Articles

Found 12 Documents
Search

Teledekteksi Gas pada Mobile Robot yang dikendalikan Gelombang Radio Herjuno, Dimas; Rivai, Muhammad; Sardjono, Tri Arief
Jurnal Teknik ITS Vol 1, No 1 (2012): Jurnal Teknik ITS (ISSN 2301-9271)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (266.778 KB)

Abstract

Beberapa tahun terakhir terjadi peristiwa hilangnya nyawa manusia karena keracunan gas alam diarea pertambangan. Ada pula terjadi peristiwa dicurigainya bungkusan atau kemasan yang diduga adalah barang yang membahayakan jiwa. Karena banyaknya peristiwa yang meresahkan dan membahayakan masyarakat, maka dibutuhkan suatu alat yang dapat melakukan pengecekan pada suatu area atau benda dimana manusia tidak terlibat secara langsung atau melakukan kontak secara langsung yang dapat membahayakan manusia. Pada penlitian ini telah dibuat robot yang dilengkapi dengan sensor gas, sistem mikrokontroler serta beberapa perangkat jaringan seperti router, kamera ip yang digunakan untuk mensupport kelengkapan sistem. Dibutuhkan juga sebuah server komputer yang dapat memberikan perintah maupun memantau dari jarak jauh. Berdasarkan hasil pengukuran, resistansi sensor pada saat tidak terdeteksi gas bernilai paling tinggi 30KΩ dan resistansi sensor saat terdeteksi gas bernilai paling rendah sebesar 3KΩ. Dalam pengujian keseluruhan alat , robot ini berhasil bergerak sesuai perintah yang diberikan melalui gelombang radio dan mendeteksi gas dengan keberhasilan sebanyak 10 kali dari 10 kali percobaan dengan kecepatan rata-rata 0,12 m/s
Perancangan dan Simulasi Ultrasonik Doppler Gelombang Kontinyu 4MHz Berbasis Mikrokontroler ATmega16 Kurniaji, Paskalis; Pirngadi, Harris; Sardjono, Tri Arief
Jurnal Teknik ITS Vol 2, No 1 (2013)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (280.941 KB)

Abstract

Dalam penelitian ini telah dirancang sebuah sistem ultrasonik yang akan digunakan untuk mengukur kecepatan aliran darah. Sistem yang dirancang ini menggunakan prinsip ultrasonik doppler gelombang kontinyu dengan frekuensi 4MHz. Prinsip kerja dari sistem ini adalah dengan memancarkan gelombang sinus yang memiliki frekuensi 4 MHz  ke bagian pembuluh darah oleh tranduser pemancar, dan gelombang pantul yang dihasilkan dari reflektor sel darah merah akan diterima kembali oleh tranduser penerima. Gelombang pantul yang diterima oleh tranduser penerima ini akan memiliki frekuensi yang berbeda dari gelombang yang dipancarkan. Untuk mendapatkan perbedaan frekuensi ini, maka digunakan dua buah sumber generator gelombang sebagai bagian dari simulasi sistem. Rentang frekuensi yang digunakan untuk proses simulasi sistem adalah 4MHz – 4.007 MHz. Dari hasil pengujian dan simulasi, telah diperoleh nilai kecepatan aliran pada sudut <30° sebesar 50.74 cm/s dan nilai kecepatan aliran minimum pada sudut >80° memiliki kecepatan sebesar 1.3 cm/s dengan estimasi cepat rambat gelombang di dalam medium darah sebesar 1500m/s. Hasil pengujian dan simulasi untuk sudut doppler yang sesuai adalah untuk pengujian  kecepatan aliran pada sudut  <60°.
IMPLEMENTASI ALGORITMA LEAST MEAN SQUARE UNTUK PENINGKATAN KUALITAS SUARA PENDERITA TUNA LARING BERBASIS PROCESSOR TMS320C6713 Tompunu, Alan Novi; Kusumanto, RD; Sardjono, Tri Arief
Semantik Vol 2, No 1 (2012): Prosiding Semantik 2012
Publisher : Semantik

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (403.033 KB)

Abstract

Seseorang yang telah mengalami laryngectomy biasa disebut dengan tuna laring. Laryngectomy adalah penghapusan laringdan pemisahan jalan napas dari hidung, mulut, dan kerongkongan. Laryngectomee bernafas melalui sebuah lubang di leher,yaitu stoma. Ada tiga usaha yang telah dilakukan untuk rehabilitasi suara tersebut yaitu dengan esophageal speech,tracheoesophageal dan eletrolarynx. Pembangkitan suara dengan eletrolarynx paling sering diadopsi untuk phonation.Kejelasan wicara electrolarynx dipengaruhi oleh noise yang dihasilkan oleh perangkat tersebut maupun noise yang timbul darilingkungan sekitarnya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memberikan salah satu alternatif penyelesaian masalah bagipenderita tuna laring agar memiliki kejelasan dalam berbicara menggunakan perangkat electrolarynx neck-type, Servox SI –SERVOXD, dengan cara menggunakan adaptive filter berdasarkan algoritma least mean square. Dua microphone digunakansecara simultan, untuk memperoleh rekaman sinyal wicara dan noise melalui Starter-Kit DSP TMS320C6713. Microphonepertama digunakan untuk merekam wicara dan noise. Microphone kedua digunakan untuk merekam background noise.Pengukuran signal to noise ratio (SNR) telah dilakukan untuk mengetahui perbandingan antara sinyal ucapan dengan sinyalnoise. Dari hasil eksperimen, diperoleh bahwa nilai SNR sebelum pemfilteran sebesar 10.817 ± 2.5 dB dan setelah pemfilteransebesar 28,312 ± 9,7 dB dan terjadi peningkatan kualitas wicara electrolarynx sebesar 17,4948 ± 11.2 dB dengan bantuan Starter-Kit DSP TMS320C6713.Kata kunci : penderita tuna laring, electrolarynx, least mean square, DSP TMS 320C6713.
Pengembangan Sistem Konversi Citra ke G-Code untuk Aplikasi Manufaktur Wahyuni, Retno Tri; Purwanto, Djoko; Sardjono, Tri Arief
Seminar Nasional Teknologi Informasi Komunikasi dan Industri 2011: SNTIKI 3
Publisher : UIN Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (328.898 KB)

Abstract

Along with the development of technology, has provided software image converter with bmp format into G-code. But the software is not yet integrated with the camera. Software development about Image to G-code converter integrated with camera present in this paper. Before the G-code file is created, set the parameter like x-y resolution for image resolution, carving dimension and maximum depth.Object with varying shapes and size used in testing process. G-code file run in CNC Simulator. Result of testing indicate that carving object have similar form with original object and have appropriate dimension. Integration with the camera allowing the further development online of image to g-code converter and addition 3D reconstruction algorithm so the G-code represents the actual dimension of objects that the camera captured.Key words: Gray scale, G-code, CNC Simulator
Experimental Use of Self Test Endoscopy for Cervical Cancer Screening Munafiah, Durrotun; Fatoni, Muhammad Hilman; Mayangsari, Dewi; Widyawati, Melyana Nurul; Sardjono, Tri Arief
Health Notions Vol 2, No 10 (2018): October
Publisher : Humanistic Network for Science and Technology (HNST)

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (147.213 KB)

Abstract

Cervical cancer is the fourth deadly cancer that attack women worldwide. Regardless of age, cancer attack all age range, from children to elderly. Cancer prevalence in Indonesia reaches 1.4 per 1000 population. For cervical canser case, Semarang was one of city in the Province of Central Java which have highest cervical cancer case in 2011. Cases of cervical cancer in Semarang increased from 2,782 in 2010 to 5,155 in 2011. By comparison around the world, Indonesia ranked seventh in the world and the first in Asia. The handling of cancer in Indonesia faces various obstacles that cause nearly 70% of patients found in an advanced stage. Implementation of technology could minimize that condition. In cervical cancer cases, the use of cervical screening program could decrease incidences of cervical cancer. By using cervical screening program, early detection of cervical cancer could be done. Self-test endoscopy is one of the method to detect cervical cancer early. This paper elaborate how self-test endoscopy is used to screen cervical cancer. By using self-test endoscopy, one of seven subject in this experiment detected as cervical cancer subject. Keywords: Cervical cancer screening; Self-test endoscopy
Optimasi Support Vector Machine untuk Memprediksi Adanya Mutasi pada DNA Hepatitis C Virus Al Kindhi, Berlian; Sardjono, Tri Arief; Purnomo, Mauridhi Hery
Jurnal Nasional Teknik Elektro dan Teknologi Informasi (JNTETI) Vol 7, No 3 (2018)
Publisher : Jurusan Teknik Elektro dan Teknologi Informasi, Fakultas Teknik, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1114.364 KB)

Abstract

Hepatitis C Virus (HCV) is a virus which capable of infecting RNA that can lead to changes in the DNA sequence. This change of DNA arrangement is called genetic mutation. Every mutation occurs in HCV, it will be called a new subtype. Over time, HCV subtypes increase, and will continue to grow as the HCV mutation cycle progresses faster. Therefore, a way to find a mutation in millions of sequences in the gene bank is needed. This study tested six types of Support Vector Machine (SVM) methods to determine the best SVM kernel performance in the application of HCV DNA sequence detection in isolated. The tested SVM kernel was linear, quadratic, cubic, fine Gaussian, median Gaussian, and coarse Gaussian. The data set is 1000 isolated DNA consisting of 500 isolated Homo Sapiens and 500 isolated HCV. Firstly, the data set will go through the pattern search process using the Edit Levenshtein Distance method, then the result of the processing will be the variable x in SVM. The target or variable y on SVM is the positive or negative value of the isolated against HCV. The results showed that among the six types of SVM methods being tested, the method of fine Gaussian SVM has the lowest performance of 77.4%. The SVM method was tested by performing optimizations on the determination of the hyperplane. The test results proved that the SVM method was able to analyze the presence of HCV mutations in isolated DNA with an accuracy of 99.8%.
KARAKTERISASI FREKUENSI HARMONISA SENSOR QUARTZ CRYSTAL MICROBALANCE SEBAGAI IDENTIFIKASI GAS Rouhillah, Rouhillah; Rivai, Muhammad; Sardjono, Tri Arief
SENTIA 2015 Vol 7, No 1 (2015)
Publisher : SENTIA 2015

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (852.977 KB)

Abstract

Penggunaan sensor yang mampu untuk mengidentifikasi jenis gas sangat dibutuhkan di industri. Salah satunya adalah sensor Quartz Crystal Microbalance (QCM) yang dapat menghasilkan frekuensi resonansi konstan. Pada umumnya sensor QCM masih menggunakan frekuensi dasar resonansi sehingga tingkat sensitivitas masih rendah. Dengan mengambil frekuensi harmonisa dari frekuensi resonansi dasar maka dapat meningkatkan sensitivitas dan selektivitas. Pada penelitian ini dihasilkan rangkaian osilator frekuensi harmonisa 3fo yang dapat bekerja dengan baik saat identifikasi jenis gas. Sensitivitas sensor QCM yang menggunakan frekuensi harmonisa 3fo dievaluasi dengan memantau perubahan frekuensi pada konsentrasi gas yang berbeda, seperti alkohol, 2-propanol, dan kloroform. Deret sensor yang dilapisi material kimia yang berbeda, menghasilkan pola output dari respon frekuensi yang berbeda-beda. Pengukuran juga dilakukan terhadap perubahan kelembaban sebesar 27-74% RH dan perubahan konsentrasi 1-4 ml gas yang diujikan. Hasil percobaan menunjukkan bahwa sensor QCM berfrekuensi harmonisa 3fo menghasilkan sensitivitas dan selektivitas yang lebih baik dari pada frekuensi dasar sensor. Untuk frekuensi 5MHz sensor QCM dalam pengenalan jenis gas memperoleh tingkat keberhasilan sebesar 73.33%, sedangkan untuk frekuensi harmonisa 3fo memperoleh tingkat keberhasilan sebesar 86.67%.
Experimental Use of Self Test Endoscopy for Cervical Cancer Screening Munafiah, Durrotun; Fatoni, Muhammad Hilman; Mayangsari, Dewi; Widyawati, Melyana Nurul; Sardjono, Tri Arief
Health Notions Vol 2 No 10 (2018): October 2018
Publisher : Humanistic Network for Science and Technology (Address: Cemara street 25, Ds/Kec Sukorejo, Ponorogo, East Java, Indonesia 63453)

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Cervical cancer is the fourth deadly cancer that attack women worldwide. Regardless of age, cancer attack all age range, from children to elderly. Cancer prevalence in Indonesia reaches 1.4 per 1000 population. For cervical canser case, Semarang was one of city in the Province of Central Java which have highest cervical cancer case in 2011. Cases of cervical cancer in Semarang increased from 2,782 in 2010 to 5,155 in 2011. By comparison around the world, Indonesia ranked seventh in the world and the first in Asia. The handling of cancer in Indonesia faces various obstacles that cause nearly 70% of patients found in an advanced stage. Implementation of technology could minimize that condition. In cervical cancer cases, the use of cervical screening program could decrease incidences of cervical cancer. By using cervical screening program, early detection of cervical cancer could be done. Self-test endoscopy is one of the method to detect cervical cancer early. This paper elaborate how self-test endoscopy is used to screen cervical cancer. By using self-test endoscopy, one of seven subject in this experiment detected as cervical cancer subject. Keywords: Cervical cancer screening; Self-test endoscopy
Modifikasi Fitur dengan Differential Asymmetry untuk Meningkatkan Akurasi Klasifikasi EEG Motor Imagery Putranto, Yulianto Tejo; Sardjono, Tri Arief; Hariadi, Mochamad; Purnomo, Mauridhi Hery
Jurnal Nasional Teknik Elektro dan Teknologi Informasi Vol 8, No 1 (2019)
Publisher : Jurusan Teknik Elektro dan Teknologi Informasi, Fakultas Teknik, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1090.653 KB)

Abstract

Brain-Computer Interface (BCI) technology has enabled people with motor disabilities to interact with their environment. The electroencephalograph (EEG) signals related to a motor imagery movement were used as a control signal. In this paper, EEG motor imagery signals from the 2-class data have been processed into features and classified. The power and standard deviation of EEG signals, mean of absolute wavelet coefficients, and the average power of the wavelet coefficients were used as features. The purpose of this paper is to apply the differential asymmetry of these features as new features to improve the system accuracy. As a classifier, Support Vector Machine (SVM), k-Nearest Neighbor (k-NN), and Tree were used. The result shows that for dataset I the use of differential asymmetry as feature can increase the system accuracy up to 47.8%, from 52.20% to 100%, with Tree as a classifier. For dataset II, it can increase accuracy by 8.46%, from 54.42% to 62.48%.
Pengenalan Viseme Dinamis Bahasa Indonesia Menggunakan Convolutional Neural Network Nasuha, Aris; Sardjono, Tri Arief; Purnomo, Mauridhi Hery
Jurnal Nasional Teknik Elektro dan Teknologi Informasi (JNTETI) Vol 7, No 3 (2018)
Publisher : Jurusan Teknik Elektro dan Teknologi Informasi, Fakultas Teknik, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1057.97 KB)

Abstract

There has been very little researches on automatic lip reading in Indonesian language, especially the ones based on dynamic visemes. To improve the accuracy of a recognition process, for certain problems, choosing suitable classifiers or combining of some methods may be required. This study aims to classify five dynamic visemes of Indonesian language using a CNN (Convolutional Neural Network) and to compare the results with an MLP (Multi Layer Perceptron). Varying some parameters theoretically improving the recognition accuracy was attempted to obtain the best result. The data includes videos on pronunciation of daily words in Indonesian language by 28 subjects recorded in frontal view. The best recognition result gives 96.44% of validation accuracy using the CNN classifier with three convolution layers.