Articles

Found 16 Documents
Search
Journal : Jurnal Rekayasa Sistem

RANCANGAN USULAN ALOKASI PENYIMPANAN DAN PROSES REPLENISHMENT MENGGUNAKAN METODE FSN ANALYSIS DAN KANBAN CARD PADA BIN DAN PIGEONHOLE DI RAK APOTEK RUMAH SAKIT XYZ

Jurnal Rekayasa Sistem & Industri Vol 2 No 01 (2015): Jurnal Rekayasa Sistem & Industri - Januari 2015
Publisher : School of Industrial and System Engineering, Telkom University

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (379.549 KB)

Abstract

Rumah sakit XYZ memiliki sebuah tujuan untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat dalam bidang kesehatan. Rumah sakit XYZ memiliki dua tempat untuk menyimpan obat yaitu gudang obat dan apotek. Kondisi gudang obat mengalami overstock tetapi kondisi pada apotek mengalami kekurangan obat dalam pemenuhan permintaan pasien. Metode yang digunakan untuk penelitian ini adalah FSN (fast, slow dan non) Analysis dan Kanban Card. FSN Analysis digunakan untuk mengetahui aliran dari suatu produk berdasarkan consumption rate dan average stay. Kanban Card digunakan untuk sebagai media untuk membantu dalam memberikan informasi pada proses replenishment yang terjadi di apotek. Hasil dari penelitian ini didapatkan bahwa jika penyimpanan obat di rak apotek diletakkan sesuai dengan kategori dari masing masing obat maka obat yang tercampur dalam dalam bin dan pigeonhole akan terminimalisir. Manfaat lainnya adalah dapat menurunkan lost sales dan meningkatkan tingkat penjualan.

PERENCANAAN KEBIJAKAN PERSEDIAAN OBAT DENGAN METODE CONTINUOUS REVIEW (S,S) DAN METODE HYBRID SISTEM UNTUK MEMINIMUMKAN TOTAL BIAYA PERSEDIAAN STUDI KASUS : KLINIK MEDIKA 24

Jurnal Rekayasa Sistem & Industri Vol 2 No 03 (2015): Jurnal Rekayasa Sistem & Industri - Juli 2015
Publisher : School of Industrial and System Engineering, Telkom University

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (279.967 KB)

Abstract

Klinik Medika 24 merupakan salah satu klinik pratama yang berada di daerah Kabupaten Bandung. Pada Klinik Medika 24, pengendalian obat yang terdapat di klinik terbilang belum baik sehingga mengakibatkan permasalah yaitu persediaan obat melebihi dari permintaan tiap bulan yang berdampak pada tingginya total biaya persediaan. Hal ini dapat terjadi karena klinik Medika 24 belum mengklasifikasikan obat berdasarkan nilai pemakaiannya dan tingkat kekritisan obat tersebut dalam pengendalian obatnya, serta dalam melakukan pemesanan obat klinik Medika 24 tidak memperhatikan persediaan maksimum dan sisa persediaan yang ada. Dari permasalahan tersebut, pada penelitian ini dilakukan pengklasifikasian obat dengan menggunakan analisis ABC-VED dan menerapkan sistem inventori probabilistik metode Continuous Review (s,S) dan metode Hybrid Sistem untuk menghasilkan parameter persediaan yang mendekati optimal dengan perhitungan Hadley-Within. Berdasarkan pengklasifikasian obat dengan menggunakan analisis ABC-VED dihasilkan 3 kelas obat. Perhitungan dengan metode Continuous Review (s,S) untuk obat kelas I memberikan penurunan total biaya persediaan 51%. Sedangkan perhitungan dengan menggunakan metode Hybrid Sistem untuk obat ekelas II dan kelas III memberikan penurununan total biaya persediaan sebesar 49%.

PENGEMBANGAN ORDER MANAGEMENT SYSTEM UNTUK MENDUKUNG PERBAIKAN PROSES BISNIS PENGELOLAAN PEMESANAN JASA INBOUND DAN OUTBOUND GUDANG DISERTAI AUDIT SYSTEM DEVELOPMENT LIFE CYCLE GUNA MENANGGULANGI RISIKO PENGEMBANGAN SISTEM

Jurnal Rekayasa Sistem & Industri Vol 1 No 01 (2014): Jurnal Rekayasa Sistem & Industri - Juli 2014
Publisher : School of Industrial and System Engineering, Telkom University

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (364.175 KB)

Abstract

PT XYZ adalah salah satu perusahaan penyedia jasa logistic atau bisa disebut 3PL. Salah satu customer yang menggunakan jasa 3PL adalah DEF Company. DEF company adalah perusahaan yang bergerak dalam bidang pendistribusian dan import barang. Ketika melakukan aktivitas pelaporan dokumen pada proses inbound dan outbound, XYZ company mengalami keterlambatan pada bulan April 2014 sebesar 5%. Keterlambatan dokumen ini disebabkan oleh tidak terorganisirnya order dokumen yang ada, sehingga akan berdampak pada terlambatnya waktu pengiriman barang kepada konsumen. Pemetaan kondisi aktual dilakukan untuk mengetahui keterkaitan antar aktivitas yang terdapat pada proses inbound dan outbound DEF company produk pada XYZ Company Warehouse. Perbaikan  pada  penelitian  ini menggunakan  pendekatan  metode  Business  Process  Improvement  (BPI)  dengan melakukan analisis Streamlining. Perbaikan proses bisnis yang diajukan menggunakan bantuan sistem informasi manajemen yang dapat mengelola proses pemesanan jasa inbound dan outbound gudang PT XYZ, yaitu Order Management System (OMS). OMS merupakan web application yang dibangun menggunakan bahasa pemrograman PHP dengan menggunakan framework laravel dan menggunakan iterative dan incremental sebagai metodologi pengembangannya. Selama berjalannya seluruh proses, dari mulai proses dokumentasi proses bisnis aktual sampai pengembangan OMS selesai, dilakukan pengawasan audit system development life cycle yang bertujuan untuk memeriksa, mengawasi, dan memastikan bahwa proses pengembangan berjalan dengan lancar sehingga dapat terhindar dari keterlambatan bahkan kegagalan. Dalam melakukan audit terhadap pengembangan OMS, digunakan metodologi risk based audit serta mengacu pada framework atau best practice COBIT 5.

PENENTUAN KEBIJAKAN PERSEDIAAN SUKU CADANG PADA PRODUK AMONIA DAN UREA DI PT. XYZ UNTUK MEMINIMASI TOTAL BIAYA PERSEDIAAN DENGAN PENDEKATAN METODE INVENTORI TAK TENTU BERISIKO TERKENDALI

Jurnal Rekayasa Sistem & Industri Vol 1 No 01 (2014): Jurnal Rekayasa Sistem & Industri - Juli 2014
Publisher : School of Industrial and System Engineering, Telkom University

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (308.702 KB)

Abstract

Suku cadang adalah salah satu komponen kebutuhan produksi yang memegang peranan penting bagi kelangsungan produksi PT. XYZ. Permasalahan terjadi pada PT. XYZ adalah hasil produksi menurun pada saat down time mesin meningkat. Kekurangan suku cadang menjadi salah satu faktor penyebab terjadinya hal tersebut. Permasalahan yang terjadi menyebabkan biaya kekurangan dan total biaya persediaan PT. XYZ meningkat dimana permintaan suku cadang yang tidak memiliki distribusi data (stokastik). Perhitungan dilakukan terhadap 248 SKU suku cadang PT. XYZ. Berdasarkan perhitungan metode tersebut, didapatkan ukuran lot persediaan optimal untuk setiap suku cadang dan minimasi total biaya persediaan. Pemilihan metode inventori tak tentu beresiko terkendali memberikan penurunan biaya kekurangan sebesar 12.8% dan penurunan total biaya persediaan sebesar 12%.

PERENCANAAN KEBIJAKAN PERSEDIAAN OBAT DENGAN MENGGUNAKAN METODE PROBABILISTIK CONTINUOUS REVIEW (S,S) SYSTEM PADA BAGIAN INSTALASI FARMASI RUMAH SAKIT AMC

Jurnal Rekayasa Sistem & Industri Vol 2 No 01 (2015): Jurnal Rekayasa Sistem & Industri - Januari 2015
Publisher : School of Industrial and System Engineering, Telkom University

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (276.628 KB)

Abstract

Rumah sakit AMC merupakan sebuah institusi kesehatan yang bergerak di bidang pelayanan jasa dan memiliki 6 fasilitas pelayanan yang salah satunya adalah instalasi farmasi. Selama ini rumah sakit AMC belum mempunyai kebijakan persediaan yang tepat. Dalam melakukan pengendalian persediaan obat, rumah sakit AMC belum melakukan pengklasifikasian obat berdasarkan nilai penyerapan dana dan tingkat kekritisan obat serta melakukan pemesanan obat tanpa memperhatikan jumlah persediaan obat yang ada sehingga rumah sakit mengalami overstock dan menyebabkan total biaya persediaan yang dikeluarkan tinggi. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, rumah sakit perlu melakukan pengendalian persediaan obat. Metode yang digunakan adalah analisis ABC-VED dan metode probabilistik Continuous Review (s,S) System untuk mengetahui ukuran jumlah pemesanan, safety stock dan reorder point sehingga dapat mengurangi terjadinya kelebihan persediaan serta meminimalisir total biaya persediaan yang harus dikeluarkan oleh rumah sakit. Berdasarkan hasil perhitungan dengan menggunakan metode probabilistik Continuous Review (s,S) System, dapat diketahui bahwa total biaya persediaan obat yang dihasilkan sebesar Rp 226.160.240 dan mengalami penghematan sebesar Rp 164.400.215 atau 42,09%  dari kondisi aktual.

PERENCANAAN PERSEDIAAN SELURUH PRODUK KATEGORI DRY FOOD DENGAN PENDEKATAN METODE PROBABILISTIK CONTINUOUS REVIEW (S,S) SYSTEM DI GUDANG RETAIL PT XYZ BANDUNG

Jurnal Rekayasa Sistem & Industri Vol 3 No 03 (2016): Jurnal Rekayasa Sistem & Industri - Juli 2016
Publisher : School of Industrial and System Engineering, Telkom University

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (273.262 KB)

Abstract

PT XYZ adalah salah satu perusahaan retail yang terletak di Bandung. Salah satu produk yang dijual adalah produk kategori yaitu Dry food. Lokasi penyimpanan produk kategori Dry food dibagi menjadi tiga lokasi yaitu General Area, Sensitive Area, dan Cold storage. Selama ini persediaan produk kategori dry food yang berada di dalam gudang PT XYZ belum dikelola dengan baik, sehingga persedian yang disimpan melebihi kapasitas gudang. Hal tersebut menyebabkan terjadinya overstock yang berdampak pada meningkatnya total biaya persediaan pada PT XYZ. Permintaan konsumen pada PT XYZ cenderung fluktuatif sehingga penjualan bersifat probabilistik. Pada penelitian ini dilakukan penerapan metode probabilistik model Continuous review (s,S) System yang bertujuan untuk menentukan parameter persediaan yang mendekati optimal dengan interval dan ukuran jumlah pemesanan yang optimum untuk setiap SKU pada kategori Dry food, sehingga dapat meminimasi total biaya persediaan. Hasil dari metode probabilistik model Continuous review (s,S) System ini dapat mengetahui ukuran lot persediaan, cadangan pengaman (safety stock), reorder point yang optimal, dan meminimasi ongkos total persediaan. Pemilihan model Continuous review (s,S) System memberikan penurunan sebesar 52% pada General Area, 75% pada Sensitive Area, dan 62% pada Cold storage.

USULAN PERENCANAAN KEBIJAKAN PERSEDIAAN VAKSIN MENGGUNAKAN METODE CONTINUOUS REVIEW (S,S) UNTUK MENGURANGI OVERSTOCK DI DINAS KESEHATAN KOTA XYZ

Jurnal Rekayasa Sistem & Industri Vol 3 No 02 (2016): Jurnal Rekayasa Sistem & Industri - April 2016
Publisher : School of Industrial and System Engineering, Telkom University

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (279.58 KB)

Abstract

Dinas Kesehatan Kota XYZ merupakan salah satu unsur pelaksana otonomi daerah dalam bidang kesehatan yang memiliki tugas membantu pemerintah kota dalam melaksanakan urusan pemerintahan daerah berdasarkan asas otonomi dan tugas pembantuan di bidang kesehatan dan berperan dalam penyelenggaraan urusan pemerintahan serta pelayanan umum di bidang kesehatan bagi masyarakat dalam kota tersebut. Salah satu jenis produk yang harus dipenuhi bidang ini adalah vaksin. Dalam menentukan kebijakan persediaan, Dinas Kesehatan Kota XYZ belum menggunakan perhitungan yang baku. Kebijakan persediaan diambil dengan memperkirakan jumlah yang tepat untuk setiap pembelian. Keadaan ini mengakibatkan terjadinya overstock di Dinas Kesehatan Kota XYZ yang menyebabkan total biaya persediaan menjadi sangat tinggi karena kelebihan persediaan vaksin di Dinas Kesehatan dapat mencapai 895% atau hampir sembilan kali lebih tinggi dibandingkan yang dibutuhkan dan menyebabkan tingginya risiko kadaluarsa. Tujuan dari penelitian ini adalah menentukan kebijakan persediaan untuk vaksin di Dinas Kesehatan Kota XYZ. Kebijakan persediaan yang digunakan, yaitu metode Continuous Review (s,S) karena pola permintaan vaksin probabilistik dengan distribusi normal dan peninjauan persediaan dilakukan secara rutin oleh pegawai gudang. Hasil perhitungan kebijakan persediaan memberikan penghematan biaya persediaan sebesar Rp3,463,147.88 atau 51.3% dibandingkan kondisi aktual.

PERANCANGAN ALOKASI PENYIMPANAN DI GUDANG BAHAN BAKU PADA DIVISI ALAT PERKERETAAPIAN PT PINDAD (PERSERO) UNTUK MENGURANGI WAKTU DELAY MENGGUNAKAN PENDEKATAN ANALISIS FSN DAN CLASS BASED STORAGE POLICY

Jurnal Rekayasa Sistem & Industri Vol 3 No 03 (2016): Jurnal Rekayasa Sistem & Industri - Juli 2016
Publisher : School of Industrial and System Engineering, Telkom University

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (382.726 KB)

Abstract

PT Pindad merupakan perusahaan manufaktur di bawah Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang memproduksi produk militer dan produk komersial. PT Pindad memiliki beberapa gudang, salah satunya adalah gudang Divisi Alat Perkeretaapian yang menyimpan berbagai bahan baku untuk memproduksi produk air brake system. Delay terjadi aktivitas storing dan picking, hal ini disebabkan karena adanya proses searching. Penempatan produk secara random oleh operator, menyebabkan alokasi penyimpanan SKU pada tempat penyimpanan tidak tertata rapi dan teratur. Langkah awal yang dilakukan adalah memetakan seluruh proses bisnis dan aktivitas yang terdapat pada gudang Divisi Alat Perkeretaapian PT Pindad dengan menggunakan value stream mapping (VSM) dan process activity mapping (PAM) sehingga didapatkan waktu proses dan value dari masing-masing aktivitas. Untuk itu dilakukan alokasi penyimpanan produk agar mengurangi waktu non value added dengan pengklasifikasian menggunakan analisis FSN, kemudian dilakukan slotting dan zonafikasi untuk menentukan area penempatan barang untuk-untuk masing-masing SKU berdasarkan klasifikasi. Setelah dilakukan pengklasifikasian, slotting dan zonafikasi, maka langkah selanjutnya adalah merancang future state map perancangan usulan, sehingga didapatkan disimpulkan waktu delay menurun 22% dari total waktu keseluruhan waktu proses yaitu 846,26 detik atau 14,10 menit, dan penurunan persentase non value added sebesar 17%.

Perencanaan Kebijakan Persediaan Pada Produk Service Part Menggunakan Metode Periodic Review (R,s, S) System Dan Periodic Review (R,s) System Untuk Meningkatkan Service Level Di PT XYZ Cibitung

Jurnal Rekayasa Sistem & Industri Vol 3 No 04 (2016): Jurnal Rekayasa Sistem & Industri - Oktober 2016
Publisher : School of Industrial and System Engineering, Telkom University

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (234.096 KB)

Abstract

Berdasarkan peraturan pemerintah bahwa pelaku usaha, tidak terkecuali usaha industri otomotif diwajibkan melaksanakan layanan purna jual. PT XYZ sebagai perusahaan industri komponen otomotif yaitu service part diharuskan tetap memproduksi komponen tersebut. Kurangnya pengelolaan produk service part hingga menimbulkan produk mengalami stockout mengakibatkan rendahnya service level pada perusahaan. Penelitian ini melibatkan produk service part sebanyak 81 part number dengan permintaan berdistribusi normal. Penerapan kebijakan periodic review (R,s,S) system dan periodic review (R,S) system pada sistem persediaan mampu menghasilkan tingkat service level yang lebih tinggi dari kondisi eksisting serta menghasilkan total biaya persediaan yang lebih rendah dengan menekan backorder dan jumlah pemesanan. Dengan parameter persediaan hasil perhitungan periodic review (R,s,S) system dan periodic review (R,S) system service level mampu naik sebesar 11,44% dan biaya total persediaan mampu ditekan sebesar 36% lebih rendah.

Optimalisasi Ruang Penyimpanan Gudang Barang Jadi PT. XYZ Dengan Penerapan Racking System Untuk Meningkatkan Kapasitas Gudang Menggunakan Algoritma Dynamic Programming

Jurnal Rekayasa Sistem & Industri Vol 3 No 04 (2016): Jurnal Rekayasa Sistem & Industri - Oktober 2016
Publisher : School of Industrial and System Engineering, Telkom University

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (481.866 KB)

Abstract

PT. XYZ merupakan sebuah perusahaan yang bergerak dalam bidang industri elektronika dan prasarana. PT. XYZ memiliki sebuah gudang yang menyimpan produk solar modul. Gudang tersebut mengalami overcapacity yang menyebabkan gudang tidak dapat menampung barang yang akan masuk ke gudang karena penuhnya ruang penyimpanan. Hal tersebut disebabkan oleh sistem penyimpanan di gudang masih menggunakan floor stake dengan 1 level dan media penyimpanan palet yang berukuran (1.7m x 1.1m) yang memiliki batas maksimum penumpukan 10 tumpukan karton. Sementara itu, tinggi gudang yang digunakan saat ini hanya 1.19m padahal tinggi bersih gudang yang dapat digunakan adalah 6m. Hal tersebut membuat utilisasi gudang saat ini secara volumetric sangat rendah yaitu sebesar 18%. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan kapasitas dan utilisasi gudang barang jadi PT.XYZ. Permasalahan diselesaikan dengan menggunakan algoritma dynamic programming dengan cara mengkombinasikan antara rak selective dan non-selective (drive-in) untuk memaksimalkan jumlah lane untuk masing-masing rak untuk dapat memenuhi kebutuhan storage area pada gudang. Hasil dari penelitan ini adalah meningkatnya kapasitas gudang PT. XYZ dari kondisi eksisting yang memiliki kapasitas 156 palet posisi meningkat menjadi 492 palet posisi pada kondisi usulan.

Co-Authors Abdurrahman, Ahmad Fauzan Abiyoga, Gerald Arsa Adhiyaksa Ade Lia D. Safitri Adrianus Yosep Ago, Adrianus Yosep Agus Sasmito Aribowo Ahmad Warsun Ali Ridho Barakbah Andri S, Andri Andri Sukeksi Anin, Vitry Agrida Anissa Wulandari, Anissa Antariksa Antariksa Ari Yanuar Ridwan, Ari Yanuar Ari Yanuar, Ari Bambang Utoyo Boyke Frahmana, Boyke Budi Sulistyo Budianto, Anwar Budiyono Budiyono Buru, Romika Jibrael Dalin, Yulianus Dani Satyawan Deniswara, Cindy Dessyanto Boedi P Destaria Madya Verawaty, Destaria Madya Dida Diah Damayanti Didi Setya, Didi Didik Sumanto Dinda Sekar Putri, Dinda Sekar Djoko Legono Dwi Sulistyoningsih Dwiska Aini Nurrahma, Dwiska Aini Eka Fitasari Eka Puji Hastuti, Eka Puji Ekawati, Fitri Eko Prasetyo Nugroho Endang Purwaningsih Erik Kurniawan, Erik Ethica, Stalls Norma Fajar Kurnia Fani Yayuk Supomo Fauzia Hulopi Gita Purnama Sari, Gita Purnama Hairurraziqin Hairurraziqin, Hairurraziqin Hananta, Yan’s Dianaga Hani Purnamasari, Hani Hariyadi Hariyadi Hariyana, Bambang Helmi Helmi Henna Ria Sunoko, Henna Ria Henna Rya Sunoko Henna Rya Sunoko Herry Sofyan Hertanto Wahyu Subagio Hertanto Wahyu Subagyo Heru Cahya Rustamaji I Ketut Eddy P, I Ketut I Ketut Eddy P. I Made Tasma Ial Irwan Arahman, Ial Irwan Indraloka, Dwi Smaradahana Irfan Suliansyah Jerrystama Abipradja, Jerrystama Juwairiah Juwairiah Karuniawati, Fenty Kgs Ahmadi Khoiriyatuinnisa, Khoiriyatunnisa Kisdjamiatun RMD Lanang, Fransiskus Lisa Dwi Wulandari Lisyani S Lisyani Suratmo, Lisyani Maharani, Dias Mangaras Yanu Florestiyanto, Mangaras Yanu Markus Priharjanto, Markus Maya Putri Arumsari, Maya Putri Mona Nabilah, Mona Muhamad Yunus Muhammad Riski, Muhammad Nanda, Angelica Mega Ni Putu Aniek Mahayani, Ni Putu Aniek Niken Puruhita Njurumana, Yermias Yiwa Noverita Rochsitasari, Noverita Nugroho, Febri Satrio Nurdiansyah Rudi, Nurdiansyah Oliver Samuel Simanjuntak Panjang, Meha Tara Perwira, Rifki Pramono Sasongko Prasetyo, Muhammad Bagus Prasetyo, Nanda Isdian Putra, Ludfie Hardian Ragil Saptaningtyas, Ragil Rahmat Adeputra, Rahmat Rahmawati, Atina Ranny Wahyu Ningrat Ratna Wulan Sari Ratomesang, Richardo Pelipus Boru Rejeki, VG. Sri Riangsari, M.F. Devita Rifki Indra Perwira Rifky Satya Wicaksono, Rifky Satya Rini Megawati Rizalditya, Putra Bintang Rr. M.I. Retno Susilorini Rudi Theo Satrio, Rudi Theo Rusdiana, Endang Sihombing, Ezra Siti Aisah Sofi Fauziah, Sofi Sofyan Cholid, Sofyan Sri Darmawati Sri Subanti Stefanus Eko Wiratno, Stefanus Sugiyono Sugiyono Suhartono Suhartono SUHARYANTO SUHARYANTO Suliana, Gatut Sumiyarti Sumiyarti, Sumiyarti Susilorini, Rr. M. I. Retno Susilorini, Rr.M.I Rretno Susilorini, Rr.M.I. Retno Tahta Alfina Tantalu, Lorine Tatty Ermin Taus, Dominika Sone Tiananda Widyarini Timba, Margaretha Kahi Umar Affandi Veronika Veronika Waenah . . Wahon, David Dolu Aman Wahyu Ari Widiyastuti, Wahyu Ari Wijiati, Irma Wilis Kaswidjanti Wirawan Wirawan Yan Indra Putra, Yan Indra Yoyon K. Suprapto Yoyon K. Suprapto Yuhefizar Yuhefizar Yurinda Amalia, Yurinda