Putu Sampurna
Univesitas Udayana
Articles
2
Documents
‚Äč
Kualitas Susu Kambing Peranakan Etawa Selama Penyimpanan Suhu Ruang Ditinjau dari Rasa, pH dan Uji Alkohol

Indonesia Medicus Veterinus Vol 2 (5) 2013
Publisher : Indonesia Medicus Veterinus

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas susu kambing Peranakan Etawa selama penyimpanan suhu ruang.Sampel susu diambil dari 5 ekor kambing Peranakan Etawa masing-masing sebanyak 500 ml. Penelitian ini menggunakan rancangan acak kelompok (RAK), dengan pola 5x5 yaitu 5 ekor kambing Peranakan Etawa sebagai kelompok dan diamati 2, 5, 8, 11 dan 14 jam sebagai perlakuan, sehingga sampel yang diperiksa sebanyak 25 sampel. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa kualitas susu kambing Peranakan Etawa menurut uji rasa, pH dan uji alkohol setelah 5 jam penyimpanan suhu ruang mengalami penyimpangan. Kemudian dilanjutkan dengan uji statistik yang memperoleh hasil untuk uji rasa setelah 5 jam terjadi penyimpangan yang sangat nyata (P < 0,01). Pada pengukuran nilai pH menunjukkan lama penyimpanan suhu ruang berpengaruh nyata (P < 0,05) terhadap kualitas susu kambing dilanjutkan dengan uji Duncan yang memberikan hasil bahwa selama 2 sampai 5 jam tidak terjadi penurunan pH yang nyata (P > 0,05), sedangkan pada jam ke- 8, 11 dan 14 terjadi penurunan pH yang sangat nyata (P < 0,01). Uji alkohol menunjukkan bahwa pada jam ke- 2 susu dalam keadaan normal dan belum menunjukkan adanya butiran pada dinding tabung reaksi, sedangkan mulai jam ke - 5 sampai jam ke - 14 terjadi penyimpangan sangat nyata (P<0,01), sehingga dapat disimpulkan dari parameter rasa, pH dan uji Alkohol susu kambing hanya bertahan sampai 5 jam dalam penyimpanan suhu ruang.

Pengaruh Pemberian Mineral Terhadap Lingkar Dada, Panjang dan Tinggi Tubuh Sapi Bali Jantan

Buletin Veteriner Udayana Vol. 8 No. 2 Agustus 2016
Publisher : The Faculty of Veterinary Medicine of Udayana University

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian mineral tambahan pada ransum terhadap lingkar dada, panjang dan tinggi tubuh sapi bali jantan. Sebanyak 48 sampel sapi bali jantan umur 10-12 bulan, masing-masing diberikan empat jenis ransum mineral yang berbeda. Pengukuran lingkar dada, panjang dan tinggi tubuh sapi bali dilakukan pada awal perlakuan, 1, 2 dan 3 bulan setelah perlakuan. Hasil penelitian menunjukkan pemberian mineral pada pakan berpengaruh sangat nyata terhadap lingkar dada namun tidak berpengaruh terhadap panjang dan tinggi tubuh sapi bali jantan. Sehingga dapat disimpulkan bahwa pemberian mineral dapat meningkatkan lingkar dada, tetapi tidak berpengaruh terhadap panjang dan tinggi tubuh.