELARUTAN DI SMA Nurwezia, Nancy; Sahputra, Rachmat; Sartika, Rody Putra
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol 3, No 11 (2014): Nopember 2014
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2182.15 KB)

Abstract

Abstrak: Penelitian ini  bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar dan respon siswa terhadap materi kelarutan dan hasil kali kelarutan menggunakan model  pembelajaran kooperatif tipe Think-Pair-Share (TPS). Metode penelitian yang digunakan adalah Pre-Experimental Design dengan rancangan one group pre-test post-test. Sampel penelitian adalah 32 siswa pada kelas XI IPA SMA Muhammadiyah 2 Pontianak. Hasil analisis data menunjukkan terdapat perbedaan antara hasil belajar sebelum dan sesudah menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Think-Pair-Share (TPS) dimana terjadi peningkatan hasil belajar siswa. Respon siswa menunjukkan respon positif dengan skor rata-rata 72% dengan interpretasi setuju.   Kata kunci: model kooperatif tipe think-pair-share, hasil belajar, kelarutan dan hasil kali kelarutan  Abstract: The aims of the research were to determine the differences in learning outcomes and students response against solubility and solubility product with Think-Pair-Share (TPS) of cooperative learning model. The research method used was a pre-experimental design with one group pre-test post-test design. The sample was 32 students in grade XI Science SMA Muhammadiyah 2 Pontianak. The results showed there was a difference between learning outcomes before and after implementation Think-Pair-Share (TPS) of cooperative learning model in which increase student learning outcomes.Student responses showed a positive response with an average score of 72 % agreed with the interpretation. Keywords: think-pair-share of cooperative learning model, learning outcomes, solubility and solubility product
PENERAPAN PEMBELAJARAN TWO STAY TWO STRAY UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR DAN AKTIVITAS SISWA Bambang, Ignatius; Enawaty, Eny; Sartika, Rody Putra
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol 4, No 2 (2015): Pebruari 2015
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (524.494 KB)

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa kelas XI IPA 2 SMA Negeri 1 Sungai Ambawang pada materi koloid melalui model pembelajaran kooperatif tipe Two Stay Two Stray. Bentuk penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas (PTK). Subjek penelitian adalah siswa kelas XI IPA 2 SMA Negeri 1 Sungai Ambawang. Lembar observasi dan tes hasil belajar digunakan sebagai instrumen penelitian. Sebelum digunakan instrumen tersebut di uji validitas dan reliabilitasnya. Validitas isi yang digunakan adalah uji gregory dan reliabilitas yang digunakan dadalah rumus alpha chronbach. Dari hasil perhitungan validitas isi tergolong dalam kategori  tinggi dan reliabilitas tergolong dalam kategori sedang. Tindakan dalam penelitian ini terdiri dari 2 siklus dan setiap siklus terdiri dari 4 tahap yaitu perencanaan, tindakan, observasi dan refleksi. Hasil penelitian menunjukkan terdapat peningkatan terhadap aktivitas dan hasil belajar. Peningkatan aktivitas siswa sebesar 2,03%. Hasil penelitian juga menunjukkan terdapat peningkatan hasil belajar siswa 3,74% Kata kunci: Two Stay Two  Stray (TSTS), Aktivitas belajar, hasil belajar, Koloid Abstract: This research aims to improve student’s activities and student’s achievement in second eleventh grade student of SMA Negeri 1 Sungai Ambawang in  koloid material through kooperatif tipe Two Stay Two Stray learning model. The form of this research was classrom action research. The subject of this research was students of second eleventh grade students of SMA Negeri 1 Sungai Ambawang. Observation sheet and learning achievement test was used as the research instrument. Before used the instrument, the validity and reliability of the instrument has been checked. Content validity that used was gregory test and chonbach alpha for the reliability. From the result of content validity that include to the high category and reliability include to the average category. The action in this research consists of two cycle and there are 4 step in each cycle. They are planning, action, observation, and reflexion. The result of this research shows that there was an improving of students activity and students achievement. Thus, the improving of students activity was 2,03%. The result of this research also shows that there was improving in students learning achievement, it was 3,74%. Key Word: Two Stay Two  Stray (TSTS), activity, students learning achievement, Koloid  
RESPON SISWA TERHADAP PEMBELAJARAN MENGGUNAKAN MODEL SIKLUS BELAJAR 5E BERBANTUAN MULTIMEDIA PADA MATERI KOLOID Sartika, Rody Putra
Jurnal Visi Ilmu Pendidikan (J-VIP) Vol 6, No 3 (2014): Oktober 2014
Publisher : Jurnal Visi Ilmu Pendidikan (J-VIP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (347.131 KB)

Abstract

This research aims to know students’ response about learning process using learning cycle 5E model assisted with multimedia on colloid matter. Pre-experiment method with one-shot case study design was used regarding to this. There are 79 students of SMAN 7 Pontianak who involved in this research. indirect communication techniques was used to collect data. Based on the research is obtained very good student response to learning using the 5E learning cycle model of multimedia-assisted colloid matter. The information that is obtained from this research is a very good response of students to learning using the 5E learning cycle model of multimedia-assisted colloid matter. Keywords: learning cycle 5E model, multimedia, students’ response, colloid. Abstrak: Penelitian ini bertujuan mengetahui respon siswa terhadap pembelajaran menggunakan model siklus belajar 5E berbantuan multimedia pada materi koloid. Untuk menjawab permasalahan digunakan metode pra-eksperimen dengan desain one-shot case study. Sebanyak 79 siswa SMAN 7 Pontianak terlibat dalam penelitian ini. Teknik pengumpulan data menggunakan komunikasi tak langsung.Berdasarkan hasil penelitian diperoleh informasi bahwa respon siswasangat baik terhadap pembelajaran menggunakan model siklus belajar 5E berbantuan multimedia pada materi koloid. Kata-kata kunci:Model siklus belajar 5E, multimedia, respon siswa, koloid.
PENGARUH LAYANAN KONSULTASI PRA-LAB TERHADAP KETERAMPILAN PSIKOMOTOR MAHASISWA Dea, Friska Friyantika; Harun, Andi Ifriani; Sartika, Rody Putra
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol 4, No 7 (2015): Juli
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (74.509 KB)

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan mengetahui perbedaan antara  keterampilan psikomotor mahasiswa yang mengikuti layanan konsultasi pra-lab dengan mahasiswa yang praktikum tanpa layanan konsultasi pra-lab. Bentuk penelitian ini adalah true experiment design dengan rancangan Postest-Only Control Design. Teknik pemilihan dengan simple random sampling. Penelitian ini menggunakan lembar observasi dan pedoman wawancara sebagai instrumennya dan menggunakan validitas isi sebagai validasinya dengan hasil baik dan layak digunakan. Berdasarkan analisis data dengan menggunakan uji t (α=5%) diperoleh nilai Asymp.Sig (2-tailed) sebesar 0,0000, ini menunjukkan terdapat perbedaan keterampilan psikomotor mahasiswa. Pada kelas eksperimen, mahasiswa yang memiliki keterampilan psikomotor sangat baik (61,1%) dan kategori baik (38,9 %) sedangkan di kelas kontrol kategori baik (20,5%), cukup baik (64,1%), dan kategori kurang baik (15,4%). Layanan konsultasi Pra-lab memberikan pengaruh sebesar 48,93 % terhadap keterampilan psikomotor pada mahasiswa.   Kata kunci :  konsultasi pra-lab, keterampilan psikomotor   Abstract: This research aims to know the difference between  psychomotor skills  of students who joined  pre-consulting services lab and  the students without pre-consulting services lab. The type of this research is the true experiment design with Postest Only Control Design. The selection technique used simple random sampling.This research used observation sheets and guidance interviews as the instrument and used  content’s validity for the validation which the result are good and can be applied. Based on the  data  analysis by using the t-test (α = 5%) obtained the value of Asymp. Sig (2-tailed) of 0,0000. This showed that there  were differences on students’ psychomotor skills. In experiment class,  the students who has psychomotor skills that very good (61,1%) and good (38,9%) while in control class has results, good (20.5%), fair (64,1%), and less (15.4%). Pre-consulting services lab influenced  48,93% through student’s psychomotor skills.   Key words: pre-consulting services lab, psychomotor skills
PENGGUNAAN MODEL KOOPERATIF TIPE THINK PAIR SHARE BERBANTUAN MULTIMEDIA TERHADAP HASIL BELAJAR DAN RESPON SISWA Simarmata, Afrinus; ., Hairida; Sartika, Rody Putra
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol 4, No 7 (2015): Juli
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (234.087 KB)

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar dan respon siswa kelas X SMA Negeri 1 Bengkayang pada materi reaksi redoks menggunakan model kooperatif tipe Think Pair Share (TPS) berbantuan multimedia dibandingkan dengan menggunakan model Kooperatif tipe Think Pair Share (TPS) tanpa berbantuan multimedia dan respon siswa terhadap pembelajaran. Bentuk penelitian yang digunakan adalah eksperimen semu dengan rancangan penelitian “Nonequivalent Control Group Design”. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik pengukuran berupa tes hasil belajar dan teknik komunikasi tidak langsung berupa angket respon siswa. Berdasarkan analisis menggunakan uji U Mann Whitney menunjukkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar antara kelas eksperimen dan kelas kontrol. Respon siswa terhadap pembelajaran diperoleh tingkat persetujuan rata-rata sebesar 80,43% dengan kriteria tinggi.   Kata kunci : Multimedia, Think Pair Share, hasil belajar, reaksi redoks Abstract: This research is intended to know the difference between learning outcome and students response in the tenth grade students of SMA Negeri 1 Bengkayang on redox reaction material by using cooperative model of Think Pair Share (TPS) technique with the absence of multimedia and students response toward learning. This research is conducted in quasi-experimental form by "Non Equivalent Control Group Design” with measurement technique by learning outcome test and indirect communication in students response questioner form. Based on the analysis by using U Mann Whitney test, it showed that there is different achievement of learning outcome in the experimental and the control class. From the data of students response toward learning, at the end, it is known that the statement presentage is on high criterion level at 80.43%.   Keywords : Multimedia, Think Pair Share, learning outcome, redox reaction
PENGARUH MODEL GUIDED DISCOVERY LEARNING PADA LARUTAN PENYANGGA (BUFFER) TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP SISWA SMA Rahmi, Kardian Fathu; Sahputra, Rachmat; Sartika, Rody Putra
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol 4, No 8 (2015): AGUSTUS 2015
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (102.51 KB)

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan pemahaman konsep siswa yang diajar dengan model pembelajaran konvensional dengann  siswa yang diajar dengan model guided discovery learning serta mengetahui besarnya pengaruh model guided discovery learning pada materi larutan penyangga terhadap pemahaman konsep siswa kelas XI IPA SMA Taruna Bumi Khatulistiwa. Metode penelitian yang digunakan adalah quasi-eksperimen dengan rancangan penelitian yang digunakan adalah nonequivalent control group design. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik pengukuran menggunakan instrumen tes hasil belajar. Hasil analisis data menunjukkan bahwa terdapat perbedaan pemahaman konsep antara siswa yang diajar dengan model konvensional dan model guided discovery learning. Model guided discovery learning juga memberikan pengaruh sebesar 41,6% terhadap pemahaman konsep siswa. Kata kunci: guided discovery learning, pemahaman konsep Abstract: This research aims to determine the differences in student’s understanding of concepts that taught by conventional learning model and students who are taught by guided discovery learning models and determine the influence of guided discovery learning models on the material buffer solution to understanding the concept of class XI IPA SMA Taruna Bumi Khatulistiwa. This research method that used is a quasi-experimental and the research design that used is a non equivalent group design. Data collection techniques used is a measurement technique using about pretest and posttest. Results of the analysis of the data shows that there are differences between students understanding of concepts taught by the conventional model and the model of guided discovery learning.The guided discovery learning models is also an impact of 41,6% of the students understanding of the concept.   Keywords: guided discovery learning, understanding of concept