Budi Prasetyo Samadikun
Environmental Engineering Department Diponegoro University

Published : 8 Documents
Articles

Found 8 Documents
Search

MODEL PERENCANAAN DAN PENGELOLAAN LINGKUNGAN BERBASIS MASYARAKAT KASUS : BENTANGLAHAN KAWASAN TEMBALANG SEMARANG

JURNAL PRESIPITASI Vol 9, No 1 (2012): Vol 9, No 1 (2012)
Publisher : Department of Environmental Engineering

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (153.577 KB)

Abstract

One of mayor requirement in environmental system planning and management is to predict the condition  in  the  future.  Model  can  be  used  to  simplified  the  prediction  and  arrangement  of anything.  There  are  four  steps  as  a  guidance  for  making  a  model,  i.e.:  model  formulation, parameter identification, parameter estimation, and model validation. The result being expected after applying those four steps is a good model that consistent with study objective, simple, and applicable.

DAMPAK PERKEMBANGAN KAWASAN PENDIDIKAN DI TEMBALANG SEMARANG JAWA TENGAH

Jurnal Manusia dan Lingkungan (Journal of People and Environment) Vol 21, No 3 (2014)
Publisher : Pusat Studi Lingkungan Hidup Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kawasan Tembalang merupakan salah satu wilayah pemekaran Kota Semarang Propinsi Jawa Tengah yang peruntukannya sebagai daerah pusat pengembangan pendidikan serta  pertumbuhan perumahan dan permukiman.  Pada tahap awal,  perkembangan kampus (kawasan pendidikan) di wilayah ini masih berdampak positif, khususnya pada pertumbuhan/perbaikan infrastruktur. Seiring dengan berjalannya waktu, ternyata mulai timbul dampak negatif pada lingkungan di sekitar kawasan kampus. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji tahapan dan bentuk perubahan yang terjadi di Kawasan Tembalang, serta mengkaji kondisi eksisting permukiman dan infrastruktur di wilayah ini. Metode penelitian ini menggunakan metode penelitian survei dengan menggabungkan metode kuantitatif dan metode kualitatif. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik purposive, teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner, wawancara mendalam, dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat beberapa tahapan dan bentuk perubahan yang terjadi selama empat tahap mencakup aspek kependudukan, matapencaharian, kondisi sosial-ekonomi-budaya, suplai kebutuhan, tata guna lahan, kondisi infrastruktur, dan lingkungan. Nilai skoring terhadap infrastruktur eksisting bernilai baik untuk kondisi transportasi dan drainase, kondisi bangunan dinilai buruk, dan kondisi persampahan dinilai sedang. 

DAMPAK PERTIMBANGAN EKONOMIS TERHADAP TATA RUANG KOTA JAKARTA DAN BOPUNJUR

JURNAL PRESIPITASI Vol 2, No 1 (2007): Vol 2, No 1 (2007)
Publisher : Department of Environmental Engineering

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (54.298 KB)

Abstract

The  uncontrollable  urban  growth  become  serious  implication  to  the  environment  and urban economy. Jakarta as a capital city of Indonesia has growing significantly from metropolitan to megapolitan  city.  This  growth  also  followed  by  environment  degradation,  which  caused  by changing of  urban planology that doesn’t match with the policy of the last government. Jakarta coastal reclamation  and  the  changing  of  Bopunjur’s  (Bogor,  Puncak,  Cianjur)  function  as  a conservation area are the real evidence, that have occured some colaboration and co-operation  between  government as  a  policy  maker  and  contractor  as  a  constructor.  The  priority  of economic consideration by all stakeholders make environment become “dying”  from day to day.

NORMALISASI SUNGAI (SALURAN) KALIGAWE SEMARANG DAN PENGARUHNYA TERHADAP LINGKUNGAN SEKITAR DITINJAU DARI TEORI PERENCANAAN

JURNAL PRESIPITASI Vol 4, No 1 (2008): Vol 4, No 1 (2008)
Publisher : Department of Environmental Engineering

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (252.613 KB)

Abstract

.

TINJAUAN KONDISI BENTANG LAHAN KAWASAN TEMBALANG AKIBAT PERUBAHAN TATA GUNA LAHAN (LAND USE)

JURNAL PRESIPITASI Vol 6, No 1 (2009): Vol 6, No 1 (2009)
Publisher : Department of Environmental Engineering

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1520.946 KB)

Abstract

.

REVITALISASI SISTEM PENGELOLAAN SAMPAH TERPADU DI KELURAHAN PUDAKPAYUNG SEMARANG

Jurnal Presipitasi Vol 13, No 2 (2016): Vol 13, No 2 (2016)
Publisher : Departemen Teknik Lingkungan

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study focused on the existing condition of waste management in Pudakpayung Village Semarang and revitalization efforts on the operational aspects, institutional, and community participation, due to the lack of optimization waste management process in the region. By using the survey method, it is known that the placing and sorting process in existing condition have individual place pattern but have not done the sorting activity which is not entirely discarded inWaste Processing Unit Pudakpayung, with collecting periodization in 2 days and 3 times ritation. Waste Processing Unit Pudakpayung only serve 5 RW in the Pudakpayung Village, and partly Gedawang Village area.

APLIKASI BOX MODEL SEDERHANA UNTUK ESTIMASI KONSENTRASI POLUTAN BLACK CARBON DI ATMOSFER

Jurnal Presipitasi : Media Komunikasi dan Pengembangan Teknik Lingkungan Vol 15, No 2 (2018): Presipitasi
Publisher : Departemen Teknik Lingkungan

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Box Model adalah salah satu pemodelan kualitas udara yang menggunakan formulasi matematis parameter-parameter yang mempengaruhi konsentrasi polutan di udara yaitu berupa arah dan kecepatan angin, serta ketinggian. Black carbon adalah komponen utama jelaga dan dihasilkan dari pembakaran bahan bakar fosil dan biomassa yang tidak sempurna serta memiliki dampak pemanasan pada iklim 460-1500 kali lebih kuat dari CO2. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui estimasi konsentrasi polutan black carbon di atmosfer dengan menggunakan pemodelan Box Model. Pengukuran PM2.5 menggunakan HVAS (High Volume Air Sampler) dengan metode gravimetri kemudian pengujian black carbon pada PM2,5 menggunakan metode reflektansi dengan menggunakan EEL Smokestain Reflectometer, kemudian melakukan perhitungan estimasi black carbon dengan box model. Pengambilan sampel dilakukan pada lima titik yang tersebar di kota Semarang sebanyak tiga kali pengukuran. Hasil penelitian didapatkan bahwa rata-rata perhitungan estimasi black carbon menggunakan box model  tidak jauh berbeda atau relatif sama dengan rata-rata hasil pengujian black carbon yang didapatkan dari sampel pengukuran di lapangan

PENGARUH PENDAMPINGAN MASYARAKAT DALAM INISIASI BANK SAMPAH SEBAGAI UPAYA MENGOPTIMALKAN PENGOLAHAN SAMPAH DI DESA TANJUNG KECAMATAN TIRTO KABUPATEN PEKALONGAN

Jurnal Presipitasi : Media Komunikasi dan Pengembangan Teknik Lingkungan Vol 15, No 2 (2018): Presipitasi
Publisher : Departemen Teknik Lingkungan

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perumahan Pensiunan ABRI (PEPABRI) sebagai salah satu kawasan perumahan yang berada di Desa Tanjung Kecamatan Tirto Kabupaten Pekalongan memiliki beberapa permasalahan dalam pengelolaan sampah, dikarenakan sistem yang terbentuk tidak berjalan dengan baik dan pengetahuan masyarakat yang masih rendah terhadap sampah. Tujuan dari paper ini adalah untuk mengetahui pengaruh pendampingan masyarakat terhadap tingkat pemahaman masyarakat tentang urgensi pengelolaan sampah rumah tangga sehingga sampah dapat lebih bernilai ekonomis dalam sebuah bank sampah.  Metode pendampingan masyarakat dilakukan dalam tiga tahap: tahap awal (sosialisasi), tahap pelaksanaan, serta tahap akhir (monitoring dan evaluasi). Respon warga cukup positif terhadap kegiatan pendampingan masyarakat ini, sejak mulai tahap sosialisasi, sampai dengan tahap evaluasi, masyarakat mengikuti secara aktif dan sangat antusias. Hasil monitoring menunjukkan masyarakat berangsur-angsur mulai paham dan sadar tentang arti penting pengelolaan sampah, serta berpartisipasi penuh dalam pengelolaan bank sampah di desa ini, baik sebagai pengelola ataupun nasabah bank sampah.