Ati Retna Sari
Pascasarjana Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Published : 18 Documents
Articles

Found 18 Documents
Search

Pengaruh Kepemilikan Institusional, Komposisi Dewan Komisaris, Kinerja Perusahaan terhadap Luas Pengungkapan Corporate Social Responsibility di dalam Sustainability Report pada Perusahaan Manufaktur yang Terdaftar di BEI

Jurnal Aplikasi Manajemen Vol 11, No 3 (2013)
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: Business firm development in Indonesia shows rapid progress. CSR (Corporate Social Responsibility) is an issue that attracts enormous interest, particularly in Indonesia; in addition, Corporate Social Responsibility itself is the responsibility of the company in general. The development causes companies are compelled to disclose their social responsibility report.  In Indonesia, how far a company should handle the CSR has become interesting an interesting discussion, as considering that there is a lack of research on the factors that affect the disclosure extent of the corporate social responsibility. The purpose of this study is to examine the effect of corporate governance (institutional ownership and the composition of the board of commissioners) and firm performance (ROE and ROI) as well as the size of the company to the extent of disclosure of Corporate Social Responsibility in the Sustainability Report. The data used are secondary data from published financial statements; in addition, the observed reports are financial statements published in 2000-2011. The sample numbers of the firm in this study are 39 companies. This study uses multiple regression data analysis techniques. The test results reveal that from the observed variables, there are three variables that influence the disclosure extent of the Corporate Social Responsibility in the Sustainability Report. Those three variables include Institutional Ownership, ROE and ROI. There is no significant relationship between board composition and firm size with the extent of Corporate Social Responsibility disclosure in the Sustainability Report.Keywords: institutional ownership, board composition, firm performance, firm size and disclosure extent of corporate social responsibility in the sustainability report.

PENGARUH KEBIJAKAN DIVIDEN DAN KEBIJAKAN HUTANG TERHADAP HARGA SAHAM (Studi Kasus : LQ45 di Bursa Efek Indonesia (BEI)

Jurnal Riset Mahasiswa Akuntansi Vol 3 No 1 (2015): April
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to examine and explain the interrelationships between the variables dividend policy and debt policy on stock prices . In addition, this study also wants to determine the effect of a variable dividend policy and debt policy on stock prices. Data used in this research is quantitative data, while sumberdata used in this study are secondary data from the companys annual report. This study used purposive sampling method and obtained 15 LQ45 company listed in Indonesia Stock Exchange with a four-year study period is 2009-2012. The analysis used is multiple regression analysis at a significance level of 0.05 % . The results of this study indicate that in partial dividend policies have a significant effect on stock prices . For debt policy variable has no significant effect on stock prices . While simultaneously dividend policy and debt policies have a significant effect on stock prices.

Analisis Metode Pencatatan dan Penilaian Persediaan Sesuai PSAK No.14 pada PT Toeng Makmur

Jurnal Riset Mahasiswa Akuntansi Vol 4 No 1 (2016): April
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Persediaan dagang adalah Aktiva yang tersedia untuk dijual dalam kegiatan usaha normal perusahaan dagang. Permasalahan utama dalam akuntansi adalah pencatatan dan penilaian persediaan. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah penilaian dan pencatatan persediaan pada PT. Toeng Makmur telah sesuai dengan PSAK No.14. Jenis data yang digunakan adalah data primer berupa hasil wawancara dan data sekunder berupa data dokumentasi dan arsip-arsip perusahaan tahun 2015. Kemudian data yang telah dikumpulkan dari perusahaan selanjutnya dianalisis dengan menggunakan metode deskriptif dengan cara mengumpulkan data, mengolah dan menganalisis data sehingga diperoleh gambaran masalah yang diteliti. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada dasarnya metode pencatatan dan penilaian persediaan pada PT Toeng Makmur telah sesuai dengan PSAK No. 14. Dengan menerapkan metode perpetual dalam proses pencatatan persediaan barang dagangan. Sedangkan untuk menilai persediaan barang dagangan PT Toeng Makmur menerapkan metode FIFO. Namun ada beberapa penyebab sehingga terjadi adanya selisih barang diantaranya barang hilang, salah input surat jalan sehingga perhitungannya tidak sesuai. Sehingga dari permasalahan tersebut dapat disimpulkan bahwa kurangya SDM yang berkompenten dalam proses keluar masuknya barang. Dari penelitian tersebut penulis menyarankan untuk melakukan penelitian tidak hanya pada bidang retail tetapi juga pada bidang manufaktur karena hal tersebut biasa terjadi dalam dunia perdagangan.

Analisis Penerapan Pajak Penghasilan PSAK No. 46 Terhadap Laporan Keuangan PT.MNC Sky Vision KPP Malang

Jurnal Riset Mahasiswa Akuntansi Vol 4 No 1 (2016): April
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui prosedur dan perlakuan Akuntansi Pajak Penghasilan Badan sesuai dengan PSAK No. 46 serta dampak penerapannya terhadap penyajian laporan keuangan PT.MNC Sky Vision KPP Malang. Analisis penerapan PSAK No. 46 dilakukan dengan menggunakan metode penelitian deskriptif comparative, yaitu menjelaskan perlakuan akuntansi sesuai dengan PSAK No. 46 yang berpengaruh terhadap penyajian laporan keuangan khususnya penyajian pajak tangguhan kemudian membandingkan laporan keuangan sebelum dan sesudah penerapan PSAK No. 46. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa PT.MNC Sky Vision KPP Malang belum menerapkan pencatatan dan pelaporan keuangan berdasarkan PSAK No.46. Setelah diterapkannya PSAK No. 46 ini, mengakibatkan timbulnya kewajiban/hutang pajak tangguhan serta hutang pajak kini pada neraca karena beda waktu yang berasal dari perbedaan metode penyusutan aktiva tetap dan tarif yang digunakan antara perusahaan dengan peraturan perpajakan. Hasil penelitian juga menunjukkan laba bersih perusahaan menjadi lebih kecil dari tahun 2014 hingga 2015 akibat adanya beban pajak tangguhan sebagai dampak dari penerapan PSAK No. 46.

Stock split terhadap Harga Saham pada Perusahaan Go Public di Bursa Efek Indonesia

Jurnal Riset Mahasiswa Akuntansi Vol 4 No 1 (2016): April
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh stock split terhadap harga saham pada perusahaan yang terdaftar di BEI pada periode tahun 2011-2015. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling, dengan jumlah sampel sebanyak 54 sampel dari populasi sebanyak 56 perusahaan. Metode yang digunakan adalah uji nonparametik Wilcoxon Signed Rank Test. Berdasarkan hasil pengujian diperoleh hasil bahwa secara stock split tidak berpengaruh terhadap harga saham. Namun hasil secara penggolongan pada perusahaan yang mengalami kenaikan dan penurunan setelah melakukan stock split menunjukkan bahwa terdapat pengaruh stock split terhadap harga saham.

ANALISIS PENCATATAN DAN PENILAIAN PERSEDIAAN SESUAI DENGAN PSAK NO.14 PADA SARINAH DEPARTMENT STORE BASUKI RACHMAT MALANG

Jurnal Riset Mahasiswa Akuntansi Vol 4 No 1 (2016): April
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Persediaan merupakan aset untuk dijual dalam kegiatan usaha normal, dalam proses produksi untuk dijual, dalam bentuk bahan atau perlengkapan (suplies) untuk digunakan dalam proses produksi atau pemberian jasa. Pencatatan dan penilaian barang dagang merupakan indikator yang penting dalam persediaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pencatatan dan penilaian persediaan sesuai dengan PSAK no. 14 pada Sarinah Department Store Basuki Rachmat Malang. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Jenis data yang dikumpulkan peneliti adalah data primer dan sekunder, yaitu data yang diperolehmelalui wawancara, dokumentasi, dan studi kepustakaan. Peneliti menggunakan perhitungan skala likert dengan menggunakan sampel karyawan Sarinah Department Store Basuki Rachmat Malang yang terdapat pada bagian gudang, toko, serta bagian kantor. Pencatatan persediaan dalam laporan laba/rugi dan pada neraca dicatat secara berdampingan dengan tahun sebelumnya untuk mengetahui perbandingan kenaikan atau penurunan penghasilan. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa pencatatan dan penilaian persediaan Sarinah Department Store Basuki Rachmat malang sebagian besar sudah sesuai dengan PSAK no.14. Hasil ini ditunjukan dari hasil perhitungan skala likert dan hasil wawancara, serta pencatatan penilaian yang telah sesuai dengan prinsip akuntansi. Pengukuran persediaan sebaiknya berpedoman dan mengikutiketentuan yang telah ditetapkan oleh IAI yang tertuang pada PSAK n0.14 serta penelitian selanjutnya dapat menjadikan penelitian ini sebagai referensi serta dapat menganalisis pada perusahaan industri sehingga dapat membandingkan persediaan antara perusahaan dagang dan industri.

Analisa Pengaruh Bid-Ask Spread, Market Value dan Variance Return Terhadap Holding Period Saham Biasa Pada Perusahaan Manufaktur Yang Terdaftar di BEI Tahun 2014

Jurnal Riset Mahasiswa Akuntansi Vol 4 No 1 (2016): April
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam investasi pasar modal, investor mempunyai kebebasan dalam memilih jenis saham perusahaan go public. Apabila investor memprediksikan bahwa saham perusahaan yang dibeli dapat menguntungkan, maka investor akan cenderung menahan saham (holding period) yang dimiliki dalam jangka waktu lebih lama, tentunya dengan harapan bahwa harga jual saham tersebut akan lebih tinggi di masa yang akan datang dan sebaliknya. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh bid-ask spread, market value, dan variance return terhadap holding period saham biasa perusahaan manufaktur yang terdaftar di BEI tahun 2014. Populasi penelitian adalah perusahaan manufaktur yang terdaftar di BEI tahun 2014. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling yang menghasilkan data sebanyak 81 perusahaan. Jenis penelitian ini termasuk dalam penelitian kuantitatif sekunder. Teknik analisa data menggunakan Analisis Regresi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial (uji t) bid ask spread, market value dan variance return berpengaruh terhadap holding period. Sedangkan secara simultan (uji f) ketiga variabel tersebut secara bersama-sama berpengaruh terhadap holding period, dengan variabel yang paling dominan adalah bid ask spread. Ketiga variabel tersebut mampu memberikan kontribusi sebesar 58% terhadap holding period, dan sisanya sebesar 42% dijelaskan oleh variabel lain yang tidak dimasukkan dalam penelitian ini. Untuk itu, disarankan bagi investor agar memperhatikan ketiga variabel tersebut dalam mengambil keputusan tentang menahan kepemilikan sahamnya. Dan bagi peneliti dengan topik sejenis disarankan untuk melakukan kajian lebih lanjut dengan mengganti objek penelitian ke dalam sektor lain selain perusahaan manufaktur untuk menambah referensi penelitian.

ANALISIS PENGARUH LABA AKUNTANSI, TOTAL ARUS KAS DAN SIZE PERUSAHAAN TERHADAP RETURN SAHAM PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA

Jurnal Riset Mahasiswa Akuntansi Vol 4 No 1 (2016): April
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh laba akuntansi, total arus kas dan sizeperusahaan terhadap return saham perusahaan manufaktur. Metode yang digunakan adalah uji asumsi klasik,regresi berganda dan uji fungsi regresi. Jenis penelitian ini adalah explanatory research yaitu menjelaskanhubungan kausal antara variabel penelitian. Penelitian dilakukan pada perusahaan manufaktur yang terdaftardi Bursa Efek Indonesia tahun 2014. Teknik sampling yang digunakan adalah metode purposive sampling dandiperoleh sampel sebanyak 34 perusahaan. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara dokumentasi.Variabel yang digunakan antara lain laba akuntansi, total arus kas, size perusahaan dan returnsaham.Sedangkan teknik analisis yang digunakan adalah uji asumsi klasik, regresi berganda, uji-t dan uji F.Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa laba akuntansi, total arus kas, size perusahaan berpengaruhsecara parsial dan simultan terhadap return saham, serta laba akuntansi berpengaruh dominan terhadap returnsaham. Saran yang dapat diberikan dari penelitian ini bagi peneliti selanjutnya supaya menambah variabelROE, EVA dan PBV yang mempengaruhi return saham.

Analisis Sistem Pengendalian Internal dalam Kelayakan Pemberian Kredit pada PT. BFI Finance cabang Malang 1

Jurnal Riset Mahasiswa Akuntansi Vol 4 No 1 (2016): April
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana sistem pengendalian internal atas kelayakan pemberian kredit yang diterapkan oleh PT. BFI Finance Indonesia, Tbk cabang Malang 1. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif Jenis dan Sumber Data diperoleh dari data primer dan data sekunder. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara, dokumen dan juga quesioner. Definisi operasional yang digunakan dalam penelitian ini adalah sistem pengendalian internal, proses kelayakan pemberian kredit, Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem pengendalian internal perusahaan sudah berjalan dengan baik sesuai dengan prosedur yang sudah ditetapkan. Dalam kelayakan pemberian kreditnya PT BFI Finance Indonesia, Tbk cabang Malang 1 sudah menggunakan prinsip penilaian 5C yang menerapkan unsur-unsur kredit guna menjaga kelancaran atas pemberian kredit serta dapat meminimalkan kredit bermasalah. Dengan demikian penerapan sistem internal pada PT BFI Finance cabang Malang 1 sudah sangat efektif, hal ini dilihat dari perolehan skor pada internal control questionnaire yang memperoleh hasil 54,8 pada sistem pengendalian internal dan 51,6 pada kelayakan pemberian kredit. Perusahaan juga menerapkan sistem pengendalian internal yang mengacu pada teori sistem pengendalian internal yang baik menurut COSO. Pada dasarnya penerapan dan peran dari sistem pengendalian internal perusahaan sangatlah penting dalam upaya pengamanan harta dan kekayaan (asset) perusahaan untuk mencapai tujuan yang diinginkan perusahaan, khususnya pada aktivitas pemberian kredit.

ANALISIS IMPLEMENTASI PSAK NO.105 AKUNTANSI MUDHARABAH PADA BAITUL MAL WAT TAMWIL (BMT) SIDOGIRI DI KECAMATAN PAGAK KABUPATEN MALANG

Jurnal Riset Mahasiswa Akuntansi Vol 4 No 1 (2016): April
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini memiliki tujuan menganalisis tentang Implementasi PSAK No.105 Akuntansi Mudharabah Pada Baitul Mal Wat Tamwil (BMT Sidogiri di Kecamatan Pagak Kabupaten Malang. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah Data Kualitatif, sedangkan sumber data yang digunakan dalam penelitian ini adalah Data primer diperoleh melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Sedangkan data sekunder diperoleh melalui buku-buku yang berkaitan dengan penelitian.Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa BMT Sidogiri di Kecamatan Pagak menerapkan transaksi berdasarkan PSAK 105 tentang perlakuan akuntansi mudharabah. Dari hasil perhitungan indeks pengungkapan menunjukan bahwa kualitas pengungkapan yang dilakukan oleh perusahaan tergolong dalam pengungkapan yang lengkap. Hal ini dapat dibuktikan dari hasil perhitungn jumlah indeks yang telah diungkapkan sebanyak 7 poin dan membandingkannya dengan total keseluruhan indeks yang seharusnya diungkapkan yaitu 10 poin, sehingga dapat menghasilkan angka index pengungkapan sebesar 70 %. Ada beberapa poin yang belum diungkapkan antara lain yaitu : Dalam penyajian BMT Sidogiri di Kecamatan Pagak belum sesuai, Dalam PSAK 105paragraf 25. BMT Sidogiri Kecamatan Pagak dana yang diterima dari pemilik dana dalam akad mudharabah diakui sebagai kewajiban lancar bukan sebagai dana syirkah temporer. Dalam penyajian BMT Sidogiri di Kecamatan Pagak Belum sesuai. Dalam PSAK 105 paragraf 29. BMT Sidogiri di Kecamatan Pagak hak pihak ketiga diakui sebagai beban bagi hasil. Dalam Pengungkapan BMT Sidogiri di Kecamatan Pagak belum sesuai. Dalam PSAK 105 paragraf 39. BMT Sidogiri di Kecamatan Pagak rincian dana syirkah temporer diakui sebagai Kewajiban jangka pendek. Dari beberapa poin yang belum diungkapkan pada BMT Sidogiri di Kecamatan Pagak disebabkan karena latar belakang pendidikan dan pengalaman pegawai yang belum memahami tentang transaksi atau standart syariah. Dikarenakan pada penelitian ini peneliti hanya mendapatkan data yang diperoleh kurang memadai, karena peneliti hanya melakukan penelitian di tingkat cabang pembantu, maka untuk peniliti selanjutnya dapat melakukan penelitian ditingkat cabang atau pusat agar data yang diproleh dapat memadai dan lengkap