Sangkertadi Sangkertadi
Fakultas Teknik Jurusan Arsitektur, Universitas Sam Ratulangi, Manado

Published : 6 Documents
Articles

Found 6 Documents
Search

MENGEVALUASI PENGHAWAAN ALAMI SEBUAH RUMAH TROPIS DUA LANTAI DENGAN MENGGUNAKAN TEKNIK SIMULASI NUMERIK Sangkertadi, Sangkertadi; Rumagit, Fransisca
DIMENSI (Journal of Architecture and Built Environment) Vol 27, No 1 (1999): JULY 1999
Publisher : Institute of Research and Community Outreach - Petra Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (71.575 KB) | DOI: 10.9744/dimensi.27.1.

Abstract

Large openings in tropical style houses are needed to get enough airflow through the rooms. As it is mentioned In the Indonesian standard building (SK SNI T-14-1993) that there is a minimum ventilation rate for each room. This study concern in evaluation of natural ventilation performance of a two-story tropical house in Manado. Recently, numerical simulation is common method and practical tool in the researches in engineering. Airflow pattern in buildings can easily evaluated using numerical simulation method. Wind direction and speed as variable of inputs can easily varied and introduced in the code of simulation. In this study a computer program Ventila.1.0 (written by Sangkertadi, 1998) is used as simulator. This code is based on the basic of flow equations (Bernoulli, Pressure difference, Stack-effect, Mass balance). The results show that the quantity of airflow from cross ventilation is greater than the minimum value mentioned in the standard. Abstract in Bahasa Indonesia : Tipe rumah tropis pada umunya adalah memiliki bukaan cukup untuk menghasilkan debit ventilasi untuk mencapai tingkat kenyamanan dan kesehatan ruang. Namun begitu yang dijadikan ukuran mengenai persyaratan kuantitas debit ventilasi di Indonesia telah ditetapkan melalui SK SNI-T-14-93. Studi ini adalah dalam rangka mengevaluasi sistim penghawaan alami pada sebuah tipe rumah tropis berlantai dua (merupakan modifikasi dari rumah tradisional Minahasa) yang berada di daerah perkotaan (di pusat kota di Manado). Rumah tersebut dibuat sedemikian sehingga terdapat sebuah ciri ventilasi cerobong disalah satu bagian ruangannya. Metoda yang dipakai dalam studi ini adalah simulasi numerik dengan program Ventila.1.0 (program dibuat oleh Sangkertadi, 1989, dalam bahasa Fortran77) Formulasi yang ada didalam program ini didasarkan pada persamaan-persamaan umum tentang aliran (Bernoulli, Perbedaan Tekanan, Stack Effect, dll). Hasil dari simulasi menunjukkan bahwa ternyata sistim penghawaan silang berlangsung dengan baik dan nampak bahwa sistim ventilasi cerobong juga menunjukkan fungsinya dengan baik. Kata kunci : arsitektur tropis, penghawaan alam, simulasi numerik.
MEMPREDIKSI POLA PERUBAHAN TEMPERATUR DALAM RUMAH TROPIS LEMBAB DENGAN MENGGUNAKAN MODEL ANALOGI ELEKTRIK SATU DIMENSI Sangkertadi, Sangkertadi
DIMENSI (Journal of Architecture and Built Environment) Vol 30, No 1 (2002): JULY 2002
Publisher : Institute of Research and Community Outreach - Petra Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (71.575 KB) | DOI: 10.9744/dimensi.30.1.

Abstract

This study concern in the application of a simplified heat transfer model for simulation of thermal behaviour of tropical buildings. The model is to be integrated to a transient simulation program TRNSYS. The objective of this study is to predict the variable of indoor air temperature due to outdoors environmental climatic. The first case is about the comparison of the model with other model from ASHRAE (i.e. Transfer Function Method). The second case is the application of the model for a thermal simulation of a 7-zones typical tropical house. The simulation results (indoor air temperature and surfaces temperature) are to be then compared to the results from field measurement. The comparison shows that there is similarity between those two approaches. Abstract in Bahasa Indonesia : Studi ini diarahkan pada validasi dan penggunaan suatu model perhitungan perpindahan panas sederhana satu dimensi untuk memprediksi perubahan suhu udara dalam ruang rumah beriklim tropis lembab. Model tersebut adalah model analogi elektrik yang dapat dipakai untuk membuat simulasi perpindahan panas pada kondisi tak-stedi.Pada penerapan di kasus pertama, hasil perhitungan dengan model sederhana tersebut dibandingkan terhadap perhitungan dengan model lainnya yaitu model TFM (Transfer Function Method) dari ASHRAE (American Society of Heating, Referigerating and Air conditioning Engineers). Pada penerapan di kasus kedua, dilakukan pembandingan terhadap hasil pengukuran pada kasus rumah tinggal 7 zona. Hasilnya menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara hasil perhitungan dengan model sederhana tersebut dibandingkan terhadap hasil perhitungan dengan model TFM maupun terhadap hasil pengukuran di lapangan.
Proposition of Regression Equations to Determine Outdoor Thermal Comfort in Tropical and Humid Environment Sangkertadi, Sangkertadi; Syafriny, Reny
IPTEK The Journal for Technology and Science Vol 23, No 2 (2012)
Publisher : Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j20882033.v23i2.9

Abstract

This study is about field experimentation in order to construct regression equations of perception of thermalcomfort for outdoor activities under hot and humid environment. Relationships between thermal-comfort perceptions, micro climate variables (temperatures and humidity) and body parameters (activity, clothing, body measure) have been observed and analyzed. 180 adults, men, and women participated as samples/respondents. This study is limited for situation where wind velocity is about 1 m/s, which touch the body of the respondents/samples. From questionnaires and field measurements, three regression equations have been developed, each for activity of normal walking, brisk walking, and sitting.
EVALUATION OF INDOOR COMFORT AND BUILDING ENERGY PERFORMANCE OF STUDENTS RESIDENCE AT SAM RATULANGI UNIVERSITY IN MANADO, INDONESIA Sangkertadi, Sangkertadi
Journal of architecture&ENVIRONMENT Vol 10, No 1 (2011)
Publisher : Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (486.089 KB) | DOI: 10.12962/j2355262x.v10i1.a522

Abstract

There is no information that the student residence of Sam Ratulangi University is especially designed energy-efficient. It is necessary to evaluate the design from the view point of energy conservation associated with the fulfillment of indoor comfort. Through this study, observation, measurements and calculations of comfort, ventilation, heat and lighting were performed to get information if the design follows the Indonesia standards on comfort and energy conservation. Questionnaires to residents were also conducted to obtain compliance response to the comfort standard. Air temperature, wind speed, humidity and lighting were measured, simultaneously with a questionnaire regarding the level of comfort to occupants. Scale of the thermal comfort in the room refers to the ISO-7748. The use of electronic devices such as computers, fan, TV, etc. are also recorded to determine the level of electrical energy consumption. The results generally indicate that there are differences in comfort perception between the level based on references and by the respondents. Overall, the design is not a type of energy efficient building even OTTV of the building envelope is 49.79 W/m2. Energy consumption of the rooms are in range of34 kWh/m2/year to 157 kWh/m2/year. 
MENGESTIMASI KOEFISIEN BUKAAN Cd PADA JENDELA BANGUNAN TINGGI DENGAN BANTUAN SIMULASI C F D Sangkertadi, Sangkertadi; Suryono, Suryono
DIMENSI (Journal of Architecture and Built Environment) Vol 29, No 2 (2001): DECEMBER 2001
Publisher : Institute of Research and Community Outreach - Petra Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (71.575 KB) | DOI: 10.9744/dimensi.29.2.

Abstract

Numerical simulation with CFD (Computational Fluid Dynamic) is actually common method for the researches on building aerodynamics. This study is focused on the observation of air movement behavior through large openings of typical high rise buildings in the tropical humid environment. Some values of Cdinlet (discharge coefficient for inlet opening) of each opening for several architectural configurations are obtained. Generally the results show that the value of Cdinlet is not depend on the height of opening but it is influenced by its architectural configuration. Abstract in Bahasa Indonesia : Simulasi numerik dengan paket program CFD (Computational Fluid Dynamic) saat ini telah menjadi hal yang umum sebagai alat bantu dalam bidang riset mengenai aerodinamika bangunan. Studi ini, yang juga menggunakan alat bantu CFD, difokuskan pada observasi mengenai perilaku pergerakan angin yang melewati bukaan-bukaan lebar pada suatu bangunan tinggi yang dikondisikan memakai sistim penghawaan alami. Melalui metoda ini didapatkan sejumlah angka Cd (discharge coefficient) dari setiap bukaan untuk beberapa konfigurasi arsitektural. Adapun angka Cd diperlukan untuk mengestimasi besarnya debit ventilatif yang melewati bukaan-bukaan. Hasilnya secara umum menunjukkan bahwa nilai Cd tidak tergantung pada posisi ketinggian bukaan tetapi lebih dipengaruhi oleh konfigurasi arsitekturalnya. Kata kunci: ventilasi alam, bangunan tinggi, pembukaan.
PERAN KECEPATAN ANGIN TERHADAP PENINGKATAN KENYAMANAN TERMIS MANUSIA DI LINGKUNGAN BERIKLIM TROPIS LEMBAB Sangkertadi, Sangkertadi
Jurnal Manusia dan Lingkungan (Journal of People and Environment) Vol 13, No 2 (2006)
Publisher : Pusat Studi Lingkungan Hidup Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Faktor utama yang mempengaruhi persepsi kenyamanan termis pada manusia adalah : pakaian, suhu, kelembaban dan kecepatan udara sekitar, serta jenis aktivitasnya. Di daerah beriklim panas dan lembab, rasa tidak nyaman berkaitan erat dengan keluarnya keringat. Angin dengan debit dan kecepatan tertentu dapat difungsikan untuk mendinginkan penghuni bangunan melalui proses evaporasi keringat dan proses perpindahan kalor secara konvektif. Tulisan ini menyajikan pendalaman tentang teknik mengevaluasi tingkat kenyamanan termis manusia di daerah beriklim tropis lembab khususnya dengan menggunakan skala DISC dan PMV. Studi ini difokuskan pada pengaruh kecepatan angin untuk meningkatkan kenyamanan termis manusia. Metode yang dipakai adalah simulasi numerik dengan menggunakan sejumlah persamaan praktis untuk penghitungan kenyamanan termis.