Articles

Found 38 Documents
Search

Pelepasan dan Pemangsaan Kumbang Jelajah Paederusfuscipes (Coleoptera:Staphylinidae) Terhadap Telur Dan Larva Helicoverpa armigera (Lepidoptera: Noctuidae) Winasa, I Wayan; Hindayana, Dadan; Santoso, Sugeng
Jurnal Ilmu Pertanian Indonesia Vol 12, No 3 (2007): Jurnal Ilmu Pertanian Indonesia
Publisher : Institut Pertanian Bogor

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (202.125 KB)

Abstract

Paederus fuscipes is an important predators in soybean fields, including toward Helicoverpa armigera. Predation evaluation using a cage are very common, giving significant suppressed the exposed pest population. However, predation evaluation in open space is rarely conducted. This study was to investigate the dispersal capability of P. fuscipes, and to evaluate the effectiveness of the beetle release in the predation on H. Armigera eggs and larvae. Observations were made in a soybean field in Mekarwangi Village, Cianjur, during soybean planting season in 2005 and 2006. In the dispersal study, all beetles were collected from the field and tagged on the elitra. As many as 1187 tagged beetle were released. The dispersal was observed in the area within a radius of 40 m from the release point. In the predation study, eggs and larvae of H.armigera from laboratory rearing were used as the prey. Soybean plots with exposed prey were treated by releasing the beetle with different densities, i. e., 100-400 beetles, and a control. The released beetles were from laboratory rearing and beetles were collected from the field. The study indicated that the tagged beetles that were released to the soybean field actively move but their dispersal were relatively slow. Until 5 days after release, most beetles were remain in the area surrounding release point, within a radius of 5 m. Release of predators to the soybean field, suppressed H. armigera egg and larva populations for both vegetative and generative stages, but were not significantly different between treatment and control plots, except for the egg population on vegetative stage. It indicates that population of the natural predator in soybean field were very complex and potential to be used for controling pest populations. Thus, it is important to manage soybean field that can support the role of predators in the field. Key words: predator release, Paederus fuscipes, predation, Helicoverva armigera
Optimalisasi Pajak Daerah Dan Retribusi Daerah Dalam Rangka Meningkatkan Kemampuan Keuangan Daerah Santoso, Sugeng
Smooting Vol 1, No 1 (2009): Smooting
Publisher : Smooting

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam era otonomi daerah sekarang ini, daerah diberikan kewenangan yang lebih besar untuk mengatur dan mengurus rumah tangganya sendiri. Tujuannya antara lain adalah untuk lebih mendekatkan pelayanan pemerintah kepada masyarakat, memudahkan masyarakat untuk memantau dan mengontrol penggunaan dana yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), selain untuk menciptakan persaingan yang sehat antar daerah dan mendorong timbulnya inovasi. Sumber-sumber penerimaan daerah yang potensial harus digali secara maksimal, namun tentu saja di dalam koridor peraturan perundang-undangan yang berlaku, termasuk diantaranya adalah pajak daerah dan retribusi daerah yang memang telah sejak lama menjadi unsur PAD yang utama.
Preferensi dan tanggap fungsional Neoseiulus californicus McGregor (Acari: Phytoseiidae) sebagai predator Tetranychus kanzawai Kishida (Acari: Tetranychidae) Santoso, Sugeng; Iswella, Edwin
Jurnal Entomologi Indonesia Vol 10, No 2 (2013)
Publisher : Perhimpunan Entomologi Indonesia

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1025.989 KB)

Abstract

Kanzawa spider mite (KSM), Tetranychus kanzawai Kishida (Acari: Tetranychidae) is an important pest on many crops in Indonesia. Generally, farmers use acaricide to control this mite, which may cause negative side effects. One of the alternative control methods is the use of predatory mite. This research was done to determine prey preference and functional response of predatory mite Neoseiulus californicus (Acari: Phytoseiidae) on several life stages of KSM. Experiments were conducted under laboratory conditions. N. californicus were supplied with nymphs and adults of KSM to know its preference. N. californicus were also supplied with KSM eggs at several densities to know its functional response. Adult females and deutonymphs of N. californicus preferred KSM eggs than nymphs as their prey. The number of eggs consumed by adult females and deutonymphs N. californicus increased with the increase of prey density. The number of eggs laid by adult females of N. californicus increased with the increase of prey density. Searching time of the predator became faster with the increase of prey density. N. californicus showed cannibalism under low density of prey.Key words: Neoseiulus californicus, functional response, prey preference
Kepadatan Populasi Kepiting Rajungan (Portunus pelagicus L.) Di Teluk Buo Kecamatan Bungus Teluk Kabung Padang Sumatera Barat Santoso, Sugeng; Nurhadi, Nurhadi; Lusi, Armein
Pendidikan Biologi Vol 2, No 2 (2013): Jurnal Mahasiswa Pendidikan Biologi Genap 2013-2014
Publisher : STKIP PGRI Sumbar

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACT          Swimming crab is a commodity of sea that have economical value, because of that the fishermen did overfishing. The fishermen do not  think the effect of wiped out of swimming crab and low reproduction from  crab that cause the population of crab at Gulf Buo become. In addition, the fishemen found problem so, the population of fishemen become decrease. it happened beause of the instrument still traditional. the research is to know the density  population of  Swimming crab and chemical physics  factors at Gulf Buo Padang West Sumatra. The research did on July to Agust 2013 at Gulf Buo Bungus  District Bay Kabung Padang West Sumatra. Sample took by using descriptive, crabs  arrested by using a tunnel set,  the assembling of snare by choosing location based on the differentiante of subtrat.traps captured using the tool, trapping by selecting locations based on different subtrat. The results of research that has been conducted with a population that is:1.2 individuals / snare. Parameters of chemical physics  factor Temperature 29-300C, Salinity 24.4-33 ppt, pH 7, DO 1.73 - 3.12 ppm. 
TRANSFORMASI WAVELET SEBAGAI REDUKSI SINYAL SUARA Wahjudi, Dody; Santoso, Sugeng
MAGISTRA Vol 23, No 76 (2011): Magistra Edisi Juni
Publisher : MAGISTRA

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Transformasi wavelet dapat digunakan sebagai alternatif pengganti Short Time Fourier Transform untukanalisa sinyal. Analisa  dengan wavelet telah menarik perhatian  bagi matematikawan maupun orang teknik(engineer).  Wavelet  telah dipakai dalam analisa  sinyal kawasan waktu-frekuensi dalam  pemrosesan sinyal,aproksimasi  fungsi,  aproksimasi dalam  penyelesaian  persamaan  diferensial  parsial dan  sebagainya.  Salahsatu kegunaan dari wavelet yaitu dapat digunakan untuk reduksi noise pada sinyal suaraReduksi  noise  pada  sinyal  suara  yang  dilakukan  dengan  transformasi  wavelet  yaitu  melakukantransformasi pada sinyal suara sehingga didapat koefisien wavelet, kemudian melakukan threshold (melewatkanpada  ambang  tertentu)koefisien  wavelet  tersebut  sehingga  noise  dapat  dikurangi.  Langkah  selanjutnyatransformasi wavelet balik sehingga didapat sinyal suara.Kata kunci : sinyal, transformasi wavelet, noise
PENGENDALI PROPORSIONAL-INTEGRAL MENGGUNAKAN METODE TANGGAPAN FREKUENSI DENGAN DIAGRAM BODE UNTUK KENDALI KECEPATAN MOTOR DC BERBASIS PROGRAMMABLE LOGIC CONTROLLER Wahjudi, Dody; Santoso, Sugeng
MAGISTRA No 77 (2011): Magistra Edisi September
Publisher : MAGISTRA

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam penelitian ini bertujuan untuk menguji bagaimana tanggapan frekuensi dengan diagram bodedapat digunakan sebagai pengendali integral (PI) untuk mengendalikan motor dc berbasis PLC.Untuk mengetahui watak dari motor dc adalah dengan cara pengujian kendali kalang terbuka, sehinggadidapatkan rise time (Tr), setting time (ts) dan konstanta waktu (t). Hasil dari watak motor dc tersebutdiimplementasikan ke diagram bode yang akan digunakan untuk menentukan nilai Kp dan Ki. Dengan besarKp adalah 11.06 dan Ki adalah 3,32. Hasil identitas Kp dan Ki yang diperoleh diimplementasikan untukmengendalikan motor dc dengan memberikan variasi set point.Nilai Kp semakin besar akan menghasilkan waktu naik semakin cepat, tetapi menghasilkan overshootyang besar, sehingga perlu adanya nilai Ki, supaya dapat menekan overshoot dan osilasi serta memperkecilsteady state error. Dari beberapa pengamatan terhadap kecepatan motor dc dengan Kp dan Ki yang berbeda-beda untuk mendapatkan steady state yang kecil.Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode tanggapan frekuensi dengan diagram bode dapat digunakanuntuk kendali proporsional integral (PI) kecepatan motor dc berbasis PLC dengan menghasilkan system yangstabil dan kesalahan dalam keadaan mantap sesuai yang diharapkan dan respon yang cepat.Kata Kunci : pengendalian PI, diagram bode, kendali motor DC.
OPTIMISASI PADA SISTEM DAYA LISTRIK Santoso, Sugeng
MAGISTRA Vol 23, No 75 (2011): Magistra Edisi Maret
Publisher : MAGISTRA

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemecahan masalah optimasi sistem tenaga listrik sangat sulit karena sistem tenaga yang sangat besar,kompleks, secara geografis  juga luas dan dipengaruhi oleh banyak kejadian tak terduga. Hal itu  perlumenggunakan metode optimasi untuk mendapatkan hasil yang paling efisien dalam menyederhanakan perumusanmasalah dan pelaksanaannya. Artikel ini menyajikan gambaran penting optimasi secara matematika dan dibantudengan perangkat lunak  EDSA Technical 2005 yang digunakan dalam pemecahan masalah optimasi dayalistrik. Aplikasi EDSA Technical 2005 sebagai alat bantu hitung  juga telah dibahas dalam artikel ini.
KELAYAKAN INSTALASI LISTRIK RUMAH TANGGA DENGAN PEMAKAIAN LEBIH DARI 10 TAHUN DI DESA GERGUNUNG KECAMATAN KLATEN UTARA KABUPATEN KLATEN Santoso, Sugeng; Hertadi, Angger Sri
MAGISTRA No 77 (2011): Magistra Edisi September
Publisher : MAGISTRA

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Instalasi listrik diduga akan mengalami perubahan nilai parameter setelah digunakan untuk penyediaandaya listrik. Perubahan parameter ini ditinjau dengan tujuan mengetahui tingkat kelaikan pemakaian instalasipenerangan rumah tangga yang telah digunakan lebih dari 10 tahun. Terdapat empat parameter tinjauan,yaitu: tahanan isolasi, resistansi pentanahan, penampang penghantar pada penambahan beban titik nyala danpengaman instalasi.Hasil analisis data menunjukkan persentase faktor kelaikan tahanan isolasi instalasi sebesar 100%,resistansi pentanahan instalasi sebesar 62,66%, penampang penghantar pada penambahan beban titik nyalasebesar 46,66% dan pengaman instalasi (MCB) ditinjau dari kondisi fisiknya sebesar 100%.Kata kunci : kelaikan instalasi, tahanan isolasi, pentahanan, PUIL 2000
KEGAGALAN ISOLASI DALAM DALAM GAS Santoso, Sugeng
MAGISTRA Vol 21, No 69 (2009): Magistra Edisi Juni
Publisher : MAGISTRA

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

n/a
ANALISA PENGARUH HISTOGRAM EQUALIZATION TERHADAP KARAKTERISASI STATISTIK TERMAL CITRA TERMOGRAM KANKER PAYUDARA DINI Kusumadewi, Afriliana; Santoso, Sugeng
MAGISTRA Vol 24, No 79 (2012): Magistra Edisi Maret
Publisher : MAGISTRA

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Teknik histogram equalization merupakan suatu teknik untuk melakukan perbaikan citra. Tujuan utama dari histogram equalization adalah meningkatkan kualitas citra menjadi lebih baik lagi untuk mendapatkan karakterisasi statistik citra termogram. Histogram equalization dalam penelitian ini dilakukan pada citra termogram kanker payudara dini menggunakan program aplikasi matlab 7.1 untuk mencari karakterisasi statistik citra termogram. Parameter karekterisasi statistik yang digunakan adalah besarnya nilai entropi citra. Penelitian menggunakan 19 citra termogram kanker payudara dini. Pra pengolahan citra dilakukan dengan mengubah citra termogram warna menjadi citra termogram grayscale dilanjutkan dengan penentuan ROI dan metode cropping. Besarnya nilai entropi citra termogram akan menjadi karakterisasi statistik masing-masing citra termogram. Kata Kunci : Citra termogram kanker payudara, histogram equalization, karakterisasi statistik, histogram citra, entropi