Articles

Found 9 Documents
Search

Pengaruh Biaya Promosi Terhadap Tingkat Jumlah Nasabah Tabungan Batara Pada PT Bank Tabungan Negara ( Persero) Cabang Bogor

Jurnal Ilmiah Ranggagading (JIR) Vol 3, No 1 (2003): Jurnal Ilmiah Ranggagading
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Kesatuan

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Promotion constitutes the most effective instrument as an effort to influences and appeal members of society to make use of firm’s services and products so that it will increase the number of clients or customers. In the frame of conducting its promotion, the firm (the bank) must understand as deep as possible about its own capability. Promotion could be conducted by means of media or increasing services to customers, namely by paying attention to customers’ pleasure in connection with their saving account

MODEL TWO STAY TWO STRAY DENGAN MEDIA GRAFIS UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR

Jurnal Pedagogik Vol 2, No 5 (2014): Jurnal Pedagogi
Publisher : Jurnal Pedagogik

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The aims of the research were to increase the activities and learning result by using two stay two stray model and graphic media. The method of research was Classroom Action Research that consist of planning, implementing, observing, and reflecting. The instrument of data collection used observation sheet and test. The technique of data analysis used qualitative and quantitative. The result of this research showed that implementation of two stay two stray model with graphic media can increase activities and learning result of students. This case can be seen from the average score of the activities and learning result of students given categories active and very goodTujuan penelitian untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar melalui model two stay two stray dan media grafis. Metode penelitian menggunakan Penelitian Tindakan Kelas dengan dua siklus yang setiap siklus terdiri dari tiga kali pertemuan dengan tahapan setiap siklus, yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Alat pengumpul data penelitian menggunakan lembar panduan observasi dan tes. Teknik analisis data menggunakan analisis kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan model two stay two stray dengan media grafis dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa. Hal ini dapat dilihat dari nilai rata-rata aktivitas dan hasil belajar siswa menunjukkan kategori aktif dan sangat baik.Kata kunci: aktivitas, hasil belajar, media grafis, two stay two stray  

HUBUNGAN PENGETAHUAN IBU DENGAN KEJADIAN KARIES GIGI PADA ANAK DI DESA BANJAR NEGERI KECAMATAN WAY LIMA KABUPATEN PESAWARAN

JURNAL WACANA KESEHATAN Vol 1, No 1 (2016): Juli 2016
Publisher : AKPER Dharma Wacana

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (527.298 KB)

Abstract

Karies gigi atau gigi berlubang merupakan salah satu masalah kesehatan gigi dan mulut yang sering kita jumpai di masyarakat saat ini, penyakit ini dapat terjadi pada semua usia, baik balita, anak-anak, remaja, maupun orang dewasa. Karies gigi merupakan suatu penyakit yang terjadi pada jaringan keras gigi (email dan dentin) dan di awali dengan demineraliasasi komponen anorganik gigi dan kemudian di ikuti dengan hancurnya matriks organik gigi. Salah satu penyebab tingginya angka kejadian karies adalah kurangnya pengetahuan orang tua  akan kesehatan gigi anak mereka. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pengetahuan ibu tentang kesehatan gigi dengan kejadian karies gigi pada anak usia sekolah. Variabel penelitian adalah pengetahuan Ibu dengan kejadian karies gigi pada anak, dengan menggunakan metode pendekatan crossectional jumlah populasi sebanyak 126 dengan sampel 56 ibu yang memiliki anak yang berumur 6-11 tahun di Desa Banjar Negeri Kecamatan Way Lima Kabupaten Pesawaran dengan tehnik yang digunakan random sampling. Data penelitian ini diambil dengan menggunakan kuisioner dan lembar observasi. Setelah di tabulasi, data yang ada di analisis dengan menggunakan Uji chi-aquere dengan program SPSS dengan tingkat kemaknaan 0,05. Hasil yang diperoleh p value 0,029. Kesimpulan ada hubungan antara pengetahuan ibu tentang kesehatan gigi dengan kejadian karies gigi pada anak di Desa Banjar Negeri Kecamatan Way Lima Kabupaten pesawaran tahun 2014.

Faktor Determinan Yang Berhubungan Dengan Kejadian Stunting Pada Balita Di Kabupaten Pesawaran Lampung

JURNAL WACANA KESEHATAN Vol 2, No 2 (2017): Desember 2017
Publisher : AKPER Dharma Wacana

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (639.228 KB)

Abstract

Status gizi Bayi Dibawah Lima Tahun (Balita) berpengaruh dengan kecerdasan anak. Menurut data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) tahun 2013 didapatkan balita pendek sebesar 37,2%. Prevalensi balita pendek di Provinsi Lampung yaitu 42,6% dengan kondisi Kabupaten Pesawaran mencapai 50,81%. Tujuan jangka panjang dari hasil penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor determinan yang berhubungan dengan kejadian balita pendek.Desain penelitian ini adalah observasional analitik dengan pendekatan crossectional.  Subjek dalam penelitian ini adalah pasangan ibu dan balita usai 2-5 tahun.Jumlah sampel pada penlitian ini adalah 385 pasangan ibu dan balita dari 12 Wilayah kerja Puskesmas di Pesawaran.Kriteria inklusi pada penelitian ini adalah: ibu dan balita di Wilayah Kerja Kabupaten Pesawaran, bersedia Mengikuti Penelitian. Kriteria eksklusi pada penelitian ini adalah balita yang  memiliki cacat bawaan. Penelitian ini menggunakan uji chi square dan uji regresi logistik ganda. Hasil penelitian 46% berada pada kondisi stunting (pendek). Faktor Penghasilan, pola asuh dan pemberian makan berhubungan dengan kejadian balita stunting (ρ<0,05). Penelitian ini menunjukkan faktor yang berhubungan  empat faktor yang secara bersama-sama mempengaruhi stunting (pendek) di Kabupaten Pesawaran yaitu penghasilan, hygiene dan sanitasi, pola asuh dan pemberian makan. Faktor yang paling dominan adalah pola pemberian makan (POR=18,074). Risiko orang tua yang tidak melakukan pemberian makan dengan baik berisiko 18,0 kali pada balitanya menderita stunting bila dibandingkan dengan balita yang orang tuanya memiliki pola pemberian makan baik. Faktor pendapatan, pola asuh dan pemberian makan terhadap kejadian stunting di Kabupaten Pesawaran

PENGALAMAN KELUARGA DALAM MERAWAT DEKUBITUS

JURNAL WACANA KESEHATAN Vol 2, No 1 (2017): Juli 2017
Publisher : AKPER Dharma Wacana

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (408.507 KB)

Abstract

Immobilization is a problem faced by patients with chronic illness, the patients is very weak and paralyzed patients in a long time. This study have purpose  to gain a deep understanding of the experience of families in caring for family members is immobilized with pressure sores at home. This study used qualitative methods. Participants are families who care for patients at home who are immobilized with pressure sores. Collecting data with in-depth interviews by means of instrument is the researcher's own self, written questions as an interview, used recording devices and used field notes.  Criterion sampling by taking 6 participants. Analysis of data used a phenomenological approach. The results showed that the family had a positive experience; Can be more patient, and assume that caring for a sick family member has its own challenges, being able to be with other families in caring for patients, being able to give affection and obligation as a child to parents can help take care of it. There was also an unpleasant (negative) family experience during the care of sick family members, the family felt tired, not strong and bored during patient care. The conclusion of the study is that families have positive and negative experiences in caring for family members with decubitus

THINK PAIR SHARE: ALTERNATIF PENINGKATAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR IPA

PeTeKa Vol 1, No 1 (2017): PeTeKa
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (343.368 KB)

Abstract

The action research figured out about the effectiveness exploration of a new alternative in Think Pair Share (TPS); with Kemmis & Taggart Model, for science, Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) subject. The research cycled the TPS within listening, observing, mentality, emotionality, and motoric activity. First of all, the cycle I signified that the students have lower inquiry in mentality. It had been observed on the lower frequency of asking-giving opinion portions. Secondly, the cycle II signified that there is a not slightly difference of inquiry, however, the students indicated response more than the previous cycle. The third cycle signified a response to the executed activity. It projected students’ determination and enthusiastic in asking-giving opinion within the activity. The cycles mean score estimated 65 for the first one, increased to 74 in the second cycle, and reached 85 in the last cycle. The students’ achievement stimulated the test instruments significantly. In conclusion, the action research about the new alternative in TPS; with Kemmis & Taggart Model proves effective to SD Negeri Gampong Teungoh, Kota Langsa. It is suggested to be applied in science for elementary school subjects as one of the teaching techniques. Keywords: Think Pair Share, learning Activity, and Students’Achievements.

Model Prioritisasi untuk Manajemen Portofolio Proyek Aplikasi di E-Government: Literatur Review

Jurnal Nasional Teknologi dan Sistem Informasi Vol 4, No 3 (2018): Desember 2018
Publisher : Jurusan Sistem Informasi, Fakultas Teknologi Informasi, Universitas Andalas

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (779.936 KB)

Abstract

Pengembangan teknologi yang cepat dapat digunakan untuk memenuhi permintaan yang meningkat untuk sebuah proyek, terutama di berbagai organisasi pemerintah umum seperti E-Government (layanan teknologi informasi berbasis elektronik yang digunakan oleh pemerintah) untuk menghadapi berbagai kendala sumber daya dan oleh karena itu harus membuat pilihan. Secara umum, dalam hal memilih antara lusinan dan ratusan alternatif untuk proyek, portofolio organisasi dan prioritasnya adalah masalah pengambilan keputusan multi-kriteria yang kompleks solusi yang membutuhkan teknik yang jelas, metode, dan definisi faktor untuk pengambilan keputusan dan prioritisasi pengambilan keputusan (decision-making). Pada studi literatur ini terdapat perumusan masalah yakni kriteria faktor model pembanding untuk model prioritisasi serta menemukan kerangka kerja dan metodologi yakni mengenai prioritisasi manajemen portfolio di bidang pemerintahan khususnya pada E-Government. Tinjauan pustaka dilakukan untuk mengidentifikasi karakteristik organisasi publik yang diusulkan untuk memulai penelitian tentang penerapan prioritas manajemen portofolio, serta metodologi dan praktik yang digunakan dan aspek lain yang relevan dari topik tersebut. Studi ini mengeksplorasi penggunaan dan teknik manajemen portofolio dari beberapa studi sebelumnya yang telah diuji dalam praktek dan metodologi prioritas proyek dalam layanan pemerintah umum. Hasil penelitian ini berkontribusi untuk memperkaya teori tentang teknik, metode, terutama prioritas manajemen proyek portofolio dalam kasus pemerintah.

Motivasi Berprestasi, Kepuasan Kerja dan Manajerial Kepala Sekolah serta Dampaknya terhadap Kinerja Guru

Journal of Education, Humaniora and Social Sciences (JEHSS) Vol 1, No 1 (2018): JEHSS Agustus
Publisher : Mahesa Research Institue

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (931.945 KB)

Abstract

Purpose of this research is to know the impact of the independent variable (achieving motivation, job satisfaction, and managerial principal) toward of dependent variable (teachers’s performance). The research was conducted on SD Negeri 7 Idi East Aceh with 30 respondents. The questionnaire was selected as a research instrument. The results of the analysis of the data indicates that (1) partially, independent variables of achieving motivation have a positive impact on teachers’s performance (t = 4.86 > ttable = 2.36); (2) the independent variable (achieving motivation, job satisfaction, and managerial principal of job satisfaction also positively impact on teachers’s performance (t= 3.20 > ttable = 2.36); (3) the principal managerial independent variables take part give a positive impact on performance guru (t = 3.21 > ttable = 2.36); (4) the simultaneous, independent variables does not give a significant impact on teachers’s performance (F = 2.00 < Ftable = 2.92); and (5) were obtained the equations of the regression of Y = 7, 71a + 0, 02X1 + 0, 33X2 + 0, 26X3 it means that when there is an increase in the motivation of overachievers, the satisfaction of teachers, and the principal managerial it will automatically improve the performance of teachers.

Diagnosis Kecemasan Statistik Pendidikan Pada Mahasiswa Non-Matematika FTIK IAIN Langsa

Jurnal Dedikasi Pendidikan Vol 3, No 1 (2019): Jurnal Dedikasi Pendidikan (Januari 2019)
Publisher : Universitas Abulyatama

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (768.938 KB)

Abstract

Educational Statistics is considered as one of the most difficult subjects, where most of students try to avoid or postpone to take it. This condition has increased the anxiety among non – mathematics’ students. SPSS is one of statistics software that assists students in analyzing data. This paper examined the non mathematics students’ anxiety after using SPSS and the SPSS’s contribution in reducing non mathematics students’ anxiety in studying statistics. The questioner and test are given to 25 non mathematics students, who are selected randomly from teacher training faculty. The finding revealed that SPSS is effective enough to help reducing the non mathematics students’ anxiety. The positive contribution of SPPS was showed on finding result, which are 23% for lower level of anxiety, 60% for the middle level of anxiety and 79% for panic level.