This Author published in this journals
All Journal TEKNIK INFORMATIKA E-Journal of Linguistics Buletin Penelitian Kesehatan Jurnal Penelitian Gizi dan Makanan Jurnal Buana Informatika Jurnal Tanaman Industri dan Penyegar Jurnal Keolahragaan Ta´dib IQRA': Jurnal Perpustakaan dan Informasi MAHKAMAH: Jurnal Kajian Hukum Islam KLIK - KUMPULAN JURNAL ILMU KOMPUTER BERITA BIOLOGI Journal of Governance and Public Policy English Education Journal SISTEMASI Vitruvian : Jurnal Arsitektur, Bangunan, dan Lingkungan Jurnal Pendidikan Olahraga Paediatrica Indonesiana AL-MURABBI: Jurnal Studi Kependidikan dan Keislaman QALAMUNA: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Agama SATIN - Sains dan Teknologi Informasi TAWARIKH UICELL Conference Proceeding Jurnal Penjaskesrek Patanjala : Jurnal Penelitian Sejarah dan Budaya Ibtida'iy | Jurnal Prodi PGMI JIPES - JOURNAL OF INDONESIAN PHYSICAL EDUCATION AND SPORT Indonesia Journal of Halal Jurnal Akademika Baiturrahim Jambi Journal Physical Education, Health and Recreation Al-Tsaqafa: Jurnal Ilmiah Peradaban Islam Jurnal Pemikiran Keislaman Jurnal Basicedu VOX EDUKASI: Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan Journal TA'LIMUNA Istinbath Jurnal Hukum dan Ekonomi Islam At-Ta'lim : Media Informasi Pendidikan Islam Sarwahita : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Teknologi Komputer dan Sistem Informasi Transparansi Jurnal Ilmiah Ilmu Administrasi JURNAL ILMU KEOLAHRAGAAN SCAFFOLDING: Jurnal Pendidikan Islam dan Multikulturalisme Manhaj: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Jurnal Teknika
Articles

Found 1 Documents
Search
Journal : Patanjala : Jurnal Penelitian Sejarah dan Budaya

SEJARAH MUNCULNYA PEMIKIRAN ISLAM LIBERAL DI INDONESIA 1970-2015 Samsudin, Samsudin; Lubis, Nina Herlina
Patanjala : Jurnal Penelitian Sejarah dan Budaya Vol 11, No 3 (2019): PATANJALA VOL. 11 NO. 3, September 2019
Publisher : Balai Pelestarian Nilai Budaya Jawa Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (733.946 KB) | DOI: 10.30959/patanjala.v11i3.522

Abstract

Kemajuan yang dicapai oleh negara Barat dalam bidang ilmu pengetahuan, teknologi, dan ekonomi, berakar pada trilogi liberalisme, pluralisme, dan sekularisme. Atas dasar itulah, beberapa tokoh Islam Indonesia ingin memajukan umatnya dengan trilogi tersebut. Dalam perjalanannya, tokoh Islam seperti Nurcholish Madjid dan Ulil Abshar menuai kritik dari Rasjidi dan Atiyan Ali.  Puncaknya adalah ketika MUI mengeluarkan fatwa mengharamkan Islam liberal. Bagaimana gambaran sejarah masuk Islam liberal di Indonesia? Mengapa terjadi polemik Islam liberal di Indonesia? Untuk menjawab pertanyaan tersebut, metode yang digunakan adalah metode sejarah, meliputi heuristik, kritik, interpretasi, dan historiografi. Berdasarkan hasil penelitian, sejarah Islam liberal di Indonesia terbagi ke dalam empat tahap, yaitu: Tahap awal ketika masih menyatu dengan pemikiran neo-modernisme. Kedua, pembentukan enam paradigma Islam liberal. Ketiga adanya kritik dan evaluasi pemikiran Islam liberal. Kemudian sebab terjadinya polemk pemikiran Islam liberal disebabkan oleh perbedaan paradigma berfikir dan metodologi memahami ajaran Islam dalam melihat realitas yang terjadi di masyarakat pada masa kontemporer. The progress achieved  by Western countries in the fields of science, technology and economics is rooted in liberalism, pluralism and secularism. For this reason, some Indonesian Muslim intellectuals want to reform their people accordingly. However, in working with these modern ideas, the polemics arose as those Muslim scholars such as Nurcholish Madjid and Ulil Abshar were criticized by Rasyidi and Atiyan Ali. This caused the MUI to issued a fatwa forbidding Liberal Islam. This study addressed two questions: How did liberal Islam come to Indonesia? Why did liberal Islam polemic occur in Indonesia? The method employed in this study is historical method which is comprised of heuristics, criticism or analysis, interpretation, and historiography.  The result of the study shows that the history of liberal Islam in Indonesia was developed into four stages. First, when the thought of liberal Islam was still integrated with neo-modernism. Second, the establishment of six liberal Islam paradigms. Third, the emergence of criticism and evaluation toward it. Fourth, the polemic of liberal Islamic thought was caused by different paradigms and methodology in understanding the teaching of Islam that is compatible with the needs of contemporary society.
Co-Authors Abdullah Abdullah Akbar, M. Fahrizal Alim Sukrisno ANDRA, YUSDI Asmuni Asmuni Aswitha Budiarso, Aswitha AUNU RAUF Cysca M. Lembong, Cysca M. Darwin Karyadi Dhoni Kristanto Eva Wijayanti, Imas Faried Bakry Fatma Amilia, Fatma Febriasari, Arifina Firman Firman Funny Soesanthy Furkan, Furkan Gusti Indriati Hamdi Hamdi Haris, Muhamad Hartantyo, Sugeng Dwi Hasfarinah, Amy Hasnah Soetedjo Hasnah Sutedjo Humaid, Hidayat Husaini Husaini I.G.N. Wila Wirya Ichsan, Ahmad Shofiyuddin Ig. Djokosusanto Ig. Joko Susanto Ignatius Djokosusanto Indah Langitasari, Indah Indriani, Ratih Irhamni Irhamni Jajah Husaini Jajah K. Husaini Khaeroni, Khaeroni Kusumah, Yayi Munara Loneli Costaner, Loneli Lukman Riyadi, Lukman M. Saidin masriah masriah, masriah Mila Triana Sari, Mila Triana Muazza Muazza MUHAMMAD ALI Muhammad Nurtanto, Muhammad Muslimin Muslimin Nina Herlina Lubis NINGSIH, NINGSIH Nurhayati Nurhayati Nurmala Mukhtar Primi Artiningrum, Primi PUTRA, IHSAN MAULANA Rachmad Rachmad Rahman, Hari Amirullah Rahman, K.A Ramadhan, Chairul Umam Rodani, Rodani Rubiyo Rubiyo S. Hasnah Soetedjo Soepardi Soedibjo Sudarso Sudarso Suharjono Suharjono Suharyan, Haris Sukati S. Sunoto Sunoto Supardi Sudibyo Supardi Supardi Suryati K. Sutedjo Sutedjo Teguh Santoso Ubaidillah Ubaidillah Ulung Pribadi, Ulung Usman Usman Uswatun Khasanah, Anis Wahyu Susihono Widiastuti Widiastuti WIJAYANTI, ARIE Wila Wirya Wiradihardja, Sudradjat Yayah Husaini Yogi Hernata, Yogi Yuanita, Tanty Yulita Yulita, Yulita Z. Sulaiman, Z. Zakaria, Mumuh Muhsin Zamzami, Muh. Rodhi Zusiana Elly Triantini