p-Index From 2014 - 2019
5.457
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Ilmu-Ilmu Perairan dan Perikanan Indonesia Jurnal Penelitian Saintek Katalogis Jurnal Pena : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra MIMBAR: Jurnal Sosial dan Pembangunan Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Mechatronics, Electrical Power, and Vehicular Technology AL KAUNIYAH Jurnal Ilmiah Mahasiswa Manajemen CAUCHY Jurnal Informatika dan Komputasi STMIK Indonesia Jakarta RESITAL : JURNAL SENI PERTUNJUKAN PROMUSIKA Harmonia: Jurnal Pengetahuan dan Pemikiran Seni Jurnal Ilmiah Mikrotek Jurnal Teknik dan Manajemen Industri Indonesian Journal of Islam and Muslim Societies EKONOMIA KURVA S JURNAL MAHASISWA Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Ilmu Sosial dan Ilmu Politik SOCIOLOGIE Physics Student Journal Makara Journal of Technology Media Akademika Tajdid Jurnal Ushuluddin Jurnal Spektra Kontekstualita: Jurnal Penelitian Sosial Keagamaan Jurnal Al-Tadzkiyyah Widyariset JEELS Plano Madani UNEJ e-Proceeding Nature: National Academic Journal of Architecture SISTEMASI Paediatrica Indonesiana Jurnal Informatika Jurnal Ekonomi Pembangunan Bina Insani ICT Journal Tafaqquh: Jurnal Penelitian Dan Kajian Keislaman JURNAL PENELITIAN DAN KAJIAN ILMIAH KESEHATAN POLITEKNIK MEDICA FARMA HUSADA MATARAM Jurnal Techno Nusa Mandiri IJTI (International Journal Of Transportation And Infrastructure) BENTANG : Jurnal Teoritis dan Terapan Bidang Rekayasa Sipil Prosiding Seminar Nasional Pakar JEELL (Journal of English Education, Linguistics and Literature) Wiga : Jurnal Penelitian Ilmu Ekonomi Ecosystem Proceedings of ISELT FBS Universitas Negeri Padang Lembaran Publikasi Minyak dan Gas Bumi Jurnal Teknologi Komputer dan Sistem Informasi
Articles

Pendidikan Islam dalam Membangun Karakter Bangsa di Era Milenial

Al-Tadzkiyyah: Jurnal Pendidikan Islam Vol 9, No 2 (2018): Al-Tadzkiyyah: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (273.771 KB)

Abstract

National character education aims to form a strong, competitive, moral, tolerant nation, mutual cooperation, patriotic spirit, dynamic development, knowledge and technology oriented all of which are inspired by faith and piety to the Almighty God as in aspiring to the Pancasila philosophy. Character education is an important issue in the world of education related to the phenomenon of moral decadence that occurs in the community as well as in an increasingly diverse and diverse government environment. Crime, injustice, corruption, violence against children, violation of human rights, are evidence that there has been a crisis of identity and characteristics of the Indonesian nation. The values of politeness, and religiosity that are upheld and become the culture of the Indonesian nation as long as it seems to be weak and feels foreign along with the entry of global cultural values (global culture of the era), so that it is rarely encountered in the midst of society. Islamic education is a strategic answer in realizing the formation of national character from the family (informal), institutional institutions (formal) and learning groups in the community (non-formal), which is the main capital in the formation of national character.

PENGGUNAAN METODE KOOPERATIF TIPE JIGSAW DALAM PENINGKATAN AKTIVITAS BELAJAR ILMU PENGETAHUAN ALAM

Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol 2, No 3 (2013): Maret 2013
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (137.393 KB)

Abstract

The research method used is descriptive method, the form of action research. Techniques of data collection tool used is the technique of direct observation and communication techniques, and data collection tool used was sheet obesrvasi student and teacher observation sheet. Procedure of the research include: planning, implementation of observation and reflection.The result showed that the planning jigsaw learning method on the type of science learning in improving students learning activities in class V MIN Putussibau can be seen from the teachers ability to formulate lesson. Implementation methods jigsaw type on learning science can enhance learners learning activities in class V MIN Putussibau can be seen from the skills that teachers implement. Physical activity learners through the use of the type of Jigsaw on science learning in class V MIN Putussibau can be seen from the. Mental activity of learners through the use of the type of Jigsaw on science learning in class V MIN Putussibau can be seen from the. Emotional activity learners through the use of the type of Jigsaw on science learning in class V MIN Putussibau can be seen from the implementation. Keywords: Method Koopertaif Jigsaw Types, Learning Activity, Class V, Learning, Natural Sciences Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif, dengan bentuk penelitian tindakan kelas. Teknik alat pengumpul data yang digunakan adalah teknik observasi langsung dan teknik komunikasi, dan alat pengumpul data yang digunakan adalah lembar obesrvasi siswa, dan lembar obsevasi guru. Prosedur penelitian mencakup: perencanaan, pelaksanaan, observasi atau pengamatan dan refleksi.Dari hasil penelitian diperoleh bahwa Perencanaan pembelajaran metode tipe jigsaw pada pembelajaran IPA dalam meningkatkan aktivitas belajar peserta didik di kelas V MIN Putussibau dapat dilihat dari kemampuan guru menyusun RPP Pelaksanaan metode tipe jigsaw pada pembelajaran IPA dapat meningkatkan aktivitas belajar peserta didik di kelas V MIN Putussibau dapat dilihat dari keterampilan guru melaksanakan Aktivitas fisik peserta didik  melalui penggunaan metode tipe Jigsaw pada pembelajaran IPA di kelas V MIN Putussibau. Aktivitas mental peserta didik  melalui penggunaan metode tipe Jigsaw pada pembelajaran IPA di kelas V MIN Putussibau dapat dilihat dari pelaksanaan. Aktivitas emosional peserta didik  melalui penggunaan metode tipe Jigsaw pada pembelajaran IPA di kelas V  MIN Putussibau.   Kata Kunci : Metode Koopertaif Tipe Jigsaw, Aktivitas Belajar, Kelas V, Pembelajaran, Ilmu Pengetahuan Alam

Parabolic Trough Solar Collector Initial Trials

Journal of Mechatronics, Electrical Power and Vehicular Technology Vol 2, No 2 (2011)
Publisher : Research Centre for Electrical Power and Mechatronics, Indonesian Istitutes of Sciences

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (444.13 KB)

Abstract

This paper discusses initial trials of parabolic trough solar collector (PTSC) in Bandung. PTSC model consists of concentrator, absorber and tracking system. Concentrator designs are made with 2m aperture width, 6m length and 0.75m focal distance. The design is equipped with an automatic tracking system which is driven using 12V and 24Watt DC motor with 0.0125rpm rotational speed. Absorber/receiver is designed with evacuated tube type, with 1 inch core diameter and tube made of AISI304 and coated with black oxide, the outer tube is borosilicate glass with a 70 mm diameter and 1.5 m length. Working fluid stored in single type of thermal storage tank, a single phase with 37.7 liter volume. PTSC model testing carried out for 2 hours and 10 minutes produces heat output and input of 11.5 kW and 0.64 kW respectively. 

eCulture: Kerangka TIK Untuk Pelestarian Kebudayaan Nasional

Jurnal Informatika dan Komputasi STMIK Indonesia Jakarta Vol 6, No 1 (2012): Jurnal Informatika dan Komputasi STMIK Indonesia Jakarta
Publisher : Jurnal Informatika dan Komputasi STMIK Indonesia Jakarta

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kebudayaan merupakan salah satu aspek kehidupan yang mencerminkan ciri khas dari suatu bangsa. Berbagai masalah dan tantangan yang timbul, seperti : tersebar luasnya informasi budaya, tidak adanya basis data terpusat untuk menampung informasi budaya yang ada, kesulitan mengetahui ragam budaya pada daerah tertentu, belum dijadikannya budaya sebagai sumber pengetahuan, belum digunakannya budaya sebagai unsur pembangun karakter bangsa, dan infomasi budaya yang belum digunakan untuk pengembangan pariwisata. Dengan melakukan penelitian berdasarkan observasi dan studi literatur tentang budaya, kebudayaan, dan ragam budaya; ragam warisan budaya nasional; pelestarian budaya; eCulture; repositori budaya; Zachman framework; entity relationship diagram; context diagram dan data flow diagram; network diagram; dan activity diagram diharapkan dapat membantu merumuskan sebuah kerangka TIK untuk pelestarian kebudayaan nasional. Setelah melakukan observasi dan studi literatur, data yang terkumpul akan dianalisa dan diinterpretasi dengan menggunakan pendekatan seamless integration. Pada tahap akhir dari analisa dan interpretasi tersebut, maka akan terbentuk sebuah kerangka TIK yang lengkap berdasarkan Zachman framework. Kata kunci: eCulture, kerangka TIK, pelestarian kebudayaan, Zachman Framework

PENGARUH KEPUASAN KERJA TERHADAP KOMITMEN ORGANISASIONAL, KINERJA DAN TURNOVER INTENTION PADA KARYAWAN PT. INDOSPRING DI KOTA GRESIK

Jurnal Ilmiah Mahasiswa Manajemen Vol 2, No 2 (2013)
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Manajemen

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (197.404 KB)

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kepuasan kerja terhadap komitmen organisasional, kinerja dan turnover intention pada karyawan PT. INDOSPRING Gresik. Dan untuk tingkat turnover intention karyawan di perusahaan, maka diperlukan tolak ukur pengukuran yang tepat, yang meliputi kepuasan kerja, komitmen organisasional dan kinerja. Ketiga variabel tersebut memungkinkan mampu mempengaruhi turnover intention. Penelitian ini menggunakan structural equation modelling dengan 150 karyawan tetap PT. INDOSPRING Gresik sebagai sampel. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling, dengan kriteria karyawan yang berstatus karyawan tetap di PT. INDOSPRING. Penelitian ini menemukan bahwa kepuasan kerja berpengaruh terhadap komitmen organisasional, kepuasan kerja berpengaruh terhadap kinerja, kepuasan kerja berpengaruh terhadap turnover intention, komitmen organisasional berpengaruh terhadap turnover intention dan kinerja berpengaruh terhadap turnover intention. Saran penelitian ini meneliti karyawan tetap di perusahaan dengan bidang yang sama yaitu manufaktur untuk memberikan penelitian yang kuat tentang turnover intention karyawan yang terjadi di perusahaan tersebut.

Adaptasi Pola Ritme Dangdut pada Ansambel Perkusi

RESITAL : JURNAL SENI PERTUNJUKAN Vol 11, No 2 (2010): Desember
Publisher : Institut Seni Indonesia Yogyakarta

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dangdut Rhythmic Pattern Adaptation on Percussion Ensamble. This article discuss the adaptation processof “Dangdut” rhythmic pattern and its tone qualities that were implemented in to the percussion ensemble. Earlierstudies showed that bath elements can pessibly be tone. It means that the differences between characteristic musicbasically can be used as a new musical idea to produce a new genre of music. This procedure began with theimplementation of new special symbol to be fi tted in to the western notation; it follows by the selection of “Dangdut”rhythmic pattern and to be implemented in to the percussion ensemble instruments such as timpani, bongo, hi-hat,roto-toms and tambourine. The result was a new color of musical genre that gives a new propective and possibilityin the world of music composition.

Adaptasi Pola Ritme Kendangan Ciblon ke dalam Ansambel Perkusi Barat: sebuah Eksperimentasi Penggunaan Idiom-idiom Musik Tradisi Jawa pada Musik Barat

Harmonia: Journal of Arts Research and Education Vol 5, No 3 (2004)
Publisher : Department of Drama, Dance, and Musik (Sendratasik), Semarang State University

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mengadaptasikan dalam pengertian ini berarti "meminjam"; "mencocokkan" atau mengimplementasikan". Kajian untuk pola ritme kendangan ciblon yang akan diimplementasikan  ke  dalam  ansambel  perkusi,  merupakan  sebuah eksperimentasi penggunaan idiom-idiom musik tradisional Jawa pada musik Barat. Proses adaptasi ini berawal dan pola ritme maupun warna suara kendangan ciblon di mana hal itu akan diimplementasikan ke dalam ansambel perkusi. Kajian tersebut menunjukkan bahwa ke dua elemen itu kemungkinan dapat dilakukan. Dan perbedaan yang ada antara musik Barat dan musik tradisional Jawa akan mendasari sebuah penciptaan musik baru. Beberapa cara yang dilakukan dalam implementasi, yaitu penulisan notasi khusus yang mengacu pada sistem notasi Barat, penyeleksian pola ritme kendangan ciblon dan kemudian akan diimplementasikan ke dalam ensambel perkusi, seperti alat musik bongo, conga, tom-tom consert dan lain sebagainya. Hasilnya adalah sebuah genre musik yang memiliki wama baru yang dapat memberi perspektif dan kemungkinan baru di dalam dunia komposisi musik. Kata kunci: Pola Ritme, Musik Barat, Musik Tradisional Jawa.

Pengendalian Kualitas dengan Metode Acceptance Sampling (Studi kasus: AMDK ADENI Pamekasan)

Jurnal Teknik dan Manajemen Industri Vol 6, No 2: Desember 2011
Publisher : Jurnal Teknik dan Manajemen Industri

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (680.397 KB)

Abstract

PAMDK Adeni merupakan perusahaan yang memproduksi air minum dalam kemasan. Pada Perusahaan PAMDK Adeni belum ada inspeksi khusus setelah produk diproses. Namun, inspeksi maasih dilakukan oleh karyawan yang bertugas untuk mengemas AMDK tersebut. Sehingga inspeksi akan kurang maksimal dan terjadi kemungkian AMDK yang tidak memenuhi standar produksi akan ikut dikemas. Oleh karena itu, maka perlu diadakan quality control dengan metode Acceptance Sampling. Metode Acceptance Sampling merupakan metode penentuan penerimaan atau penolakan lot yang diamati yakni menggunakan metode MIL STD 105 D (tabel). Kriteria yang diteliti adalah tampilan fisik dari produk dan data yang digunakan adalah data atribut. Adapun yang perlu diperhatikan dalam melakukan penelitian ini yaitu penentuan lot yang ditarik, jumlah populasi dalam lot (N), jumlah sampel yang ditarik (n) dan jumlah bilangan penerimaan (c) dalam satu lot, ehingga dari itu bisa ditarik kesimpulan. Dalam penelitian ini, 5 lot yang diteliti memiliki nilai N=48, n=8 dan c=1. Dari hasil penelitian dengan tingkat AQL 4 % dan nilai d=0, maka lot-lot yang diperiksa dapat disimpulkan diterima dan layak dipasarkan ke konsumen.

Javanese religion, Islam or syncretism: comparing Woodward’s Islam in Java and Beatty’s Varieties of Javanese Religion

Indonesian Journal of Islam and Muslim Societies Vol 3, No 2 (2013): Indonesian Journal of Islam and Muslim Societies
Publisher : State Institute of Islamic Studies (STAIN) Salatiga

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

It has been proven that the different findings in examining Javanese religious lifeare led by the differences in terms of academic approaches. It includes the wayssome key terms are perceived and elaborated. The term ‘Islam’ is defined in itswide sense by one and its narrow sense by the other. The popular rite of Slametanis also elaborated its different aspects by different authors, one leading to Islamand the other leading to animism. The notion of mysticism and mystical practicesare also employed to refer to something different, one referring to Sufi tradition,and the other referring to authentic Javanese mystical practices.In addition, authors’ perspectives matter. Particular understanding of some no-tions applied from the beginning of the observation has been guided the attentionto particular aspects of religious life. Certain understanding about Islam has madeone author emphasize more on the aspects of Islam, rather than different reli-gious tradition. On the other hand, an empty-assumption-like autor to conductobservation on religious life of Javanese has been easily fallen to the dominantview of previous examination on the field. Those factors may lead to using differ-ent sort of data. If a single religious tradition like Islam is considered, the useful resources are textual, since they tell much about the general development of thetradition. However, while no single religious tradition is considered more impor-tant than others, one may find that ethnographical account is the best way to seewhat kind of religious traditions exist and how the traditions are perceived andpracticed. Lastly, as the leading notion and the subsequent sort of data used aredifferent, the aspects of a religious tradition are emphasized differently, one thegreat and the other the little tradition. Therefore, the awareness -that ‘there issubjective involvement in the process of knowing’ is confirmed in this thesis. Ithas been proven by the fact that different findings of the same field research arecaused by the ways researchers approach the problem. In fact, they have differ-ent approaches.Telah terbukti bahwa perbedaan temuan dilapangan dalam penelitian tentangkeberagamaan masyarakat Jawa dipicu adanya perbedaan pendekatan penelitian.Perbedaan tersebut diantaranya adalah perbedaan cara memaknai beberapakata kunci. Kata ‘Islam’ oleh satu peneliti didefinisikan secara luas, sementaraoleh peneliti yang lain didefinisikan secara sempit. Pembahasan tentang Slametanjuga ditekankan pada aspek-aspek yang berbeda oleh masing-masing penulis.Hasilnya, sementara yang satu menunjukkan bahwa upacara tersebut Islamik,yang lainnya cenderung animistik. Wacana tentang paham dan praktek mistikjuga dikembangkan mengarah pada klaim yang berbeda, yang satu tradisi Sufi,yang lainnya paham kebatinan asli Jawa.Selanjutnya,  beberapa  point  penting  terkait  dengan  perspektif  yangdikembangakan oleh peneliti. Istilah kunci yang dipegang sejak awal menuntun sipeneliti untuk menekankan pada beberapa aspek kehidupan keberagamaan. Is-lam yang menjadi faktor penentu mengarahkan si peneliti untuk lebih banyakmenekankan data dan penafsirannya pada Islam, daripada tradisi keagamaanlain. Disisi lain, karya yang nampak diawalnya tanpa pretensi apapun tentangtradisi keagamaan tertentu, bahkan mudah jatuh pada tuntunan karya-karyasebelumnya. Faktor-faktor tersebut mengarahkan para peneliti untuk memakaiperangkat data yang berbeda. Jika yang banyak diperhitungkan sejak awal adalahsuatu tradisi keagamaan tertentu, misalkan Islam, sumber yang lebih bergunaadalah text, untuk melihat perkembangan umum dalam beberapa tingkat tradisi.Namun jika tidak ada prioritas satu tradisi tertentu, si peneliti menganggap bahwacatatan ethnography akan lebih banyak berguna. Taerakhir, adanya perbedaan-perbedaan yang telah disebutkan tadi akan mengarahkan pada penekanan padaaspek-aspek tradisi yang berbeda.Dengan demikian, keyakinan bahwa ‘ada pengaruh subjective dalam prosesmengetahui’ sebagaimana yang dikembangkan oleh sosiologi pengetahuan telahterbukti dalam. Faktanya adalah pernbedaan temuan lapangan dipengaruhi olehsecara apa masalah penelitian tersebut didekati. Nyatanya, perangkat penelitianyang mereka gunakan memang berbeda.

ANALISIS KONTRIBUSI PAJAK DAN RETRIBUSI DAERAH TERHADAP TARGET DAN REALISASI PENDAPATAN ASLI DAERAH (PAD) PROPINSI KALIMANTAN TIMUR TAHUN 2005 SAMPAI TAHUN 2011

EKONOMIA Vol 1, No 1 (2012)
Publisher : EKONOMIA

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Analysis of Contribution of Taxes and Levies agains Target and Actual Revenue (PAD) of East Kalimantan in 2005 until the year 2011 (under the guidance of lecturers Mr Eddy Soegiarto and Mr Imam Nazarudin Latif).This research aims to determine the achievement of local revenue receipt to the set targets and to determine how much the contributions made regional tax and retribution against targets and revenue realization, measurement of both components is considered particularly important given the high contribution should be given to improve PAD to encourage regional economic growth and improve the regions autonomy in financing development.