Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Jurnal Akuatika

KANDUNGAN MINERAL REMIS (Corbicula javanica) AKIBAT PROSES PENGOLAHAN Salamah, Ella; Purwaningsih, Sri; Kurnia, Rika
Jurnal Akuatika Vol 3, No 1 (2012): Jurnal Akuatika
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (71.575 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah menentukan komposisi kimia, kandungan mineral dan kelarutan  mineral  daging  remis  segar  dan  setelah pengolahan,  serta  menentukan  metode pengolahan  terbaik  dengan  kehilangan  mineral terendah  dan  kelarutan  mineral  tertinggi. Komposisi kimia remis diuji dengan metode termogravimetri, soxhlet dan kjeldahl. Kandungan mineral dan kelarutan mineral diuji dengan metode Atomic Absorption Spectrophotometer (AAS). Pengolahan menurunkan komposisi kimia remis, namun meningkatkan kandungan kadar abu setelah dilakukan metode pengolahan dengan cara perebusan garam. Metode pengolahan juga memberikan penurunan kandungan mineral kalsium, magnesium, fosfor, kalium dan seng pada remis.  Kandungan mineral natrium pada remis segar meningkat setelah direbus garam, namun menurun setelah direbus dan kukus.  Metode pengolahan juga memberikan peningkatan persentase kelarutan mineral natrium, kalsium, fosfor dan magnesium remis. Penelitian ini dapat memberikan rekomendasi kepada masyarakat bahwa untuk memperoleh asupan mineral yang paling baik dari remis, sebaiknya masyarakat mengolah remis dengan cara direbus garam dengan konsentrasi 1,5%.   Kata kunci : Corbicula javanica, kandungan mineral, kelarutan mineral, dan komposisi kimia.
KARAKTERISTIK BIOFILM BERBAHAN DASAR KARAGINAN Herliany, Nurlaila Ervina; Santoso, Joko; Salamah, Ella
Jurnal Akuatika Vol 4, No 1 (2013): Jurnal Akuatika
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (71.575 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari karakterisik karaginan yang digunakan dalam pembuatan biofilm. Karaginan yang diekstraksi menggunakan KOH 0,5% selama 1 jam memberikan hasil terbaik dengan karakteristik rendemen 45,64%, viskositas 18 cP, kadar air 16,26%, kadar abu 35,90%, kadar abu tak larut asam 0,32%, kadar sulfat 5,04%, dan kekuatan gel 385,63 gf. Penggunaan karaginan pada konsentrasi 1,5% menghasilkan biofilm terbaik dengan sifat-sifat ketebalan 0,070 mm, kuat tarik 5516,67 kgf/cm2, persen pemanjangan 43,05% dan laju transmisi uap air 0,0060 g/m2/hari.  Biofilm terbaik juga mempunyai struktur mikroskopis internal polimer lebih kompak dan padat.
Formulasi Skin Lotion Dengan Penambahan Karagenan Dan Antioksidan Alami Dari Rhizophora Mucronata Lamk. Purwaningsih, Sri; Salamah, Ella; Budiarti, Tika A.
Jurnal Akuatika Vol 5, No 1 (2014): Jurnal Akuatika
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (71.575 KB)

Abstract

Skin lotion merupakan produk  kosmetika yang berfungsi melembutkan dan menjaga kulit dari kekeringan. Tujuan penelitian adalah menentukan konsentrasi terbaik dari penambahan karaginan dan ekstrak Rhizophora mucronata pada skin lotion.  Tahapan dalam penelitian ini adalah formulasi skin lotion dengan penambahan karaginan (0%; 1,5%; 1%; 1,5%; 2%) dan skin lotion terbaik ditambah ekstrak Rhizopora mucronata (0,5% dan 1%). Hasil penelitian menunjukkan bahwa formula skin lotion terbaik adalah penambahan karaginan 1,5%.  Karakteristik sensori skin lotion berkisar antara agak suka sampai suka;  nilai pH 7,62; viskositas 2500 cP, stabilitas emulsi 100%, penyusutan berat 3,72%;  dan total mikrob kurang dari 2,5 x 102 Cfu (log 2,39).  Skin lotion yang ditambah 1% ekstrak Rhizopora mucronata mempunyai aktivitas antioksidan terbaik (130,494 ppm).