Noca Yolanda Sari
STMIK Pringsewu Lampung

Published : 6 Documents
Articles

Found 6 Documents
Search

PENERAPAN MODEL SAINS TECHNOLOGY AND SOCIETY UNTUK MENINGKATKAN SIKAP KEPEDULIAN DAN KREATIVITAS

Jurnal Studi Sosial Program Pascasarjana P-IPS Vol 1, No 4 (2013): Jurnal Studi Sosial
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Lampung

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research is aimed to improve concerning attitude and creativity through technology science model of geography lesson. This research is Classroom Action Research. In this research, the data was gotten in improving concerning attitude and creativity of student. The instrument which is used are observation sheets, observation of teacher worksheets, attitude observation, field records, and documentation. The result of research show that Science Technology Model and Society can improve concerning attitude and creativity of student. It was shown by average of concerning attitude and creativity of student percentage at cycles. At first cycle, the percentage of concerning attitude is 59% and students’ creativity is 54%. At second cycles, the percentage of concerning attitude improves to 72% and creativity is 66%. At third cycles, the percentage of concerning attitude improves to 79% and student creativity is 78%.Penelitian ini bertujuan untuk Meningkatkan Sikap Kepedulian dan Kreativitas Siswa dengan menggunakan model pembelajaran dalam pembelajaran geografi. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan. Dalam penelitian ini data yang diperoleh adalah berupa peningkatan sikap kepedulian dan kreativitas siswa. Instrumen yang digunakan yaitu lembar observasi dan lembar pengamatan kinerja pendidik, pengamatan sikap, catatan lapangan dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan menggunakan Model Sains Technology and Society dapat meningkatkan sikap kepedulian dan kreativitas siswa. Hal ini ditunjukkan dengan rata-rata persentase sikap kepedulian dan kreativitas siswa pada siklusnya. Siklus I persentase sikap kepedulian 59 % dan kreativitas siswa 54%. Pada siklus II persentase sikap kepedulian naik menjadi 72% dan kreativtas 66%. Begitu pula dengan siklus III, persentase sikap kepedulian naik menjadi 79% dan kreativitas siswa 78%.Kata kunci:  kreativitas siswa, model sains technology and society, sikap kepedulian

Pengembangan Electronic Commerce dalam Proses Meningkatkan UKM pada Dekranasda Kabupaten Pringsewu

EXPERT Vol 5, No 2 (2015): Desember
Publisher : EXPERT

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (463.112 KB)

Abstract

Usaha Kecil dan Menengah (UKM) merupakan salah satu bidang yang memberikan kontribusi yang signifikan dalam memacu pertumbuhan ekonomi . Hal ini dikarenakan daya serap UKM terhadap tenaga kerja yang sangat besar dan dekat dengan rakyat kecil. Oleh sebab itu Dewan Kerajinan Nasional Daerah Kabupaten Pringsewu berupaya mengoptimalkan hasil dari pengrajin pada pruduk hasil rumah tangga. Tetapi UKM masih menghadapi berbagai masalah antara lain masalah promosi, pemasaran dan penjualan penjaualan produk yang dihasilkan. Seiring perkembangan teknologi informasi dan komunikasi, maka itu untuk pemasaran dan penjualan produk-produk melalui dunia maya yang sering disebut E-commerce. Pengembangan Sistem e-commerce dikembangkan menggunakan model waterfall dengan melalui tahapan Analsis, desain, coding, implementasi dan pemeliharaan sistem. Dengan terbentuknya e-commerce pada dekranasda kabupaten pringsewu akan menghasilkan penjualan dan pemasaran produk melalui internet mempunyai banyak keuntungan, yaitu cakupan yang luas, tidak mengenal ruang dan waktu, dapat dilakukan kapan saja dan dimana saja sehingga dapat meningkatkan hasil penjualan hadil kerajinan UKM di wilayah Kabupaten Pringsewu.

PEMBUATAN MODEL PENILAIAN INDEKS KINERJA DOSEN MENGGUNAKAN METODE FUZZY MULTI ATTRIBUTE DECISION MAKING (FMADM) (Studi : PTS di Provinsi Lampung)

Jurnal Informatika Vol 17, No 2 (2017): Jurnal Informatika
Publisher : IIB Darmajaya

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Lecturers are one of the most important components in a college education system. Roles, duties, and responsibilities are very important in realizing national education that is the intellectual life of the nation to improve the quality of Indonesian people, which includes the quality of faith / noble, noble character, and mastery of science, technology and art, and realize the Indonesian society forward, prosperous, and civilized. Fuzzy Multi-Attribute Decision Making Method is one of the methods in decision making where alternatives are known and predetermined. Decision-making should determine priorities, weights, or rankings based on given criteria. to facilitate the evaluation of lecturer performance based on the tri dharma of universities covering pedagogic, professional, personality and social competence, the lecturer performance index is evaluated using Fuzzy Multi-Attribute Decision-Making method. The purpose of this research is to get the decision-making model of lecturer performance index using the Fuzzy Multi-Attribute Decision-Making method with predetermined criteria such as classroom study, GBP and sap stipulations, time conformity, material absorption, learning media, archive as, research, translation, lecturer activities. It is expected that the lecturer performance appraisal model can trigger lecturers to improve performance and facilitate the leadership to evaluate the performance of lecturers to improve the quality and quality of universities. Keywords: FMADM, Lecturer, Lecturer Performance

SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN MENENTUKAN TATALETAK PERKANTORAN POLRES PESAWARAN DENGAN METODE SIMPLE ADDITIVE WEIGHTING

Jurnal TAM (Technology Acceptance Model) Vol 6 (2016): Jurnal TAM (Technology Acceptance Model)
Publisher : LPPM STMIK Pringsewu

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (359.897 KB)

Abstract

Polres sendiri adalah singkatan dari (kepolisian resor) yaitu struktur komando Kepolisian Republik Indonesia di daerah kabupaten atau kota.  Dalam menentukan lokasi yang tepat untuk di jadikan perkantoran polres pada kabupaten pesawaran diperlukan metode yang tepat dan akurat agar penilaian menjadi lebih objektif. Simple Additive Weighting (SAW) merupakan metode mencari penjumlahan terbobot dari rating kinerja pada setiap alternative pada semua attribute. Metode ini di pilih karena dapat  menentukan nilai bobot untuk setiap attribute, kemudian di lanjutkan dengan proses perankingan yang akan menyeleksi alternative terbaik dari sejumlah alternative, dalam hal ini alternative yang dimaksud adalah lokasi yang tepat untuk di jadikan perkantoran polres kabupaten pesawaran berdasarkan kriteria kriteria yang di tentukan. Dengan metode perankingan tersebut penilaian akan lebih tepat karena didasarkan pada nilai kriteria C1: Luas Lokasi, C2: Harga C3: Tanah, C4: Air, C5: Insfraktutur  Jalan, C6: Jarak dengan pusat kota, C7: Listrik, C8: Transportasi Umum dan bobot yang sudah ditentukan sehingga akan mendapatkan hasil yang lebih akurat terhadap lokasi empat lokasi (alternative) yang akan di jadikan sebagai perkantoran polres paswaran

SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN PENERIMAAN CALON SISWA BARU DI SMA NEGERI 1 NEGERI KATON MENGGUNAKAN METODE SIMPLE ADDITIVE WEIGHTING (SAW)

Jurnal TAM (Technology Acceptance Model) Vol 2 (2014): Jurnal TAM (Technology Acceptance Model)
Publisher : LPPM STMIK Pringsewu

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (534.627 KB)

Abstract

SMA Negeri 1 Negeri  Katon  merupakan salah satu sekolah unggulan di daerah Pesawaran. Setiap tahun ajaran baru, sekolah mengadakan penerimaan dan penyeleksian calon siswa, untuk menentukan proses penyeleksian siswa di  SMA Negeri 1 Negeri  Katon . Dalam proses penyeleksian ini sering timbul permasalahan seperti terbatasnya panitia seleksi yang menyebabkan kesalahan menganalisis calon siswa yang diterima atau ditolak , serta lamanya hasil seleksi siswa. Pada penelitian ini akan diangkat suatu kasus yaitu mencari alternative terbaik bedasarkan kriteria-kriteria yang telah ditentukan dengan menggunakan metode Simple Additive Weighting (SAW). Penelitian dilakukan dengan mencari nilai bobot untuk setiap atribut, kemudian dilakukan proses perankingan yang akan menentukan alternatif yang optimal, yaitu siswa terbaik.

PEMBUATAN MODEL PENILAIAN INDEKS KINERJA DOSEN MENGGUNAKAN METODE FUZZY MULTI ATTRIBUTE DECISION MAKING (FMADM) (Studi : PTS di Provinsi Lampung)

Prosiding Seminar Nasional Darmajaya Vol 1 (2017): SEMNAS IIB DARMAJAYA
Publisher : Prosiding Seminar Nasional Darmajaya

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dosen merupakan salah satu komponen terpenting dalam suatu sistem pendidikan perguruan tinggi. Peran, tugas, dan tanggung jawab sangat penting dalam mewujudkan pendidikan nasional yaitu mencerdaskan kehidupan bangsa meningkatkan kualitas manusia Indonesia, yang meliputi kualitas iman/takwa, akhlak mulia, dan penguasaan ilmu pengetahuan, teknologi dan seni, serta mewujudkan masyarakat indonesia yang maju, adil, makmur, dan beradab. Metode Fuzzy Multi Attribute Decision Making merupakan salah satu metode dalam pengambilan keputusan dimana alternative-alternatif sudah diketahui dan ditentukan sebelumnya. Pengambilan keputusan harus menetukan prioritas, bobot, atau rangking berdasarkan kriteria yang diberikan. untuk mempermudah dalam penilain terhadap kinerja dosen berdasarkan tridharma perguruan tinggi yang meliputi kompetensi pedagogik, professional, kepribadian dan social dilakukan penilaian indeks kinerja dosen dengan menggunakan metode Fuzzy Multi Attribute Decision Making. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendapatkan model pengambilan keputusan penilaian indeks kinerja dosen menggunakan metode Fuzzy Multi Attribute Decision Making dengan Kriteria-kriteria yang telah ditentukan antara lain: pembelajaran dikelas, ketetatap gbpp dan sap, kesesuain waktu, ketetapan penyerapan materi, media pembelajaran, arsip uas, penelitian, penjabaran, kegiatan dosen. Diharapkan dengan adanya  model penilaian kinerja dosen  dapat memicu dosen untuk meningkatkan kinerjan dan mempermudah pimpinan untuk mengevaluasi kinerja dosen untuk meningkatkan mutu dan kulitas perguruan tinggi. Kata Kunci : FMADM, Dosen, Kinerja Dosen