Petrus Santoso
Program Studi Teknik Elektro Universitas Kristen Petra Surabaya

Published : 22 Documents
Articles

Found 22 Documents
Search

Emulasi Aplikasi Pemantauan Ruangan Melalui Handphone Menggunakan Webcam Handoyo Putro, Iwan; Santoso, Petrus; Imelda Pella, Stephanie
Jurnal Teknik Elektro Vol 5, No 2 (2005): SEPTEMBER 2005
Publisher : Institute of Research and Community Outreach

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (71.575 KB)

Abstract

This paper describes implementation of GPRS and Java 2 Micro Edition (J2ME) technology in room monitoring application via mobile phone and webcam. The webcam, which is connected to a server, captures picture periodically. A mobile phone, which has GPRS feature and supports J2ME technology, is used to access the picture. Experiments were done using Nokia 3300 emulator in a local area network. The transfer rate time for a 36 KB picture is 0.9 second.The experiments result shows that the system is only suitable for low frame rate room monitoring. Abstract in Bahasa Indonesia : Makalah ini menjelaskan tentang implementasi teknologi GPRS dan Java 2 Micro Edition untuk aplikasi pemantauan ruangan melalui handphone menggunakan webcam. Webcam yang terhubung dengan server melakukan proses capture ruangan pada periode waktu tertentu. Handphone yang telah mendukung teknologi Java dan GPRS dipakai untuk mengakses hasil capture gambar yang telah disimpan. Pengujian dilakukan dengan menggunakan emulator Nokia 3300 dalam sebuah local area network. Waktu transfer rata-rata untuk gambar berukuran 36 KB pada adalah 0,9 detik. Dari hasil pengujian, disimpulkan bahwa sistem ini cocok jika dipakai untuk melakukan monitoring dengan frame rate yang rendah. Kata kunci : pemantauan ruangan, handphone, webcam.
Tele-Rehabilitation System as an Application of MPEG-2 System Santoso, Petrus
Jurnal Teknik Elektro Vol 3, No 2 (2003): SEPTEMBER 2003
Publisher : Institute of Research and Community Outreach

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (71.575 KB)

Abstract

A Distributed Tele-Rehabilitation System is an application that helps remotely located clinicians work in a process of patient rehabilitation. With this system, clinicians are able to share medical information through the network to make diagnoses and discuss medical treatment for a patient. To enable the mentioned functionalities, the system uses MPEG-2 as an infrastructure. There are two kind of medical data that need special place in MPEG-2, Medical Rehabilitation Signal and Patient Medical Record. As a result of study literature and analysis process the following decision can be taken. Medical Rehabilitation Signal should be incorporated into PES Packet Data with elementary stream ID 0xBD. Patient Medical Record should be placed as descriptors in Program Map Table. Further on PDU format for Medical Rehabilitation Signal and Patient Medical Record has been decided. A prototype implementation shows that the Tele-Rehabilitation system can works well using MPEG-2 as an infrastructure. Abstract in Bahasa Indonesia : SSistem Tele-Rehabilitasi Terdistribusi adalah sebuah aplikasi yang membantu tenaga medis untuk melakukan proses rehabilitasi terhadap pasien. Dengan sistem ini, tenaga medis bisa melakukan diskusi jarak jauh dengan tenaga medis lain untuk memberikan perawatan yang paling tepat terhadap pasien. Untuk itu, MPEG-2 dipakai sebagai infrastruktur. Ada dua jenis data medis yang memerlukan tempat khusus dalam MPEG-2, Sinyal Rehabilitasi Medis dan Catatan Medis Pasien. Sebagai hasil dari literatur studi dan proses analisa, keputusan berikut telah diambil. Sinyal Rehabilitasi Medis seharusnya ditempatkan dalam Paket Data PES dengan stream elementer yang mempunyai ID 0xBD. Catatan Medis Pasien seharusnya ditempatkan sebagai descriptor dalam Program Map Table. Lebih jauh, format PDU untuk Sinyal Rehabilitasi medis dan Catatan Medis Pasien juga sudah ditentukan. Sebuah prototipe sudah diimpelementasikan dan menunjukkan bahwa Sistem Tele-Rehabilitasi dapat bekerja dengan baik menggunakan MPEG-2 sebagai infrastruktur. Kata kunci : MPEG-2, Distribusi Tele-Rehabilitasi Sistem.
Digital Watermarking as Content Protection Scheme Santoso, Petrus
Jurnal Teknik Elektro Vol 4, No 1 (2004): MARET 2004
Publisher : Institute of Research and Community Outreach

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (71.575 KB)

Abstract

Nowadays, as the Internet grows rapidly, the copyright laws are not effective anymore, since a lot of copyrighted products (picture, audio, video, document, etc.) are available as digital data. Any unauthorized parties able to produce identical copies of digital data without degrading the original contents and to distribute the copies over the network. This condition has led to a strong demand for reliable and secure distribution of digital data over networks. Such a technique developed to overcome this problem is digital watermarking. Digital watermarking is a process in digital domain, which embeds a watermark into a copyrighted digital data, to protect its value, so that it cannot be used by unauthorized parties. This paper is intended to give an overview on digital watermarking. First, three application fields of watermarking are described and illustrated with some scenarios, namely watermarking for copyright protection, watermarking for copy protection, and watermarking for image authentication. Then watermarking techniques are discussed, starting from the basic watermarking procedure, followed by review of some watermarking techniques. And later, some attacks and obstacles to watermarking are highlighted. In conclusion, digital watermarking technology plays important role in content protection issues. Attacks and obstacles are also had to be faced by this technology. The main obstacle is that there is no standard available for watermarking techniques. Without any specific standard, it is difficult to determine how robust a watermarking technique should be.
Studi Kompresi Data dengan Metode Arithmetic Coding Santoso, Petrus
Jurnal Teknik Elektro Vol 1, No 1 (2001): MARET 2001
Publisher : Institute of Research and Community Outreach

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (71.575 KB)

Abstract

Nowadays, there are many methods of data compression available.Most of them can be classified into one of the two big categories, i.e., statistical based and dictionary based. An Example of dictionary based coding is Lempel Zip Welch. The example of statistical based coding are Huffman coding and Arithmetic coding, as the newest algorithm. This paper describes the principles of Arithmetic coding along with its advantages compared to Huffman coding method. Problems of arithmetic coding implementation, due to the restriction of the floating point processing either on encoder nor decoder, are discussed as well with the suggested solution, i.e.modification of arithmetic coding using numerical integer. As the final conclusion, the algorithm is outstanding for the use of data compression matters. The number of bit coding of arithmetic is less than that of Huffman coding. The modification with the numerical integer is capable of dealing with the limitations of the encoder and decoder equipments over to long floating point processing. Due to the less number of the bit codings, and can be implemented. Abstract in Bahasa Indonesia : Ada banyak sekali metode kompresi data yang ada saat ini. Sebagian besar metode tersebut bisa dikelompokkan ke dalam salah satu dari dua kelompok besar, statistical based dan dictionary based. Contoh dari dictionary based coding adalah Lempel Ziv Welch dan contoh dari statistical based coding adalah Huffman Coding dan Arithmetic Coding yang merupakan algoritma terbaru. Makalah ini mengulas prinsip-prinsip dari Arithmetic Coding serta keuntungan-keuntungannya dibandingkan dengan metode Huffman Coding. Permasalahan pada implementasi arithmetic coding karena keterbatasan pengolahan floating point pada encoder maupun decoder, juga dibahas dengan usulan solusi berupa modifikasi arithmatic coding dengan menggunakan bilangan integer. Pada akhirnya ditarik kesimpulan, bahwa algoritma ini cukup baik untuk dipakai dalam keperluan kompresi data. Alasan pertama karena jumlah coding bit pada arithmatic coding lebih sedikit dibandingkan dengan Huffman Coding. Modifikasi dengan menggunakan bilangan integer juga mampu mengatasi keterbatasan peralatan-peralatan encoder dan decoder dari pengolahan floating ponit yang terlalu panjang. Kedua karena jumlah bit kodenya lebih sedikit dan dapat diimplementasikan. Kata kunci : Arithmetic Coding, kompresi data, algoritma
Aplikasi Toko Tas Online Berbasis Android Putra, Poundra Kartika; Santoso, Petrus
Dimensi Teknik Elektro Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Dimensi Teknik Elektro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1030.236 KB)

Abstract

Internet tidak hanya dapat digunakan pada komputer saja melainkan sudah merambah ke perangkat komunikasi seluler yang saat ini sedang meledak perkembangannya yaitu smartphone berbasis Android. Pengembangan aplikasi pada smartphone Android dapat digunakan sebagai peluang usaha guna memanfaatkan tren perdagangan yaitu aplikasi toko online. Metode yang digunakan untuk membangun aplikasi toko online adalah membangun database, XML parse dan memanfaatkan SMTP Gmail.Database berfungsi untuk menyimpan data barang ke server. XML digunakan untuk menampilkan informasi yang ada pada database server dalam bentuk dokumen XML. Selanjutnya dokumen XML diurai menggunakan metode DOM parser untuk mendapatkan nilai dari dokumen tersebut.Nilai tersebut akan ditampilkan di aplikasi toko online dalam bentuk listview. Notifikasi barang yang dipesan memanfaatkan SMTP. Berdasarkan hasil pengujian, aplikasi Android yang dibuat dapat menampilkan product dari database server.
Sistem SCADA Berbasis Internet Untuk Model Otomasi Bangunan Santoso, Yefta Noventa; Wicaksono, Handy; Santoso, Petrus
Dimensi Teknik Elektro Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Dimensi Teknik Elektro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (923.933 KB)

Abstract

Seiring dengan perkembangan teknologi, sistem otomasi saat ini juga dapat diaplikasikan pada bangunan yang dirancang serba otomatis (Building Automation System). PLC saat ini juga dapat melakukan komunikasi baik dengan PC maupun sesama PLC melalui jaringan internet (Industrial Ethernet). Dengan menggunakan jaringan internet, melakukan konfigurasi, pemrograman ulang dan mendiagnosa kesalahan dapat dilakukan dengan lebih mudah, cepat dan praktis. Selain itu, pemantauan dan pengontrolan PLC melalui sistem SCADA menggunakan jaringan internet juga dapat dilakukan. Tujuan dari tugas akhir ini adalah mendesain dan mengkonfigurasi PLC Siemens S7-200 beserta modul CP 243-1 agar dapat diintegrasikan dan diaplikasikan untuk otomasi pada model bangunan yang dapat mengontrol suhu ruangan, penerangan/lampu, dan keamanan model bangunan. Pengujian komunikasi antara PC dengan PLC, PLC dengan PLC serta pengiriman pesan informasi e-mail melalui jaringan internet juga dilakukan. Sebagai hasilnya, PLC Siemens S7-200 beserta modul CP 243-1 dapat digunakan untuk sistem otomasi pada model bangunan, dapat melakukan komunikasi antara PC dengan PLC, PLC dengan PLC dalam waktu kurang dari 1 detik baik untuk jaringan lokal maupun antar jaringan. Sistem tersebut juga dapat melakukan pengiriman pesan informasi melalui e-mail.
Pembuatan Aplikasi Cek Tagihan Listrik Berbasis Android Agan, Lifrandi; Santoso, Petrus
Dimensi Teknik Elektro Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Dimensi Teknik Elektro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (526.108 KB)

Abstract

Pengembangan berbagai aplikasi berbasis Android banyak memudahkan manusia dalam mengerjakan berbagai hal tanpa harus membuang banyak waktu. Salah satu aplikasi Android yang dapat memudahkan manusia antara lain aplikasi cek tagihan listrik. Dengan adanya aplikasi ini, orang dapat dengan mudah tahu berapa jumlah tagihan listrik yang dibebankan pada tiap bulan.Oleh karena itu dalam jurnal ini dibuat aplikasi berbasis Android yang memudahkan dalam memeriksa tagihan listrik. Aplikasi cek tagihan listrik yang dibuat menggunakan metode parsing HTML.Hasil Pengujian sudah dapat memenuhi fungsi utamanya. Aplikasi sudah dapat menampilkan hasil tagihan bulan yang diinginkan, menyimpan data, membuat grafik, rata-rata .
Aplikasi Android Untuk Remote Control Quadcopter Widodo, Ryan Nathanael Soenjoto; Santoso, Petrus; Khoswanto, Handry
Dimensi Teknik Elektro Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Dimensi Teknik Elektro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (336.793 KB)

Abstract

Android merupakan sistem operasi yang populer saat ini untuk perangkat mobile, dan perangkat Android ini dapat dikembangkan lebih lanjut dengan memanfaatkan sensor layar sentuh dan accelerometer yang ada dan perangkat WiFi untuk mengendalikan quadcopter. Berdasarkan fakta tersebut dibuat aplikasi Android untuk mengontrol quadcopter buatan Parrot yang memiliki empat motor penopang, yaitu AR.Drone 2.0. Berdasarkan pengujian aplikasi dapat mengontrol AR.Drone 2.0 dengan memanfaatkan layar sentuh dan sensor accelerometer dengan baik. Data navigasi dan data video berhasil diterima, dan diolah dengan baik. Namun aplikasi yang dibuat memiliki kekurangan, yaitu video dan fitur penerimaan data navigasi yang tidak lancar. Selain itu Java Android yang digunakan sebagai bahasa pemprograman utama tidak dapat langsung memproses paket UDP dengan delay kurang dari 140 ms. Untuk perintah AT*PCMD yang memuat empat arah (pitch, roll, gaz, dan yaw) dalam satu perintah AT untuk kontrol, jika digunakan untuk lebih dari satu arah untuk satu perintah AT*PCMD maka pergerakan AR.Drone 2.0 akan menjadi tidak teratur. Perintah itu diabaikan oleh AR.Drone 2.0 selama AR.Drone 2.0 tidak terbang. Selain itu AR.Drone 2.0 hanya dapat menerima perintah dari satu perangkat saja
PEMBUATAN SYSTEM CORPORATE MESSENGER PADA JARINGAN LAN Dewi, Lily Puspa; MB Kmurawak, Remuz; Santoso, Petrus
Jurnal Informatika Vol 9, No 2 (2008): NOVEMBER 2008
Publisher : Institute of Research and Community Outreach - Petra Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (71.575 KB) | DOI: 10.9744/informatika.9.2.159-165

Abstract

Corporate messenger is the one of the application that can be used for communication in a local area network. The backgrounds of this topic are needs of sending message process in the LAN. The messages which want to be presented are not only in a text format, but also can be in audio visual format. Computer client will connect to the server. When the connection has been established, the client continued the authentication and started sending message between client and server. Audio and video message sending can be done with peer to peer connection with entering the IP address first from remote user that we want to communicate with. The evaluation of this application was done by using 3 computers and as the result, we found that authentication process can work properly, sending text message was done properly and communication using audio can be heard clearly. In addition to video sending message, we could see directly in remote client. The average time to show the video on remote client is 3.771 seconds. Abstract in Bahasa Indonesia: Corporate messenger merupakan suatu aplikasi yang dapat digunakan untuk berkomunikasi dalam sebuah Local Area Network. Hal ini dilatarbelakangi oleh perlu adanya proses pengiriman pesan secara bersama-sama dalam sebuah Local Area Network. Pesan yang ingin dikomunikasikan tidak hanya berupa teks, tetapi dapat juga menggunakan video maupun audio Komputer client akan melakukan koneksi dengan server. Jika sudah terjadi koneksi dengan server, maka client tersebut akan melanjutkan dengan autentikasi dan kemudian dapat melakukan pengiriman pesan dengan client yang telah terdaftar dalam database server. Pengiriman pesan audio dan video terjadi dengan koneksi peer to peer dengan terlebih dahulu memasukkan IP address dari remote user yang ingin diajak berkomunikasi. Pengujian dilakukan dengan menggunakan tiga buah komputer dan diperoleh bahwa proses autentikasi dapat berjalan dengan baik, pengiriman pesan teks dapat dilakukan dengan baik dan komunikasi dengan menggunakan audio dapat didengar dengan jelas. Khusus untuk pengiriman pesan dengan menggunakan video dapat langsung dilihat pada remote client. Rata-rata waktu yang dibutuhkan untuk menampilkan video pada remote client adalah 3.71 detik. Kata kunci: Local Area Network, Messenger, Client server
Sistem Menu dan Layanan Restoran Memanfaatkan Aplikasi Android Anggraeni, Cynthia; Santoso, Petrus; Lim, Resmana
Jurnal Teknik Elektro Vol 9, No 1 (2016): Maret 2016
Publisher : Institute of Research and Community Outreach

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (71.575 KB) | DOI: 10.9744/jte.9.1.27-34

Abstract

Efisiensi pada proses pemesanan menu dan layanan dalam sebuah restoran merupakan hal yang penting dan dapat dimaksimalkan, terutama dalam hal waktu. Ada banyak cara meningkatkan efisiensi waktu pada kedua proses tersebut. Salah satu alternatif yang dapat digunakan adalah dengan memanfaatkan aplikasi Android Sistem menu dan layanan restoran dapat dibuat menggunakan tiga buah aplikasi, antara lain aplikasi koki, aplikasi pelayan, dan aplikasi pengunjung. Pemanfaatan aplikasi android ini dapat meningkatkan efisiensi waktu. Untuk melengkapi sistem, dapat pula ditambahkan tombol untuk koki agar koki dapat memberikan input pesanan yang siap dengan lebih mudah dan display sebagai redundancy dengan aplikasi pelayan. Hasil pengujian sistem tersebut menunjukkan penghematan waktu dalam proses pemesanan menu sebesar 21,88% dan penghematan waktu dalam proses layanan sebesar 41,41%