Articles

MODEL PAKEM MELALUI PENDEKATAN TEMATIK UNTUK PEMBELAJARAN SAINS SD

Jurnal Penelitian Pembelajaran Fisika Vol 1, No 1/april (2010): JP2F
Publisher : Jurnal Penelitian Pembelajaran Fisika

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada penelitian tahun pertama ini telah dihasilkan perangkatpembelajaran tematik sains SD dengan model Pakem yang terdiridari silabus, Rencana Pelaksanaan Pembelajaran, naskah materisains SD dengan pendekatan tematik, dan alat evaluasipembelajaran sains. Kegiatan penelitian di tahun pertama ini diawali dengan melakukan analisis kurikulum SD dan analisiskebutuhan siswa sesuai dengan aspek perkembangan anak SD,dilanjutkan dengan identifikasi materi yang berhubungan dengansains yang sesuai kurikulum dan mendeskripsikan fasilitaspendukung pembelajaran sains yang diperlukan, langkah ketigadilakukan pengembangan materi sains SD dengan PAKEM melaluipendekatan tematik, langkah ke empat pengembangan strategipembelajaran di sini dirancang kegiatan inkuiri dengan PAKEMmelalui pendekatn Tematik Sains SD, dan langkah ke lima yaitupengembangan alat evaluasi yang berupa penilaian kognitif,afektif dan psikomotorik.

MODEL PEMBELAJARAN AKTIF KREATIF EFEKTIF MENYENANGKAN MELALUI PENDEKATAN TEMATIK UNTUK PEMBELAJARAN SAINS

Jurnal Penelitian Pembelajaran Fisika Vol 2, No 1/April (2011): JP2F
Publisher : Jurnal Penelitian Pembelajaran Fisika

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah sebagai berikut; 1)pengembangan materi sains SD dengan pendekatan tematik; 2)pengembangan strategi pembelajaran pakem dengan pendekatantematik sains SD; 3) pengembangan instrumen evaluasi pembelajarantematik sains SD.Penelitian ini adalah Research and Development yang bertujuanuntuk mengembangkan perangkat pembelajaran sains SD denganmodel PAKEM melalui pendekatan tematik. Subjek penelitian iniadalah siswa sekolah dasar I dan II dari kelompok SD negeri,kelompok SD swasta Favorite dan kelompok SD swasta, dan 2 gurukelas I dan kelas II. Penelitian ini di lakukan di kota Semarang.Berdasarkan kegiatan penelitian tahiun pertama, secarakeseluruhan penelitian ini telah terlaksana 70%. Berikutnya yangakan dilaksanakan uji ahli dan revisi sehingga mendapatkan draftmateri sains SD, perangkat pembelajaran yang meliputi SKH, SKM,dan RPP, serta alat evaluasi pada pembejaran PAKEM sains SDdengan pendekatan tematik.Kata Kunci : PAKEM, Tematik, Sains

MEANINGFUL LEARNING WITH SETS APPROACH IN BIOLOGY LESSON FOR GROWING CONCERN ON THE ENVIRONMENT

BIOMA Vol 1, No 2, Oktober (2011): Bioma
Publisher : BIOMA

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to develop meaningful learning with SETS approach in photosyn-thetic material to enchance the activity of learning and growing concern for the envi-ronment as well as find out the validity, reliability and effectiveness of the device developed. Research carried out is the research and development. Research subjects were 48 students of SMAN 2 Mranggen, and 84 students of SMAN 1 Demak, each chosen cluster randomly from the entire class of parallel groups that exist. The results of the development of devices have been validated by experts and with the validation of construct values 3.4; syllabus 3.57; of teaching materials and stu-dent worksheets are 3.125; RPP 3.0; and evaluation of learning of 3.125 with either category. Achievement learning activities in the experimental class discussion jig saw 8 percent, 93 percent independent practicum and presentation assessment pho-tosynthetic material SETS 77 percent. Learning is done to foster concern for the envi-ronment by 61.90 percent (very high) and 38.10 percent (high) of 42 students. Me-aningful learning can achieve a classical completeness by 100 percent and improve student learning outcomes for the N-gain of 0.72. Criterion scores showed signifi- cant learning device usage 81 percent, and 90 percent of student responses, the res-ponses of teachers expressed a very meaningful learning tools to create meaningful learning as well. The conclusion of this study is, the learning material with SETS approach on photo-synthesis developed, categorized as very meaningful to enhance the activity of lear-ning and growing concern for the environment.Keywords: learning meaningful, SETS, photosynthesis, activity, environment

STUDI PENELUSURAN ALUMNI JURUSAN PENDIDIKAN FISIKA IKIP PGRI SEMARANG UNTUK MENYEMPURNAKAN KURIKULUM BERDASARKAN KEBUTUHAN DI LAPANGAN (PASAR KERJA )

Media Penelitian Pendidikan Vol 2, No 2 (2008)
Publisher : Media Penelitian Pendidikan

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalahan dalam penelitian ini adalah : 1) bagaimanakah profil alumni jurusan Pendidikan Fisika IKIP PGRI Semarang tahun 2006-2008?, 2) bagaimanakah informasi atau masukan yang diberikan oleh alumni Jurusan Pendidikan Fisika IKIP PGRI Semarang tahun 2006-2008 sehingga dapat menyempurnakan kurikulum berdasarkan kebutuhan di lapangan? Tujuan dilaksanakannya penelitian ini adalah: 1) untuk mengetahui profil alumni jurusan Pendidikan Fisika IKIP PGRI Semarang tahun 2006–2008. 2) untuk mengetahui banyaknya alumni Jurusan Pendidikan Fisika IKIP PGRI Semarang yang terserap pada pasar kerja atau yang sudah bekerja pada sektor formal (guru, dosen, pegawai administrasi, karyawan, pemerintah) maupun sektor informal, 3) untuk mendapatkan berbagai informasi yang berkembang di lapangan, yaitu tentang kesesuaian atau ketidaksesuaian kurikulum yang sedang dilaksanakan dengan kebutuhan di lapangan, 4) menyempurnakan kurikulum jurusan Pendidikan Fisika IKIP PGRI Semarang berdasarkan informasi atau masukan dari alumni. Penelitian ini diharapkan memberi kontribusi sebagai berikut: 1) sebagai bahan masukan untuk perbaikkan proses belajar mengajar di Jurusan Pendidikan Fisika IKIP PGRI Semarang, sebagai bahan untuk mengevaluasi kurikulum yang berlaku, 3) sebagai bahan untuk mengevaluasi materi-materi perkuliahan, 4) sebagai bahan untuk mengevaluasi daya adaptasi lulusan di tempat kerja, 5) sebagai bahan untuk mengevaluasi angka pengangguran alumni mahasiswa Jurusan Pendidikan Fisika IKIP PGRI semarang, dan mencari solusinya, 6) mendapatkan masukkan yang berharga dari alumni guna perbaikkan mutu lulusan, 7) sebagai bahan untuk mengevaluasi mutu lulusan Jurusan Pendidikan Fisika IKIP PGRI Semarang, dan 8) bagi alumni, dapat dijadikan alat untuk membentuk jaringan informasi, sehingga mereka selalu mendapat informasi yang mereka butuhkan setiap saat. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan dapat disimpulkan: 1) sebanyak 9 % alumni Jurusan Pendidikan Fisika IKIP PGRI Semarang memiliki predikat kelulusan memuaskan, 87 % dengan predikat sangat memuaskan dan 4 % dengan predikat cumlaude; 2) sebanyak 1 % alumni Jurusan Pendidikan Fisika IKIP PGRI Semarang menyelesaikan studi dengan waktu 4,5 tahun, 67 % dengan waktu 4 tahun, dan 32 % dengan waktu 3,5 tahun; 3) sebanyak 35 % alumni Jurusan Pendidikan Fisika IKIP PGRI Semarang mendapatkan pekerjaan dengan waktu tunggu yang pendek pendek (3–5,9 bulan), 31 % dengan waktu tunggu sedang (6–11,9 bulan), 16 % dalam dengan waktu tunggu lama (>12 bulan), dan 18 % belum mendapatkan pekerjaan; 4) sebanyak 89 % alumni Jurusan Pendidikan Fisika IKIP PGRI Semarang mendapatkan pekerjaan sesuai bidangnya dan 11% tidak sesuai dengan bidangnya; dan 5) keberadaan alumni saat ini atau tempat kerja alumni sebagian besar sesuai dengan daerah asal (kampung halaman) mereka. Informasi atau masukan para alumni sebagai umpan balik dalam penyempurnaan kurikulum berdasarkan kebutuhan di lapangan yaitu: penambahan peralatan laboratorium serta memperbanyak kegiatan praktikum, peningkatan kemampuan dan jumlah dosen, penambahan bahan ajar/buku ajar, penambahan jam microteaching, dan peningkatan kualitas pembelajaran dengan mengaplikasikan IPTEK.   Kata kunci : tracer study, alumni, kurikulum

IMPLEMENTASI MACROMEDIA FLASH DENGAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE THINK PAIR SHARE SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN HASIL BELAJAR SISWA

Jurnal Penelitian Pembelajaran Fisika Vol 3, No 1/april (2012): JP2F
Publisher : Jurnal Penelitian Pembelajaran Fisika

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalahan dari penelitian tindakan kelas ini adalah Bagaimanapeningkatan hasil belajar siswa menggunakan Macromedia Flashdengan model pembelajaran Think-Pair-Share di kelas VIII B SMP N2 Ampel. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahuipeningkatan hasil belajar siswa menggunakan Macromedia Flashdengan model pembelajaran Think-Pair-Share kelas VIII B SMP N 2Ampel. Melalui penelitian tindakan kelas (PTK) masalah ini dicobauntuk diselesaikan dengan memanfaatkan multimedia MacromediaFlash ke dalam pembelajaran dengan model Kooperatif tipe ThinkPair Share. Data diperoleh melalui observasi dengan melakukanpengamatan langsung selama proses kegiatan belajar mengajarberlangsung dan pemberian tes uji kompetensi. Kemudian dianalisissecara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwaaktifitas siswa dalam berkelompok, mengerjakan tugas-tugas, berfikirbersama dan berani mengeluarkan pendapat. Hasil belajar siswameningkat dan respon terhadap pembelajaran yang dilaksanakanmenyenangkan. Dengan demikian dari pelaksanaan penelitiantindakan kelas menerapkan Macromedia Flash dengan modelpembelajaran Kooperatif tipe Think Pair Share siklus I dan siklus II,disimpulkan bahwa dapat meningkatkan hasil belajar fisika di SMPNegeri 2 Ampel dalam kegiatan pembelajaran khususnya matapelajaran fisika pada pokok bahasan cahaya.Kata kunci: Hasil belajar, Macromedia Flash, Think Pair Share

Rancang Bangun Viskosimeter Fluida Metode Bola Jatuh Bebas Berbasis Mikrokontroler ATMEGA16

Jurnal Fisika dan Aplikasinya Vol 8, No 2 (2012)
Publisher : Jurnal Fisika dan Aplikasinya

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (482.111 KB)

Abstract

Rancang bangun viskosimeter metode bola jatuh berbasis mikrokontroler Atmega16 telah berhasil dilakukan. Viskosimeter berbasis mikrokontroler diujicoba untuk menentukan viskositas gliserin dan membandingkan denganpengukuran menggunakan viskosimeter konvensional. Hasil percobaan dengan menggunakan viskosimeter berbasis mikrokontroler diperoleh viskositas gliserin dalam rentang (1,5534 - 1,5589) N.s/m2. Viskositas gliserin yang diukur menggunakan viskosimeter konvensional besarnya dalam rentang (1,4749 - 1,8703) N.s/m2. Nilai viskositas gliserin yang didapatkan dengan menggunakan viskosimeter berbasis mikrokontroler memiliki rentang yang sangat kecil dibanding dengan menggunakan viskosimeter konvensional. Hasil pengujian menunjukkan bahwa viskosimeter berbasis mikrokontroler dapat digunakan untuk menentukan viskositas zat cair yang transparan/jernih.

Model Pembinaan Profesi Guru IPA Berbsis Hand-On Project (Kajian Kolaborasi LPTK Dengan Satuan Pendidikan)

Media Penelitian Pendidikan Vol 4, No 1 (2010)
Publisher : Media Penelitian Pendidikan

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Model pembinaan profesi guru berbasis hand on Project adalah model pembinaan profesi dengan aktifitas yang merangkum program pre service, in service, dan on service. Telah dihasilkan melalui penelitian menggunakna metode kaji tindak, dan dilakukan secara kolaborasi LPTK dengan satuan pendidikan. Berdsarkan hasil penelitian menunjukan bahwa model pembinaanprofesi guru berbasis hand on project yang menggunakan prosedur hand on dengan karakteristik konstruktivistik den berpedoman pada prinsip kontekstual (disesuaikan dengan situasi dan kondisi subyek penelitian atau fleksibel), terbukti  berhasil meningkatakan kemampuan pengembangan profesi guru IPA

STUDI PENELUSURAN ALUMNI JURUSAN PENDIDIKAN FISIKA IKIP PGRI SEMARANG UNTUK MENYEMPURNAKAN KURIKULUM BERDASARKAN KEBUTUHAN DI LAPANGAN (PASAR KERJA )

Media Penelitian Pendidikan Vol 2, No 2 (2008)
Publisher : Media Penelitian Pendidikan

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalahan dalam penelitian ini adalah : 1) bagaimanakah profil alumni jurusan Pendidikan Fisika IKIP PGRI Semarang tahun 2006-2008?, 2) bagaimanakah informasi atau masukan yang diberikan oleh alumni Jurusan Pendidikan Fisika IKIP PGRI Semarang tahun 2006-2008 sehingga dapat menyempurnakan kurikulum berdasarkan kebutuhan di lapangan? Tujuan dilaksanakannya penelitian ini adalah: 1) untuk mengetahui profil alumni jurusan Pendidikan Fisika IKIP PGRI Semarang tahun 2006–2008. 2) untuk mengetahui banyaknya alumni Jurusan Pendidikan Fisika IKIP PGRI Semarang yang terserap pada pasar kerja atau yang sudah bekerja pada sektor formal (guru, dosen, pegawai administrasi, karyawan, pemerintah) maupun sektor informal, 3) untuk mendapatkan berbagai informasi yang berkembang di lapangan, yaitu tentang kesesuaian atau ketidaksesuaian kurikulum yang sedang dilaksanakan dengan kebutuhan di lapangan, 4) menyempurnakan kurikulum jurusan Pendidikan Fisika IKIP PGRI Semarang berdasarkan informasi atau masukan dari alumni. Penelitian ini diharapkan memberi kontribusi sebagai berikut: 1) sebagai bahan masukan untuk perbaikkan proses belajar mengajar di Jurusan Pendidikan Fisika IKIP PGRI Semarang, sebagai bahan untuk mengevaluasi kurikulum yang berlaku, 3) sebagai bahan untuk mengevaluasi materi-materi perkuliahan, 4) sebagai bahan untuk mengevaluasi daya adaptasi lulusan di tempat kerja, 5) sebagai bahan untuk mengevaluasi angka pengangguran alumni mahasiswa Jurusan Pendidikan Fisika IKIP PGRI semarang, dan mencari solusinya, 6) mendapatkan masukkan yang berharga dari alumni guna perbaikkan mutu lulusan, 7) sebagai bahan untuk mengevaluasi mutu lulusan Jurusan Pendidikan Fisika IKIP PGRI Semarang, dan 8) bagi alumni, dapat dijadikan alat untuk membentuk jaringan informasi, sehingga mereka selalu mendapat informasi yang mereka butuhkan setiap saat. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan dapat disimpulkan: 1) sebanyak 9 % alumni Jurusan Pendidikan Fisika IKIP PGRI Semarang memiliki predikat kelulusan memuaskan, 87 % dengan predikat sangat memuaskan dan 4 % dengan predikat cumlaude; 2) sebanyak 1 % alumni Jurusan Pendidikan Fisika IKIP PGRI Semarang menyelesaikan studi dengan waktu 4,5 tahun, 67 % dengan waktu 4 tahun, dan 32 % dengan waktu 3,5 tahun; 3) sebanyak 35 % alumni Jurusan Pendidikan Fisika IKIP PGRI Semarang mendapatkan pekerjaan dengan waktu tunggu yang pendek pendek (3–5,9 bulan), 31 % dengan waktu tunggu sedang (6–11,9 bulan), 16 % dalam dengan waktu tunggu lama (>12 bulan), dan 18 % belum mendapatkan pekerjaan; 4) sebanyak 89 % alumni Jurusan Pendidikan Fisika IKIP PGRI Semarang mendapatkan pekerjaan sesuai bidangnya dan 11% tidak sesuai dengan bidangnya; dan 5) keberadaan alumni saat ini atau tempat kerja alumni sebagian besar sesuai dengan daerah asal (kampung halaman) mereka. Informasi atau masukan para alumni sebagai umpan balik dalam penyempurnaan kurikulum berdasarkan kebutuhan di lapangan yaitu: penambahan peralatan laboratorium serta memperbanyak kegiatan praktikum, peningkatan kemampuan dan jumlah dosen, penambahan bahan ajar/buku ajar, penambahan jam microteaching, dan peningkatan kualitas pembelajaran dengan mengaplikasikan IPTEK.   Kata kunci : tracer study, alumni, kurikulum

Model Pembinaan Profesi Guru IPA Berbsis Hand-On Project (Kajian Kolaborasi LPTK Dengan Satuan Pendidikan)

Media Penelitian Pendidikan Vol 4, No 1 (2010)
Publisher : Media Penelitian Pendidikan

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Model pembinaan profesi guru berbasis hand on Project adalah model pembinaan profesi dengan aktifitas yang merangkum program pre service, in service, dan on service. Telah dihasilkan melalui penelitian menggunakna metode kaji tindak, dan dilakukan secara kolaborasi LPTK dengan satuan pendidikan. Berdsarkan hasil penelitian menunjukan bahwa model pembinaanprofesi guru berbasis hand on project yang menggunakan prosedur hand on dengan karakteristik konstruktivistik den berpedoman pada prinsip kontekstual (disesuaikan dengan situasi dan kondisi subyek penelitian atau fleksibel), terbukti  berhasil meningkatakan kemampuan pengembangan profesi guru IPA

MODEL PEMBELAJARAN AKTIF KREATIF EFEKTIF MENYENANGKAN MELALUI PENDEKATAN TEMATIK UNTUK PEMBELAJARAN SAINS SEKOLAH DASAR

MALIH PEDDAS Vol 1, No 1/ Juli (2011): MALIH PEDDAS
Publisher : MALIH PEDDAS

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak   The purpose of this study are as follows: 1) the development of elementary science materials with a thematic approach, 2) development of learning strategies grip with a thematic approach to elementary science, 3) development of evaluation instruments thematic learning elementary school science. This research is the Research and Development which aims to develop devices with a model elementary school science learning through a thematic approach PAKEM. The subject of this study were elementary school students from groups I and II, public school, private elementary Favorite groups and groups of private elementary school, two teachers and class I and class II. The research was done in the city of Semarang. Research activities in this first year begins with elementary curriculum analysis and analysis of the needs of students in accordance with aspects of the development of elementary school children, followed by identification of the material associated with the appropriate science curriculum and describe the science of learning support facilities required, step three made the development of material science SD with PAKEM through a thematic approach, to a four-step development of learning strategies in inquiry activities here are designed with PAKEM through pendekatn Thematic Science Elementary School, and the fifth step is the development of evaluation tools in the form of assessment of cognitive, affective and psychomotor. Based on the first tahiun research activities, overall these studies have been done 70%. The next test will be conducted so that the experts and get a draft revision of elementary school science materials, learning tools which include SKH, SKM, and RPP, as well as an evaluation tool in elementary science pembejaran PAKEM with a thematic approach Keywords: PAKEM, Thematic, SD