Luthfiana Aprilianita Sari
Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Airlangga

Published : 5 Documents
Articles

Found 5 Documents
Search

Milkfish (Chanos chanos Forskal) Traditional Pond Stability Based On Water Quality Analyses And Periphyton Availability Arsad, Sulastri; Sari, Luthfiana Aprilianita; Zainuddin, Muhammad; Musa, Muhammad
Journal Omni-Akuatika Vol 15, No 1 (2019): Omni-Akuatika May
Publisher : Fisheries and Marine Science Faculty - Jenderal Soedirman University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (862.255 KB) | DOI: 10.20884/1.oa.2019.15.1.607

Abstract

Milkfish is potential fish with high production and belong to ten of fish commodities culture in Indonesia. Pond stability of milkfish especially in fingerling phase (young phase) influenced by several factors including water quality and organism availability (periphyton). This recent study aimed to assess the milkfish traditional pond stability in fingerling phase based on water quality and periphyton availability aspects. These aspects are quite important to milkfish production and their growth as well as their food habit. The research was conducted in traditional pond located in UPT Fisheries Brackish and Saline Water Probolinggo for three months. Water quality and periphyton analyses were in situ and ex situ. The result shows that all the water quality is belong to good condition (stable) except in ammonia, TOM, and orthophosphate. However, this fluctuated value is not significantly impacting to the living organisms (milkfish). The research concluded that the fingerling milkfish traditional pond is belonging to moderate to stable condition.
THE EFFECTIVETY OF CAROTENOID SPIRULINA PLATENSIS WHICH IS PRODUCED IN CULTURE MEDIA FROM KETCHUP WASTE AS AN ANTIOXIDANT Sari, Luthfiana Aprilianita; Masithah, Endang D.; Alamsjah, Mochammad Amin
JFMR-Journal of Fisheries and Marine Research Vol 2, No 1 (2018): JFMR Vol 2, No 1
Publisher : JFMR-Journal of Fisheries and Marine Research

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (105.662 KB) | DOI: 10.21776/ub.jfmr.2018.002.01.2

Abstract

S. platensis is a health supplement as an antioxidant, sourced from carotenoid of  S. platensis. Carotenoids can serve as singlet oxygen absorber and deactivate free radicals. The purpose of this study was to determine the effects of ketchup waste as organic fertilizer for the carotenoid of S. platensis. Also, to determine antioxidant activity (carotenoid) of S. platensis which is produced in culture media from ketchup waste compared to S. platensis commercial. The study consisted of two phases examination exploration of production time  in order to obtain the highest value of  carotenoid of S. pletensis and the effect of ketchup waste as an antioxidant (carotenoid) of S. pletensis by Difenil Pikril Hidrasil (DPPH).  The results showed that carotenoid as an antioxidant S. platensis can produces carotenoid (1,5566  µg/mL) and antioxidant activity (DPPH 18,30%).
INFESTASI EKTOPARAIT PADA IKAN NILA (Oreochromis niloticus) YANG DIPELIHARA DENGAN MENGGUNAKAN SISTEM AKUAPONIK DAN TANPA AKUAPONIK Putra, Ewang Mahendra; Mahasri, Gunanti; Sari, Luthfiana Aprilianita
Journal of Aquaculture and Fish Health Vol 7, No 1 (2018): JAFH Vol. 7 No. 1 Februari 2018
Publisher : Department of Fish Health Management and Aquaculture

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (82.818 KB) | DOI: 10.20473/jafh.v7i1.11242

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis ektoparasit dan perbedaan infestasi ektoparasit pada ikan nila (Oreochromis niloticus) yang dipelihara pada sistem akuaponik dan tanpa akuaponik. Metode penelitian rnenggunakan kuasi eksperimen intact-group comparison dengan terdapat dua perlakuan. Hewan uji menggunakan ikan nila dengan bobot 6-7 g/ekor. Hewan uji dipelihara di akuarium kaca berukuran 40cmx30cmx30cm yang diisi air sebanyak 15 liter. Perlakuan yang diberikan berupa pemeliharaan ikan nila dengan menggunakan sistem akuaponik dan pemeliharaan ikan nila tanpa menggunakan sistem akuaponik. Parameter yang diamati adalah jenis ektoparasit dan infestasi ektoparasit pada ikan nila. Jenis parasit yang ditemukan menginfestasi ikan nila (Oreochromis niloticus) pada pemeliharaan dengan menggunakan akuaponik maupun tanpa akuaponik adalah Argulus sp. Terdapat perbedaan yang nyata antara infestasi ektoparasit pada ikan nila (Oreochromis niloticus) yang dipelihara dengan sistem akuaponik dan tanpa akuaponik. 
MANAJEMEN PEMBENIHAN LELE MUTIARA (Clarias sp.) DENGAN APLIKASI PROBIOTIK DI UNIT PELAYANAN TEKNIS PENGEMBANGAN TEKNOLOGI PERIKANAN BUDIDAYA (UPT PTPB) KEPANJEN, MALANG, JAWA TIMUR Ardyanti, Regita; Nindarwi, Daruti Dinda; Sari, Luthfiana Aprilianita; Wulan Sari, Putri Desi
Journal of Aquaculture and Fish Health Vol 7, No 2 (2018): JAFH Vol. 7 No. 2 Juni 2018
Publisher : Department of Fish Health Management and Aquaculture

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (44.068 KB) | DOI: 10.20473/jafh.v7i2.11254

Abstract

Lele (Clarias sp.) merupakan jenis ikan konsumsi air tawar dengan tubuh memanjang dan kulit licin. Ikan lele MUTIARA adalah strain baru ikan lele Afrika Clarias gariepinus Burchell, 1822 unggul hasil pemuliaan Badan Penelitian Pemuliaan Ikan (BPPI) Sukamandi yang telah dinyatakan lulus pada Penilaian Pelepasan Jenis/Varietas pada tanggal 27 Oktober 2014, dengan nama ikan lele MUTIARA (Mutu Tinggi Tiada Tara). Praktek Kerja Lapang ini dilaksanakan di Unit Pelayanan Teknis Pengembangan Teknologi Perikanan Budidaya Kepanjen, Kabupaten Malang, Jawa Timur pada tanggal 18 Januari - 12 Februari 2016. Praktek Kerja Lapang ini adalah metode partisipasi aktif dengan mengikuti secara langsung kegiatan yang dilakukan dilapangan. Pengambilan data dilakukan dengan cara observasi, wawancara dan partisipasi aktif. Hasil pengamatan menunjukkan bahwa manajemen pembenihan ikan lele mutiara dengan aplikasi probiotik dilakukan dengan pemijahan alami meliputi: persiapan kolam, seleksi induk, pemijahan, fase penetasan telur, pemeliharaan larva dan benih, pemberian pakan, pengendalian hama penyakit dan pembuatan pakan fermentasi. Manajemen Pembenihan Lele Mutiara (Clarias sp.)dilakukan secara alami dengan perbandingan induk jantan dan betina adalah 1 : 1. Jumlah telur yang dihasilkan adalah 71.648 butir, telur yang terbuahi adalah 47.376 butir dan telur yang berhasil menetas adalah 37.310 butir sehingga didapatkan Hatching Rate (HR) sebesar 78,7%. Kelangsungan hidup larva ikan gurami awal pemeliharaan larva berjumlah 37.310 ekor dan jumlah akhir pemeliharaan larva berjumlah 35.000 ekor sehingga didapatkan Survival Rate (SR) sebesar 93,80%.
TEKNIK PEMBENIHAN IKAN MAS (Cyprinus carpio) SECARA ALAMI DI UNIT PELAKSANA TEKNIS PENGEMBANGAN BUDIDAYA AIR TAWAR (UPT PBAT) UMBULAN, PASURUAN Ramadhan, Rizqi; Sari, Luthfiana Aprilianita
Journal of Aquaculture and Fish Health Vol 7, No 3 (2018): JAFH Vol. 7 No. 3 September 2018
Publisher : Department of Fish Health Management and Aquaculture

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (69.589 KB) | DOI: 10.20473/jafh.v7i3.11261

Abstract

Praktek Kerja Lapang (PKL) dilaksanakan di Unit Pelaksana Teknis Pengembangan Budidaya Air Tawar Umbulan, Kabupaten Pasuruan, Provinsi Jawa Timur pada tanggal 18 Desember 2017 – 18 Januari 2018. Tujuan dari Praktek Kerja Lapang ini adalah untuk mengetahui secara langsung serta mendapatkan pengalaman secara jelas tentang teknik pembenihan ikan mas (Cyprinus carpio) dalam pengembangan lebih lanjut dan permasalahan dalam usaha pembenihan ikan mas yang di hadapi serta cara pemecahannya. Metode yang di gunakan pada PKL ini adalah metode deskriptif, dengan teknik pengambilan data meliputi data primer dan data sekunder. Pengumpulan data ini dilakukan secara observasi, wawancara dan partisipasi aktif. UPT PBAT Umbulan memiliki luas keseluruhan lahan 6,25 hektar. Pemijahan ikan mas dilakukan secara alami. Induk ikan mas yang digunakan berasal dari Punten dan Sukabumi. Perbandingan berat induk ikan mas antaraojantan dan betina yaitu 2 : 1. Parameter Kualitas air untuk pembenihan ikan mas Antara lain : suhu 26,6-31,05 C; pH 7,1- 7,36; dan DO 6,23-10,8 mg/l. Berdasarkan hasil perhitungan, didapatkan nilai Fertilization Rate (FR) telur ikan mas sebesar 91,73%, Hatching Rate (HR) ikan mas sebesar 74,4% serta Survival Rate (SR) sebesar 30,44%. Pakan buatan yang digunakan dalam pemeliharan benih adalah pellet HI-PRO-VITE 781-3 yang telah dihaluskan dengan kadar protein 31%-33%. Benih ikan mas yang dipanen di UPT PBAT Umbulan memiliki ukuran 1-3 cm. UPT PBAT Umbulan mampu memproduksi benih sebanyak 50.000-100.000 ekor setiap bulan dengan harga benih diangka 10 Rp per benih ukuran 1-2 cm dan 50 Rp per benih ukuruan 5 cm.